Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Dari Interpretasi menuju Dekorasi dalam Quran Journaling di Instagram: Analisis model Encoding/Decoding akun @rusna_meswari Ghozali, Mahbub; Dewi, Chandra Kartika
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 22 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v22i2.8749

Abstract

Cakupan pemaknaan Alquran di Instagram mengalami perkembangan bentuk dari deskripsi makna dalam bentuk meme ke bentuk Quran journaling. Makna dieksplorasi lebih dekat dengan pengalaman keseharian yang sifatnya pribadi dengan mekanisme reflektif yang dihiasi dengan beragam gambar yang melengkapi keindahannya. Makna tersimpan dalam rangkaian simbol yang kompleks sebagai sarana merepresentasikan kandungan ayat sehingga terjadi perubahan tangkapan makna dari yang dituju oleh pemilik akun ke pembaca. Penelitian ini bertujuan mendeteksi kesenjangan makna yang berlangsung dalam proses encoding dan decoding dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil data dianalisis dengan metode structural analysis. Penelitian ini menunjukkan penerimaan pesan dalam bentuk Quran journaling muncul dalam bentuk yang tidak konsisten. Produksi pesan yang bertujuan memberikan pemahaman terhadap makna Alquran agar menjadi petunjuk diterima dalam makna yang beragam. Rangkaian kode bahasa yang digunakan sebagai deskripsi pesan teralihkan dengan simbol hiasan dan seni tulisan yang ditonjolkan dalam mekanisme Quran journaling. Pembaca yang menyukai bentuk jurnal memilih memahami pesan dalam bentuk keinginan memproduksi tulisan dan hiasan indah yang sama tanpa memperhatikan kandungan makna Alquran. Meskipun sebagian kecil dari penerima pesan memberikan dukungan atas makna, penerimaan atas narasi kandungan Alquran berlangsung hanya pada makna yang disukai. Hal ini menunjukkan inefisiensi pemaknaan di Instagram yang disebabkan tangkapan makna didasarkan pada kesukaan dan keinginan pembaca atas makna yang dikehendaki.
Strategi Dakwah Terhadap Non-Muslim: Studi atas Pandangan Nawāwī Al-Jawīdalam Tafsīr Marāḥ Labīd Ghozali, Mahbub; Aula, Siti Khodijah Nurul
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 5(2), 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v5i2.3593

Abstract

This study aims to determine strategy of da'wah to non-Muslims contained in Tafsīr Marāḥ Labīd by Nawawī al-Jāwī. Da'wah activities carried out against non-Muslims are always aimed at inviting them to convert Islam. This is contrary to the messages contained in the Qur'an and the values of religious freedom guaranteed by the state. This study uses a qualitative method with data analysis using content analysis. This study concludes that da'wah to non-Muslims in Nawawi's view is not in the form of an effort to invite them to Islam, but the delivery of a message to well behaved. The issue of faith, in Nawawi's view, is a guide that can only be given by God. In order for the message of da'wah to be conveyed, Nawawi emphasizes the da'wah method used that is not violent. This prohibition is absolute, except in the process the preacher experiences threats that can interfere with faith. However, Nawawī emphasized that if this happens and it is possible to avoid it, then a preacher is advised to avoid and not to resort to violence. In this context, Nawawī also prohibits acts of da'wah in the name of jihad in the form of violence.