Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Transformasi Sampah Dapur Menjadi Pupuk Cair Melalui Edukasi Teknik Biopori Bagi Masyarakat Desa Citangtu Sebagai Solusi Pengelolaan Lingkungan Dan Peningkatan Nilai Ekonomi Rumah Tangga Suntini, Sun; Khoirotil Umath, Syamsiyatuz Zahroatul; Setyaningsih, Tutut Rahayu; Salsabilla, Viona
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i2.1150

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah organik rumah tangga, khususnya limbah dapur, masih menjadi tantangan di lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat Citangtu mengenai pembuatan pupuk cair dari limbah dapur menggunakan teknik biopori. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi langsung, dan pendampingan pembuatan lubang biopori sebagai media pengomposan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep biopori dan mempraktikkan pembuatan pupuk cair secara mandiri. Selain memberikan solusi pengelolaan sampah ramah lingkungan, kegiatan ini juga berpotensi meningkatkan nilai ekonomi rumah tangga melalui pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran lingkungan dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan sampah organik.
Pengembangan Kreativitas Seni Lukis Pada Media Totebag Di Sanggar Handjuang Art Desa Tundagan Suntini, Sun; Fadila, Nur; Oktaviana, Nur; Afifah, Nurul
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 2 (2025): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i2.1153

Abstract

Perkembangan kreativitas anak dalam bidang seni merupakan salah satu aspek penting dalam membentuk kemampuan berpikir kritis, daya imajinasi, dan kepercayaan diri sejak dini. Sayangnya, masih banyak anak-anak di wilayah pedesaan yang belum mendapatkan akses terhadap pendidikan seni yang mendorong ekspresi dan eksplorasi kreatif. Sebagai respon terhadap kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Sanggar Handjuang Art, Desa Tundagan, dengan tujuan untuk mengembangkan kreativitas seni lukis anak melalui media totebag. Kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Sanggar Handjuang Art mampu merancang strategi pembelajaran dan metode yang efektif untuk menumbuhkan kreativitas anak dalam kelas melukis. Melalui proses melukis di atas media totebag, anak-anak menunjukkan peningkatan dalam kepercayaan diri, imajinasi, dan kemampuan berpikir kritis. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa sanggar berperan penting dalam mendukung tumbuhnya minat dan kemampuan anak dalam bidang seni lukis, serta memberikan ruang positif bagi pengembangan daya berimajinasi mereka.
Pengelolaan Limbah Dapur Menjadi Produk Bermanfaat: Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan di Kalangan Ibu-Ibu Desa Citangtu Suntini, Sun; Hasanah, Uswatun; Hure, Valentino Moat; Herlensi, Veza Liana
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 3 (2025): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i3.1155

Abstract

Masalah pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan serius di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan yang belum memiliki sistem pengolahan mandiri. Provinsi Jawa Barat, termasuk Kabupaten Kuningan, menyumbang volume limbah domestik yang signifikan, didominasi oleh limbah dapur organik. Di Desa Citangtu, sebagian besar limbah dapur dibuang begitu saja, tanpa dimanfaatkan kembali. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan warga, khususnya ibu rumah tangga, dalam mengolah limbah dapur menjadi pupuk cair organik yang bermanfaat untuk tanaman. Pelatihan dilaksanakan dalam satu hari dengan melibatkan 47 peserta. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan diskusi partisipatif. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan refleksi hasil praktik. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta dalam memproduksi pupuk cair dari limbah dapur rumah tangga. Kegiatan ini juga berhasil menghasilkan produk berupa pupuk cair organik yang dapat langsung digunakan untuk tanaman dan berpotensi menjadi produk bernilai ekonomis. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi aplikatif berbasis komunitas efektif untuk mendorong pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan dan produktif di tingkat rumah tangga.
Metode Mendongeng Untuk Meningkatkan Minat Berliterasi Anak Di Desa Pamulihan Dewi, Figiati Indra; Hamidah, Ida; Suntini, Sun
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 3 No. 3 (2025): Renata - Desember 2025
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.255

Abstract

Literasi menjadi elemen penting dalam meningkatkan kualitas hidup individu, meliputi kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis. Namun, minat membaca di Indonesia masih tergolong rendah khsusunya anak-anak di Desa Pamulihan. Permasalahan yang ditemukan, anak-anak di Desa Pamulihan lebih tertarik menggunakan ponsel daripada membaca, dan pemahaman pentingnya literasi di kalangan orang tua juga masih minim. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak-anak melalui metode mendongeng yang melibatkan orang tua. Kegiatan ini meliputi penyuluhan tentang pentingnya literasi, cara mendongeng, kiat-kiat dalam mendongeng yang menarik, dan praktik mendongeng yang sesuai dengan teori Agustin dkk, yaitu dengan menggunakan teknik pre-reading, tanpa memperpendek atau memanjangkan teks buku. Selama tiga hari, kegiatan dilakukan melalui penjelasan teori, praktik mendongeng, serta evaluasi di hari terakhir. Mahasiswa juga turut membimbing anak-anak dalam kegiatan literasi membaca dan menulis melalui pendekatan yang menyenangkan seperti permainan dan tebak-tebakan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan 100% peserta telah memahami pentingnya literasi dan cara mendongeng, 80% peserta sudah merasa percaya diri dalam mendongeng, sisanya masih merasa malu. Kemudian 80% peserta telah mampu menerapkan intonasi, ekspresi, dan gesture dalam mendongeng, sisanya masih merasa canggung. Selanjutnya, 100% para peserta sudah mulai mencoba mendongeng di rumah bersama dengan anak-anak mereka dan hal ini berdampak pada berkurangnya intensitas anak-anak untuk bermain ponsel. Ketika kegiatan telah berakhir, pendampingan tetap dilakukan selama satu bulan untuk memantau kebiasaan berliterasi dan mendongeng di rumah. Selain untuk meningkatkan minat berliterasi, kegiatan ini juga berkontribusi pada pembentukan budaya membaca yang lebih baik, dan mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)