Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi Steven, Steven; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v6i2.29852

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, dan penghargaan terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi di perusahaan XYZ. Tujuan dari penelitian adalah menemukan efek dari kepemimpinan transformasi, lingkungan kerja, dan penghargaan, serta kepuasan kerja sebagai variabel mediasi terhadap kinerja karyawan di perusahaan XYZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian cross-sectional dengan melibatkan 126 responden melalui GoogleForm. Hasil pengumpulan data diolah dengan menggunakan aplikasi SMART PLS. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan transformasionalmemiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, lingkungan kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, penghargaan memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, kepuasan kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan, kepemimpinan transformasional memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja, lingkungan kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja, penghargaan memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap kepuasan kerja di perusahaanXYZ. Kepuasan kerja dapat memediasi pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, dan penghargaanterhadap kinerja karyawan di perusahaan XYZ. This research discusses how transformational leadership, work environment, and appreciation for employee performance with job satisfaction asmediating variables in XYZ company. The aim of the research is to find the effects of transformational leadership, work environment, and rewards, aswell as job satisfaction as mediating variables on employee performance at XYZ company. The method used in this research is a quantitative descriptiveapproach with a cross-sectional research design involving 126 respondents via Google Form. The results of data collection are processed using the SMART PLS application. The research results show that transformational leadership has an insignificant positive influence on employee performance, the work environment has a significant positive influence on employee performance, rewards have an insignificant positive influence on employeeperformance, job satisfaction has a significant positive influence on employee performance, transformational leadership has a significant positiveinfluence on job satisfaction, the work environment has a significant positive influence on job satisfaction, awards have an insignificant positiveinfluence on job satisfaction at XYZ company. Job satisfaction can mediate the positive and significant influence between transformational leadership,work environment, and rewards on employee performance at XYZ company.
Pengaruh Motivasi Kerja, Komunikasi dan Stres Kerja terhadap Kepuasan Kerja Melalui Kompensasi Permatasari, Sherly; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 3 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v6i3.31605

Abstract

Manajemen sumber daya mausia memiliki peranan yang sangat penting dalam keberlangsungan perusahaan. Dalam menghadapi arus globalisasi yang pesat, karyawan atau anggota organisasi dituntut untuk dapat bekerja secara efisien dan efektif agar output yang diberikan kepada perusahaan sesuai dengan harapan perusahaan. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja karyawan adalah motivasi kerja, komunikasi, stres kerja dan kompensasi. Oleh karena itu, penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja, komunikasi, dan stres kerja terhadap kepuasan kerja dengan kompensasi sebagai variabel mediasi. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah PT XYZ. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan melakukan pengumpulan data melalui kuesioner yang telah disebarkan melalui google form dan menggunakan teknik purposive sampling dalam pemilihan sampel. Jumlah populasi yang ada sebagai sampel berjumlah 125 responden. Untuk uji validitas peneliti menggunakan analisis statistik dengan program SmartPLS 4.0. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa motivasi kerja berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan kerja. Motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kompensasi. Komunikasi berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan kerja dan kompensasi. Stres kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, namun berpengaruh signifikan negatif terhadap kompensasi. Selain itu, kompensasi berpengaruh signifikan positif terhadap kepuasan kerja. Selain itu, kompensasi tidak mampu memediasi motivasi kerja dan komunikasi terhadap kepuasan kerja, dan kompensasi mampu memediasi stres kerja terhadap kepuasan kerja. Human resource management has a very important role in the sustainability of the company. In the face of rapid globalization, employees or members of the organization are required to be able to work efficiently and effectively so that the output provided to the company is in accordance with company expectations. There are several factors that can affect employee job satisfaction, namely work motivation, communication, work stress and compensation. Therefore, this study aims to determine the effect of work motivation, communication, and work stress on job satisfaction with compensation as a mediating variable. The population used in this study is PT XYZ. The method used is quantitative method by collecting data through questionnaires that have been distributed via google form and using purposive sampling techniques in sample selection. The total population as a sample amounted to 125 respondents. To test the validity of researchers using statistical analysis with the SmartPLS 4.0 program. The results of this study are that work motivation has a significant positive effect on job satisfaction. Work motivation has no significant effect on compensation. Communication has a significant positive effect on job satisfaction and compensation. Job stress has no significant effect on job satisfaction, but has a significant negative effect on compensation. In addition, compensation has a significant positive effect on job satisfaction. In addition, compensation has a significant positive effect on job satisfaction. In addition, compensation is unable to mediate work motivation and communication to job satisfaction, and compensation is able to mediate job stress to job satisfaction.
Analisis Geometri Dan Material Engsel Lentur Pada Rudder Model Isoleted Tail di Terowongan Angin Prajoko, Prastiyo Siswo; Yanuar, Yanuar; Pane, I.Z
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian hinge moments isolated tail di wind tunnel adalah pengujian yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik fungsi kontrol kemudi rudder pada ekor pesawat terbang. Pengujian tersebut diperlukan pada saat pembuatan pesawat terbang. Engsel rudder memiliki peranan penting untuk menahan gaya saat diberikan hembusan angin, sehingga pesawat terbang tersebut mampu dikemudikan dengan efisien. Alat ukur yang digunakan untuk pengujian ini salah satunya adalah menggunakan sebuah engsel lentur simetris. Untuk dapat memperoleh alat ukur yang memadai, diperlukan pemilihan sensor strain guage dan material dengan melakukan analisa finite elemen pada tingkat deformasi dan stress test nya. Tingkat deformasi adalah kemampuan engsel lentur melakukan penyimpangan saat dibebankan oleh gaya. Material yang baik akan memiliki tingkat deformasi yang paling minimal. Terbatasnya referensi mengenai model deformasi untuk engsel lentur, menjadi tantangan penulis. Namun, sudah dilakukan validasi atas formulasi tingkat deformasi yang digunakan terhadap hasil perhitungan menggunakan persamaan parabolic dan software ANSYS 2023R2, dan diperoleh hasil pada tingkat validasi yang baik.Kata kunci: Parabolik engsel lentur, finite element analisis, terowongan angin
Pengaruh Lingkungan Kerja, Stres Kerja, Motivasi Kerja dan Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja Lie, Charles Agatha; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 4 (2024): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v6i4.32733

Abstract

Di era globalisasi saat ini, kepuasan kerja karyawan menjadi hal yang sangat penting, hal ini disebabkan oleh banyak faktor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja, stres kerja, motivasi kerja dan kompensasi terhadap kepuasan kerja bagi karyawan yang bekerja di perusahaan ekspedisi. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 120 karyawan yang bekerja pada perusahaan yang bergerak di bidang industri ekspedisi di Jakarta. Teknik pemilihan sampel yang sesuai dengan penelitian akan memberikan hasil yang representatif dari populasi karyawan perusahaan ekspedisi adalah purposive sampling dengan menggunakan metode non-pribability sampling. Dalam penelitian ini, Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Square (PLS) dengan melalui melalui teknik Structural Equation Modeling (SEM). Berdasarkan pada penelitian, ditemukan hasil Hasil yang menunjukkan bahwa lingkungan kerja kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja, stres kerja memiliki pengaruh negatif tidak signifikan terhadap kepuasan kerja, motivasi kerja memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja, kompensasi memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja. In the current era of globalization, employee job satisfaction is very important, this is caused by many factors. The purpose of this research is to determine the influence of work environment, work motivation, job stress and compensation on job satisfaction for employees working in expedition companies. The number of samples in this research was 120 employees who worked for companies operating in the expedition industry in jakarta. The sample selection technique that is appropriate to the research will provide representative results from the population of expedition company employees, namely purposive sampling using the non-probability sampling method. In this research, testing was carried out using the Partial Least Square (PLS) method using the Structural Equation Modeling (SEM) technique. Based on the research, results were found showing that the work environment has a significant positive influence on job satisfaction, job stress has an insignificant negative influence on job satisfaction, work motivation has a significant positive influence on job satisfaction, compensation has a significant positive influence on job satisfaction.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi Kerja, dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja Fatin, Chika Callista; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v7i1.32965

Abstract

Di era globalisasi saat ini, Indonesia memiliki sumber daya manusia yang berkualitas dan menuntut kinerja tinggi dari karyawan perusahaan. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan adalah gaya kepemimpinan, motivasi kerja, budaya organisasi, dan kepuasan kerja. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah karyawan di PT XYZ. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan melakukan pengumpulan data dari kuesioner yang disebarkan melalui Google Form dan menggunakan teknik purposive sampling dalam pemilihan sampel. Jumlah populasi yang ada sebagai sampel berjumlah 168 karyawan. Hasil analisis yang didapat adalah gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja, motivasi kerja dan budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, motivasi kerja dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, dan kepuasan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, kepuasan kerja tidak mampu memediasi pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan, dan kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh motivasi kerja dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. In the current era of globalization, Indonesia has quality human resources and demands high performance from company employees. There are several factors that can influence employee performance, namely leadership style, work motivation, organizational culture, and job satisfaction. This research aims to determine the influence of leadership style, work motivation and organizational culture on employee performance with job satisfaction as a mediating variable. The population used in this research were employees at PT XYZ. The method used is a quantitative method by collecting data from questionnaires distributed via Google Form and using purposive sampling techniques in selecting samples. The total population as a sample is 168 employees. The results of the analysis obtained are that leadership style has no significant effect on employee performance and job satisfaction, work motivation and organizational culture have no significant effect on employee performance, work motivation and organizational culture have a significant effect on job satisfaction, and job satisfaction has a significant effect on employee performance. Apart from that, job satisfaction is not able to mediate the influence of leadership style on employee performance, and job satisfaction is able to mediate the influence of work motivation and organizational culture on employee performance.
Hubungan Gaya Kepemimpinan Laissez-Faire, Suasana Lingkungan Kerja terhadap Kreativitas Karyawan Industri Desain Chandra, Davin Octavianus; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajerial Dan Kewirausahaan Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmk.v7i1.32969

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh gaya kepemimpinan Laissez-faire, Suasana lingkungan fisik terhadap kreatifitas pekerja dengan dimediasi rasa puas dari pekerja terhadap Karyawan di industri desain. Penelitian ini menggunakan metode metode probabilitas sampling dengan teknik purposive sampling. Kuesioner dibagikan kepada 118 pekerja yang bergerak di berbagai macam jenis desain dan pengolahan data menggunakan aplikasi PLS-SEM. Dari proses pengujian mendapatkan hasil bahwa pola gaya kepemimpinan Laissez-faire, suasana lingkungan kerja mempunyai dampak positif dan signifikan kepada kreativitas pekerja. The purpose of this study was to analyze the effect of the Laissez-faire leadership style, the atmosphere of the physical environment on worker creativity mediated by a sense of satisfaction from workers towards employees in the design industry. This study uses the method of probability sampling method with purposive sampling technique. Questionnaires were distributed to 118 workers engaged in various types of design and data processing using the PLS-SEM application. From the testing process, the results show that the pattern of Laissez-faire leadership style, the atmosphere of the work environment has a positive and significant impact on worker creativity,
Pengaruh Model Pembelajaran Gallery Walk Terhadap Motivasi Belajar Sejarah Siswa Kelas XI SMA Plus Bina Bangsa Malau, Yohana Febri Yanti; Ahmal, Ahmal; Yanuar, Yanuar
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.4986

Abstract

Penelitian ini menggunakan model pembelajaraan Gallery Walk untuk meningkatkan motivasi belajar dalam pembelajan sejarah kelas XI SMA Plus Bina Bangsa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui 1)motivasi belajar sejarah siswa kelas XI SMA Plus Bina Bangsa sebelum diberikan model pembelajaran Gallery Walk; 2)pengaruh dari model pembelajaran Gallery Walk terhadap motivasi belajar siswa dalam pembelajaran sejarah di kelas XI SMA Plus Bina Bangsa; 3)seberapa besar pengaruh model Gallery Walk terhadap motivasi belajar sejarah siswa kelas XI SMA Plus Bina Bangsa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen/eksperimen semu. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini ialah menggunakan angket yang terbagi atas pre-test dan post-test. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kelas XI IPA sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPS sebagai kelas eksperimen dengan masing-masing kelas berisi 20 siswa. Hasil penelitian menyatakan nilai post-test dari kelas eksperimen (60,35) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (51,3). Berdasarkan pengujian hipotesis maka diperoleh data yaitu terdapat pengaruh yang signifikan pada penggunaan model pembelajaran Gallery Walk terhadap motivasi belajar karena diperoleh thitung ttabel atau 6,422 2,024 dan nilai sig(2tailed) 0,05 atau 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang mana artinya penelitian ini menyimpulkan bahwa model pembelajaran Gallery Walk yang diuji mempunyai pengaruh terhadap motivasi belajar siswa dalam pelajaran sejarah kelas XI SMA Plus Bina Bangsa.
Pengaruh lingkungan kerja dan karakteristik individu terhadap kinerja karyawan dimediasi kepuasan kerja Maharani, Risqi Putri; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 9 No 1 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v9i1.33843

Abstract

The purpose of this study is to analyze the relationship between work environment, individual characteristics, job satisfaction and employee performance at PT XYZ. The study uses a quantitative approach. Data collected by questionnaire to all employees of PT XYZ in September 2024. The research population was the total 74 employees of PT XYZ. The samples used in this study are 73 respondents. Proportionate stratified sampling was used Data analysis uses software in the form of Smart PLS, with the Structural Equation Modeling (SEM) approach. This study findings indicate that the work environment has a positive and significant impact on job satisfaction. Work environment has a positive and significant impact on employee performance. Individual characteristics has a positive and significant impact on job satisfaction. Individual characteristics has a positive and significant impact on employee performance. Job satisfaction has a positive and significant impact on employee performance. Job satisfaction plays a role as a mediating variable between work environment and employee performance. Good individual characteristics and supportive work environment will be more effective in improving, performance when accompanied by a high level of job satisfaction. This means that job satisfaction is able to strengthen the relationship between individual characteristics and the work results achieved by employees. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dari lingkungan kerja dan karakteristik individu yang di mediasi oleh kepuasan kerja terhadap kinerja kerja karyawan. Penelitian di lakukan di Perusahaan yang bergerak di bidang services. Pendekatan kuantitatif dilakukan dalam penelitian ini. Kuesioner dibagikan ke seluruh karyawan PT XYZ yang dilakukan pada bulan September 2024. Jumlah populasi sebanyak 74 yang seluruhnya dijadikan sampel. Analisis data menggunakakan software berupa Smart PLS, dengan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil dari penelitian menunjukkan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Lingkungan kerja juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Karakteristik individu berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Karakteristik individu juga berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di PT XYZ. Kepuasan kerja berperan sebagai variabel mediasi antara lingkungan kerja dan kinerja karyawan. Lingkungan kerja yang baik pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kinerja mereka, karena mereka merasa didukung dan difasilitasi dalam mencapai tujuan mereka. Kepuasan kerja memediasi pengaruh karakteristik individu terhadap kinerja karyawan. Karakterisitik yang dimiliki setiap individu berperan dalam proses mencapai tujuan mereka, karena terbentuk oleh ide-ide yang dalam pencapaian kerja. Karakteristik individu yang baik serta lingkungan kerja yang mendukung, akan lebih efektif dalam meningkatkan kinerja ketika diiringi dengan tingkat kepuasan kerja yang tinggi. Artinya, kepuasan kerja mampu memperkuat hubungan antara karakteristik individu dan hasil kerja yang dicapai oleh karyawan.
PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI, KOMPETENSI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT KOMPAKINDO MEDIA DEWATA DI SURABAYA Yanuar, Yanuar; Pradiani, Theresia; Fathorrahman
Jurnal Ilmiah Riset Aplikasi Manajemen Vol 3 No 1 (2025): JURNAL ILMIAH RISET APLIKASI MANAJEMEN
Publisher : PROGRAM PASCA SARJANA MAGISTER MANAJEMEN INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS ASIA MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jiram.v3i1.88

Abstract

Ditengah ketatnya kondisi persaingan di industri kreatif terlebih setelah kondisi pandemi COVID-19 yang terjadi pada tahun 2020 silam memberikan dampak bagi PT Kompakindo Media Dewata, turunnya produktivitas kerja dampak pergeseran paradigma kerja karena karyawan masih beradaptasi dengan situasi yang terjadi. Setelah lebih dari 3 tahun terlewati dari kondisi tersebut PT Kompakindo Media Dewata melakukan beberapa langkah terkait adaptasi terhadap teknologi informasi, peningkatan kompetensi dan berbenah dari sisi lingkungan kerja fisik diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh teknologi informasi, kompetensi, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas karyawan PT Kompakindo Media Dewata. dengan pendekatan kuantitatif terhadap keseluruhan 35 karyawan, teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja, 2) kompetensi berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja, dan 3) lingkungan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan PT Kompakindo Media Dewata.
Faktor internal dengan mediasi work engagement dalam mengurangi turnover intention PT ABC Suseno, Kevin; Yanuar, Yanuar
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v9i2.33902

Abstract

The purpose of this study is to examine the impact of Job Satisfaction and Organizational Commitment on Turnover Intention, with Work Engagement as a mediating variable at PT ABC. The research method uses a quantitative design with a cross-sectional survey approach. A survey method was used to collect data, with questionnaires distributed to fifty employees. The relationships between variables were tested through multiple linear regression analysis using SmartPLS version 3.0. The results show that factors such as job satisfaction and commitment to the organization do not have a significant influence on the desire to leave work. In addition, job involvement serves as a mediating factor that shows the relationship between job satisfaction and turnover goals. The novelty of this research lies in internal factors such as job satisfaction and organizational commitment to turnover intention at PT ABC, work engagement as a mediating variable plays an important role in reducing employee turnover intention because without being mediated by work engagement, job satisfaction cannot reduce turnover intention. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Job Satisfaction dan Organizational Commitment terhadap Turnover Intention dengan Work Engagement sebagai variabel mediasi di PT ABC. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan survei berbasis cross-sectional. Survei digunakan untuk mengumpulkan data, melalui kuesioner dibagikan kepada lima puluh karyawan. Hubungan antar variabel diuji melalui analisis regresi linear berganda menggunakan SmartPLS versi 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kepuasan kerja dan komitmen kepada organisasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keinginan untuk meninggalkan pekerjaan. Selain itu, keterlibatan kerja berfungsi sebagai faktor mediasi yang menunjukkan hubungan antara kepuasan kerja dan tujuan turnover. Novelty penelitian ini terletak pada faktor-faktor internal seperti kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap turnover intention di PT ABC, work engagement sebagai variabel mediasi memainkan peran penting dalam mengurangi turnover intention karyawan karena tanpa dimediasi oleh work engagement maka job satisfaction tidak bisa menurunkan turnover intention.