Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Pengawasan Terhadap Kedisiplinan Pegawai Dinas X Rohendi, Intan Purnamasari; Suratman, Maman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i3.56445

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mendeskripsikan pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Pengawasan Terhadap Disiplin Kerja Pegawai pada Dinas X. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 53 karyawan yang diambil dari seluruh jumlah populasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda melalui software statistik SPSS versi 24. Penyajian data dilakukan dengan cara studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan kuesioner yang dijadikan pedoman dalam melakukan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gaya Kepemimpinan dan Pengawasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Kerja baik parsial maupun simultan.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Generasi Z di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Hanura, Cica Riksa; Suratman, Maman
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i2.52298

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) generasi Z di Pemerintah Kabupaten Bandung. Seiring meningkatnya jumlah ASN generasi Z, memahami faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan kerja mereka menjadi semakin penting guna memastikan produktivitas dan retensi pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana budaya organisasi dan lingkungan kerja berkontribusi terhadap tingkat kepuasan kerja ASN generasi Z. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data yang diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada 50 ASN generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 54% responden tidak merasa puas dengan pekerjaan mereka, yang sebagian besar disebabkan oleh budaya organisasi yang kaku dan lingkungan kerja yang masih bersifat hierarkis. Faktor-faktor tersebut membatasi fleksibilitas, inovasi, dan partisipasi aktif generasi Z dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya organisasi dan lingkungan kerja memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja ASN generasi Z. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kepuasan kerja, organisasi perlu menciptakan lingkungan yang lebih inklusif, fleksibel, dan mendukung kreativitas serta kolaborasi, sehingga dapat meningkatkan motivasi dan keterlibatan pegawai dalam menjalankan tugasnya.