Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

MODIFIKASI ANT COLONY OPTIMIZATION BERDASARKAN GRADIENT UNTUK DETEKSI TEPI CITRA Liantoni, Febri; Suciati, Nanik; Fatichah, Chastine
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.421 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v6i3.435

Abstract

Abstract. Ant Colony Optimization (ACO) is an optimization algorithm which can be used for image edge detection. In traditional ACO, the initial ant are randomly distributed. This condition can cause an imbalance ants distribution. Based on this problem, a modified ant distribution in ACO is proposed to optimize the deployment of ant based gradient. Gradient value is used to determine the placement of the ants. Ants are not distributed randomly, but are placed in the highest gradient. This method is expected to be used to optimize the path discovery. Based on the test results, the use of the proposed ACO modification can obtain an average value of the Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) of 12.724. Meanwhile, the use of the traditional ACO can obtain an average value of PSNR of 12.268. These results indicate that the ACO modification is capable of generating output image better than traditional ACO in which ants are initially distributed randomly.Keywords: Ant Colony Optimization, gradient, Edge Detection, Peak Signal to Noise Ratio Abstrak. Ant Colony Optimization (ACO) merupakan algoritma optimasi, yang dapat digunakan untuk deteksi tepi pada citra Pada ACO tradisional, semut awal disebarkan secara acak. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan distribusi semut. Berdasarkan permasalahan tersebut, modifikasi distribusi semut pada ACO diusulkan untuk mengoptimalkan penempatan semut berdasarkan gradient. Nilai gradient digunakan untuk menentukan penempatan semut. Semut tidak disebar secara acak akan tetapi ditempatkan di gradient tertinggi. Cara ini diharapkan dapat digunakan untuk optimasi penemuan jalur. Berdasarkan hasil uji coba, dengan menggunakan ACO modifikasi yang diusulkan dapat diperoleh nilai rata-rata Peak Signal to Noise Ratio (PSNR) 12,724. Sedangkan, menggunakan ACO tradisional diperoleh nilai rata-rata PSNR 12,268. Hasil ini menunjukkan bahwa ACO modifikasi mampu menghasilkan citra keluaran yang lebih baik dibandingkan ACO tradisional yang sebaran semut awalnya dilakukan secara acak.Kata Kunci: Ant Colony Optimization, gradient, deteksi tepi, Peak Signal to Noise Ratio
PERBAIKAN KONTRAS CITRA MAMMOGRAM PADA KLASIFIKASI KANKER PAYUDARA BERDASARKAN FITUR GRAY-LEVEL CO-OCCURRENCE MATRIX Liantoni, Febri; Santoso, Agus
SINTECH (Science and Information Technology) Journal Vol 3 No 1 (2020): SINTECH Journal Edition April 2020
Publisher : LPPM STMIK STIKOM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.47 KB) | DOI: 10.31598/sintechjournal.v3i1.528

Abstract

In this era to recognize breast tumors can be based on mammogram images. This method will expedite the process of recognition and classification of breast cancer. This research was conducted classification techniques of breast cancer using mammogram images. The proposed model targets classification studies for cases of malignant, and benign cancer. The research consisted of five main stages, preprocessing, histogram equalization, convolution, feature extraction, and classification. For preprocessing cropping the image using region of interest (ROI), for convolution, median filter and histogram equalization are used to improve image quality. Feature extraction using Gray-Level Co-Occurrence Matrix (GLCM) with 5 features, entropy, correlation, contrast, homogeneity, and variance. The final step is the classification using Radial Basis Function Neural Network (RBFNN) and Support Vector Machine (SVM). Based on the hypotheses that have been tested and discussed, the accuracy for RBFNN is 86.27%, while the accuracy for SVM is 84.31%. This shows that the RBFNN method is better than SVM in distinguishing types of breast cancer. These results prove the process of improving image construction using histogram equalization and the median filter is useful in the classification process.
Pengembangan Metode Ant Colony Optimization Pada Klasifikasi Tanaman Mangga Menggunakan K-Nearest Neighbor Liantoni, Febri; Hermanto, Luky Agus
Jurnal Buana Informatika Vol 8, No 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.249 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v8i4.1443

Abstract

Abstract. Leaf is one important part of a plant normally used to classify the types of plants. The introduction process of mango leaves of mangung and manalagi mango is done based on the leaf edge image detection. In this research the conventional edge detection process was replaced by ant colony optimization method. It is aimed to optimize the result of edge detection of mango leaf midrib and veins image. The application of ant colony optimization method successfully optimizes the result of edge detection of a mango leaf midrib and veins structure. This is demonstrated by the detection of bony edges of the leaf structure which is thicker and more detailed than using a conventional edge detection. Classification testing using k-nearest neighbor method obtained 66.67% accuracy.Keywords: edge detection, ant colony optimization, classification, k-nearest neighbor.Abstrak. Pengembangan Metode Ant Colony Optimization Pada Klasifikasi Tanaman Mangga Menggunakan K-Nearest Neighbor. Daun merupakan salah satu bagian penting dari tanaman yang biasanya digunakan untuk proses klasifikasi jenis tanaman. Proses pengenalan daun mangga gadung dan mangga manalagi dilakukan berdasarkan deteksi tepi citra struktur tulang daun. Pada penelitian ini proses deteksi tepi konvensional digantikan dengan metode ant colony optimization. Hal ini bertujuan untuk optimasi hasil deteksi tepi citra tulang daun mangga. Penerapan metode ant colony optimization berhasil mengoptimalkan hasil deteksi tepi struktur tulang daun mangga. Hal ini ditunjukkan berdasarkan dari hasil deteksi tepi citra struktur tulang daun yang lebih tebal dan lebih detail dibandingkan menggunakan deteksi tepi konvensional. Pengujian klasifikasi dengan metode k-nearest neighbor didapatkan nilai akurasi sebesar 66,67%.Kata Kunci: deteksi tepi, ant colony optimization, klasifikasi, k-nearest neighbor.
KLASIFIKASI KEMATANGAN SEMANGKA BERDASARKAN EKSTRAKSI CIRI STATISTIK ORDER PERTAMA DENGAN EKUALISASI HISTOGRAM Liantoni, Febri; Nugroho, Hendro
Informatika Pertanian Vol 28, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21082/ip.v28n1.2019.p43-48

Abstract

Semangka (Citrullus Lanatus Tunb) merupakan tanaman buah yang banyak disukai di Indonesia. Kematangan semangka bisa dibedakan berdasarkan tekstur kulit semangka. Adanya kemiripan tekstur kulit semangka mengakibatkan orang kesulitan dalam mengidentifikasi tingkat kematangan semangka yang matang dan belum matang. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini dilakukan untuk proses klasifikasi berdasarkan tekstur kulit buah semangka. Ekstraksi ciri statistik orde pertama digunakan sebagai metode untuk mengenali kematangan semangka dari segi tekstur kulit buah dalam proses klasifikasi. Parameter yang digunakan yaitu mean, varians, skewness dan kurtosis. Berdasarkan nilai ekstraksi ciri statistik tersebut, kemudian dijadikan acuan proses klasifikasi menggunakan metode k-nearest neighbor dan naïve bayes. Data dalam penelitian ini sejumlah 100 citra, dimana 70 untuk data training dan 30 untuk data testing. Dari hasil pengujian klasifikasi kematangan semangka menggunakan K-Nearest Neighbor diperoleh 26 data sesuai dengan tingkat akurasi 86.66%, sendangkan menggunakan Naïve Bayes diperoleh 27 data sesuai dengan tingkat akurasi 90%.Kata-Kata Kunci: semangka, ciri statistik orde pertama, K-Nearest Neighbor, Naïve Bayes.
Pengenalan karakter angka menggunakan metode Integral Proyeksi Liantoni, Febri
Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Vol 3, No 2 (2017): July
Publisher : Information Systems - Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/register.v3i2.706

Abstract

 Saat ini dengan kemajuan teknologi membuat komputer memiliki kemampuan komputasi yang lebih tinggi untuk meningkatkan kemampuan dalam pengolahan data. Kemajuan teknologi ini juga berimbas pada kemampuan teknologi citra digital yang berhubungan dengan pengenalan karakter angka yang merupakan bagian dari pengenalan pola. Pengenalan karakter penting untuk pengolahan informasi yang memungkinkan proses identifikasi secara cepat dan otomatis. Pada penelitian ini dilakukan proses pengenalan karakter angka menggunakan metode Integral Proyeksi. Alasan menggunakan metode integral proyeksi karena mempunyai kelebihan pemrosesan yang sederhana dan cepat dalam mengidentifikasi suatu citra digital. Integral Proyeksi yang digunakan yaitu Integral Proyeksi vertikal dan Integral Proyeksi horisontal. Hasil penelitian menunjukkan pengenalan karakter angka mampu mengenali karakter dengan benar jika hasil praproses menghasilkan gambar yang baik. Pengenalan karakter angka akan kurang sempurna jika gambar yang diproses tidak baik, hal ini dikarenakan metode Integral Proyeksi bekerja dengan menghitung jumlah piksel tiap gambar untuk mengenai nilai gambar tersebut. Pengujian pengenalan karakater angka yang dilakukan terdapat 20 gambar uji menghasilkan nilai akurasi sebesar 65%.    Nowadays with the advancement of technology makes computers have higher computing capabilities to improve the capability of data processing. Advances in technology have also affected the ability of digital image technology related to the introduction of alphanumeric characters that are part of pattern recognition. Character recognition is important for information processing that allows rapid identification process automatically. In this research, numeric character recognition process using integral projection method. Reasons for using integral projection method for processing has the advantage of a simple and quick in identifying a digital image. The integral projection used is vertical projection and horizontal projection. The results showed numeric character recognition could recognize the characters correctly if the results of preprocessing produce good images. The introduction of the characters will be less than perfect if the images are processed is not good, this is because the integral projection method works by counting the number of pixels for each image to the value of the image. Testing the result of recognition from 20 image which is on dataset has been built to get accuracy value about 65%.
Peningkatan HSV dan Haar-Like Feature pada Aplikasi Identifikasi Kematangan Buah Tomat Berbasis Android Liantoni, Febri; Prakisya, Nurcahya Pradana Taufik; Aristyagama, Yusfia Hafid
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.051 KB) | DOI: 10.26418/justin.v9i1.42469

Abstract

Tomat adalah buah yang terkenal karena memiliki banyak nutrisi penting dan bermanfaat seperti antioksidan, vitamin C dan A untuk makanan sehari-hari manusia. Memetik tomat dengan tangan merupakan pekerjaan yang berat dan memakan waktu. Karena itu, untuk mengatasi masalah ini, tomat perlu diambil secara otomatis dengan bantuan teknologi. Baru-baru ini otomatisasi panen buah memperoleh popularitas besar. Untuk memandu robot pemanen mengambil buah dengan benar, penting untuk mendeteksi dan menemukan lokasi buah matang merah dengan benar. Maka dibutuhkan aplikasi untuk identifikasi kematangan buah tomat. Dalam penelitian ini, algoritma pendeteksian tomat matang berdasarkan ruang warna HSV (Hue, Saturation, Value) yang ditingkatkan dengan haar-like feature.  Metode ini diterapakan pada aplikasi berbasis android. Pada tahap pertama, transformasi HSV digunakan untuk menghilangkan latar belakang dan hanya mendeteksi tomat merah. Kemudian operasi morfologis diterapkan untuk memodifikasi buah yang terdeteksi. Hasil penelitian mampu mendeteksi tomat matang merah dengan peningkatan HSV dan haar-like feature.
Level of Difficulty in Developing Android-Based Learning Media Setiyani, Susanti; Liantoni, Febri; Hatta, Puspanda
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v11i2.57698

Abstract

One of the teacher's competencies is designing and producing learning media; there are various types of learning media, one of which is Android-based. A complex relationship between technology and theory drives the development domain, including design, production, and delivery functions. This research aims to analyze the difficulty level in developing Android-based learning media. The subjects of this research were 30 PTIK students who had developed Android learning media and user testing. Data collection was carried out using research instruments in the form of questionnaires. The data obtained was analyzed using descriptive statistics and then categorized into three development difficulty levels: high, medium, and low. The results of the analysis show that the student's level of difficulty is in the medium category with a percentage of 77%, where the highest level of difficulty is in the developing aspect with a high category percentage of difficulty of 13%, in the design aspect it is 10%, the analysis aspect is 7%, the implementation aspect is 7%, Meanwhile, in the evaluation aspect, there were no students with difficulties in the high category. The research concludes that development difficulties lie in activities in development software, such as the asset upload process, and are then related to understanding the programming structure and the ability to provide development needs, such as test equipment and suitability of device specifications.
DETEKSI CITRA PORNOGRAFI MENGGUNAKAN SKIN COLOR DETECTION DAN EIGENPORN BERDASARKAN RUANG WARNA YCbCr Liantoni, Febri; Wahyudi, Yusuf Rois
Jurnal Mnemonic Vol 5 No 2 (2022): Mnemonic Vol. 5 No. 2
Publisher : Teknik Informatika, Institut Teknologi Nasional malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/mnemonic.v5i2.4832

Abstract

Penggunaan pornografi adalah pengalaman gender yang dimulai pada masa remaja awal. Meskipun faktor penggunaan pornografi bervariasi di seluruh konteks sosial, paparan pornografi telah menjadi bagian normatif dari perkembangan seksualitas remaja. Dengan menjamurnya gambar-gambar porno di Internet, penting untuk mendeteksi gambar-gambar porno secara otomatis dengan menganalisis konten gambar. Sebagian besar sistem deteksi tradisional didasarkan pada fitur tingkat rendah dan menghasilkan banyak kesalahan positif karena gambar yang mengandung wilayah besar dengan warna seperti kulit. Pada penelitian ini, dilakukan deteksi citra pornografi menggunakan skin color detection yang ditambahkan eigenporn berdasarkan ruang warna YCbCr. Berdasarkan pengujian yang dilakukan dengan 150 data uji dengan pembagian 2 type citra yaitu citra pornografi dan citra non pornografi, diperoleh akurasi sebesar 80.5%. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa metode yang dilakukan berkinerja baik pada berbagai data pengujian, khususnya pada gambar yang berhubungan dengan manusia.
Analisis Klasifikasi 7 Jenis Dry Beans dengan Penerapan Metode Naïve Bayes Liantoni, Febri; Sukmaningrum, Agy Hafidzah; Qurin, Milani Tanya; Putri, Nanditya Vianti
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/justin.v12i2.73034

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengklasifikasikan jenis Dry Beans dengan menggunakan algoritma Naïve Bayes dengan bantuan alat analisis data RapidMiner. Dataset yang terlibat mencakup sejumlah atribut, termasuk Area, Perimeter, MajorAxisLength, MinorAxisLength, AspectRation, Eccentricity, ConvexArea, EquivDiameter, Extent, Solidity, Roundness, Compactness, ShapeFactor2, ShapeFactor3, ShapeFactor4, serta atribut target Class yang menunjukkan jenis Dry Beans. Dataset ini dibagi menjadi dua bagian: data training sebanyak 9528 data dan data uji sebanyak 4083 data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model klasifikasi Naïve Bayes berhasil mencapai tingkat akurasi sebesar 90.01% dalam mengklasifikasikan jenis Dry Beans. Hasil ini menandakan bahwa model tersebut memiliki kemampuan yang baik dalam membuat prediksi yang sesuai dengan data asli. Dengan demikian, analisis ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam identifikasi, manajemen, dan pemanfaatan jenis-jenis Dry Beans secara efisien.
Identifikasi Penyakit Daun pada Tanaman Padi Menggunakan Ekstraksi Fitur Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dan Metode K-Nearest Neighbour (KNN) Rustanto, Diki Wahyudi; Liantoni, Febri; Prakisya, Nurcahya Pradana Taufik
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/justin.v12i1.69752

Abstract

Negara Indonesia merupakan salah satu negara agrikultur, di mana bidang pertanian berperan penting dalam menjaga keberlangsungan hidup. Hal ini dikarenakan, sebagian besar masyarakat Indonesia menggunakan beras sebagai bahan pangan pokok mereka. Sedangkan ketersedian bahan pangan pokok masyarakat sudah berkurang, karena adanya alih fungsi lahan-lahan pertanian menjadi perumahan, industry, dan lain-lain. Bukan hanya itu saja, permasalahan lain yang dapat menurunkan ketersediaan bahan pangan yaitu seperti, kondisi iklim atau cuaca, system pengairan, serangan hama dan masih banyak lagi permasalahan yang dapat mengakibatkan panen menjadi kurang maksimal. Penggunaan teknologi dalam bidang pertanian seharusnya menjadi lebih mudah dan membantu para petani dalam mendeteksi penyakit yang menyerang daun padi. Karena itu, deteksi dan klasifikasi hama pada daun padi perlu dilakukan untuk mengevaluasi akurasi, presisi, dan recall menggunakan perhitungan matriks kebingungan (confusion matrix) dengan menerapkan algoritma K-Nearest Neighbors (KNN). Dari hasil klasifikasi tersebut menghasilkan nilai akhir akurasi paling tinggi yaitu sebesar 73% pada jarak piksel (d) yaitu 5 dan nilai tetangga (k) yaitu 3 pada offset 0 °. Hal ini menunjukkan bahwa algoritma KNN cukup baik dalam melakukan klasifikasi.