Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : PREDIKSI

PENGARUH METODE CANTOL ROUDHOH TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK TK B DI PAUD TERPADU LAB BELIA SEMARANG Kartika, Galuh; Utami, M. Sih Setija; Utami, Cicilia Tanti
PREDIKSI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode cantol roudhoh terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak TK B di PAUD terpadu lab belia Semarang. Karakteristik subyek dalam penelitian ini adalah anak TK B dengan rentang usia 5-7 tahun. Subyek dalam penelitian berjumlah 12 anak yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok ekperimen dan kelompok kontrol.Penelitian ini menggunakan metode quasi ekperimen dengan desain pretest-postes control group design. Terdapat dua kelompok yaitu kelompok ekperimen dan kelompopk kontrol. Analisis dalam penelitian ini menggunakan U Mann Whitney test. Analisis U Mann Whitney diperoleh hasil score pretest membaca permulaan pada kelompok ekperimen dan kelompok kontrol dengan nilai Z=-1,152 dan nilai p=0,250 (p>0,05). Sedangkan analisis U Mann Whitney diperoleh hasil score posttest membaca permulaan kelompok ekperimen dan kelompok kontrol dengan nilai z=-3,083 dan nilai p=0,002 (p<0,05). Maka dinyatakan bahwa ada pengaruh signifikan antara score pretest dengan Postest membaca permulaan kelompok ekperimen dan kelompok kontrol. Maka dapat dinyatakan bahwa ada peningkatan score membaca permulaan pada kelompok ekperimen yang lebih besar dibandingkan kelompok kontrol, sehingga dapat dikemukakan bahwa kemampuan membaca permulaan pada kelompok yang mendapat metode cantol roudhoh mendapat nilai lebih tinggi dibanding dengan tidak menggunakan metode cantol roudhoh.Kata kunci : membaca permulaan, metode Cantol Roudhoh, Taman Kanak-kanak
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH AUTHORITARIAN DAN KECERDASAN EMOSI DENGAN SIBLING RIVALRY PADA REMAJA AWAL Sopiah, Cucu; Utami, M. Sih Setija; Roswita, M. Yang
PREDIKSI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi dengan sibling rivalry remaja awal. Penelitian ini dilakukan di SMP Teuku Umar Semarang dengan sampel 139 siswa/ siswi kelas 7 secara accidental / Incidental sampling. Data dikumpulkan melalui skala yang dijawab oleh siswa dan siswi dan selanjutnya dianalisis secara statistik dengan teknik analisis regresi dua prediktor menggunakan program SPSS v.16.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa : 1). Tidak ada hubungan yang signifikan antara pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi terhadap sibling rivalry remaja awal, dengan Rx1x2y sebesar 0,180 dan F sebesar 2,277 dengan p>0,05. 2) Tidak ada hubungan positif antara pola asuh autoritarian dengan sibling rivalry remaja awal dengan rx1y sebesar - 0,162 dengan p< 0,05. 3). Tidak ada hubungan negatif antara pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi dengan sibling rivalry remaja awal dengan rx2y sebesar 0,070 dengan p>0,05. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa besarnya pengaruh pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi dengan sibling rivalry remaja awal pada subjek penelitian ini adalah 1,8 % yang berarti 98,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain selain pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi. Kata kunci : Pola asuh authoritarian, Kecerdasan emosi, Sibling rivalry remaja Awal
RESILIENSI PEREMPUAN KORBAN KONFLIK AMBON Hitiyahubessy, Arthur Ardiansa; Utami, M. Sih Setija; Widiyatmadi, Edy
PREDIKSI Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada resiliensi perempuan korban konflik Ambon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk mempelajari dinamika psikologis resiliensi perempuan yang menjadi korban konflik Ambon. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan obsrevasai untuk mengumpulkan data dari empat subjek. Subjek dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik purposive, yaitu para perempuan korban konflik yang sudah mampu bangkit tanpa memperlihatkan tanda-tanda trauma. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode theoritical coding. Teknik pemeriksaan data dalam penelitian ini berdasarkan pada empat kriteria, yaitu; kredibilitas, keteralihan, kebergantungan dan kepastian atau konfirmabilitas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa para perempuan korban konflik Ambon, memiliki kemampuan penyesuaian multidimensi dalam menghadapi berbagai tekanan akibat konflik yang terjadi. Secara garis besar kemampuan penyesuaian multidmensi terdiri atas lima bentuk, yaitu; kemampuan penyesuaian sosial, kemampuan penyesuaian kognitif, kemampuan penyesuaian moral, kemampuan penyesuaian spiritual, dan kemampuan penyesuaian afektif. Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa kemampuan penyesuaian yang dimiliki oleh para subjek tidak terlepas dari adanya faktor pendukung lain, yang berupa dukungan keluarga dan dukungan lingkungan sosial budaya
PENGARUH METODE CANTOL ROUDHOH TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK TK B DI PAUD TERPADU LAB BELIA SEMARANG Kartika, Galuh; Utami, M. Sih Setija; Utami, Cicilia Tanti
PREDIKSI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode cantol roudhoh terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak TK B di PAUD terpadu lab belia Semarang. Karakteristik subyek dalam penelitian ini adalah anak TK B dengan rentang usia 5-7 tahun. Subyek dalam penelitian berjumlah 12 anak yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok ekperimen dan kelompok kontrol.Penelitian ini menggunakan metode quasi ekperimen dengan desain pretest-postes control group design. Terdapat dua kelompok yaitu kelompok ekperimen dan kelompopk kontrol. Analisis dalam penelitian ini menggunakan U Mann Whitney test. Analisis U Mann Whitney diperoleh hasil score pretest membaca permulaan pada kelompok ekperimen dan kelompok kontrol dengan nilai Z=-1,152 dan nilai p=0,250 (p>0,05). Sedangkan analisis U Mann Whitney diperoleh hasil score posttest membaca permulaan kelompok ekperimen dan kelompok kontrol dengan nilai z=-3,083 dan nilai p=0,002 (p<0,05). Maka dinyatakan bahwa ada pengaruh signifikan antara score pretest dengan Postest membaca permulaan kelompok ekperimen dan kelompok kontrol. Maka dapat dinyatakan bahwa ada peningkatan score membaca permulaan pada kelompok ekperimen yang lebih besar dibandingkan kelompok kontrol, sehingga dapat dikemukakan bahwa kemampuan membaca permulaan pada kelompok yang mendapat metode cantol roudhoh mendapat nilai lebih tinggi dibanding dengan tidak menggunakan metode cantol roudhoh.Kata kunci : membaca permulaan, metode Cantol Roudhoh, Taman Kanak-kanakSave to Mendeley
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH AUTHORITARIAN DAN KECERDASAN EMOSI DENGAN SIBLING RIVALRY PADA REMAJA AWAL Sopiah, Cucu; Utami, M. Sih Setija; Roswita, M. Yang
PREDIKSI Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi dengan sibling rivalry remaja awal. Penelitian ini dilakukan di SMP Teuku Umar Semarang dengan sampel 139 siswa/ siswi kelas 7 secara accidental / Incidental sampling. Data dikumpulkan melalui skala yang dijawab oleh siswa dan siswi dan selanjutnya dianalisis secara statistik dengan teknik analisis regresi dua prediktor menggunakan program SPSS v.16.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa : 1). Tidak ada hubungan yang signifikan antara pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi terhadap sibling rivalry remaja awal, dengan Rx1x2y sebesar 0,180 dan F sebesar 2,277 dengan p>0,05. 2) Tidak ada hubungan positif antara pola asuh autoritarian dengan sibling rivalry remaja awal dengan rx1y sebesar - 0,162 dengan p< 0,05. 3). Tidak ada hubungan negatif antara pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi dengan sibling rivalry remaja awal dengan rx2y sebesar 0,070 dengan p>0,05. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa besarnya pengaruh pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi dengan sibling rivalry remaja awal pada subjek penelitian ini adalah 1,8 % yang berarti 98,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain selain pola asuh autoritarian dan kecerdasan emosi.Kata kunci : Pola asuh authoritarian, Kecerdasan emosi, Sibling rivalry remaja AwalSave to Mendeley
RESILIENSI PEREMPUAN KORBAN KONFLIK AMBON Hitiyahubessy, Arthur Ardiansa; Utami, M. Sih Setija; Widiyatmadi, Edy
PREDIKSI Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : PREDIKSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada resiliensi perempuan korban konflik Ambon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk mempelajari dinamika psikologis resiliensi perempuan yang menjadi korban konflik Ambon. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan obsrevasai untuk mengumpulkan data dari empat subjek. Subjek dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik purposive, yaitu para perempuan korban konflik yang sudah mampu bangkit tanpa memperlihatkan tanda-tanda trauma. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode theoritical coding. Teknik pemeriksaan data dalam penelitian ini berdasarkan pada empat kriteria, yaitu; kredibilitas, keteralihan, kebergantungan dan kepastian atau konfirmabilitas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa para perempuan korban konflik Ambon, memiliki kemampuan penyesuaian multidimensi dalam menghadapi berbagai tekanan akibat konflik yang terjadi. Secara garis besar kemampuan penyesuaian multidmensi terdiri atas lima bentuk, yaitu; kemampuan penyesuaian sosial, kemampuan penyesuaian kognitif, kemampuan penyesuaian moral, kemampuan penyesuaian spiritual, dan kemampuan penyesuaian afektif. Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa kemampuan penyesuaian yang dimiliki oleh para subjek tidak terlepas dari adanya faktor pendukung lain, yang berupa dukungan keluarga dan dukungan lingkungan sosial budaya