Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Sosialisasi Zero Waste dan coaching clinic pengolahan sampah di Desa Labuhan Haji Agus Muliadi Putra; Husnayati Hartini; Baiq Liana Widiyanti; Haerudin Haerudin
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 2 No 1 (2021): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v2i1.3569

Abstract

Every human activity will always produce residues called garbage and waste. Garbage is usually identical to the rest of daily processing in solid form, while waste is the rest of the processing in liquid. Both waste and garbage will continue to increase in line with increasing human activities and population growth. Changing the public's perspective on waste from being considered a waste material that has no benefits to being helpful is an integral part of Zero Waste education and socialization efforts. The purpose of this activity is to socialize the people of Labuhan Haji Village about Zero Waste. This socialization consists of three activities, namely: 1) education about Zero Waste materials; 2) demonstration or practice of processing waste cooking oil into candles and soap; 3) coaching clinic on waste management (collection, sorting, weighing, and analysis of waste composition). The method used is lecture, demonstration, practice, and discussion. Location of activities in Labuhan Haji Village and Lab. Environmental Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Hamzanwadi University. The implementation of the activity showed an increase in knowledge and awareness of the importance of the Zero Waste program in the people of Labuhan Haji Village. In addition, the community can process used cooking oil into more valuable goods and process waste properly.
Analisis kualitas mata air pengembul untuk peruntukan air minum di desa rempung kecamatan pringgasela kabupaten lombok timur Uliya, Ziadatul; widiyanti, baiq liana; putra, agus muliadi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i1.21389

Abstract

Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis laboratorium
Analisis Kualitas Mata Air Lingkok Pancor Untuk Peruntukan Air Bersih di Dusun Jangkar Desa Setungkep Lingsar Kecamatan Keruak Kamasnuri, Umika Nova; Widiyanti, Baiq Liana; Darmawan, Muhammad Iman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i1.21392

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan, tak terkecuali bagi masyarakat di Dusun Jangkar, Desa Setungkep Lingsar Kecamatan Keruak. Masyarakakt di Dusun Jangkar menggunakan air sumur untuk keperluan sehari-hari dan ada juga yang menggunakan sumber mata air. Di Dusun Jangkar terdapat mata air yang bisa digunakan sebagai alternatif memenuhi kebutuhan air saat pasokan air kurang, akan tetapi kualitas dari mata air tersebut belum diketahui dengan pasti karena belum ada studi mengenai hal ini sebelumnya. Tujuan penelitian ini, untuk menguji kualitas dari mata air Lingkok Pancor. Metode penelitian yang dilakukan adalah survei dengan pendekatan Deskriptif Kuantitatif. Uji laboratorium dilakukan dengan memperhatikan tiga parameter yaitu, parameter fisika, kimia, dan biologi. Hasil uji laboratorium dibandingkan dengan standar baku mutu kualitas air menurut PermenKes RI No 32 Tahun 2017 dan PP No. 22 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan beberapa parameter masih memenuhi standar (warna, suhu, bau, rasa, kekeruhan, kesadahan, nitrat, dan ph) sedangkan parameter yang melewati batas standar baku mutu adalah TDS, BOD, COD, DO, dan Bakteri E-Coli dan deterjen. Nilai parameter yang melebihi standar diduga disebabkan oleh limbah cair domestik karena ada beberapa rumah yang berada tepat di atas lokasi mata air dan kondisi saluran pembuangan limbah yang masih sangat sederhana, menyebabkan perlu adanya penanganan atau pegelolaan terhadap mata air Lingkok Pancor jika memang pemanfaatannya dimasa yang akan dating masih diperlukan. 
PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH (SPAB) DUSUN GELOGOR DARI MATA AIR KOKOK TOJANG DESA LENDANG NANGKA KECAMATAN MASBAGIK Suwandi, Bayu; Widiyanti, Baiq Liana; Darmawan, Muhammad Iman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i1.22780

Abstract

                Sistem penyediaan air bersih (SPAB) merupakan tahapan dalam pemenuhan kebutuhan air bersih. Tujuan penelitian adalah mendesain SPAB dan membuat rancangan rencana anggaran belanja di Dusun Gelogor, Desa Lendang Nangka, Kecamatan Masbagik. Variabel penelitian yaitu debit mata air, desain rancangan (blueprint), dan (RAB). Teknik analisis data adalah data terkait desain SPAB, penentuan RAB desain perencanaan, dan data respon masyarakat. Hasil penelitian kebutuhan air bersih di Dusun Gelogor Desa Lendang Nangka pada Tahun 2022, untuk kebutuhan domestik 0,29 liter/detik, kebutuhan non-domestik 0,4 liter/detik, kebutuhan air total 0,69 liter/detik, kehilangan air 0,10 lirter/detik, kebutuhan air rata-rata 0,79 liter/detik, kebutuhan air harian maksimum 0,18 liter/detik, dan kebutuhan air jam puncak 1,67 liter/detik. Desain (SPAB) direncanakan berukuran bak penampung air atau reservoir dengan ukuran panjang 2,20 m, lebar 1 m, 1,80 m, dengan kapasitas tampungan sebesar 2,4 m3. Reservoir direncanakan pada daerah ketinggian yang merupakan elevasi tertinggi dari lokasi perencanaan agar bisa dialirkan secara garavitasi. Hasil perhitungan (RAB) untuk (SPAB) hasil total biaya keseluruhan Rp. 256.059.620. Untuk itu perlu adanya semacam kerjasama dengan dinas terkait atau instansi terkait untuk pendanaan perencanaan bangunan SPAB.
Analisis Kualitas Sanitasi Lingkungan Kolam Renang Tirta Madani Jobong Kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur Rahmawati, Maulidia; Widiyanti, Baiq Liana; darmawan, muhammad iman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i2.22835

Abstract

Penelitian tentang sanitasi lingkungan pada kolam renang, dengan memperhatikan aspek-aspek tertentu, seperti menjaga kondisi lingkungan kolam renang untuk tetap bersih, menjaga kualitas air, kelengkapan fasilitas dan sarana umum lainnya untuk memenuhi syarat kesehatan lingkungan.
PERANCANGAN SILICA GEL FILTER DALAM MENGURANGI KONSENTRASI SO₂, NOₓ, NO₂, CO₂, DAN CO PADA UNIT PELAYANAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA DIESEL (ULPLTD) PAOKMOTONG MENGGUNAKAN METODE ADSORPSI gunawan, Muhamad Gunawan Ashari; Baiq Liana, Widiyanti; iman darmawan, muhammad
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v2i2.27955

Abstract

PLTD (Pembangkit listrik tenaga diesel) merupakan penyumbang  emisi tinggi yang  berkontribusi pada polusi udara. Perancangan silica gel filter untuk mereduksi emisi, berbasis adsrorpsi pada parameter SO₂, NOₓ, NO₂, CO₂, dan CO diharapkan membantu menekan polusi udara, meningkatkan kualitas lingkungan, dan memenuhi regulasi pemerintah. Untuk itu dilakukan pengujian pada genset 101-500 KW. Filter dibuat dengan adsorben silica gel dan karbon aktif, diuji di Laboratorium Lingkungan NTB mengikuti standar emisi Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi, uji emisi, dan regresi analisis untuk menilai efektivitas filter. Hasil uji emisi pada prototipe perancangan silica gel filter mendapatkan hasil signifikan dengan persentase efektivitas NOₓ mencapai 35,8% sedangkan  CO sebesar  22,5%. Selain itu emisi yang tidak dilakukan uji laboratorium seperti SO₂ mengalami penurunan hingga 87,5%, NO₂ sebesar 87,2%, dan sedangkan CO₂ sebesar 94,7%. Efektivitas silica gel dipengaruhi oleh suhu, kondisi mesin ( daya hisap) dan ukuran pori-pori adsorben. Ini menunjukkan bahwa filter silika gel dapat mereduksi emisi dan meningkatkan kualitas udara.
Perencanaan Sistem Distribusi Air PAMDES di Desa Songak Kecamatan Sakra Menggunakan Software EPANET 2.0 Hasan, Naufal Aulandi Hasan; Darmawan, Muhammad Iman; Baiq Liana, Widiyanti
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v2i2.28669

Abstract

Penelitian berfokus pada perencanaan sistem distribusi air PAMDES di Desa Songak, Kecamatan Sakra, menggunakan software EPANET 2.0. Tujuan penelitian adalah memberikan solusi pengoptimalan layanan air bersih bagi calon pelanggan baru PAMDES melalui analisis perbandingan dua opsi sambungan baru (sistem bercabang dan sistem melingkar). Metode penelitian menggunakan observasi lapangan Untuk mengetahui kondisi eksisting system jaringan distribusi PAMDES, wawancara kepada pengelola PAMDES dan calon pelanggan baru, pemetaan jaringan eksisting, dan dilanjutkan dengan simulasi menggunakan software EPANET 2.0 untuk dapat memberikan gambaran komprehensif mengenai dua opsi sistem yang ditawarkan pada calon pelanggan baru. Hasil menunjukkan bahwa kedua opsi sistem memenuhi standar teknis Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18/2007. Sistem bercabang menunjukkan kecepatan aliran sedikit lebih tinggi (0,30 m/s dan 0,28 m/s) dengan panjang pipa lebih pendek, sementara tekanan air relatif sama (2,62 atm). Analisis terhadap kedua opsi selain mempertimbangkan aspek teknis, juga memperhatikan aspek ekonomi, fleksibilitas, dan potensi pengembangan jaringan distribusi. Penelitian menyimpulkan pemilihan sistem harus disesuaikan dengan kondisi spesifik lingkungan tempat tinggal dan kebutuhan calon pelanggan. Rekomendasi diberikan untuk membantu pengambilan keputusan. Hasil penelitian diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan efisiensi dan keberlanjutan sistem distribusi air PAMDES di Desa Songak.          
SPATIAL DISTRIBUTION OF TOPONYMY IN KARST AREAS GIRITONTRO Pipit Wijayanti; Baiq Liana Widiyanti; Rita Noviani; Baiq Rismarini Nursaly
GeoEco Vol 10, No 1 (2024): GeoEco January 2024
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ge.v10i1.81421

Abstract

Every object in the form of an earth element or man-made feature has a name with various origins. The origins of place names can be categorized based on geography, history, folklore/culture and language so that their spatial distribution can be known. This research explores the spatial distribution of the origins of naming earth elements and man-made features in the Giritontro District. The study begins by identifying the aspects of the earth's appearance and man-made features and then finding the meaning of naming each identified element. Data collection was carried out using in-depth interviews. Determining the sources used the snowball sampling method. The results of the research show that the toponymically identified objects are dominated by man-made features with a spatial distribution of 92% in Giritontro Village, 72% in Pucanganom Village, 52% in Tlogosari Village and 78% in Jatirejo Village. The remainder is dominated by the earth's elements of the Karst Area, such as caves, hills, and springs, with a spatial distribution of Bayemharjo Village at 63%, Ngargojarjo at 53% and Tlogoharjo Village at 66%. Meanwhile, the spatial distribution of toponymy in Giritontro District, whose origin is dominated by language, is known to be spread across Giritontro District with a percentage of 60%. Apart from that, the toponymy found was predominantly geographically dispersed across Pucanganom Village with a portion of 40%, Tlogosari Village at 60%, Jatirejo Village at 61%, Bayemharjo Village at 61%, Ngargoharjo Village at 57% and Tlogoharjo Village 46%. The geographical conditions referred to are those attached to the object or the object's proximity to geographical things (associations) which are dominant in the Karst Area. 
Toponimi Lanskap Karst Berdasarkan Hidromorfologi Karst Gunungsewu, di Kecamatan Giritontro, Jawa Tengah Wijayanti, Pipit; Noviani, Rita; Widiyanti, Baiq Liana; Nursaly, Baiq Risma; Muzaqi, Fathi
Majalah Geografi Indonesia Vol 39, No 1 (2025): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mgi.100438

Abstract

Abstrak. Artikel ini mengkaji toponimi di kawasan karst Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Penelitian ini berfokus pada bagaimana proses penamaan tempat di wilayah karst mencerminkan karakteristik geografi, sejarah, dan budaya masyarakat setempat. Toponimi tidak hanya berfungsi sebagai penanda geografis tetapi juga sebagai cerminan interaksi manusia dengan lingkungannya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, dan wawancara mendalam. Data yang dikumpulkan mencakup nama-nama objek alam seperti bukit, gua, dan mata air, serta nama-nama buatan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penamaan tempat di kawasan karst Giritontro banyak dipengaruhi oleh karakteristik morfologi dan hidrologi karst. Misalnya, istilah seperti "giri" dan "gunung" digunakan untuk menyebut perbukitan dan kubah karst, sedangkan "luweng" dan "telaga" digunakan untuk menamai doline atau lubang runtuh. Selain itu, istilah penamaan hidrologi juga digunakan seperti istilah “Teleng”, “Sumber/Mber”, “Dung” dan “Kali”.  Proses morfologi kata seperti blending, coinage, dan compounding ditemukan dalam pembentukan toponim di wilayah ini. Penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman tentang sejarah dan kearifan lokal dalam konservasi lanskap karst, yang unik karena struktur hidrologi dan morfologinya. Hasil kajian ini juga menunjukkan bahwa toponimi dapat menjadi alat penting untuk memahami dan mendokumentasikan perubahan lanskap dan penggunaan lahan di kawasan karst, serta dapat menginspirasi masyarakat untuk menjaga warisan geologi dan budaya mereka. Abstract.  This study explores toponymy in the karst region of Giritontro District, Wonogiri Regency, Central Java, focusing on how place-naming processes reflect the local community's geographical, historical, and cultural characteristics. Toponymy acts as both a geographical marker and a representation of human-environment interaction. The research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through field observations and in-depth interviews. The data includes names of natural features, such as hills, caves, springs, and man-made locations. Findings reveal that the naming of places in the Giritontro karst region is strongly influenced by its unique morphological and hydrological characteristics. For instance, terms like "giri" and "gunung" refer to hills and karst domes, while "luweng" and "telaga" denote dolines or sinkholes. Hydrological terms such as "Teleng," "Sumber/Mber," "Dung," and "Kali" are also commonly used. Additionally, word formation processes such as blending, coinage, and compounding play a significant role in toponym creation. This study underscores the importance of understanding local history and wisdom in conserving karst landscapes, renowned for their unique hydrological and morphological features. Furthermore, it demonstrates that toponymy is a valuable tool for documenting and understanding landscape changes and land use while inspiring communities to safeguard their geological and cultural heritage. Submitted: 2024-10-04 Revisions:  2025-01-17 Accepted: 2025-02-17 Published: 2025-02-17 
Pendampingan Program Konservasi Lingkungan Berbasis Potensi Daerah pada Kelompok Masyarakat di Desa Perian Kabupaten Lombok Timur Putra, Agus Muliadi; Hartini, Husnayati; Widiyanti, Baiq Liana; Darmawan, Iman; Susanti, Dwi Rahayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v3i2.159

Abstract

Salah satu upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup, yaitu dengan melibatkan masyarakat dan generasi muda dalam hal pendidikan konservasi lingkungan yang berguna sebagai penguatan pengetahuan, kesadaran, sikap, keterampilan, dan partisipasi generasi muda dan pelajar terhadap konservasi lingkungan. Kegiatan ini dilakukan di Desa Perian Kecamatan Montong Gading. Desa ini merupakan salah satu desa yang berdekatan dengan kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Selain itu kegiatan ini dilakukan juga di dua sekolah yaitu MAS NW Montong Baik dan SMAN 1 Sikur. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan pengembangan komunitas (community development) dengan metode Participatory Learning Action (PLA) pada kelompok masyarakat yang terdiri dari pemuda dan pelajar. Kegiatan yang dilakukan pada kelompok masyarakat desa adalah penyuluhan dan kegiatan peningkatan kapasistas. Sedangkan kegiatn yang dilakukan pada kelompok pelajar/siswa adalah sosialisasi materi dan permainan berbasis lingkungan. Berdasarkan hasil pengabdian terlihat antusiasme dan komitmen yang tinggi dari masyarakat dan generasi muda terhadap konservasi lingkungan khususnya dalam menjaga kelestarian sumberdaya hutan di sekitar Taman Nasional Gunung Rinjani.