Claim Missing Document
Check
Articles

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI JAMUR MIKROSKOPIS PADA RIZOSFER TANAMAN JERUK SIAM (Citrus nobilis Lour.) DI KECAMATAN KINTAMANI, BALI Ni Putu Nila Ristiari; Ketut Srie Marhaeni Julyasih; Ida Ayu Putu Suryanti
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v6i1.21921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui genus jamur mikroskopis yang terdapat pada rizosfer tanaman jeruk siam (Citrus nobilis Lour.) di Kecamatan Kintamani, Bali. Penelitian mengacu pada pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh jamur mikroskopis pada rizosfer tanaman jeruk siam di perkebunan jeruk siam di Desa Kintamani. Adapun objek pada penelitian adalah genus jamur mikroskopis pada rizosfer tanaman jeruk siam yang diisolasi dari salah satu perkebunan jeruk siam di Desa Kintamani. Tahapan penelitian terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, dan analisis data. Hasil penelitian yakni melalui pengamatan makroskopis dan mikroskopis diperoleh 12 isolat diantaranya berasal dari 4 genus yaitu Aspergillus (4 isolat), Penicillium (3 isolat), Mucor (1 isolat), dan Trichoderma (4 isolat). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan yaitu 12 isolat jamur mikroskopis yang ditemukan, memiliki karakteristik makroskopis dan mikroskopis yang berbeda-beda.
JUMLAH TOTAL KOLONI JAMUR ENDOFIT PADA TANAMAN ANGGUR BALI (Vitis vinifera L. var Alphonso Lavalle) DI DESA BANJAR, KECAMATAN BANJAR, BULELENG BALI Putu Anggan Pradipta Utama; Ni Putu Ristiati; Ida Ayu Putu Suryanti
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 5 No. 3 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v5i3.21971

Abstract

Anggur Bali salah satu jenis buah yang dibudidayakan di kecamatan banjar, namun produktivitas dan kualitas buah anggur Bali mengalami penurunan tiap tahun dikarenakan serangan penyakit, akibatnya petani harus menggunakan pestisida kimia untuk menanggulangi serangan penyakit yang justru membawa dampak buruk. Sehingga perlu solusi untuk mengatasi masalah ini salah satunya dengan menggunakan jamur endofit sebagai agen hayati alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) jumlah koloni jamur endofit pada tanaman anggur Bali. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan yaitu (1) Terdapat variasi jumlah total koloni jamur endofit yaitu pada bagian akar  6,5 x 104 CFU/gram, pada batang 2,9 x 104 CFU/gram, dan pada daun 2,6 x 104 CFU/gram, sehingga diketahui jumlah koloni jamur endofit terbanyak terdapat pada bagian akar. Jumlah total koloni jamur endofit pada tanaman anggur Bali dihitung berdasarkan metode Total Plate Count dengan kisaran jumlah koloni jamur yang dihitung antara 10-100 koloni.
JUMLAH KOLONI BAKTERI PADA IKAN CAKALANG (Katsuwonus pelamis L.) DI PASAR TRADISIONAL KOTA SINGARAJA, BALI Ida Ayu Putu Suryanti
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 1 (2018): APRIL 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.476 KB) | DOI: 10.23887/wms.v12i1.13844

Abstract

Ikan yang dijual di pasar tradisional mengalami kendala dalam mempertahankan kesegarannya. Hal tersebut disebabkan oleh mikroorganisme khususnya bakteri yang hidup pada ikan tersebut. Cakalang (Katsuwonus pelamis L.) merupakan ikan yang berasal dari laut timur Indonesia dan dikenal  sebagai salah satu ikan yang banyak diminati masyarakat khususnya di Singaraja, Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah koloni bakteri yang tumbuh pada insang ikan cakalang yang berasal dari pedagang ikan di tiga pasar tradisional di kota Singaraja, Bali. Adapun sampel dari penelitian ini antara lain ikan cakalang yang berasal dari pasar anyar, pasar banyuasri dan pasar banyuning. Perhitungan jumlah bakteri menggunakan metode Standard Plate Count. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata jumlah koloni bakteri yang ditemukan pada insang ikan cakalang di ketiga pasar cukup bevariasi. Bakteri terbanyak berjumlah 4,20 x 107 CFU/ml ditemukan pada pasar banyuasri dan tersedikit ditemukan pada pasar anyar yaitu 2,10 x 107 CFU/ml (rata-rata dari pengenceran 10-6). Bakteri gram negatif mendominasi pada setiap ikan cakalang yang dijual di pasar tradisional kota Singaraja.
Pertumbuhan Tanaman Gemitir (Tagetes erecta) Dengan Penggunaan Pupuk Organik dan Anorganik Ida Ayu Putu Suryanti
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 1 (2019): April, 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.912 KB) | DOI: 10.23887/wms.v13i1.17130

Abstract

The purpose of this research were to determine the differences between organic and inorganic fertilizers in the growth of gemitir (Tagetes erecta) seen from the height and number of leaves. This research used a qualitative approach. This research was conducted by observing 56 fruit trees which were cultivated in two different beds and applied in organic and inorganic fertilizers at the same concentration and amount. To reduce the factors that inhibit plant growth, shade from plastic is made. Watering and maintenance were carried out every day with the same amount. Observations regarding plant height and number of leaves were carried out starting from week 1 to week 7. Data analysis was done by searching for the mean and percentage difference in yield from plant height and number of studies showing that the average plant height using organic fertilizer was 18.96 cm and organic fertilizer was 20.44 cm. This showed that there was a difference of 7.24% inorganic fertilizer higher than organic fertilizer. While the average number of leaves of gemitir plants added with organic fertilizer was 26.00 strands and inorganic fertilizers as much as 28.40 strands. The difference between the two was 8.5%, meaning that the use of inorganic fertilizers produces more leaves 8.5% or an average of 2-3 strands compared to organic fertilizers.
PARAMETER FISIK DAN JUMLAH PERKIRAAN TERDEKAT COLIFORM AIR DANAU BUYAN DESA PANCASARI KECAMATAN SUKASADA BULELENG Manik Widiyanti, Ni Luh Putu; Sukra Warpala, I Wayan; Suryanti, Ida Ayu Putu
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.695 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v6i1.8492

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok bagi makhluk hidup di bumi ini. Air bersih maupun air minum harus memenuhi syarat fisik, kimia, mikrobiologi dan radioaktif. Parameter mikrobiologi merupakan salah satu parameter yang harus mendapat perhatian karena dampaknya yang berbahaya yaitu dapat menimbulkan penyakit infeksi. Dalam penyediaan air minum harus memenuhi syarat-syarat sesuai dengan Permenkes RI No 492/MENKES/Per/IV/2010. Menurut ketentuan WHO dan APHA, kualitas air ditentukan oleh kehadiran dan jumlah bakteri di dalam air. Terdapat beberapa jenis bakteri yang hidup di dalam air antara lain bakteri coliform dan jenis Escherichia coli sebagai indikator pencemaran air. Coliform merupakan bakteri fekal berasal dari tinja hewan termasuk manusia. Danau Buyan yang terletak di Desa Pancasari-Sukasada-Buleleng- Bali merupakan kawasan pariwisata yang air danaunya digunakan untuk pariwisata air yaitu dayung dan memancing. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan parameter fisik air danau Buyan yang terukur pada saat penelitian : pH terendah dan kecerahan tidak memenuhi baku mutu air. Sedangkan parameter pH tertinggi, salinitas dan suhu memenuhi baku mutu air. Jumlah total bakteri coliform pada air danau Buyan berdasarkan metode Most Probable Number berkisar antara 20 – >1100.
PELATIHAN PEMBUATAN TOTEBAG ECOPRINT SEBAGAI KREATIVITAS RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MATERI PRAKARYA DI SMA KERTHA WISATA Ajeng Purnama Heny; Ida Ayu Putu Suryanti; Ina Yuliana; Rachmadhani Rachmadhani; P. Krisna Widyantara Sujana
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 3 (2025): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i3.4518

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas ramah lingkungan melalui pembelajaran prakarya di SMA Kertha Wisata, salah satu sekolah berbasis pariwisata di Singaraja. Upaya tersebut dilakukan dengan menerapkan praktik teknik ecoprint pada totebag. Pemilihan totebag ecoprint didasarkan pada edaran gubernur Bali tentang pembatasan penggunaan plastik sekali pakai di berbagai lembaga/instansi sekaligus menjadi aksi nyata dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yakni SDGs 4, SDGs 12 dan SDGs 13. Pelatihan ini dilaksanakan dalam 3 tahap yakni persiapan, pelatihan dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan pemahaman konsep ecoprint dan kesadaran lingkungan mendapat kategori sangat baik sedangkan pada indikator keterampilan dan kreatifitas mendapat katergori baik. Selain mengembangkan kreatifitas ramah lingkungan pelatihan ini diharapkan mendorong pengembangan kewirausahaan di sekolah berbasis pariwisata melalui produk fesyen dan aksesori yang bernilai jual.
The Effectiveness of Methanol and Hexane Extracts of Clove Leaves on The Growth of The Fungus Sclerotium rolfsii which Causes Damping-off Disease in Soybean Plants (Glycine max L. Merr) Parwanayoni, Ni Made Susun; Suryanti, Ida Ayu Putu; Permana, I Gede Teguh
Journal of Tropical Plant Protection Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtpp.2026.007.2.5

Abstract

Differences in the polarity of solvents used in extraction significantly affect the inhibitory power and types of compounds identified. The aim of this study was to determine the inhibitory effectiveness of clove leaf extract extracted with different solvents, namely methanol (polar) and hexane (non-polar), on the growth of Sclerotium rolfsii fungus. The research methods included: extraction of clove leaf extract with methanol and hexane solvents, and testing the inhibitory power of crude methanol and hexane extracts using the well diffusion method. The effectiveness of clove leaf extract on the growth of S.rolfsii fungal colonies was tested using the colony method and biomass test. The results showed that the inhibitory power of crude clove leaf extract, tested separately with methanol and hexane solvents, each with an inhibition zone diameter of 40 mm (very strong inhibition) and  0 mm (no inhibition). The results extract tests on the growth of S.rolfsii fungal colonies showed that a 2 % methanol extract concentration was able to inhibit 100 % of S.rolfsii fungal colony growth.The results of the activity test of clove leaf methanol extract on the growth of fungal biomass S.rolfsii showed 100 % inhibition at a concentration of  1.5 %. The clove leaf methanol extract showed very strong inhibition, while the hexane extract showed no inhibition against S.rolfsii fungal growth.
Optimalisasi Pupuk Organik Cair Berbasis Batang Pisang dan Serabut Kelapa dengan Bioaktivator MA-11 untuk Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Ida Ayu Putu Suryanti; I Made Pasek Anton Santiasa
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 7 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i7.15536

Abstract

The sustainable utilization of agricultural residues remains challenging because the combined application of banana pseudostem, coconut fiber, and the MA-11 bioactivator for liquid organic fertilizer production has not been systematically investigated. This research aims to analyze the formulation of liquid organic fertilizer from banana pseudostem and coconut fiber, using MA-11 as a bioactivator to enhance plant growth. First part of research focusing on analysing macronutrients, micronutrients, and the total bacterial count (CFU/mL). The best results were liquid organic fertilizer made from varying concentrations (5%, 10%, 15%, 20%, and 25%) as a treatment and a control (0%), each of which was added with 1 L of coconut water, 125 mL of molasses, and 125 mL of MA-11 to be tested on Marigold in the greenhouse. This research uses an experimental method with a Completely Randomized Design. Plant growth responses were assessed by measuring plant height, leaf number, and the dry biomass of roots, stems, and leaves. The research results showed that the combination  3 (K3) with 125 gr of banana stems and 375 gr of coconut fiber had macronutrients (N, P, and K) according to the standard (2-6%), which is 3.38%. The content of micronutrients Cl, Na, Zn, and B was according to standards. The best formulation in this research that can encourage plant growth is K3 with a concentration of 15%. These findings indicate that the success of liquid organic fertilizer is not only determined by the composition of the raw materials but also by the interaction between nutrient content, microorganism activity, and appropriate application concentration.
Pengaruh Kulit Buah Cokelat (Theobroma Cacao L.) pada Pemeraman terhadap Kadar Gula dan Karakteristik Organoleptik Pisang Cavendish (Musa Acuminata) Kadek Risna Dewi Antari; Ni Luh Putu Manik Widiyanti; Ida Ayu Putu Suryanti
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 20 No. 2 (2026): Agustus 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v20i2.114953

Abstract

Penggunaan kalsium karbida (karbid) sebagai bahan pemeraman buah masih banyak dilakukan, meskipun berpotensi menimbulkan dampak terhadap keamanan pangan dan kualitas buah. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pemeraman alami yang lebih aman dan ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah pertanian, seperti kulit buah cokelat (Theobroma cacao L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan limbah kulit buah cokelat sebagai agen pemeraman alami terhadap kadar gula terlarut dan kualitas organoleptik buah pisang cavendish (Musa acuminata). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen murni (True Experimental) dengan rancangan Post Test Control Group Design dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor, yaitu variasi berat kulit buah cokelat sebagai agen pemeraman. Perlakuan terdiri atas kontrol tanpa perlakuan, kontrol menggunakan karbid, serta variasi berat kulit buah cokelat. Parameter yang diamati meliputi kadar gula terlarut menggunakan refraktometer dalam satuan derajat Brix (°Brix) dan uji hedonik terhadap warna, aroma, rasa, dan tekstur buah pisang hasil pemeraman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kulit buah cokelat mampu meningkatkan proses pematangan pisang cavendish yang ditandai dengan peningkatan kadar gula akibat konversi pati menjadi gula sederhana selama pemeraman. Perlakuan P2 dengan berat kulit buah cokelat 800 g menghasilkan kadar gula tertinggi, sedangkan perlakuan P1 dengan berat 400 g memberikan tingkat penerimaan organoleptik terbaik berdasarkan penilaian panelis. Limbah kulit buah cokelat berpotensi dimanfaatkan sebagai agen pemeraman alami yang lebih aman, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan kualitas fisiologis serta organoleptik buah pisang cavendish. Kata Kunci: Kulit Cokelat 1, Pemeraman 2, Pisang Cavendish 3, Kadar Gula 4, Hedonik 5
Co-Authors ., ANA MAULANA ., Desi Asrini Jumia Miarti ., Dewa Putu Surya d ., Dwi Agus Satyawati ., Gusti Ngurah Yoga Pradipta ., I Gede Surya Natha ., I Luh Neni Ardani ., I Made Dicky Satya Narayana ., I Putu Esha Darmawan ., I Wayan Eva Widi Pratama ., IB PUTU EKA WEDANTA ., Kadek Agus Priady Wahyu Winantha ., Kadek Sera Harlistya Udayani ., Ketut Eka Nudastra ., Made Dwi Oktaviani ., Ngakan Putu Ari Krisna Pratama ., Ni Made Widnyani ., Ni Putu Asrini ., Ni Putu Ayu Meita Kurniawati ., Ni Putu Hendrayani ., Ni Putu Indah Kumala Sari ., Ni Putu Lilik Widiari ., NURUL HIDAYAH ., Nyoman Ayu Tri Martriani ., Stanislaus Putu Mikael Mba Balu Ajeng Purnama Heny ANA MAULANA . Ayu Seoulina . Ayu Seoulina ., Ayu Seoulina Desak Made Citrawathi Desi Asrini Jumia Miarti . Dewa Putu Surya d . Drs.I Ketut Artawan,M.Si . Dwi Agus Satyawati . Gusti Ngurah Yoga Pradipta . I Gede Surya Natha . I Gusti Agung Nyoman Setiawan I Kadek Hartawan . I Kadek Hartawan ., I Kadek Hartawan I Luh Neni Ardani . I Made Dicky Satya Narayana . I Made Pasek Anton Santiasa I Made Sutajaya I Nyoman Wijana I Putu Esha Darmawan . I Wayan Eva Widi Pratama . I Wayan Sukra Warpala IB PUTU EKA WEDANTA . Ida Bagus Jelantik Swasta Ina Yuliana Kadek Agus Priady Wahyu Winantha . Kadek Risna Dewi Antari Kadek Sera Harlistya Udayani . Ketut Eka Nudastra . Ketut Srie Marhaeni Julyasih Made Dwi Oktaviani . Meitini Proborini Wahyuni Ngakan Putu Ari Krisna Pratama . Ni Kadek Ria Paramita Lestari . NI LUH PUTU MANIK WIDIYANTI Ni Made Widnyani . Ni Putu Asrini . Ni Putu Ayu Meita Kurniawati . Ni Putu Hendrayani . Ni Putu Indah Kumala Sari . Ni Putu Lilik Widiari . Ni Putu Nila Ristiari Ni Putu Ristiati Nurul Hidayah . Nyoman Ayu Tri Martriani . P. Krisna Widyantara Sujana Parwanayoni, Ni Made Susun Permana, I Gede Teguh Pradipta Utama, Putu Anggan Putu Anggan Pradipta Utama Putu Budi Adnyana Rachmadhani Rachmadhani Ristiari, Ni Putu Nila Stanislaus Putu Mikael Mba Balu . Tirta Pratiwi Ni Komang . Tirta Pratiwi Ni Komang ., Tirta Pratiwi Ni Komang Yan Ramona