Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Analisis Kesalahan Menggunakan Newman Procedure Ponoharjo ponoharjo; Wikan Budi Utami; Fikri Aulia
Cakrawala: Jurnal Pendidikan Vol 13 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.937 KB) | DOI: 10.24905/cakrawala.v13i2.201

Abstract

This study aims to describe the errors of students in solving mathematical problem solving based on the newman procedure. This type of research is qualitative research. Based on the results of data analysis, the following conclusions are obtained: the location of the error (1) reading the question that is understanding the context of the sentence but cannot write the meaning correctly. (2) understanding the problem includes not writing what is known, writing what is known is not in accordance with the question request, not writing what is asked in the problem. (3) the transformation of the problem that there is a mistake in writing the method and not writing the method to be used. (4) process skills, namely concept errors and not writing down the calculation process. (5) writing the final answer that is not writing the final answer and conclusion in accordance with the context of the problem.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS PESERTA DIDIK Syifa Fauziyah; Ponoharjo Ponoharjo; Dian Nataria Oktaviani
Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah Vol 2 No 2 (2019): JIPA : Jurnal Ilmu Pendidikan Ahlussunnah
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP Ahlussunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan Geogebra terhadap kemampuan komunikasi matematis. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sample. Sampel yang diambil 1 kelas eksperimen, 1 kelas kontrol, dan 1 kelas uji coba.Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi,tes, dan observasi. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan komunikasi matematis dengan taraf signifikansi 5%. Teknik analisis data menggunakan uji t pihak kanan dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran Numbered Head Together berbantuan Geogebra berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis dengan presentase pengaruh sebesar 61,49%
Keefektifan Model Pembelajaran Example Non Example dengan menggunakan CD Pembelajaran Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau dari Kemampuan Awal Siswa Pada Materi Pokok Bangun Ruang Sisi Datar Fitriani, Latfiya; Dwi Wahyuningsih, Eleonora; Ponoharjo, Ponoharjo
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 2 No. 1 (2019): November 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v2i1.34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan prestasi belajar matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan model Example Non Example dengan menggunakan CD Pembelajaran dengan model Ekspositori.Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling siswa kelas VIII Semester Genap Tahun Ajaran 2016/2017. Sampel yang diambil sebanyak dua kelas sebagai kelas eksperimen, dan dua kelas sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan tes. Instrumen penelitian berupa tes prestasi dan telah teruji validitas dan reliebilitas pada taraf signifikansi 5%. Teknik analisis data menggunakan anava dua arah dan uji t pihak kanan yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat hipotesis terlebih dahulu yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa, terdapat perbedaan model Example Non Example dengan menggunakan CD Pembelajaran dengan model ekspositori terhadap prestasi belajar matematika sehingga didapat prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi dengan proses pembelajarannya menggunakan model Example Non Example dengan menggunakan CD pembelajaranlebih efektif daripada yang menggunakanmodel ekspositori dan prestasi belajar matematika siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah dengan proses pembelajarannya menggunakan model ekspositori lebih efektif daripada yang menggunakan Example Non Example dengan menggunakan CD pembelajaran
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TERHADAP KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA Maziyati, Uly; Ponoharjo, Ponoharjo; Paridjo, Paridjo
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 2 No. 1 (2019): November 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v2i1.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Ada perbedaan keaktifan antara Siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, 2) Ada perbedaan prestasi belajar antara Siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, 3) Ada perbedaan keaktifan dan prestasi belajar antara Siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, 4) Model pembelajaran Two Stay Two Stray lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional terhadap keaktifan dan prestasi belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah Siswa kelas X semester II SMK NU 01 Dukuhturi Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 121Siswa. Dari populasi diambil sampel yang berjumlah 62 Siswa dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, observasi dan tes. Analisis data menggunakan uji t satu pihak kanan, MANOVAdan uji 2 – Hotelling.sebagai prasyarat analisis yaitu populasi berdistribusi normal menggunakan uji Liliefors dan populasi memiliki variansi yang homogen menggunakan uji Bartlet. Hasil penelitian diperoleh thitung = 2,031>1,70 sehingga hipotesis 1 H0 ditolak. thitung = 4,318 > 1,70 sehingga hipotesis 2 H0 ditolak. = 0,737 < 0,852 sehingga hipotesis 3 H0 ditolak, = 7,188 > 6,413 sehingga hipotesis 4 H0 ditolak. Hasil penelitian yang dilakukan pada Siswa kelas X semester II pokok bahasan Program Linear SMK NU 01 Dukuhturi Tahun Pelajaran 2016/2017 menyatakan bahwa : 1) Ada perbedaan keaktifan antara Siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, 2) Ada perbedaan prestasi belajar antara Siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, 3) Ada perbedaan keaktifan dan prestasi belajar antara Siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, 4) Model pembelajaran Two Stay Two Stray lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional terhadap keaktifan dan prestasi belajar matematika.
Keefektifan Coorperative Learning Tipe Student Team Achievement Division Dengan Quipper School Terhadap Aktivitas Belajar Arin Ayu, Martanda; Dwi Wahyuningsih, Eleonora; Ponoharjo, Ponoharjo
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 2 No. 2 (2020): Mei 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v2i2.40

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division Dengan Penugasan Menggunakan Quipper School lebih baik dari model pembelajaran konvensional terhadap aktivitas dan prestasi belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Taman Tahun Ajaran 2016/2017. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel yang diambil sebanyak dua kelas sebagai kelas eksperimen, dua kelas sebagai kelas kontrol, dan satu kelas sebagai kelas uji coba. Teknik analisis data menggunakan uji one way manova dan uji t pihak kanan yang sebelumnya dilakukan uji prasyarat terlebih dahulu yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa Model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division Dengan Penugasan Menggunakan Quipper School lebih baik dari model pembelajaran konvensional terhadap aktivitas dan prestasi belajar matematika.
Deskripsi Kesalahan Peserta Didik Menurut Kastolan Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Aenun Nasikha; Isnani Isnani; Ponoharjo Ponoharjo
JPMP (Jurnal Pendidikan MIPA Pancasakti) Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jpmp.v7i2.7

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan kesalahan peserta didik kelas VIII A SMP N 2Pangkah Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2021/2022 berdasar hasil jawaban soal materibangun ruang sisi datar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sampel yangdiambil ada 6 subjek penelitian. Masing-masing diambil 2 subjek penelitian pada kelompoktinggi, kelompok sedang dan kelompok rendah. Analisis dilakukan berdasarkan 3 indikatorkesalahan menurut Kastolan (1992) sebagai berikut (1) kesalahan konseptual, (2) kesalahanprosedural dan (3) kesalahan teknik.Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok tinggi membuat kesalahan pada kesalahanteknik. Pada kelompok sedang membuat kesalahan konseptual dan teknik. Sedangkan padakelompok rendah paling banyak membuat kesalahan yaitu membuat kesalahan pada ketigaindikator Kastolan. Faktor penyebab kesalahan yang dilakukan peserta didik pada materi luaspermukaan dan volume bangun ruang sisi datar diantaranya: 1) kurang memahami maksud soal2) tidak dapat menentukan rumus yang benar 3) tidak dapat menerapkan strategi denganmelakukan kesalahan menghitung 4) pada kelompok rendah tidak menuliskan langkah prosedurpenyelesaian sesuai dengan yang diperintahkan. Dengan permasalahan tersebut diharapkanguru mampu memperbaiki pembelajarannya sehingga dapat mengurangi kesalahan yang akandilakukan peserta didik.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TIPE POST SOLUTION POSING TERHADAP MINAT DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA akbar, Romi; Isnani, isnani; Ponoharjo, Ponoharjo
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 1 No. 1 (2018): November 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v1i1.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Prestasi belajar matematika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran Problem Posing tipe Post Solution Posing telah mencapai nilai KKM, 2) Model pembelajaran Problem Posing tipe Post Solution Posing lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar matematika peserta didik, 3) Model pembelajaran Problem Posing tipe Post Solution Posing lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional terhadap minat belajar matematika peserta didik, 4) Adanya perbedaan setelah diajar dengan model pembelajaran Problem Posing tipe Post Solution Posing dan model pembelajaran konvensional terhadap prestasi dan minat belajar matematika peserta didik, 5) Model pembelajaran Problem Posing tipe Post Solution Posing lebih baik dari pada model pembelajaran konvensional terhadap prestasi dan minat belajar matematika peserta didik. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII semester II SMP Negeri 01 Pagerbarang Kabupaten Tegal Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 357 peserta didik. Dari populasi diambil sampel dengan menggunakan teknik purposive sample atau sampel bertujuan. Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, tes, dan Angket. Instrumen telah teruji validitas dan reliabilitas pada taraf signifikan 5%. Analisis data menggunakan uji Proporsi satu pihak kanan, uji t satu pihak kanan, MANOVA dan 2 – Hotelling. Hasil penelitian menyatakan bahwa: 1) prestasi belajar matematika peserta didik dengan model pembelajaran Problem Posing tipe Post Solution Posing melampaui KKM, 2) model pembelajaran Problem Posing tipe Post Solution Posing lebih baik dari pada pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar matematika, 3) model pembelajaran Problem Posing tipe Post Solution Posing lebih baik dari pada pembelajaran konvensional terhadap minat belajar matematika, 4) ada perbedaan model pembelajaran Problem Posing tipe Post Solution Posing dengan pembelajaran konvensional terhadap prestasi dan minat belajar matematika, 5) model pembelajaran Problem Posing tipe Post Solution Posing lebih baik dari pada pembelajaran konvensional terhadap prestasi dan minat belajar matematika.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN STAD DENGAN ALAT PERAGA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KREATIVITAS rosalina, rosalina; paridjo, paridjo; Ponoharjo, Ponoharjo
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 1 No. 1 (2018): November 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v1i1.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : (1) perbedaan prestasi belajar matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD dengan alat peraga, dengan model ekspositori. (2) prestasi belajar matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD dengan alat peraga, lebih baik daripada model ekspositori ditinjau dari kreativitas tinggi. (3) prestasi belajar matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD dengan alat peraga, lebih baik daripada model ekspositori ditinjau dari kreativitas rendah. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Talang tahun pelajaran 2016/2017. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel yang diambil sebanyak empat kelas, terdiri dari dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda untuk mengukur prestasi belajar matematika yang telah teruji validitas, reliabilitas, daya beda serta tingkat kesukaran, dan tes uraian untuk mengukur tingkat kreativitas yang telah teruji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan anava dua jalan dengan sel tak sama dan uji komparasi ganda, dengan uji prasyarat yaitu normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) ada perbedaan prestasi belajar matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD dengan alat peraga, dengan model ekspositori. (2) prestasi belajar matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD dengan alat peraga, lebih baik daripada model ekspositori ditinjau dari kreativitas tinggi. (3) prestasi belajar matematika yang diajar menggunakan model pembelajaran STAD dengan alat peraga, lebih baik daripada model ekspositori ditinjau dari kreativitas rendah.
KEEFEKTIFAN MODEL REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION DITINJAU DARI MINAT BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK Arifin, Mohammad Bachtiar; Ponoharjo, Ponoharjo; Wahyuningsih, Eleonora Dwi
Integral (Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika) Vol. 1 No. 2 (2019): Mei 2019
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jppm.v1i2.24

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Untuk mengetahui apakah ada perbedaan prestasi belajar antara peserta didik yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Realistic Mathematic Education dan modelpembelajaran Konvensional. (2) Untuk mengetahui apakah prestasi belajar peserta didik dengan minat belajar tinggi yang diajar dengan model pembelajaran Realistic Mathematic Education lebih baik daripada yang diajar dengan model pembelajaran Konvensional. (3) Untuk mengetahui apakah prestasi belajar peserta didik dengan minat belajar rendah yang diajar dengan model pembelajaran Realistic Mathematic Education lebih baik daripada yang diajar dengan model pembelajaran Konvensional.Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VII Semester II SMP Negeri 18 Tegal tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 6 kelas yang terdiri dari 192 peserta didik. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel yang diambil sebanyak 4 kelas dan masing-masing kelas terdiri dari 32 peserta didik, yaitu 2 kelas eksperimen (kelas C dan E), 2 kelas kontrol (kelas B dan D). Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi, tes dan angket. Selanjutnya tes dan angket diuji cobakan pada kelas uji coba sehingga untuk tes diperoleh validitas, reliabilitas, daya beda dan tingkat kesukaran, sedangkan untuk angket diperoleh validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah variansi dua jalan dengan sel tak sama dan uji komparasi ganda metode scheffe dengan uji prasyarat analisis data adalah uji normalitas dan uji homogenitas.Dari hasil penelitian pada peserta didik kelas VII semester II SMP N 18 Tegal tahun pelajaran 2016/2017, dapat disimpulkan bahwa: (1)Ada perbedaan prestasi belajar matematika antara peserta didik yang diajar dengan model Realistic Mathematic Education dan model Konvensional pada materi pokok himpunan. (2) Prestasi belajar peserta didik yang diajar dengan model Realistic MathematicEducation lebih baik daripada peserta didik yang diajar dengan model Konvensional ditinjau dari minat belajar tinggi pada materi pokok himpunan. (3) Prestasi belajar peserta didik yang diajar dengan model Realistic Mathematic Education lebih baik daripada peserta didik yang diajar dengan model Konvensional ditinjau dari minat belajar rendah pada materi pokok himpunan.
Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis ditinjau dari motivasi belajar siswa dimasa pandemi Covid-19 Yani, Zulfaa Mul; Utami, Wikan Budi; Ponoharjo, Ponoharjo
Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Surya Edukasi (JPSE)
Publisher : UM Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jpse.v7i2.7410

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan cara yang dilakukan siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tegal  dalam   memecahkan masalah matematika materi bangun ruang sisi datar ditinjau dari motivasi belajar siswa di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Tahap  analisis data dengan menggunakan model miles dan Huberman yaitu dengan  mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian yaitu siswa kelas VIII D SMP N 10 Tegal. Adapun  instrumen pendukung untuk mengumpulkan data dalam  penelitian ini yaitu angket motivasi belajar, tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 1) Cara-cara yang digunakan siswa  dengan kategori motivasi belajar tinggi dapat  memenuhi 4 indikator kemampuan pemecahan masalah matematis yaitu memahami masalah, menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan  rencana penyelesaian dan memeriksa kembali. 2) Cara-cara yang digunakan siswa  dengan kategori motivasi belajar sedang  dapat  memenuhi 3 indikator kemampuan pemecahan masalah matematis yaitu menyusun rencana penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian dan memeriksa kembali. 3) Cara-cara yang digunakan siswa  dengan kategori motivasi belajar sedang dapat  memenuhi 2 indikator kemampuan pemecahan masalah matematis yaitu memahami masalah dan menyusun rencana penyelesaian.