Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Tingkat Kecemasan Pre Operasi Katarak Ristatnti, Puji; Sukesi, Niken; Kustriyani, Menik
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i4.2599

Abstract

Katarak masalah kesehatan yang dialami lansia ≥50 tahun. Operasi katarak menjadi salah satu intervensi yang paling efektif untuk mengatasi gangguan penglihatan akibat glaucoma pada usia lanjut. Pengambilan keputusan ini tidak mampu dilakukan oleh semua individu, sebab melakukan operasi adalah keputusan yang besar sehingga rentan muncul perasaan cemas sebelum menjalani tindakan tersebut. Kecemasan pre operasi merupakan perasaaan gelisah, takut, dan bingung yang dialami oleh individu sebelum menjalani tindakan operasi, sebab operasi merupakan serangkaian kegiatan yang kompleks. Dseling atau bimbingan untuk membantu pasien mengurangi kecemasan dan perasaan takut yang dialami pasien sebelum melakukan prosedur operasi sebagai upaya pendekatan dan membangun hubungan saling percaya antara perawat dengan pasien melalui komunikasi terapeutik. Tujuan: Mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan penurunan kecemasan pasien pre operasi katarak. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain asosiatif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik total sampling dan sampel sebanyak 45 orang. Pengambilan data menggunakan kuisoner kecemasan HARS tidak dilakukan uji validitas dan reliabilitas karena sudah baku dan kuesioner komunikasi terapeutik uji validitasnya >0,483 uji reliabilitas 0.976. Analisis yang digunakan uji Spearmen Rank Rho. Hasil: Ada hubungan antara komunikasi terapeutik dnegan tingkat kecemasan pasien pre-operasi katarak diruang bedah sentral. Kesimpulan: Ada hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Tingkat Kecemasan Pre Operasi Katarak dengan kekuatan hubungan cukup dan ke arah positif.
MANAJEMEN NYERI NONFARMAKOLOGI PADA PASIEN KANKER Supriyanti, Endang; Kustriyani, Menik
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 5, No 2 (Sept) (2023): Jurnal implementasi pengabdian masyarakat kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v5i2.112

Abstract

Pasien kanker pada stadium awal hampir tidak memiliki gejala yang spesifik, bahkan pasien tidak menyadari pertumbuhan dan penyebaran kanker. Namun akibat efek metastase dan terapi kanker, berbagai masalah sekunder dapat terjadi antara lain infeksi, penurunan sel darah putih, perdarahan, kelainan kulit, masalah gizi, nyeri, kelelahan, stress psikis dan sosiospiritual. Pasien kanker di RSP IZI Jawa Tengah juga mengeluhkan nyeri akibat terapi kanker yang mereka jalani saat ini. Oleh karena itu, diperlukan teknik manajemen nyeri farmakologis dan nonfarmakologi. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan teknik manajemen nyeri non farmakologis pada pasien kanker di RSP IZI Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan yang meliputi pemberian penyuluhan kesehatan, demonstrasi dan pendampingan mengenai penatalaksanaan nyeri non farmakologi. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan tentang manajemen nyeri non farmakologi serta peningkatan kemampuan penerapan teknik manajemen nyeri non farmakologi untuk mengurangi keluhan nyeri pada pasien kanker di RSP IZI Jawa Tengah. Berdasarkan hasil tersebut, diharapkan pengelola RSP IZI Jawa Tengah menyusun jadwal latihan manajemen nyeri dan memfasilitasi fasilitas audiovisual agar pasien kanker dapat menerapkan manajemen nyeri non farmakologi secara mandiri