Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PERKEMBANGAN SMART CITY TANGERANG SELATAN TAHUN 2016-2021 Irfan Aufar Azmi; Achmad Djunaedi
Jurnal Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Vol 2 No 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu (LP3) ITERA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/jppk.v2i2.850

Abstract

Uneven development causes the level of urbanization to be higher, which causes urban problems in both physical and non-physical forms. Based on this, the City of South Tangerang is increasing the development of the city into a Smart City. This study examines the stages of development of South Tangerang City into a smart city. This research is a qualitative descriptive study, with data collection techniques using interview techniques, in-depth observation, and documentation studies. Research theory using city management, and smart city. The results of this study are the stages of South Tangerang City towards Smart City in 2016-2021 is a development that can be said to be short, consisting of three stages. The first stage 2016-2017 is the preparation stage in the form of internal strengthening. The second stage 2017-2018 is the planning stage in the form of policy formulation and implementation guidelines for Smart City. And the third stage (2018-2021) which is the stage of implementing the plan in the form of achieving targets and indicators that are continuously monitored and evaluated. Based on the results obtained, it can be concluded that the stages planned by the South Tangerang government in building a smart city can fulfill the smart city vision.
GERAK RUANG KAWASAN KERATON KASEPUHAN Ina Helena Agustina; ACHMAD DJUNAEDI; SUDARYONO; DJOKO SURYO
Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol. 13 No. 1 (2013)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, UPT Publikasi Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jpwk.v13i1.262

Abstract

Teori lokal mulai dikembangkan setelah adanya kegagalan teori-teori yang didasarkan oleh filsafat rasionalisme. Paradigma Postmodernisme semakin memberi peluang pengembangan teori yang berbasis lokalitas dan komunitas. Kawasan Keraton Kasepuhan yang berdiri sejak abad ke 14 kaya akan nilai-nilai lokal. Didasarkan oleh pendekatan fenomenologi menangkap suatu fenomena yang menunjukkan nilai lokalitas berupa gerak ruang. Gerak adalah keluarnya sesuatu dari titik kemungkinan menuju titik yang dimungkinkan ( Ammar, 1993). Gerak ruang yang terjadi di kawasan ini berupa gerak ruang substansi dan gerak ruang aksiden. Gerak ruang substansi yang ditunjukkan dalam fenomena gerak tradisi ke politik memiliki nilai lokal kesadaran integral dinamika spirit yang ditunjukkan oleh: 1) keyakinan terhadap tanggung jawab sebagai pemegang amanah; 2) keyakinan terhadap persatuan umat (keluarga); 3) keyakinan untuk membuka diri pada yang lain. Sedangkan gerak ruang aksiden yang ditunjukkan oleh kegiatan revitalisasi keraton memiliki nilai lokal “ kebersamaan “.
PEREMPUAN DAN RUANG KAWASAN KERATON KASEPUHAN Ina Agustin; ACHMAD DJUNAEDI; SUDARYONO; DJOKO SURYO
Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol. 13 No. 2 (2013)
Publisher : Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, UPT Publikasi Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jpwk.v13i2.270

Abstract

Pada saat ini ada suatu perkembangan pemikiran yang mendikotomikan antara peran laki-laki dan perempuan. Ini dipicu oleh gerakan kaum feminis yang berkembang sejak abad Ke 18. Gerakan feminis menurut Toynbee akan mengakibatkan transformasi kebudayaan. Akan tetapi gerakan feminis ini tidak terjadi di Kawasan Keraton Kasepuhan yang masih memegang teguh adanya suatu ruang sakral yang terlarang bagi kaum perempuan. Ruang ini hingga saat ini masih terlarang untuk kaum perempuan dan belum pernah dilanggar hingga saat ini. Sakralitas ruang di kawasan keraton kasepuhan masih betahan bukan karena adanya androsentrisme melainkan karena adanya “keyakinan” terhadap nilai sakral tersebut. Keyakinan terhadap nilai sakral ini muncul karena Islam yang berkembang adalah Islam tradisional dengan membawa ajaran yang bersifat primordial. Ajaran yang menyatu dengan alam semesta.
Socio-user Context Aware-Based Recommender System: Context Suggestions for A Better Tourism Recommendation Kusuma Adi Achmad; Lukito Edi Nugroho; Achmad Djunaedi; Widyawan
International Journal on Information and Communication Technology (IJoICT) Vol. 9 No. 2 (2023): Vol.9 No. 2 Dec 2023
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21108/ijoict.v9i2.858

Abstract

The existing tourism recommender system model is mostly predictive analytics for destination recommendations (item recommendation). Limited research has been conducted in the discussion of a recommender system model, particularly context suggestion. Thus, it is necessary to develop a recommender system model not only to predict tourism destinations but also to suggest contexts appropriate for tourist preferences (context suggestions). A deep learning method was used to create a model of the socio-user context aware-based recommender system for context suggestions. The attribute used as a label to suggest context was uHijos, uCuisine, uAmbience, and uTransport. The accuracy of the socio-user context aware-based recommender system in suggesting the context of uHijos, uAmbience, and uTransport was 100% with an error rate of 0%. It was found that only the level of recognition of the model in suggesting uCuisine was less accurate (below 30%) with a classification error for more than 70%. Performance evaluation of the socio-user model context-based recommender system was considered efficient, particularly for the evaluation of the level of accuracy, completeness (recall/sensitivity), precision, and a harmonic average of precision and recall (F-score), mainly for label/context of uHijos, uAmbience, and uTransport.
Perkembangan Pengelolaan Inovasi Daerah: Bidang Penelitian dan Pengembangan Pemerintah Kota Bekasi Tahun 2017-2022 Citra, Novie Panda; Agus Heruanto Hadna; Achmad Djunaedi
Jurnal Administrasi Publik Vol 20 No 1 (2024): Jurnal Administrasi Publik
Publisher : Pusat Pengembangan dan Pelatihan dan Kajian Manajemen Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52316/jap.v20i1.252

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan sebuah daerah tidak dapat dipisahkan dari pentingnya penerapan inovasi daerah. Inovasi tidak hanya menjadi tren di lingkup pemerintah pusat, namun inovasi juga perlu dikembangkan di lingkup pemerintah daerah dikarenakan pembangunan negara bermuara ke daerah. Inovasi menjadi suatu alat yang mumpuni dalam meningkatkan daya saing daerah, mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pengelolaan inovasi Kota Bekasi dimulai sejak tahun 2017. Sesuai dengan perundangan, pengelolaan inovasi daerah menjadi tanggung jawab Bidang Litbang selaku pembina inovasi dalam penyelenggaraan inovasi daerah. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan metode studi kasus abduktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati proses perkembangan pengelolaan Inovasi daerah yang dilakukan oleh Bidang Litbang Pemerintah Kota Bekasi. Periode amatan mulai dari inovasi daerah diimplementasikan di Kota Bekasi yaitu tahun 2017 hingga tahun 2022. Analisa data menggunakan analisis penjodohan pola, pembuatan eksplanasi dan analisis deret waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga periode perkembangan pengelolaan inovasi selama kurun waktu enam tahun. Periode ke 1 Tahun 2017 merupakan periode awal terbentuknya Balitbang. Tahun 2017 Balitbang masih berfokus pada penguatan kelembagaan secara internal serta proses pendataan dan pelaporan inovasi masih manual. Periode ke 2 Tahun 2018-2019 merupakan periode implementasi rangkaian program dan kegiatan inovasi dalam rangka penguatan inovasi daerah bagi organisasi perangkat daerah untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian di bidang inovasi. Periode ke 3 Tahun 2020-2022 merupakan periode penggabungan kelembagaan Balitbang dan Bapeda menjadi Bappelitbangda. Pendataan dan pelaporan inovasi sudah menggunakan TIK. Rangkaian tahapan perkembangan pengelolaan inovasi daerah yang dilakukan adalah eksplorasi ide dan gagasan, replikasi inovasi, inkubasi inovasi, diseminasi inovasi dan aktualisasi inovasi.
TAHAPAN PERKEMBANGAN SMART CITY KOTA DENPASAR TAHUN 2016-2023 Amin Bahtiar; Achmad Djunaedi
Plano Madani : Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Denpasar City began implementing smart city in 2016 by integrating the concept with Balinese local wisdom values, especially Tri Hita Karana, which focuses on harmony between God, humans, and nature. The application of local wisdom in smart city development in Denpasar City has received various appreciations, even winning the Indonesian Smart City Index award in 2019. The purpose of this study is to describe the stages of smart city development in Denpasar City and identify the factors that influence the stages of smart city development in Denpasar City. This study uses an abductive-qualitative approach with a case study methodology. The study results show that the stages of smart city development in Denpasar City consist of five stages: preparation, planning, implementation, emergency response to Covid-19, and implementation (continuation) and innovation development. The stages of smart city development in Denpasar City are influenced by 11 internal factors, 7 external factors, and 2 fundamental factors. In the case of Denpasar City, there is a new fundamental factor group in the form of local wisdom Tri Hita Karana and the Sewaka Dharma motto which are important factors in the development stage of a smart city.
STRATEGI BERINOVASI BIDANG PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN BADAN PERENCANAAN DAERAH UNTUK MENDUKUNG SMART CITY KOTA YOGYAKARTA Ibnu Sani; Achmad Djunaedi
Jurnal Desiminasi Teknologi Volume 11 No.2 Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tridinanti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v11i2.128

Abstract

Penelitian ini mengusulkan bagaimana strategi berinovasi untuk mendukung pengembangan smart city oleh bidang penelitian dan pengembangan di kota Yogyakarta. Strategi tersebut disusun dengan metode pemodelan konseptual yang mana diawali dengan menggambarkan bagaimana kondisi Litbang saat ini yang belum mampu berinovasi secara optimal dengan keterbatasan bentuk struktur organisasi yang masih sebatas bidang dari Badan Induk Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, yang berdampak kepada kapasitas organisasi. Berangkat dari kondisi tersebut, selanjutnya strategi yang dibahas dengan metode forum group dicussion dengan muatan pertama a) memperkuat kapasitas organisasi dengan tetap dengan skala bidang, namun diperkuat dengan membentuk tim inovasi atau menaikkan status organisasi dari bidang menjadi badan riset inovasi daerah b) mengembangkan proses inovasi kolaboratif antara Litbang dan Dinas Kominfo dan Penyandian dan ketiga 3) perbaikan permasalahan dasar organisasi dalam hal ini a) memperjelas lingkup kewenangan tugas pokok dan fungsi pegawai b) menambah tenaga fungsional peneliti dan c) mengembangkan instrumen pendanaan alternatif selain dari pada pendanaan dari pemerintah.
Penilaian Keselamatan Kontruksi pada Pekerjaan Tunnelling dengan Memanfaatkan Foto Kontruksi Proyek Pembangunan Bendungan Manikin Koko Heru Satmoko; Achmad Djunaedi; Fitri Nugraheni
Ocean Engineering : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim Vol. 2 No. 3 (2023): September : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/ocean.v2i3.1161

Abstract

Tunneling construction is important to get more attention because considering the magnitude of the risks from this work such as the instability of the carrying capacity of the soil around the construction which can cause collapse during dredging or installation of tunneling walls, or and other problems such as lack of oxygen intake for workers who are carrying out tunneling excavations , the presence of toxic and flammable gases, or falling objects that can result in minor accidents or even death. The purpose of this study is to make a visual assessment through certain media (photos/videos) that can be done quickly regarding the existing conditions of the environment/work, whether the work carried out meets work safety standards, work safety regulations and so on. Rapid assessment can assume that what happened in the field at that time was a reflection of previous work. From the results of the study there were 58 variables which were divided into 4 main variables which were assessed based on the WBS and 26 photos of the environment of the Manikin Dam Tunneling development project taken from several sides. Calculations were made using the results of data from 6 informants, resulting in a P(H | Ecomb) value of 0.932 or a probability of 93.2%, which means that the tunnel work according to the 6 informants was carried out safely. The final value obtained from the analysis is almost close to 1 and all the results of the analysis from the 6 informants are more than 67%.
Socio-user Context Aware-Based Recommender System: Context Suggestions for A Better Tourism Recommendation Kusuma Adi Achmad; Lukito Edi Nugroho; Achmad Djunaedi; Widyawan
International Journal on Information and Communication Technology (IJoICT) Vol. 9 No. 2 (2023): Vol.9 No. 2 Dec 2023
Publisher : School of Computing, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21108/ijoict.v9i2.858

Abstract

The existing tourism recommender system model is mostly predictive analytics for destination recommendations (item recommendation). Limited research has been conducted in the discussion of a recommender system model, particularly context suggestion. Thus, it is necessary to develop a recommender system model not only to predict tourism destinations but also to suggest contexts appropriate for tourist preferences (context suggestions). A deep learning method was used to create a model of the socio-user context aware-based recommender system for context suggestions. The attribute used as a label to suggest context was uHijos, uCuisine, uAmbience, and uTransport. The accuracy of the socio-user context aware-based recommender system in suggesting the context of uHijos, uAmbience, and uTransport was 100% with an error rate of 0%. It was found that only the level of recognition of the model in suggesting uCuisine was less accurate (below 30%) with a classification error for more than 70%. Performance evaluation of the socio-user model context-based recommender system was considered efficient, particularly for the evaluation of the level of accuracy, completeness (recall/sensitivity), precision, and a harmonic average of precision and recall (F-score), mainly for label/context of uHijos, uAmbience, and uTransport.