Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Nyeri Persalinan dengan Pijat Akupressure Astuti, Dyah Puji; Dewi, Adinda Putri Sari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri persalinan merupakan salah satu penyebab terjadinya partuslama dan kematian janin. Partus lama memberikan sumbangsih 5 %terhadap penyebab kematian ibu di Indonesia. Hasil SurveiDemografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012menunjukkan bahwa Angka Kematian Bayi (AKB) adalah 32/1000kelahiran hidup, Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 359/100.000kelahiran hidup sedangkan target Millenium Developmen Golds(MDG’s) pada tahun 2015 untuk AKB adalah 23/1000 kelahiranhidup dan untuk AKI 102/100.000 kelahiran hidup. Nyeri persalinandapat menimbulkan stres yang menyebabkan pelepasan hormon yangberlebihan seperti katekolamin dan steroid sehingga dapatmenyebabkan terjadinya partus lama pada saat persalinan.Akupresur merupakan salah satu teknik nonfarmakologi dalammengatasi nyeri persalinan. Tujuan penelitian ini adalah perbedaannyeri persalinan sebelum dan sesudah dilakukan pijat acupressurepada saat proses persalinana kala 1. Desain penelitian ini preexperimental dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitianini diambil secara purposive sebanyak 35 respondenyang telahmemenuhi kriteria inklusi. Teknik analisis data menggunakan analisisunivariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariate denganuji wilcoxon (Wilcoxon Signed Ranks Test). Hasil penelitian sebelumdiberikan pijat akupressure nyeri yang dialami responden sebagianbesar dalam kategori nyeri berat yaitu sebanyak 29 responden(82,9%). sesudah diberikan pijat akupressure nyeri yang dialamiresponden sebagian besar dalam kategori nyeri sedang yaitusebanyak 22 responden (62,9%). Berdasarkan hasil uji analisiswilcoxon pada kelompok perlakuan didapatkan taraf signifikan psebesar 0,000 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapatpengaruh penerapan
Nyeri Persalinan dengan Pijat Akupressure Astuti, Dyah Puji; Dewi, Adinda Putri Sari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri persalinan merupakan salah satu penyebab terjadinya partuslama dan kematian janin. Partus lama memberikan sumbangsih 5 %terhadap penyebab kematian ibu di Indonesia. Hasil SurveiDemografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012menunjukkan bahwa Angka Kematian Bayi (AKB) adalah 32/1000kelahiran hidup, Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 359/100.000kelahiran hidup sedangkan target Millenium Developmen Golds(MDG’s) pada tahun 2015 untuk AKB adalah 23/1000 kelahiranhidup dan untuk AKI 102/100.000 kelahiran hidup. Nyeri persalinandapat menimbulkan stres yang menyebabkan pelepasan hormon yangberlebihan seperti katekolamin dan steroid sehingga dapatmenyebabkan terjadinya partus lama pada saat persalinan.Akupresur merupakan salah satu teknik nonfarmakologi dalammengatasi nyeri persalinan. Tujuan penelitian ini adalah perbedaannyeri persalinan sebelum dan sesudah dilakukan pijat acupressurepada saat proses persalinana kala 1. Desain penelitian ini preexperimental dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitianini diambil secara purposive sebanyak 35 respondenyang telahmemenuhi kriteria inklusi. Teknik analisis data menggunakan analisisunivariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariate denganuji wilcoxon (Wilcoxon Signed Ranks Test). Hasil penelitian sebelumdiberikan pijat akupressure nyeri yang dialami responden sebagianbesar dalam kategori nyeri berat yaitu sebanyak 29 responden(82,9%). sesudah diberikan pijat akupressure nyeri yang dialamiresponden sebagian besar dalam kategori nyeri sedang yaitusebanyak 22 responden (62,9%). Berdasarkan hasil uji analisiswilcoxon pada kelompok perlakuan didapatkan taraf signifikan psebesar 0,000 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapatpengaruh penerapan pijat akupressure terhadap penurunan nyeripersalinan kala I.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DAN PEMERIKSAAN LABORATORIUM DALAM KELAS ANTE NATAL CARE Kusumastuti, Kusumastuti; Astuti, Dyah Puji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan dapat berkembang menjadi masalah bagi seorang ibu. WHO memperkirakan bahwa sekitar 15% dari seluruh wanita hamil mengalami komplikasi. Status kesehatan ibu hamil sangat berpengaruh terhadap masa depan kesejahteraan janin dan tidak semua ibu mengetahuinya. Dengan begitu penting bagi tenaga kesehatan untuk memberikan penyuluhan dalam masa antenatal yang akan sangat menunjang proses persalinannya. Di Desa Lemah Duwur terdapat 18 ibu hamil. Semua ibu hamil belum melakukan pemeriksaan laborat seperti Hemoglobin, Golongan Darah, dan VCT. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan sehat dan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi komplikasi masa kehamilan. Metode yang digunakan adalah diskriptif dengan pengumpulan data menggunakan pre test, penyuluhan, post test, serta pemeriksaan laboratorium bekerjasama dengan Puskesmas Kuwarasan. Materi meliputi kehamilan sehat, nutrisi ibu hamil, pemeriksaan fisik dan laboratorium selama kehamilan. Jumlah peserta sebanyak 18 ibu hamil trimester III. Media yang digunakan berupa leaflet dan power point. Hasil kegiatan di dapatkan bahwa mayoritas pengetahuan ibu baik sebesar 61%. Para ibu hamil bersedia melakukan pemeriksaan laboratorium kehamilan dengan hasil 83% ibu hamil tidak anemia (Hb>11 grm%) dan 100 % hasil tes VCTnya negative. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil dan hasil pemeriksaan laboratorium ibu hamil yang normal
PENERAPAN PEMBERIAN MADU UNTUK MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM Kiromah, Naelaz Zukkhruf Wakhidatul; Lestari, Siti; Astuti, Dyah Puji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka perineum adalah masalah umum untuk ibu postpartum. Hal ini dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti infeksi luka jahitan perineum. Infeksi ini dapat diobati dengan memberi madu. Madu adalah sejenis terapi non-farmakologis untuk mempercepat penyembuhan luka perineum. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aplikasi madu untuk mempercepat penyembuhan luka perineum ibu postpartum. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus. Partisipan terdiri dari 5 ibu postpartum fisiologis. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan perawatan luka perineum menggunakan madu menghasilkan 3 partisipan (60%) mengalami penyembuhan luka dalam kategori cepat dan 2 partisipan (40%) mengalami penyembuhan luka dalam kategori normal. Madu terbukti efektif mempercepat penyembuhan luka dan dapat direkomendasikan untuk penyembuhan luka perineum pada ibu post partum.
PEMBERIAN SUPLEMENTASI ZINC DAN EKSTRAK IKAN GABUS UNTUK MEMPERCEPAT PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM Intiyani, Rafilah; Astuti, Dyah Puji; Sofiana, Juni
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hampir 90% proses persalinan normal mengalami kondisi pecah di perineum. Luka perineum ini sangat rentan terhadap infeksi jika tidak ditangani dengan benar dan akan sangat mempengaruhi penyembuhan. Aplikasi suplemen zinc dan ekstrak ikan gabus adalah inovasi baru untuk mempercepat penyembuhan luka perineum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pemberian konsumsi suplemen zinc dan ekstrak ikan g dalam mempercepat penyembuhan luka perineum. Ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus pada 5 partisipan ibu post partum dengan luka perineum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyembuhan luka perineum dengan skala REEDA menunjukkan bahwa 2 partisipan sembuh dengan kategori cepat (pada hari ke 6) dan 3 partisipan sembuh dengan kategori penyembuhan luka normal (pada hari ke 7). Dengan demikian pemberian suplemen zinc dan ekstrak ikan gabus dapat direkomendasikan untuk mempercepat penyembuhan luka perineum ibu post partum.
Penyuluhan HIV/AIDS untuk Meningkatkan Pengetahuan terhadap Pencegahan Penularan dan Akibatnya Zakiyyah, Nuri; Triansari, Amelia; Na'mah, Lutfia Uli; Astuti, Dyah Puji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AIDS merupakan suatu penyakit yang belum ada obatnya dan belum ada vaksin yang bisa mencegah serangan virus HIV, sehingga penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya bagi kehidupan manusia baik sekarang maupun di waktu yang akan datang. Selain itu AIDS juga dapat menimbulkan penderitaan baik dari segi fisik maupun segi mental. Meningkatnya kasus HIV/ AIDS di indonesia semakin meluas dan hampir tak bisa dicegah. Jawa Tengah merupakan provinsi di Indonesia yang menempati urutan ke- 5 terbanyak dalam kasus HIV/ AIDS yaitu dengan jumlah 18.038 (Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2017). Dan Kebumen merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang menempati urutan pertama terbanyak kasus HIV/AIDS yaitu dengan jumlah 132 kasus(Ahmad,2017). Semakin mengerucut Desa Selokerto merupakan salah satu desa dengan kasus HIV/ AIDS terbanyak di Kebumen. Dewasa ini masyarakat belum mengetahui apa itu sebenarnya AIDS, gejala-gejala AIDS, cara penularannya, dan cara mencegahnya. Sehingga sampai sekarang penderita AIDS semakin meningkat. Selain itu masyarakat juga harus mengetahui siapa saja yang kemungkinan besar tertular AIDS, dan bagaimana keadaan AIDS sejauh ini di Indonesia. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dalam bentuk penyuluhan kepada masyarakat tentang pencegahan penularan dan akibat dari HIV/ AIDS dan pendekatan partisipatif artinya para peserta dituntut aktif dalam mengikuti kegiatan. Kompetensi yang akan dibentuk ditanda dengan indikator peningkatan pengetahuan peserta tentang pencegahan penularan dan akibat dari HIV/ AIDS. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan terhadap pencegahan penularan dan akibat HIV/ AIDS. Lokasi kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di balai Desa Selokerto, Gombong. Sarana dan prasarana pendukung yang dimiliki berupa ruang pertemuan, audio visual, dan SDM. Kegiatan ini juga dihadiri oleh banyak pihak terkait seperti tokoh agama dari desa tersebut, kepala desa, dosen STIKES Muhammadiyah Gombong. Secara komulatif dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan HIV/ AIDS untuk meningkatkan pengetahuan terhadap pencegahan penularan dan akibatnya, telah menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman di kalangan masyarakat yang ikut berpartsipasi.
Penerapan Kelas Ibu Nifas untuk Meningkatkan Pengetahuan tentang Gizi dan Mitos Makanan pada Periode Pasca Partum Fauziah, Awalia Syifa; Astuti, Dyah Puji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kelas ibu nifas merupakan diskusi kelas yang berguna dalam menfasilitasi diskusi dalam kelompok pasca kelahiran. Kelas ibu nifas ini berkaitan dengan peningkatan pengetahuan pada ibu nifas, ketika pengetahuan baik maka ibu nifas akan memenuhi gizi maksimal. Gizi sangat diperlukan oleh ibu nifas karena gizi dapat mempengaruhi produksi ASI, pemulihan masa nifas, serta pengaruh lainnya terhadap keberlangsungan ibu nifas tersebut. Jika ibu nifas mengalami malnutrisi maka ibu nifas tersebut dapat menderita penyakit seperti anemia. Untuk mengatasi terjadinya malnutrisi pada ibu nifas perlu dilakukan pendidikan kesehatan melalui kelas ibu nifas. Hal ini dapat dilakukan menggunakan media booklet. Tujuan:Untuk mengetahui penerapan kelas ibu nifas dalam meningkatkan pengetahuan pada ibu nifas tentang gizi dan mitos makanan pada periode pasca partum dengan media booklet Metode Penulisan:Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study). Partisipannya adalah 5 ibu nifas yang melakukan mitos pantang makanan. Data diperoleh dari wawancara, pertemuan selama 3 kali, dimana pertemuan pertama tentang mitos makanan pada ibu nifas, kedua tentang gizi ibu nifas dan ketiga evaluasi serta data dari hasil pretest-posttest. Hasil: Tingkat pengetahuan ibu nifas sebelum dilakukan penerapan masih dalam kategori cukup (100%). Setelah diberikan penerapan kelas ibu nifas, partisipan mengalami peningkatan pengetahuan dengan skor 18 diraih oleh 1 partisipan, skor 20 diraih oleh 1 partisipan, skor 21 diraih oleh 2 partisipan, dan skor 22 diraiholeh 1 partisipan, seluruhnya masuk dalam kategori (100%) baik. Kesimpulan: Penerapan kelas ibu nifas dengan menggunakan media booklet ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan pada ibu nifas tentang gizi dan mitos makanan pada masa nifas. Sehingga penerapan kelas ibu nifas secara rutin sangat direkomendasikan.
Penerapan Demonstrasi Cara Menyusui yang Benar untuk Meningkatkan Breastfeeding Self Efficacy pada Ibu Nifas Mahfiatun, M; Astuti, Dyah Puji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breastfeeding Self Efficacy adalah keyakinan seorang ibu akan kemampuannya untuk berhasil menyusui bayinya. Penggunaan media dalam konseling laktasi dapat sangat memengaruhi penyerapan informasi yang disampaikan. Penerapan paket pendukung (latihan, video, pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet) dapat meningkatkan kemandirian menyusui ibu nifas. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik partisipan breastfeeding self efficacy, dan poduksi ASI sebelum dan sesudah demonstrasi cara menyusui yang benar. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan penelitian. Aplikasi ini melibatkan 5 peserta sebagai penelitian. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi. Setelah menerapkan demonstrasi cara menyusui yang benar, ada peningkatan self-efficacy dari semua peserta, yaitu dari 60% (kategori kurang) menjadi 80% (kategori cukup). Selain itu, ada peningkatan (100%) dalam produksi ASI dari semua peserta, dan peningkatan self-efficacy menyusui adalah 80%. Penerapan demonstrasi cara menyusui yang benar secara efektif dapat meningkatkan Breastfeeding Self Efficacy. Bidan diharapkan melakukan penilaian efikasi diri pada ibu nifas dan pendidikan kesehatan tentang pemberian ASI eksklusif untuk meningkatkan efikasi diri menyusui mereka.
Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Kronik dalam Menjalani Program Therapi Hemodialisa di RS PKU Muhammadiyah Gombong Laksono, Gayuh Dwi; Septiwi, Cahyu; Astuti, Dyah Puji
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Pasien gagal ginjal kronik sangat bergantung pada program therapi hemodialisa untuk menggantikan ginjalnya. Kepatuhan pasien penderita gagal ginjal kronik dalam menjalankan program therapi merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan, karena jika penderita tidak patuh dalam menjalankan therapi hemodialisa maka akan menyebabkan terjadi penumpukan zat-zat berbahaya dalam tubuh dari hasil metabolisme dalam darah sehingga penderita akan merasakan sakit diseluruh tubuh. Tujuan Penelitian: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani program therapi hemodialisa. Metode Penelitian: Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 124 responden dengan menggunakan tabel krejcie. Analisa bivariat menggunakan uji chi square dan analisa multivariat menggunakan uji regresi logistic. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh antara usia dengan kepatuhan menjalani program therapi hemodialisa dengan hasil p-value 0.002 < 0.05. Terdapat pengaruh antara tingkat pengetahuan tentang hemodialisa dengan kepatuhan menjalani program therapi hemodialisa dengan hasil p-value 0.001 < 0.05. Terdapat pengaruh antara motivasi dengan kepatuhan menjalani program therapi hemodialisa dengan hasil p-value 0.000 < 0.05. Terdapat pengaruh antara persepsi pasien terhadap pelayanan perawat dengan kepatuhan menjalani program therapi hemodialisa dengan hasil p-value 0.002 < 0.05. Terdapat pengaruh antara dukungan keluarga dengan kepatuhan menjalani program therapi hemodialisa dengan hasil p-value 0.001 < 0.05. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian motivasi merupakan faktor yang paling dominan atau berpengaruh terhadap kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam menjalani program therapi hemodialisa.
Pembentukan Posyandu Remaja Desa Madureso Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen Sulastri, Eti; Astuti, Dyah Puji; Handayani, Eka Wuri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa storm and stress, karena remajamengalami banyak tantangan baik dari diri mereka sendiri(biopsychosocial factors) ataupun lingkungan (environmentalfactors).Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Berbasis Sekolah diIndonesia tahun 2015 (GSHS) dapat terlihat gambaran faktor risikokesehatan pada pelajar usia 12-18 tahun (SMP dan SMA) secaranasional, sebanyak 41,8% laki-laki dan 4,1% perempuan mengakupernah merokok, 14,4% laki- laki dan 5,6% perempuan pernahmengkonsumsi alkohol, lalu juga didapatkan 2,6% laki-laki pernahmengkonsumsi narkoba dan perilaku seksual di mana didapatkan8,26% pelajar laki-laki dan 4,17% pelajar perempuan usia 12-18tahun pernah melakukan hubungan seksual.Kompleksnyapermasalahan kesehatan pada remaja, tentunya memerlukanpenanganan yang komprehensif dan terintegrasi yang melibatkansemua unsur dari lintas program dan sektor terkait, itu diakibatkankarena tidak ada wadah remaja untuk medapatkan pengetahuan daninformasi terkait kesehatan.Tujuan kegiatan ini adalah membentukposyandu remaja dam kader remaja. Metode pengabdian masyarakatadalah dengan melakukan survey, penyuluhan dan pelatihan selama2kali meliputi teori dan praktik. Hasil pengabdian masyarakat telahterbentuk posyandu remaja dan terbentuk 10 orang kader posyanduremaja,adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalammelakukan kegiatan posyandu remaja. Kesimpulan pelaksanaanpengabdian masyarakat ini adalah terbentuknya posyandu remaja diDesa Madureso Kecamatan Kwarasan Kabupaten Kebumen.