Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

RESPONSE OF TWO ACCETIONS OF ARTEMISIA PLANT (Artemisia annua L.) TO DIFFERENCES IN THE COMPOSITION OF GROWTH REGULATING SUBSTANCES IN VITRO Yuliani, Farida; Krestiani, Veronica; Rahayu, Kusuma
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 2, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v2i2.11642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon dua aksesi tanaman artemisia (Artemisia annua L.) terhadap kombinasi zat pengatur tumbuh dalam media kultur in vitro Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah aksesi tanaman Artemisia, yaitu aksesi berbatang ungu dan aksesi yang berbatang hijau. Faktor kedua adalah komposisi zat pengatur tumbuh (ZPT) dalam media MS, yang terdiri dari 4 faktor yaitu NAA 0,25 ppm + BAP 1,00 ppm; NAA 0,50 ppm + BAP 1,00 ppm; IBA 0,25 ppm + BAP 1,00 ppm; IBA 0,50 ppm + BAP 1,00 ppm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan aksesi berpengaruh terhadap regenerasi eksplan tanaman Artemisia dalam kultur in vitro. Aksesi berbatang hijau mampu menghasilkan tunas pada media MS + 0,25 ppm NAA + 1,00 ppm BAP dan mampu berakar pada medium MS + 0,50 ppm NAA + 1,00 ppm BAP, di lain pihak aksesi berbatang ungu , hanya dapat menghasilkan kalus pada semua perlakuan kombinasi ZPT yang diujikan. Komposisi ZPT berpengaruh pada kemunculan kalus dua aksesi tanaman Artemisia, tetapi tidak berpengaruhuntuk regenerasi selanjutnya. Tidak terdapat interaksi antara perbedaan aksesi dan komposisi ZPT terhadap regenerasi eksplan dua aksesi tanaman artemisia.
KAJIAN DOSIS PUPUK KANDANG SAPI DAN KONSENTRASI POC URIN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KAILAN (Brassica oleracea) Krestiani, Veronica; Supriyo, Hadi; Umam, Khoirul
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 1, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v1i2.8970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk kandang sapi dan konsentrasi POC urin kambing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleracea), dilaksanakan di Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus dengan ketinggian tempat 55 mdpl di atas permukaan laut, waktu pelaksanaan pada bulan April – Juli 2022. Percobaan faktorial berpola dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktor sebagai perlakuan dan tiga kali ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang sapi (K) terdiri dari tiga aras, yaitu  K1 15 ton/ha; K2 30 ton/ha dan K4 45 ton/ha sedangkan konsentrasi urin kambing (U) terdiri dari tiga aras, yaitu U1 10%; U2 20% dan U3 30%, sehingga terdapat sembilan kombinasi diulang tiga kali sebagai blok. Perlakuan dosis pupuk kandang sapi berpengaruh pada pertumbuhan yaitu pada tinggi tanaman umur 35 HST, jumlah daun umur 28 dan 35 HST, panjang akar tanaman, juga pada hasil yaitu bobot segar dan kering tanaman, sedangkan perlakuan konsentrasi POC urin kambing berpengaruh pada pertumbuhan yaitu pada tinggi tanaman pada umur 21, 28 dan 35 HST, jumlah daun umur 28, 35 HST,  panjang akar, juga berpengaruh pada hasil yaitu pada bobot segar dan kering tajuk, terdapat interaksi pada bobot kering tajuk, hasil tertinggi pada kombinasi perlakuan K3U3, yaitu 85,56 g/tanaman segar.
Pengaruh Dosis dan Frekuensi Pemberian Pupuk KCL Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau (Vigna radiata L) Krestiani, Veronica; Suharijanto, Suharijanto; Risqiyanto, Nanang Jalal
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 2, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v2i2.11709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis dan frekuensi pemberian pupuk kalium klorida terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Keben, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, dengan ketinggian tempat ± 15 mdpl pada bulan Juni 2023 sampai bulan Agustus 2023. Penelitian factorial berpola  Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Terdiri dari 2 (dua) faktor sebagai perlakuan, yaitu : faktor yang pertama adalah dosis (D) pupuk Kalium Klorida (KCl) sedangkan faktor kedua adalah frekuensi  pemberian pupuk. Dosis pupuk kalium klorida (KCl) 100 kg/ha berpengaruh terhadap jumlah cabang produktif dan jumlah polong hampa per tanaman, sedangkan frekuensi pemberian pupuk kalium klorida (KCl) tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau. Terdapat interaksi antara dosis dan frekuensi pemberian pupuk kalium klorida (KCl) pada tinggi tanaman umur 28 HST.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA HIJAU (Abelmoschus esculentus L.) TERHADAP KONSENTRASI DAN FREKUENSI PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) Alpandari, Heny; Krestiani, Veronica; Sari, Sindi Indah
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 3, No 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v3i1.13088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian plant growth promoting rhizobacteria (PGPR) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman okra hijau (Abelmoschus esculentus L.). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Klaling, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, pada bulan Februari sampai bulan Mei 2023. Penelitian faktorial berpola Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Terdiri dari 2 (dua) faktor sebagai perlakuan. Faktor yang pertama adalah konsentrasi (K) PGPR dengan 3 taraf perlakuan yaitu: K1(10ml/l), K2 (20ml/l), K3 (30ml/l). Faktor kedua adalah frekuensi pemberian PGPR dengan 2 taraf perlakuan yaitu: F1 (2 kali pemberian yaitu 1x pada masa vegetatif dan 1x masa generatif) dan F2 (4 kali pemberian yaitu 2x masa vegetatif dan 2x masa generatif). Parameter yang diamati meliputi: 1) tinggi tanaman, 2) umur berbunga, 3) jumlah buah per tanaman, 4) bobot buah per tanaman, 5) diameter buah, 6) panjang buah. Berdasarkan hasil penelitian, perlakuan K2F1 (20ml/l dengan 2x pemberian PGPR: 1x fase vegetative dan 1x fase generatif) memberikan pengaruh yang lebih baik pada parameter umur berbunga, bobot buah per tanaman dan diameter buah.
Penguatan Partisipasi Masyarakat dalam Program Penghijauan Pekarangan melalui Bantuan Bibit Buah di Desa Ploso Alpandari, Heny; Krestiani, Veronica; Fahira, Keke Tamara
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.18124

Abstract

Desa Ploso menghadapi permasalahan lingkungan akibat urbanisasi dan berkurangnya ruang hijau, yang berdampak pada peningkatan suhu mikroklimat serta menurunnya kualitas udara. Selain itu, kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan pekarangan sebagai ruang hijau produktif masih rendah. Oleh karena itu, program penghijauan melalui metode Tanaman Buah dalam Pot (Tabulampot) dilakukan sebagai solusi untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam penghijauan pekarangan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tiga tahap: (1) observasi dan koordinasi dengan mitra untuk memahami kondisi pekarangan dan kesiapan masyarakat, (2) pelaksanaan pelatihan yang mencakup edukasi, praktik budidaya tabulampot, dan distribusi bibit buah, serta (3) pendampingan dan evaluasi untuk memantau keberhasilan program. Hasil program menunjukkan bahwa mayoritas peserta memiliki motivasi tinggi dalam menerapkan metode tabulampot, dengan 70% peserta menunjukkan ketertarikan yang besar. Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penghijauan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dari hasil panen serta memperkuat interaksi sosial dalam komunitas. Kesimpulannya, program penghijauan pekarangan dengan metode tabulampot terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Keberlanjutan program ini memerlukan pendampingan serta dukungan dari pemerintah desa dan pihak terkait agar manfaatnya dapat terus dirasakan dalam jangka panjang.
RESPON TANAMAN KALE (Brassica oleracea var. acephala) TERHADAP FREKUENSI DAN KONSENTRASI POC LIMBAH CAIR TAHU SECARA HIDROPONIK Alpandari, Heny; Krestiani, Veronica; Abiyyu, Dhiaulhaq
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i2.4714

Abstract

Research regarding the use of liquid organic fertilizer from tofu waste has been carried out previously, both hydroponically and conventionally on several types of plants. Therefore, the aim of this research is to examine the response of Kale plants (Brassica oleracea var. acephala) to the frequency and concentration of giving liquid organic fertilizer from tofu waste hydroponically. This research used a Completely Randomized Design (CRD) which consisted of 2 factors and was repeated four times. The first factor is the frequency of administration 1x (7 dap), 2x (7 & 21 dap), 3x (7,21 and 30 dap). The second factor is concentrations of 25%, 50% and 75%. The parameters observed were plant height, number of leaves, root length, fresh weight and dry weight of the plant. The results obtained from this panel were that the frequency and concentration of liquid organic fertilizer of tofu liquid waste had an effect on all observation parameters, namely plant height, number of leaves, root length, fresh weight and dry weight of Kale plants. The treatment that gives better results is the frequency of administration 3 times with a concentration of 50%.