Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Warta Pengabdian

The Branding of Jember Tape Chips Products Through Audio Visual Ads Fajar Aji; Dwi Haryanto
Warta Pengabdian Vol 13 No 2 (2019): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v13i2.9439

Abstract

Jember is a district with the geographical conditions of mountains, agriculture, and plantations. The connection between these three characteristics gave birth to a diversity of arts, languages, tourism, and culinary. Utilization of the agricultural sector, especially in the Ajung sub-district, there are people in this area who rely heavily on natural resources, especially in agricultural and plantation resources. This beneficial natural potential makes the people in Ajung Subdistrict, especially in Pancakarya Village, much to build a home industry for processing agricultural products in the form of tape industry. The problem faced by partners is the lack of familiarity of products that are widely owned, thus causing the partner's economy to not be optimal. This problem is the basis of the service program proposed by the proponent to strive to increase the marketing of tape chips. Based on the specific targets to be achieved, the main purpose of the community service activities proposed is to strengthen the brand image of the chips product through audio-visual advertising. The method of implementing this service program is adjusted to the standard operating procedure for making audiovisual works consisting of stages: 1) pre-production consisting of idea-finding, planning, and preparation; 2) production; and 3) post-production. The results of audio-visual advertising of tape chips are expected to be a promotional media for products owned by Koplak Food Homemade Industry so that they can be widely known to the public and build brand image products for tape chips.
Optimalisasi Potensi Kuliner Desa Sukosari Kidul Melalui Pasar Lereng Raung Rokhani Rokhani; Fajar Aji; Anwar Anwar; Ali Badrudin
Warta Pengabdian Vol 17 No 1 (2023): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v17i1.37219

Abstract

Desa Sukosari Kidul, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso memiliki potensi alam, kesenian, dan kuliner yang dapat saling terkait satu dengan lainnya menjadi konsep wisata yang sangat menarik. Hal ini terbukti tahun 2022 Desa Wisata Tirta Agung desa Sukosari Kidul menjadi juara 2 kategori Desa Wisata Rintisan ADWI 2022. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung terciptanya desa budaya di Desa Sukosari Kidul dengan mengangkat potensi kuliner. Pelaksanaan program pengandian ini berkolaborasi dengan POKDARWIS, UMKM dan Masyarakat Desa Sukosari Kidul yang bergerak dibidang kuliner dan kesenian. Realisasi pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dengan mengadakan FGD untuk pemetaan permasalahan, Pendampingan dalam penyusunan desain kegiatan, Realisasi kegiatan, dan evaluasi. Adapun hasil yang dicapai yaitu terlaksanakannya launching pasar lereng raung etalase produk kuliner Desa Sukosari Kidul.
Optimalisasi Wisata Teduh Glamping Melalui Manajemen, Promosi, dan Inovasi Kuliner Anwar, Anwar; Aji, Fajar; Amilia, Winda; Paramita, Cempaka
Warta Pengabdian Vol 18 No 2 (2024): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v18i2.44406

Abstract

Wisata Teduh Glamping merupakan potensi alam yang telah direalisasikan menjadi objek wisata oleh masyarakat Desa Sumberwringin Kabupaten Bondowoso. Keberadaan wisata ini melengkapi Kawasan Raung Ijen Sumberwringin Agropolitan (RAISA). Program pengabdian kepada masyarakat di objek wisata Teduh Glamping bertujuan untuk mendukung pengembangan objek wisata tersebut supaya memiliki SDM dan manajemen yang profesional dalam mengelola potensi wisata yang dimiliki. Program pengabdian masyarakat tersebut diimplementasikan dalam bentuk FGD terkait pengembangngan objek wisata, pendampingan kelembagaan, pemberian bantuan fisik, pelatihan manajemen bisnis, penguatan strategi promosi, inovasi produk kuliner, serta evaluasi kegiatan. Hasil yang dicapai yaitu keberadaan objek wisata Teduh Glamping memiliki SDM dan manajemen pengelolaan wisata yang professional, sehingga keberadaan objek wisata ini diharapkan dapat memberikan dampak positif di bidang ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan khususnya bagi masyarakat Desa Sumberwringin.