Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI EVAKUASI MANDIRI TERHADAP KESIAPSIAGAAN MAHASISWA TERHADAP BENCANA GEMPA BUMI suparmanto, gatot suparmanto; Wulandari, Ika Subekti
Viva Medika Vol 15 No 01 (2021)
Publisher : Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/vm.v15i01.673

Abstract

Indonesia is one of the countries that has experienced natural disasters due to Indonesia's geographic conditions which are included in the Ring of fire or a series of active volcanoes which often result in volcanic earthquakes and tectonic earthquakes that can cause property and life losses. This condition makes all elements of society obliged to know about preventive measures in disaster conditions, especially earthquake disasters, one of the prevention of the number of casualties during an earthquake disaster is by means of independent evacuation. The community's lack of understanding about the handling of independent evacuation, especially when an earthquake disaster can cause casualties. Students must also have an understanding of self-evacuation in order to improve preparedness and provide knowledge to the wider community. So this research is to determine the effect of independent evacuation training on earthquake disaster preparedness by using a research sample of 110 students conducted in august 2020 by following health protocol because it is still a covid pandemic 19. This type of research is a quasi experimental design with one group pre and posttest with data analysis methods using Wilcoxon showing the p value = 0.000 (p value <0.05) with the results of the research showing that before training was not ready 75%, less ready 35%, ready 0%, and after training the category of not ready is 0%, 14 people are not ready or 13%, and those who are ready are 96 respondents or 86%. So showing independent evacuation training can improve student preparedness against earthquakes.
STORYTELLING DENGAN BONEKA JARI UNTUK MENURUNKAN TINGKAT NYERI PEMASANGAN INFUS PADA ANAK PRA SEKOLAH Wulandari, Ika Subekti; Setyaningsih, Endar; Nurul Afni, Anissa Cindy
Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah Vol. 7 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan 'Aisyiyah
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.094 KB) | DOI: 10.33867/jka.v7i1.175

Abstract

Pada masa perawatan di rumah sakit, anak prasekolah dapat mengalami hospitalisasiakibat adanya tindakan invasif seperti pemasangan infus. Pemasangan infus merupakantindakan yang sering menimbulkan nyeri pada anak. Diperlukan terapi nonfarmakologidengan teknik distraksi bercerita agar anak bisa lebih kooperatif dalam pemasangan infus.Storytelling dengan boneka tangan dapat menurunkan nyeri fisiologis, stres dan kecemasandalam mengalihkan perhatian seseorang dari nyeri. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui pengaruh metode storrytelling dengan boneka jari terhadap tingkat nyerianak usia prasekolah saat pemasangan infus di rawat inap Puskesmas Weru. Penelitian iniadalah quasi eksperimental design dengan rancangan post test only design. Pengambilansampel dengan incidental sampling sejumlah 19 anak kelompok perlakuan dan 19 anakkelompok kontrol. Tingkat nyeri diukur dengan wong-baker faces pain rating scale. Analisisdata menggunakan uji mann withney. Hasil uji analisis mann withney didapatkan nilai pvalue 0,000 artinya ada perbedaan tingkat nyeri antara kelompok perlakuan dan kelompokkontrol. Kesimpulannya adalah ada pengaruh memberikan perlakuan strorytelling denganboneka jari terhadap tingkat nyeri anak usia prasekolah saat pemasangan infus. Bagiperawat atau tenaga kesehatan lainnya diharapkan untuk melakukan teknik distraksibercerita sebagai terapi nonfarmakologi saat melakukan tindakan invasif agar tingkat nyerianak lebih rendah atau berkurang.
Penguatan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Pada Siswa melalui Pendekatan Project Based Learning Wulandari, Ika Subekti; Hamida, Hairunnisa; Azizah, Laila Nur; Wijaya, Najwa Angelina; Karticandra, Noviyanti; Hidayati, Rahma Nur; Anindya SM, Sabrina
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.24489

Abstract

ABSTRAK Kabupaten Gunungkidul merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan gempa bumi tinggi, sehingga diperlukan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat khususnya di lingkungan sekolah. Kegiatan edukasi tanggap darurat bencana gempa bumi di SMPN 1 Semin bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran siswa dalam menghadapi situasi darurat melalui pendekatan Project based learning. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, simulasi evakuasi, diskusi interaktif, dan praktik lapangan dengan pengukuran efektivitas melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman siswa sebesar 80% serta perubahan sikap menjadi lebih tanggap, tenang, dan peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan sekolah. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pendekatan edukasi interaktif efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana di kalangan siswa. Disarankan agar kegiatan serupa dilaksanakan secara rutin dan diperluas ke sekolah lain di wilayah rawan gempa untuk memperkuat budaya sadar bencana sejak dini. Kata Kunci: Edukasi Bencana, Kesiapsiagaan, Gempa Bumi, Project Based Learning.  ABSTRACT Gunungkidul District was known as an earthquake-prone area; therefore, it was essential to enhance community preparedness, especially in school environments. The earthquake emergency education program at SMPN 1 Semin aimed to improve students’ knowledge, skills, and awareness in responding to emergencies through the Project based learning approach. The methods included counseling, evacuation simulations, interactive discussions, and field practices, with effectiveness measured using pre- and post-tests. The results showed an average 80% increase in students’ understanding and significant behavioral improvements in alertness, calmness, and concern for safety. It was concluded that the interactive educational approach effectively enhanced disaster preparedness among students. It is recommended that similar programs be conducted regularly and expanded to other schools in disaster-prone areas to strengthen disaster awareness and resilience from an early age. Keywords: Disaster Education, Preparedness, Earthquake, Project Based Learning.