Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGEMBANGAN INSTRUMEN SUSTAINABILITY AWARENESS UNTUK MAHASISWA TADRIS IPA Raida, Sulasfiana Alfi; Ridlo, Saiful; Hartono, Hartono; Marianti, Aditya
Proceeding Seminar Nasional IPA 2024
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sustainability awareness perlu ditanamkan pada mahasiswa Prodi Tadris IPA IAIN Kudus. Ini mencakup kesadaran individu tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan saat ini dan masa depan. Guna mendukung dan memfasilitasi penanaman sikap sustainability awareness mahasiswa, diperlukan pengembangan instrumen penilaian sustainability awareness di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen sustainability awareness pada pembelajaran di Prodi Tadris IPA IAIN Kudus. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model ADDIE. Instrumen berupa skala sikap yang terdiri dari 66 item pernyataan menggunakan skala likert 5 poin. Dilakukan uji validitas isi, konstruk, dan reliabilitas terhadap instrumen sustainability awareness. Uji validitas isi dilakukan oleh 4 dosen ahli, uji validitas konstruk dan uji reliabilitas dengan 67 responden mahasiswa. Berdasarkan penelitian dan pengembangan yang dilakukan diperoleh hasil uji validitas isi dengan kategori tinggi (valid), hasil uji validitas konstruk berupa 64 item instrumen yang valid, dan hasil uji reliabilitas yang menunjukkan bahwa instrumen penilaian sustainability awareness dinyatakan reliabel. Dengan demikian intrumen penilaian yang dikembangkan dalam penelitian ini telah layak digunakan karena telah telah memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan.
Analisa Potensi Booklet Inventarisasi Alat Peraga Halal Culinary art Pada Jajanan Tradisional Sebagai Bahan Ajar Materi Sistem Organ IPA SMP Raida, Sulasfiana Alfi; Immadudin, Muhammad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i1.1303

Abstract

Science learning at the junior high school level often challenges conveying abstract concepts, especially in the material on the human organ system. One innovation that can improve student understanding is the booklet Inventory of Halal Culinary art Teaching Aids in Traditional Snacks, which integrates traditional food-based teaching aids in learning. This study aims to analyze the potential of the booklet as a teaching material based on teacher and student responses. The method used is quantitative descriptive research involving 23 MGMP Science teachers and 42 junior high school students in Kudus Regency as respondents. Data were collected through a questionnaire covering aspects of appearance, readability, usefulness, and effectiveness in learning the organ system. The results showed that the booklet received a very good response from teachers and students, with an average score of 81%–85% on all aspects measured. Teachers considered the booklet as an interesting and relevant teaching material, while students found it easier to understand the concept of the organ system through visual representations based on traditional snacks. In addition, the integration of cultural and Islamic values in the booklet provides additional benefits in character education. In conclusion, this booklet has high potential as an innovative teaching material that can improve students' understanding of the science organ system and strengthen appreciation of local culture and the concept of halal food.ABSTRAKPembelajaran IPA di tingkat SMP sering menghadapi tantangan dalam menyampaikan konsep abstrak, terutama pada materi sistem organ manusia. Salah satu inovasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa adalah booklet Inventarisasi Alat Peraga Halal Culinary art pada Jajanan Tradisional, yang mengintegrasikan alat peraga berbasis makanan tradisional dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi booklet sebagai bahan ajar berdasarkan respons guru dan siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 23 guru MGMP IPA dan 42 siswa SMP di Kabupaten Kudus sebagai responden. Data dikumpulkan melalui angket yang mencakup aspek tampilan, kebermanfaatan, materi, dan pemahaman terhadap materi sistem organ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa booklet mendapatkan respons sangat baik dari guru dan siswa, dengan skor rata-rata 81%–85% pada seluruh aspek yang diukur. Guru menilai booklet sebagai bahan ajar yang menarik dan relevan, sementara siswa merasa lebih mudah memahami konsep sistem organ melalui representasi visual berbasis jajanan tradisional. Selain itu, integrasi nilai budaya dan keislaman dalam booklet memberikan manfaat tambahan dalam pendidikan karakter. Kesimpulannya, booklet ini memiliki potensi tinggi sebagai bahan ajar inovatif yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap sistem organ IPA serta memperkuat apresiasi terhadap budaya lokal dan konsep makanan halal.
Analisis Pengetahuan Ilmiah Proses Pembuatan Lentog Tanjung sebagai Objek Pembelajaran IPA dalam Upaya Pengenalan Literasi Sains dan Budaya Lokal Nadilla, Nadilla; Raida, Sulasfiana Alfi
Jurnal Kajian Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Kajian Pendidikan IPA
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkpi.v5i2.42587

Abstract

This research is based on the low relationship between science materials in schools and local cultural contexts that are relevant to students’ daily lives, thus having an impact on low science literacy. This study aims to analyze scientific knowledge of the process of making Lentog Tanjung as an object of learning Natural Sciences (IPA) in order to introduce science literacy and local culture to students. The method used is descriptive qualitative research with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation of business actors and the production process of Lentog Tanjung in the Kudus area, Central Java. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The data obtained is strengthened through triangulation of methods and sources to ensure the validity of the information obtained. The results of the study show that the process of making Lentog Tanjung contains various science concepts, including changes in substances, additives, and aspects of nutritional content. These findings show that local activities such as cooking Lentog Tanjung can be an effective medium in introducing science literacy and local culture, especially in the aspects of scientific knowledge, science processes, and the context of the application of cultural sciences. The conclusion of this study is that the integration of local culture into science learning has the potential to support students’ scientific involvement and understanding, as well as being one of the strategies in introducing science literacy and local culture of students in schools. Keywords: local culture, lentog tanjung, science literacy, science learning
KAJIAN LITERATUR: ANALISIS PERAN PELATIHAN KESELAMATAN KERJA BAGI GURU DALAM MANAJEMEN LABORATORIUM IPA Nugraheni, Saniyatun; Raida, Sulasfiana Alfi
EDUBIOLOCK Vol. 6 No. 3 (2025): Bulan September 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edubiolock.v6i3.10246

Abstract

Safety training in laboratories is very important for teachers so that science learning can be carried out safely and effectively. This research is a literature review using the SLR (Systematic Literature Review) method. The study began by identifying various articles discussing laboratory management, with a focus on workplace safety training in laboratories. The articles obtained through the identification process were then selected, resulting in 15 relevant articles for the study. Effective training has been proven to enhance in-depth knowledge of safety protocols, practical skills in identifying and addressing potential hazards, and instilling awareness of the importance of a safety culture. However, the implementation of workplace safety training for science teachers faces various challenges, such as time and resource constraints, lack of administrative support, and the need for relevant and engaging training materials.
Analisis Pembelajaran Biologi Melalui Film Animasi Hataraku Saibou Wardani, Mariana Kusuma; Raharjo, Ratih Listya; Raida, Sulasfiana Alfi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.5.2.250-265

Abstract

Film animasi Jepang atau yang lebih dikenal dengan anime adalah sebutan film animasi atau kartun Jepang. Pada dasarnya anime tidak dimaksudkan khusus untuk animasi Jepang, tetapi kebanyakan orang menggunakan kata tersebut untuk membedakan antara film animasi buatan Jepang dan non-Jepang. Film animasi Hataraku Saibou yang menceritakan tentang apa yang terjadi pada sel tubuh manusia. Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  materi biologi  yang direpresentasikan film animasi Hataraku Saibou.  Artikel ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan menggunakan menggunakan data primer yang berupa film Hataraku Saibou dan data sekunder yaitu literatur yang mendukung data primer tersebut. Terlihat  hasil  analisis  dalam  penelitian  ini  bahwa terdapat  materi biologi  yang  direpresentasikan  oleh  film animasi Hataraku Saibou.Keywords: Film Animasi, Anime, Hataraku Saibou
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASISI PBL UNTUK MENDUKUNG KETERAMPILAN ABAD KE-21 MATERI REVOLUSI BUMI Sa'diyah, Halimatus; Raida, Sulasfiana Alfi
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v5i4.6986

Abstract

Science instruction in junior high schools often faces challenges in explaining abstract topics such as the Earth's Revolution, while failing to meet the demands of 21st-century skills due to conventional media. This problem was addressed through research focused on developing innovative Problem-Based Learning (PBL)-based instructional videos for the Earth's Revolution, specifically designed to support the 4C skills. This research applied the ADDIE Research and Development (R&D) model, but its key stages were limited to the development stage. This process included analyzing student needs and the curriculum, designing video scenarios that adopted the PBL flow, and producing media that was then validated by material and media experts. The main findings showed that the resulting instructional video was declared "very feasible" with an average validation score of 85%. This finding indicates that the video excels in visualizing abstract concepts and encouraging active learning. It was concluded that this video product is a valid and potentially innovative learning resource to support 21st-century skills, although its empirical effectiveness cannot be confirmed because the research did not reach the implementation stage in a real classroom. ABSTRAKPembelajaran IPA di SMP sering menghadapi kendala dalam menjelaskan materi abstrak seperti Revolusi Bumi, sekaligus gagal memenuhi tuntutan keterampilan abad ke-21 akibat media yang konvensional. Latar belakang masalah ini diatasi melalui penelitian yang berfokus pada pengembangan video pembelajaran inovatif berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk materi Revolusi Bumi, yang dirancang khusus untuk mendukung keterampilan 4C. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) model ADDIE, namun tahapan pentingnya dibatasi hanya sampai tahap pengembangan. Proses ini meliputi analisis kebutuhan siswa dan kurikulum, perancangan skenario video yang mengadopsi alur PBL, serta produksi media yang kemudian divalidasi oleh ahli materi dan ahli media. Temuan utama menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dihasilkan dinyatakan "sangat layak" dengan skor validasi rata-rata 85%. Temuan ini mengindikasikan video unggul dalam memvisualisasikan konsep abstrak dan mendorong pembelajaran aktif. Disimpulkan bahwa produk video ini merupakan sumber belajar yang valid dan berpotensi inovatif untuk mendukung keterampilan abad ke-21, meskipun temuan efektivitas empirisnya belum dapat dipastikan karena penelitian tidak sampai pada tahap implementasi di kelas nyata.
Integrasi Kearifan Lokal Kayangan Api di Bojonegoro dalam Pembelajaran IPA Kontekstual Tingkat SMP/MTs Novitasari, Merry Ayu; Raida, Sulasfiana Alfi
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/psej.v10i2.254

Abstract

Penelitian ini didasari oleh masih dominannya pendekatan teoritis dalam pembelajaran IPA, sehingga peserta didik kurang terlibat secara aktif dalam memahami konsep abstrak. Kayangan Api sebagai fenomena geologi dan kearifan lokal di Bojonegoro, menawarkan peluang untuk mengaitkan materi IPA dengan konteks nyata. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan juru kunci dan tokoh masyarakat, observasi lapangan, dokumentasi, serta kajian literatur. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui reduksi data, penyajian narasi tematik, dan penarikan kesimpulan berbasis triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kayangan Api memiliki nilai ilmiah dan kearifan yang tinggi. Fenomena api abadi ini merupakan hasil pembakaran gas alam (metana) yang keluar dari rekahan batuan yang relevan untuk menjelaskan konsep perubahan energi, tekanan gas, dan struktur bumi. Selain itu, fenomena Banyu Blukutuk memberikan contoh nyata konsep tekanan gas dan sifat zat, sedangkan Pohon Cinta memperlihatkan fenomena inoskulasi yang dapat dikaitkan dengan biologi tumbuhan. Integrasi kearifan lokal Kayangan Api dalam pembelajaran IPA terbukti dapat meningkatkan relevansi dan makna pembelajaran, serta memperkuat identitas budaya peserta didik.
Development of Allexium Pterydophyta and Spermatophyta to Develop Student Identification Skills Raida, Sulasfiana Alfi; Pujiati, Tri; Ayuningsih, Muhayadah; Amalia, Silvia Rahma; Kusumarini, Niken
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2024.14.2.23466

Abstract

The limitations of direct observation-based learning media often hinder the development of prospective teachers' identification skills. This study aims to develop students' identification skills in Allexium Pteridophyta, Bryophyta, and Spermatophyta. This developmental research uses the Borg and Gall research model. Data collection uses observation and interview sheets, questionnaires, and post-test questions on students' identification skills. The sampling technique was convenience sampling, with a population of 56 prospective teachers. The study found that the Allexium media was declared valid by experts using STEM improvements as a reference, and the media was equipped with original plant parts. The results of the practicality test based on responses from lecturers and students showed that Allexium was rated practical, with an average score of 90%. The results of the trial of use using the t-test showed that the Sig. (2 tailed) value < α (0.05), then Ha was accepted. This shows that the use of real plant parts in Allexium media is effective for students' identification skills. In further research, it is expected that the addition of plant collections and analysis of the application of question cards can be carried out so that its effectiveness in supporting the completeness of Allexium can be determined.
Pengembangan Komik Edukatif Sistem Tata Surya Untuk Mengungkap Dampak Polusi Cahaya Pada Siswa SMP Wardani, Putri Dyah Pramastya; Raida, Sulasfiana Alfi
WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 6 No 2 (2025): WASIS: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : PGSD Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/wasis.v6i2.15180

Abstract

The purpose of this research was to develop and test the feasibility of the educational science comic "The Adventures of Lintang and Gatra in the Solar System," which discusses the solar system and the impact of light pollution. This innovation was based on the low understanding of the material by seventh-grade students at SMP 2 Jekulo, due to the dominance of conventional learning and the lack of interactive visual media, despite the students' preference for comics. This research employed a research and development (R&D) method. The development was conducted using the 4D model, consisting of the stages of define, design, develop, and dissemination. The data collection process involved two types of data: quantitative and qualitative. Quantitative data were obtained from product validation conducted by experts (media, materials, and practitioners). Qualitative data were obtained from various suggestions and input provided by experts. Data collection instruments included validation instruments (media experts, material experts) and questionnaires from teacher and student responses. The validation results indicated high feasibility: material experts (94.55% very valid), media experts (95% very valid), and practitioners (933.33% very feasible). Positive responses from seven students (94.44%) indicated that the comic was engaging, easy to understand, relevant, and effective in increasing interest and independence in learning. The educational comic "The Adventures of Lintang and Gatra in the Solar System" proved to be highly valid and feasible as an innovative solution at SMP 2 Jekulo. This medium effectively increased students' understanding of the abstract concept of the solar system and raised awareness of light pollution issues.