Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Komunikasi Pokmas (Program Masyarakat) Ulak Kuto dalam Pemberdayaan Peternak Kerbau di Desa Bangsal Kecamatan Pampangan Kabupaten OKI Annisa, Annisa; Murdiati, Eni; Isnaini, Mohd.Aji
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 2 (2024): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i2.2302

Abstract

Pokmas (Program Masyarakat) ulak kuto desa bangsal yang menghasilkan sebuah produk berupa gulo puan, yoghurt dan sabun kecantikan. Produk in sudah berhasil di kenal oleh berbagai kalangan yang dipromosikan melalui stakeholder. Strategi komunikasi yang digunakan pokmas ini melalui stakeholder sangat memudahkan pokmas untuk memperluas jaringan kepada masyarakat luar. Tetapi yang menjadi faktor penghambat bagi pokmas adalah kurangnya sember daya manusia untuk membantu pokmas dalam keberhasilan produk-produknya. Stakeholder bagi pokmas ini masih terlalu sedikit untuk kalangan masyarakat luar sehingga masih membutuhkan sumber daya manusia lebih banyak lagi terutama kalangan masyarakat sekitar desa bangsal. Dengan penelitian yang berjudul “strategi komunikasi pokmas dalam pemberdayaan peternak kerbau di desa bangsal kecamatan pampangan kabupaten OKI” metode penelitian dalam skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan cara, observasi, dan wawancara. Subjek dari penelitian ini adalah ketua pokmas, bendahara, dan jajaran pokmas desa bangsal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pokmas dalam menyampaikan pesan kepada konsumen. Hasil penelitian ini bahwa pokmas menyampaikan pesan kepada konsumen melalui stakeholder yang ada di luar pokmas itu sendiri seperti masyarakat desa tersebut yang berada di luar kota Palembang.
Komunikasi Persuasif Tokoh Adat dalam Mempertahankan Sejarah Desa Lesung Batu Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Musi Rawas Utara Sumatera Selatan Muntasir, Rigal; Murdiati, Eni; Muzaiyanah, Muzaiyanah
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i3.2456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi persuasif Tokoh Adat dalam mempertahankan sejarah Desa Lesung Batu beserta efeknya. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (Field Reseacrh) yaitu pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam konteks komunikasi, keterlibatan relasi sejarah masa silam dipengaruhi oleh adanya komunikasi persuasif untuk mempengaruhi sikap seseorang. Komunikasi persuasif merupakan komunikasi yang bertujuan untuk mengubah atau memengaruhi kepercayaan, sikap, dan prilaku seseorang sehingga bertindak sesuai dengan apa yang diharapkan komunikator untuk tetap menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah tersebut, tokoh adat dinilai mampu melestarikan benda bersejarah tersebut, karena lembaga ini hadir khusus mengkaji dan melestarikan benda bersejarah di desa Lesung Batu. Dari itu, sehingga peninggalan-peninggalan yang masih tersisa dapat dijaga dan dilestarikan sesuai tujuan utama lembaga ini sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan, komunikasi Tokoh Adat dalam mempertahankan sejarah desa Lesung Batu dilakukan dengan beberapa hal seperti dengan bersosialisasi, memahami sikap dan psikologi masyarakat dilapangan, mengarahkan dengan penemuan-penemuan yang ada. Hal ini dibuktikan dengan adanya respon baik dengan memberikan infak dalam bentuk uang dan kebutuhan lainnya untuk kegiatan-kegiatan yang dilakukan tokoh adat.
Strategi Komunikasi Remaja Masjid Al - Hidayah dalam Menyampaikan Dakwah pada Masyarakat Jalan Demak Kota Palembang Angger, Demas; Murdiati, Eni; Hamandia, Muhammad Randicha
Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital Vol. 1 No. 3 (2024): May
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbkd.v1i3.2622

Abstract

Strategi komunikasi yang merupakan sebuah perpaduan dari perencanaan komunikasi dan manajemen komunikasi untuk mencapai tujuan. Strategi merupakan hal penting yang harus dilakukan guna memaksimalkan dakwah dari remaja masjid Al Hidayah tersebut. Dari uraian tersebut maka peneliti tertarik ingin mengetahui bagaimana stategi komunikasi remaja masjid Al Hidayah dalam menyampaikan dakwah kepada masyarakat. Dalam bentuk skripsi yang berjudul "Strategi Komunikasi Remaja Masjid Al Hidayah Dalam Menyampaikan Dakwah pada Masyarakat Jalan Demak Kelurahan Tuan Kentang Kota Palembang". Dengan memahami Bagaimana Bagaimana strategi komunikasi yang dilakukan oleh remaja masjid Al-Hidayah dalam mensyampaikan dalam kepala masyarakat dan Faktor Pendukung serta Penghambat Dalam mensyampaikan dalam pemahaman Jalan Demikian Keluaran Tuan Kantalan Total Pembenaran. Metode Penelitian Kualitatif dengan Pendekatan Deskriptif Hasil dari penelitian ini Strategi komunikasi remaja masjid Al-Hidayah dalam mensyampaikan dalam kepala masyarakat dengan melakukan pendekatan dengan cara membuat kegiatan kegiatan guna mengajak remaja dalam masyarakat sekitar untuk memperkuat masjid, Faktor Pendukung dan Penghambat dalam penyampaian dalam remaja masjid Al-Hidayah. Berdasarkan hasil wawancara di Masjid Al-Hidayah faktor pendukung dalam penyampaian dalam remaja masjid Al-Hidayah adalah adanya komunikasi yang baik antara para remaja kepelatihan yang baik dari setiap remaja serta adanya saling dukung dalam perlajaran yang mendukung. Sedangkan faktor penghambat dalam penyampaian dalam remaja masjid Al-Hidayah berupa sulitnya mengatur waktu dengan kesibukan pribadi remaja masjid itu sendiri, dan juga karena masyarakat yang kurang menghargai budaya dan budaya yang diperoleh tersebut sering terjadi kesalahpahaman antara masyarakat dalam perlajaran dan para remaja masjid Al-Hidayah.
Pelestarian Bahasa Daerah Dalam Berkomunikasi di Radio 90.4 FM Kayuagung Sari, Selvi Permata; Murdiati, Eni; Muzaiyanah, Muzaiyanah
Jurnal Bahasa Daerah Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jbdi.v1i2.2311

Abstract

Kayuagung radio menggunakan bahasa daerah sebagai alat komunikasi yang bertujuan agar program-program yang disajikan bisa mudah dimengerti dan dapat dinikmati oleh pendengar karena bahasa Kayuagung sendiri merupakan bahasa yang digunakan oleh masyarakat sehari-hari. Radio 90,4 FM Kayuagung tidak hanya berperan untuk kebutuhan informasi, pendidikan atau hiburan saja, tetapi radio juga berperan penting dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah agar tidak punah. Masyarakat harus menyadari bahwa bahasa daerah itu wujud bentuk identitas diri dan merupakan warisan kebudayaan para leluhur yang mesti dilestarikan. Dari uraian tersebut peneliti tertarik ingin mengetahui bagaimana pelestarian bahasa daerah yang digunakan dalam berkomunikasi di radio Kayuagung. Komunikasi massa yang melibatkan khalayak umum. Dengan Penelitian yang berjudul “Pelestarian Bahasa dalam Berkomunikasi Di Radio 90,4 FM Kayuagung”. Adapun Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan melestarikan serta mengetahui penggunaan bahasa daerah dalam berkomunikasi di radio 90,4 FM Kayuagung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. subyek penelitian ini adalah pimpinan, penyair, dan jajaran Radio 90,4 FM Kayuagung, serta para pendengar setia Radio 90,4 FM Kayuagung. Data yang dikumpulkan melalui tiga cara yaitu: wawancara, observasi dan dokumentasi. Jenis Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field reseach). Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah analisis kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah peranan radio 90,4 FM Kayuagung cukup terasa, karena tidak hanya berperan untuk kebutuhan informasi, pendidikan atau hiburan saja, tetapi radio juga berperan penting dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah agar tidak punah. Adapun Kayuagung radio menggunakan bahasa daerah sebagai alat komunikasi agar program-program yang disajikan bisa mudah dimengerti dan dapat dinikmati oleh pendengar karena bahasa Kayuagung sendiri merupakan bahasa yang digunakan oleh masyarakat sehari-hari.
Representasi Kekuasaan Dan Kekerasan Dalam Film Bitch X Rich Tria Dewi Putri; Murdiati, Eni; Yahya, Ahmad Harun
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 3 No. 1 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v3i1.3358

Abstract

The movie Bitch X Rich is a short Korean drama about the life of Cheongdam International High School students. The lives of these high school students become compartmentalized, only because of differences in economic and social status. The movie Bitch X Rich unwittingly turns out that there are also many negative things happening in the film. Thus there are several scenes that are quite disturbing and uncomfortable to watch such as power and verbal and non-verbal violence. The problem in this study is how the elements of power and violence contained in the movie Bitch X Rich according to Roland Barthes semiotics seen from denotation, connotation and myth. This research uses descriptive methods and uses a qualitative approach. The results revealed that in the movie Bitch X Rich there are scenes of power and verbal and non-verbal violence. Power is the ability to influence others to think and behave according to the will of the influencer. Verbal violence is a form of violence characterized by speech in this film, In the film Bitch X Rich, four findings of power representation were found. First, the depiction of acts of power from Seo Hee Soo who tried to eliminate traces of murder. Second, the act of power from Baek Je Na. Third, the act of power from Kang Na Yeon's mother who wants to destroy Kim Hye In's life. And finally, acts of power from the highest education project students who bully the equivalent education project students. Then, in the findings of physical violence, there were scenes of beating and murder committed by Yul Hee to Kim Hae In. In addition, there are also scenes of beatings and torture committed by Kim Hye In to Baek Je Na. While in non-physical violence, there are threats and accusations made by Kim Hye In to Baek Je Na. There were also physical and non-physical forms of violence committed by Kang Na Yeon's mother to Kim Hye In. Finally, there were acts of beating and torture committed by Si Eun to other students. In non-physical violence, threats, insults, and harassment committed by students to other students were found. This verbal violence can affect various aspects of life, such as academic performance and social relationships. Overall, the representation of power and violence in the film Bitch X Rich is dominated by physical violence shown through actions, conflicts, and character dialog. This is also in line with the theory of violence used in this study, that violence is used in entertainment to attract audiences.
Analisis Komunikasi Profetik Pada Program Mukim Yayasan Pendidikan Rumah Quran El-Fajr Salsabilla, Iffa; Murdiati, Eni; Hamandia, Muhammad
Jurnal Studi Ilmu Alquran dan Tafsir Vol. 1 No. 3 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jsiat.v1i3.179

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan komunikasi profetik dalam program mukim di Yayasan Pendidikan Rumah Qur'an El-Fajr berdasarkan teori Kuntowijoyo. Komunikasi profetik berlandaskan pada tiga nilai utama: humanisasi (amar ma’ruf), liberasi (nahi munkar), dan transendensi (al-iman billah), yang bertujuan untuk membentuk karakter individu melalui pendekatan komunikasi yang bernilai etis dan spiritual. Program mukim di yayasan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman santri terhadap Al-Qur'an, baik dalam aspek bacaan, hafalan, maupun pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi guna memahami bagaimana komunikasi profetik diterapkan dalam interaksi antara pengajar dan santri, serta antar santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan komunikasi profetik tidak hanya berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga membentuk karakter santri yang lebih religius dan berakhlak mulia. Selain itu, strategi komunikasi seperti qaulan layyinan (perkataan lembut) dan qaulan ma’rufan (perkataan baik) memainkan peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan harmonis, baik dalam interaksi antara pengajar dan santri maupun komunikasi sesama santri. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan wawasan mengenai pentingnya komunikasi profetik dalam pendidikan Islam sebagai sarana transformasi spiritual dan sosial.
Peran Strategi Komunikasi dalam Membangun Branding UKMK Karate UIN Raden Fatah Palembang Rahma, Putri; Murdiati, Eni; Hamandia, Muhammad
CONVERSE Journal Communication Science Vol. 2 No. 3 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/converse.v2i3.5210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategi komunikasi dalam membangun branding Unit Kegiatan Mahasiswa Khusus (UKMK) Karate UIN Raden Fatah Palembang. Branding organisasi mahasiswa dinilai semakin penting dalam era digital, terutama untuk meningkatkan eksistensi, menarik anggota baru, membangun citra positif, dan memperluas jangkauan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data primer diperoleh dari pengurus, pelatih, dan anggota UKMK Karate, sedangkan data sekunder diperoleh dari jurnal, skripsi, dan dokumen organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UKMK Karate menerapkan strategi komunikasi melalui tiga aspek utama: (1) penggunaan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube sebagai sarana publikasi kegiatan, promosi event, dan dokumentasi prestasi; (2) penyelenggaraan kegiatan internal-eksternal seperti latihan rutin, ujian kenaikan tingkat, pelatihan atlet, kejuaraan, dan kerja sama antarlembaga untuk memperkuat citra organisasi; serta (3) penanaman nilai-nilai karate dan filosofi organisasi untuk membangun identitas dan karakter anggota. Faktor pendukung strategi meliputi dukungan kampus, antusiasme anggota, pelatih berkompeten, prestasi atlet, dan jaringan kerja sama. Namun demikian, terdapat faktor penghambat berupa keterbatasan fasilitas, pendanaan minim, regenerasi yang fluktuatif, manajemen waktu anggota, dan publikasi digital yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi yang efektif sangat berpengaruh dalam membentuk branding UKMK Karate. Konsistensi pesan, pemanfaatan media digital, kualitas program organisasi, dan nilai-nilai internal menjadi elemen penting yang memperkuat identitas dan citra UKMK Karate UIN Raden Fatah Palembang. Temuan penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi organisasi mahasiswa lain dalam merancang strategi komunikasi yang efektif dan berkelanjutan.