Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Implementasi Asuhan Komplementer pada Keluhan Ibu Postpartum Berbasis Homecare Senditya Indah Mayasari; Yuliyanik Yuliyanik; Nicky Danur Jayanti
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022): Oktober - Desember
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (855.107 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v3i4.1070

Abstract

During the postpartum period, postpartum mothers are often faced with complaints or problems that result in difficulties for the mother in undergoing the postpartum period. Physical and psychological changes are often problems that arise during the puerperium. Complementary care is given to postpartum mothers to prevent problems or complications during the puerperium. The purpose of community service activities is to provide complementary care to postpartum mothers by making home visits. The results of the activity: complementary care was carried out for 12 postpartum mothers in the Tasikmadu area of ​​Malang City. Some of the complaints felt by postpartum mothers such as breast milk is not smooth, mothers can not sleep can be reduced without giving medical and pharmacological measures. By providing complementary care to postpartum mothers based on homecare, it can reduce and manage complaints or problems experienced by mothers, prevent postpartum blues, mothers are more confident and independent, babies get their needs optimally, and increase family participation in the mother's success through the postpartum period. . Complementary care can be provided during repeat visits by health workers such as midwives, nurses to postpartum mothers to reduce the occurrence of problems during the puerperium. ABSTRAK Pada masa nifas seringkali ibu postpartum dihadapkan dengan keluhan atau masalah yang mengakibatkan ibu kesulitan dalam menjalani masa nifas. Perubahan secara fisik dan psikologi kerapkali menjadi masalah yang muncul pada masa nifas. Asuhan komplementer diberikan pada ibu postpartum untuk mencegah terjadinya masalah atau komplikasi masa nifas. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat memberikan asuhan komplementer pada ibu nifas dengan melakukan kunjungan rumah. Hasil kegiatan: dilakukan asuhan komplementer kepada 12 ibu postpartum di wilayah Tasikmadu Kota Malang. Beberapa keluhan yang dirasakan ibu postpartum seperti ASI tidak lancar, ibu tidak bisa tidur dapat dikurangi tanpa pemberian tindakan medis dan farmakologi. Dengan pemberian asuhan komplementer pada ibu postpartum berbasis homecare, dapat mengurangi dan tatalaksana keluhan atau masalah yang dialami ibu, mencegah terjadinya postpartum blues, ibu lebih percaya diri dan mandiri, bayi mendapatkan kebutuhannya secara optimal, serta meningkatkan peran serta keluarga dalam keberhasilan ibu melewati masa nifas. Asuhan komplementer dapat diberikan pada saat ibu melakukan kunjungan ulang oleh tenaga kesehatan seperti bidan, perawat pada ibu postpartum untuk mengurangi terjadinya masalah sepanjang masa nifas.
HUBUNGAN STRES AKADEMIK DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA KEPERAWATAN SEMESTER VI DI MASA PANDEMI COVID-19 FENDERSIA WAY; WIRA DARAMATASIA; YULIYANIK
Media Husada Journal Of Nursing Science Vol. 3 No. 3 (2022): November
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjns.v3i2.95

Abstract

Wabah covid-19 yang melanda negara-negara didunia memberikan tantangan tersendiri bagi lembaga pendidikan khususnya perguruan tinggi. salah satunya perguruan tinggi dituntut untuk melaksanakan pembelajaran secara online. Proses pembelajaran online yang dilakukan ini tentu berdampak bagi mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini untuk Menganalisis hubungan stres akademik dengan motivasi belajar mahasiswa keperawatan semester VI Stikes Widyagama Husada Malang di masa pandemi covid-19. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah Korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian seluruh mahasiswa keperawatan semester VI, pengambilan sample menggunakan total sampling. Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan penyebaran kuisioner secara online terhadap 67 responden mahasiswa keperawatan. Kuesioner yang disebar menggunakan educational stress scale for adolescents (ESSA) yang memiliki 16 pernyataan dan motivated strategies for learning questionnaire (MSLQ) yang memiliki 20 pernyataan dengan skala likert 4 poin. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analsis deksriptif dan analisis korelasi kendall tau. Hasil pengolahan data menunjukkan tingkat stres akademik tinggi dan tingkat motivasi belajar rendah. Pada penelitian ini stres akademik berhubungan dengan motivasi belajar dengan nilai korelasi sebesar 0,134 dengan arah hubungan yang tidak searah. Dapat disimpulkan semakin tinggi stres akademik maka semakin rendah motivasi belajar mahasiswa keperawatan semester VI di masa pandemi covid-19. Mahasiswa diharapakan dapat mengolah stres akademik dengan baik dengan cara membuat jadwal pembelajaran yang teratur di masa pandemi covid-19.
HUBUNGAN KELOMPOK SEBAYA DENGAN KETERAMPILAN BERPERILAKU DALAM KEPATUHAN TERAPI ARV PADA ODHA DI JCC YURIKE ISWARI; WIRA DARAMATASIA; YULIYANIK
Media Husada Journal Of Nursing Science Vol. 3 No. 3 (2022): November
Publisher : LPPMK STIKES Widyagama Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33475/mhjns.v3i3.114

Abstract

Human Immunodeficiency Virus atau yang lebih dikenal dengan HIV merupakan virus yang menyerang atau menginfeksi leukosit (sel darah Putih) sehingga menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh. Strategi penanggulangan HIV dan AIDS ditujukan untuk mencegah dan mengurangi risiko penularan HIV dan meningkatkan kualitas hidup ODHA. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan ARV yaitu motivasi diri ODHA. Penggunaan obat ARV harus terus menerus sehingga sangat rentan mengalami ketidakpatuhan yang dapat menimbulkan resistensi HIV. Dukungan Kelompok sebaya dalam menjalani program pengobatan ARV akan semakin menguatkan atau meningkatkan motivasi diri ODHA untuk melakukan pengobatan ARV dan sembuh dari penyakitnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan dukungan kelompok sebaya dengan keterampilan berperilaku dalam kepatuhan terapi ARV (anti retroviral) pada ODHA Di Jombang Care Center Plus (JCC+) Kabupaten Jombang. Desain penelitian ini menggunakan metode cross sectional pada 30 sampel ODHA di JCC+. Teknik pengumpulan sampel dengan accidental sampling. Dukungan kelompok sebaya diukur menggunakan kuisoner Social Provosion Scale (SPS) dan keterampilan berperilaku menggunakan Kuesioner The Life Windows Information Motivation Behavioral Skills ART Adherence Questionnaire (LWIMB-AAQ), dan Uji statistik menggunakan uji Somers’d. Hasil: tidak ada hubungan dukungan kelompok sebaya dengan keterampilan berperilaku dalam kepatuhan terapi ARV pada ODHA Di JCC+. Besarnya nilai peran dukungan kelompok sebaya yang terbanyak adalah cukup yaitu 20 (66.7%) dan Keterampilan berperilaku dalam yang terbanyak adalah rendah yaitu sejumlah 15 (50 %).
Excess Fibrin Deposits Decrease Fetal Weight of Pregnant Mice Infected by Plasmodium berghei Desy Andari; Zainabur Rahma; Yuliyanik yuliyanik; Sujarot Dwi Sasmito; Karyono Mintaroem; Loeki Enggar Fitri
Journal of Tropical Life Science Vol. 4 No. 2 (2014)
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low birth weight is commonly attributed to malaria in pregnancy, but the cellular and molecular mechanisms that underlie this poor birth outcome are incompletely understood. A universally described histopathological feature of placental malaria is excessive deposition of fibrin, the end-product of the coagulation cascade. This study was conducted to compare fibrin deposit in pregnant mice that infected by Plasmodium berghei (treatment group) to the normal pregnant mice (control group) and its association with fetal weight. This research is in vivo experimental laboratory study that used 18 pregnant Balb/c mice which divided to the control the group (8 mice) and treatment group (9 mice infected by P.berghei). Placentas were staining with Haematoxylin-Eosin (HE) for fibrin deposits examination whereas fetal weight was performed with Mettler analytical balance AE 50. Fetal weight of the treatment group was lower than those of the control group (t test, p=0,002). Fibrin deposits were increased in the treatment group (t test, p=0,005) and influenced weight of fetuses (Spearman r=-0,586, p=0,014). Weights of fetuses are interfered by fibrin deposits during malaria infection.
PENYULUHAN KESEHATAN PENCEGAHAN PENULARAN HIV IBU KE ANAK (PPIA) PADA IBU HAMIL DAN PEREMPUAN USIA REPRODUKSI DENGAN HIV AIDS Wira Daramatasia; Yuliyanik Yuliyanik
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 9: February 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i9.4858

Abstract

Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) salah satu penyakit menular yang dapat mempengaruhi kematian ibu dan anak, salah satu penyebab dari tingginya kasus kematian ini dipengaruhi oleh pengetahuan mengenai pencegahan penularan HIV ibu ke anak (PPIA) yang masih kurang. Tujuan pengabdian masyarakat ini agar orang dengan HIV/AIDS (ODHIV) pada Ibu hamil dan perempuan usia reproduksi dapat memiliki pengetahuan yang baik, terutama dalam mencegah terjadinya penularan HIV dari ibu ke bayi yang dikandungnya. Mitra kegiatan ini adalah ODHIV pada ibu hamil dan perempuan usia reproduksi di kelompok dukungan sebaya Jombang Care Center Plus (KDS JCC+) di Kabupaten Jombang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan yang disertai diskusi tanya jawab, pre-test dan post-test. Materi penyuluhan yang diberikan adalah mengenai konsep Ibu hamil dengan HIV AIDS, pencegahan terjadinya penularan HIV dari Ibu ke bayi serta kegiatan pendukung lainnya. Setelah dilakukan penyuluhan, diketahui bahwa ada peningkatan pengetahuan tentang PPIA pada Ibu hamil dan perempuan usia reproduksi dengan HIV AIDS.
Implementasi Soft Prenatal Yoga pada Ibu Hamil di PMB Caecilia Yunita, Amd.Keb Buring, Kota Malang Yuliyanik Yuliyanik; Jiarti Kusbandiyah; Erika Agung Mulyaningsih
Open Community Service Journal Vol. 2 No. 1 (2023): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.056 KB) | DOI: 10.33292/ocsj.v2i1.26

Abstract

Permasalahan pada persalinan adalah tingginya. Angka Kematian Ibu (AKI) akibat dari proses kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan yang tidak normal. Upaya menurunkan AKI dapat dilakukan dengan pendampingan promotif dan preventif sejak hamil sampai masa nifas melalui konseling, informasi dan edukasi (KIE), deteksi dini dan rujukan. Proses kehamilan merupakan proses fisiologis yang terjadi baik secara fisik maupun psikologi yang disebabkan perubahan hormon. Perubahan fisiologis pada masa hamil yang tidak dipahami dengan baik  dapat mengganggu kegiatan sehari-hari. Perubahan tersebut dapat diatasi dengan melakukan Soft Prenatal Yoga (SPY) secara rutin 3 kali seminggu. Tujuan dari SPY  adalah agar ibu hamil memiliki kesiapan selama kehamilan,  persalinan berjalan  normal dan menghindari persalinan patologis. Kegiatan implementasi SPY ini berupa pelatihan dengan metode praktek/demonstrasi langsung bersama dengan sasaran yaitu 41 ibu hamil trimester III yang periksa di PMB Cecilia Yunita, Amd. Keb. Evaluasi dilaksanakan dengan  metode observasi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat 34 orang melahirkan secara normal dan 7 orang melahirkan Sectio Caesarea indikasi CPD, polihydramnion dan post SC.  SPY  yang dilakukan secara rutin dapat mengurangi keluhan yang sering dialami saat hamil dan dapat membantu  melahirkan secara normal.
Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Hegu untuk Meningkatkan Nafsu Makan Balita di Atma Home Care Desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Patemah Patemah; Ervin Rufaindah; Yuliyanik Yuliyanik
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan adalah hasil dari tahu yang terjadi melalui proses sensoris khususnya mata dan telinga terhadap objek tertentu. Stimulasi adalah suatu kegiatan memberikan stimulus atau rangsangan-rangsangan yang dilakukan oleh orang tua dan lingkungannya kepada anak untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangannya secara optimal. Stimulasi sebagai salah satu terapi non farmakologis seperti pemberian penekanan pada titik yang meningkatkan nafsu makan yaitu titik LI4 (Hegu). Tujuan Penelitian ini adalah memperoleh gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang Stimulasi titik LI4 (Hegu) untuk meningkatkan nafsu makan Balita Di Atma Home Care desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang mempunyai bayi Balita usia 12 – 60 bulan sejumlah 45 orang. Metode sampling yang digunakan adalah quota sampling dengan jumlah sampel 40 orang. Variabel penelitian adalah Tingkat Pengetahuan, alat ukur yang digunakan adalah kuesioner tertutup dengan skala data ordinal. Pengolahan data yang digunakan adalah distribusi frekuensi relative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang stimulasi titik LI4 (Hegu) pada balita hampir seluruhnya (92,5 %) cukup baik sedangkan sebagian kecil (7,5 %) baik. Dari data diatas dapat diambil suatu kesimpulan bahwa tingkat pengetahuan ibu tentang Stimulasi titik LI4 (Hegu) cukup baik. Saran kepada Ketua Atma Home Care diharapkan untuk lebih meningkatkan pembinaan terhadap Ibu Balita, melalui penyuluhan, pemutaran video Stimulasi titik LI4 (Hegu).
PENINGKATAN KETRAMPILAN PIJAT OKSITOSIN PADA KADER DI WILAYAH POSYANDU MELATI RT 04 RW 06 KEL. TASIKMADU, KEC. LOWOKWARU, KOTA MALANG Yuliyanik Yuliyanik
JPM PAMBUDI Vol 2 No 1 (2018): JPM Pambudi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/pambudi.v2i1.277

Abstract

Oxytocin massage also makes mothers more comfortable in breastfeeding babies. Situation analysis obtained from community service partners at Posyandu Melati RT 04 RW 06 KelurahanTasikmadu in Lowokwaru District, Malang City is that posyandu cadres do not know about oxytocin massage and the benefits of oxytocin massage. This is due to a lack of understanding of the importance of oxytocin massage and the lack of knowledge about oxytocin massage. The solution offered by the Community Service implementation team is counseling and practice to cadres about oxytocin massage and has been carried out by the implementing team. The results and outcomes that we got in this activity were the improvements of Posyandu Melati cadre skills RT 04 RW 06 Tasikmadu Kel. Lowokwaru Kec. Malang City about oxytocin massage to help the mother to make her milk smooth, mother also felt comfortable.
Penyuluhan Tentang Masalah dan Dampak Gangguan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMPN 26 Malang Yuliyanik, Yuliyanik; Daramatasia, Wira
Open Community Service Journal Vol. 3 No. 1 (2024): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v3i1.67

Abstract

Usia remaja adalah usia antara 10 – 19 tahun, masa peralihan dari masa kanak-kanak dan dewasa. Pada masa ini terjadi perubahan primer dan sekunder yang merupakan masa kritis baik secara fisik maupun psikologis. Siswa siswi belum memahami dengan baik perubahan yang terjadi terutama yang berkaitan dengan kesehatan reproduksinya. Perubahan-perubahan yang terjadi membuat rasa ingin tahunya sangat tinggi. Rasa ingin tahu tersebut perlu ditangani dengan baik agar siswa siswi memahami perubahan dan dampak yang terjadi jika tidak menjaga kesehatan reproduksinya dengan baik. Peningkatan pemahaman dilakukan dengan metode penyuluhan. Penyuluhan ini dilaksanakan dengan tujuan agar remaja lebih memahami tentang kesehatan reproduksi dan dapat mencari solusi yang tepat saat terjadi gangguan pada kesehatan reproduksinya. Sasaran kegiatan ini siswa siswi kelas IX yang dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2023 di SMPN 26 Malang. Setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan pemahaman dari 12,5% menjadi 83,33% pada siswa laki-laki dan 9,62% menjadi 80,77% pada perempuan. Pemahaman yang meningkat memberi harapan tim pengabdian agar siswa siswi dapat lebih baik dalam menjaga kesehatan reproduksinya agar tidak terjadi dampak yang merugikan terhadap kesehatan rerpoduksinya.
Correlation of Side Effects of ARV (Antiretroviral) Drugs with ARV Therapy Compliance in PLWHA at KDS Jombang Care Center Plus of Jombang Regency Putri Dessyanti, Riska; Daramatasia, Wira; Yuliyanik, Yuliyanik
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) 
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhs.v17i03.5237

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) attacks white blood cells, leading to a weakened immune system. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) refers to the set of symptoms caused by the decline in immunity due to HIV. Antiretroviral therapy (ART) is used to suppress viral replication, with treatment success largely dependent on adherence to therapy. However, side effects of antiretroviral drugs can negatively impact adherence by causing unwanted symptoms that discourage patients from continuing treatment. This study aims to analyze the correlation between the side effects of antiretroviral drugs and adherence to antiretroviral therapy among people with HIV/AIDS in the Jombang Care Center Plus Peer Support Community, Jombang Regency. This study used a cross-sectional design with purposive sampling, involving 38 respondents. Adherence to ART was assessed using the Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) questionnaire, while the side effects of antiretroviral drugs were evaluated using the Group Clinical Trial AIDS questionnaire. Statistical analysis was performed using Somers' D test. The Somers' D test showed a significant correlation between the side effects of antiretroviral drugs and adherence to therapy (p = 0.002, p < 0.05). This study concludes that side effects of antiretroviral drugs are significantly associated with adherence to antiretroviral therapy among people with HIV/AIDS in the Jombang Care Center Plus Peer Support Community.