Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

SURVEI PENANGANAN BROADCAST STORM PROBLEM PADA PROTOKOL ROUTING AODV DI MANET Muttaqien, Indera Zainul; Arismadhani, Asad; Ijtihadie, Royyana Muslim; Anggoro, Radityo
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 13, No 2, Juli 2015
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v13i2.a486

Abstract

Komunikasi multi-hop pada lingkungan MANET dapat melibatkan broadcast paket dalam proses route discovery. Protokol routing pada MANET akan melakukan broadcast paket RREQ dan menjalarkannya ke node tujuan secepat dan seefisien mungkin, dimana paket RREQ dari rute yang optimal adalah paket RREQ yang terlebih dahulu sampai ke tujuan. Aktifitas broadcast yang tidak terkontrol dapat menyebabkan suatu kondisi yang disebut broadcast storm problem. Broadcast storm problem dapat berdampak pada terganggunya kinerja dari protokol routing akibat adanya packet redundancy, contention, dan collision. Broadcast storm problem dapat ditangani dengan membatasi jumlah node yang dapat melakukan broadcast. Tujuan utama dari pembuatan makalah ini adalah merangkum beberapa mekanisme terbaru yang telah diakukan oleh para peneliti untuk menangani broadcast storm problem. Kami juga menyajikan perbandingan dari mekanisme tersebut berdasarkan karakteristik dari mekanisme ditinjau dari kesesuaian dengan beberapa skema penanganan broadcast storm problem yang diajukan oleh peneliti sebelumnya, kebutuhan informasi tertentu antar node, lingkungan uji coba dan apakah mekanisme ini dapat diterapkan pada protokol routing lainnya.
SURVEI TEKNIK CLUSTERING ROUTING BERDASARKAN MOBILITAS PADA WIRELESS AD-HOC NETWORK Wirawan, I Nyoman Trisna; Rahmania, Lidya Amalia; Ijtihadie, Royyana Muslim; Anggoro, Radityo
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 14, No 1, Januari 2016
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v14i1.a508

Abstract

Wireless ad-hoc merupakan sebuah skema jaringan yang didesain supaya mampu beroperasi tanpa membutuhkan infrastruktur tetap serta bersifat otonom. Teknik flooding pada proses path discovery dalam kasus wireless ad-hoc network dapat menimbulkan masalah beban jaringan yang berlebihan. Oleh karena itu, sebuah skema clustering diusulkan untuk mengurangi adanya flooding paket yang berlebihan dengan membagi node-node dalam jaringan menjadi beberapa bagian berdasarkan parameter tertentu. Teknik ini efektifuntuk mengurangi paket yang harus dilewatkan dalam jaringan. Namun masalah muncul ketika sebuah jaringan wireless ad-hoc harus membentuk sebuah cluster dengan mempertimbangkan beberapa parameter khusus. Parameter tersebut harus disesuaikan dengan kasus yang dihadapi. Pada tulisan ini akan dibahas secara khusus mengenai penerapan skema clustering dalam lingkungan wireless ad-hoc network, baik pada MANETdan penyesuaian skema clustering yang harus dilakukan pada VANET berdasarkan mobilitasnya.
RELIABLE FAULT-TOLERANT PADA JARINGAN SENSOR NIRKABEL BERBASIS CLUSTERING Elfirman, Muhammad Ziki; Djanali, Supeno; Anggoro, Radityo
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 14, No 1, Januari 2016
Publisher : Department of Informatics, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v14i1.a512

Abstract

Pada umumnya Jaringan Sensor Nirkabel (JSN) digunakan untuk meneliti lingkungan yang keras dan sulit dijangkau oleh manusia oleh karena itu JSN rentan terhadap fault. Metode Reliable Fault-Tolerant(RFT) diusulkan untuk mengatasi permasalahan ini. Metode ini terdiri dari dua bagian yaitu proses clustering dan mekanisme fault-tolerant. Pada proses clustering, pemilihan Cluster Head (CH) dilakukan oleh Base Station(BS) berdasarkan data yang didapat dari node-node pada JSN. Selanjutnya, mekanisme fault-tolerant akan memastikan apakah CH dapat mengakomodasi semua node di dalam klasternya. Jika terjadi fault pada CH, Cluster Member(CM) yang memiliki jarak terdekat ke BS akan dipilih sebagai CH yang baru. Agar penggunaan energi lebih merata, pada setiap round dilakukan pergantian CH, member yang memiliki energi terbesar akan dipilih sebagai CH yang baru. Dari hasil yang diperoleh, jumlah data yang didapatkan pada metode RFT hingga 12 persen lebih baik dari metode LEACH-C.
Analisis perbandingan wireless network standard 802.11a dan 802.11p berdasarkan protokol dynamic source routing di lingkungan vehicular ad hoc networks Yusuf, Muhammad; Anggoro, Radityo
Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Vol 3, No 2 (2017): July-December
Publisher : Prodi Sistem Informasi - Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1625.065 KB) | DOI: 10.26594/register.v3i2.1040

Abstract

Routing pada Vehicular Ad Hoc Network (VANET) merupakan kasus yang unik karena tingginya perubahan jaringannya. VANET sendiri juga digolongkan dalam Mobile Ad Hoc Network (MANET), sehingga protokol-protokol routing yang ada pada MANET dapat juga dipakai pada VANET. Pemilihan protokol routing menjadi salah satu aspek yang cukup penting. Oleh karena itu, penelitian ini akan melakukan evaluasi seberapa kuatnya protokol Dynamic Source Routing (DSR) dalam menghadapi berbagai skenario VANET yang memiliki kepadatan bervariasi di dalam lalu lintas perkotaan. Digunakan protokol 802.11p dalam ruang lingkup lalu lintas perkotaan yang didapat dari SUMo simulator, dan dianalisa menggunakan NS-2. Pemilihan 802.11p juga dipilih dari hasil perbandingan antara 802.11p dan 802.11a pada ruang lingkup lalu lintas yang berbentuk grid yang didapat juga dari simulator yang sama. Dari hasil analisa menunjukkan bahwa 802.11p memiliki performa yang lebih bagus dan bervariasi terhadap kepadatan-kepadatan yang telah ditentukan.  Routing on Vehicular Ad Hoc Network (VANET) is a unique case due to the high network changes. VANET itself is also classified in Mobile Ad Hoc Network (MANET), so the MANET routing protocols can also be used on VANET. Selection of routing protocols becomes one of the most important aspects. Therefore, this study will evaluate how strong the Dynamic Source Routing (DSR) protocol in dealing with various VANET scenarios that have varied densities in urban traffic. This research is using an 802.11p protocol that obtained from SUMO simulator and then analyzed by NS-2. The 802.11p protocol was selected based on the result of performance comparison between 802.11p and 802.11a on some grid-shaped traffic scenarios. The results show that 802.11p has better performance and more robust than 802.11a while using predefined densities. 
ANALISA PENDETEKSIAN SERANGAN BLACKHOLE PADA JARINGAN MANET (MOBILE AD-HOC NETWORK) MENGGUNAKAN METODE GENETIC ALGORITMA Borut, Kafi Ramadhani; Djanali, Supeno; Anggoro, Radityo
SCAN - Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 12, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/scan.v12i1.880

Abstract

Abstrak. MANET merupakan sebuah topologi baru dalam jaringan wireless yang sering digunakan dan dikembangkan untuk sebuah penelitian saat ini. MANET (Mobile Ad-hoc network) merupakan sebuah jaringan yang terdisentralisasi namun tidak tergantung oleh infrastruktur seperti router. Jaringan MANET ini juga tidak dapat dikatakan 100 % aman dari sisi keamanan jaringannya. Banyak serangan-serangan yang sering digunakan untuk membuat jaringan MANET ini down. Namun serangan yang sering digunakan dalam beberapa penelitian yang ada dalam jaringan MANET khususnya pada protokol routing AODV adalah serangan blackhole.Serangan blackhole ini mengadopsi kelemahan dalam jaringan MANET yaitu dari sisi Route Discovery atau pencarian rute. Pada proses Route Discovery dalam jaringan MANET dimana setiap node dalam jaringan mengirimkan RREQ (Route Request) dengan sistem broadcast untuk mencari sebuah rute jaringan dan mengenali node tetangganya. Masing-masing node akan menerima dan mengirim kembali broadcast dengan header Route Replay (RREP).Dalam penelitian ini, penulis ingin mengemukakan rancangan untuk mendeteksi dan mengklasifikasikan serangan blackhole dalam jaringan AODV menggunakan metode GA (Genetic Algorithm) Serta menganalisa dan mendeteksi pola serangan blackhole berdasarkan nilai throughput dan delay dari aktifitas jaringan masing-masing node ketika serangan blackhole tersebut terjadi.   Kata Kunci: Serangan Blackhole, Genetic Algoritma, SVM, Throughput, Delay
Informatics Open Library: Innovation in Developing Electronic- Service Case Study Departemen Informatics ITS Mursidah, Eva; Qomariyah, Astutik Nur; Anggoro, Radityo
Record and Library Journal Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : D3 Perpustakaan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/rlj.V6-I2.2020.166-174

Abstract

Background of the study: Many of information resources available in the central library and Departemen Informatics of ITS, in various formats, printed, non- printed, electronic collections, and other media that require users to search for independent information, so users are faced with various search and location options.Purpose: This study aims to identify the problem of ability of library user to find the needs of information resources and Designing an integrated library information system in the Informatic Open Library application to solve user problems to find the needs of information resources. Method: This research uses qualitative approach with descriptive methods.Findings: Application development related to services and data security must continue to be done as well as analysis should be done every year by comparison with the analysis of the previous year to improve service quality at the highest level.Conclusion: Based on the results of research in the field, the implementation of the Informatic Open Library has been good, the aim of facilitating services for Siva ITS Department of Information has been achieved and provides benefits for lecturers. Librarian, education staff, students, and institutions. The role of librarians and librarian collaboration with lecturers and students is a supporting factor in the successful implementation of the Informatic Open Library application.
Analisis perbandingan wireless network standard 802.11a dan 802.11p berdasarkan protokol dynamic source routing di lingkungan vehicular ad hoc networks Yusuf, Muhammad; Anggoro, Radityo
Register: Jurnal Ilmiah Teknologi Sistem Informasi Vol 3, No 2 (2017): July
Publisher : Information Systems - Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/register.v3i2.1040

Abstract

Routing pada Vehicular Ad Hoc Network (VANET) merupakan kasus yang unik karena tingginya perubahan jaringannya. VANET sendiri juga digolongkan dalam Mobile Ad Hoc Network (MANET), sehingga protokol-protokol routing yang ada pada MANET dapat juga dipakai pada VANET. Pemilihan protokol routing menjadi salah satu aspek yang cukup penting. Oleh karena itu, penelitian ini akan melakukan evaluasi seberapa kuatnya protokol Dynamic Source Routing (DSR) dalam menghadapi berbagai skenario VANET yang memiliki kepadatan bervariasi di dalam lalu lintas perkotaan. Digunakan protokol 802.11p dalam ruang lingkup lalu lintas perkotaan yang didapat dari SUMo simulator, dan dianalisa menggunakan NS-2. Pemilihan 802.11p juga dipilih dari hasil perbandingan antara 802.11p dan 802.11a pada ruang lingkup lalu lintas yang berbentuk grid yang didapat juga dari simulator yang sama. Dari hasil analisa menunjukkan bahwa 802.11p memiliki performa yang lebih bagus dan bervariasi terhadap kepadatan-kepadatan yang telah ditentukan.  Routing on Vehicular Ad Hoc Network (VANET) is a unique case due to the high network changes. VANET itself is also classified in Mobile Ad Hoc Network (MANET), so the MANET routing protocols can also be used on VANET. Selection of routing protocols becomes one of the most important aspects. Therefore, this study will evaluate how strong the Dynamic Source Routing (DSR) protocol in dealing with various VANET scenarios that have varied densities in urban traffic. This research is using an 802.11p protocol that obtained from SUMO simulator and then analyzed by NS-2. The 802.11p protocol was selected based on the result of performance comparison between 802.11p and 802.11a on some grid-shaped traffic scenarios. The results show that 802.11p has better performance and more robust than 802.11a while using predefined densities. 
An Improvement of Ant Colony Adhoc On-Demand Vector (ANT-AODV) with K-Means Clustering Nodes Method in Mobile Adhoc Network (MANET) Environment Dimas W.L. Pamungkas; Radityo Anggoro
Journal of Development Research Vol. 5 No. 1 (2021): Volume 5, Number 1, May 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/jdr.v5i1.133

Abstract

MANET (Mobile Ad hoc Network) is a technology used for data communication on mobile media. MANET moves and speeds also randomly with different distances between nodes. In the AODV reactive protocol, the development of a routing protocol with an ant colony model can significantly improve performance. The measurement results will impact the decision on the development of the ant colony protocol implemented in AODV to obtain the best route for data transmission. Several studies have developed the K-Means clustering method to obtain the shortest and best route from the AODV protocol. It does not measure congestion, distance, energy, and signal strength of the wireless network. In this research, a combination of methods was carried out, by combining clustering and also ant colony method to get the best route while dealing with the problems that have been mentioned. Implementation is done by modifying the AODV protocol and adding the two methods. At the end of the research, metric measurements were carried out to determine the Packet Delivery Ratio, End to End Delay and also the Average Hop Count.
Studi Perbandingan Kinerja Model Transmisi TwoRayGround dan Nakagami pada OLSR di Lingkungan MANET menggunakan NS-2 Dhiya'an Sabila Ramadhani; Radityo Anggoro
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.928 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18921

Abstract

Perangkat mobile seperti notebook, handphone, tablet dan lain lain mulai berkembang adanya teknologi nirkabel (wireless) saat ini yang menjadi indikator kemajuan peradaban manusia memungkinkan perangkat komunikasi dapat berkomunikasi secara langsung dengan perangkat lainnya dalam posisi bergerak dan tanpa adanya jaringan infrastruktur yang tetap dan  bersifat sementara, jaringan semacam ini disebut sebagai MANET (Mobile Ad Hoc Network). Dalam MANET, setiap node bergerak secara bebas, sehingga jaringan dapat mengalami perubahan topologi dengan cepat. Karena  node dalam MANET memiliki jarak transmisi yang terbatas, beberapa node tidak bisa berkomunikasi secara langsung dengan node lainnya. Maka dari itu, pada studi perbandingan ini yang diteliti adalah skema MANET yang dihasilkan oleh file node-movement dan traffic-pattern yang telah ada pada distribusi network simulator. Penelitian ini menggunakan NS-2 sebagai network simulator dengan protokol proaktif MANET jenis OLSR (Optimized Link State Protocol) sebagai protokol routing yang digunakan serta menggunakan model transmisi TwoRayGround dan Nakagami sebagai pembanding yang ada pada NS-2. Hasil dari pengujian adalah suatu perbandingan performa dari model transmisi TwoRayGround dan Nakagami pada protokol routing OLSR di lingkungan MANET dengan menggunakan NS-2.
Studi Kinerja Multipath AODV dengan Menggunakan Network simulator 2 (NS-2) Bima Bahteradi Putra; Radityo Anggoro
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.986 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.19992

Abstract

Mobile Ad hoc Network (MANET) merupakan suatu inovasi dalam dunia teknologi yang memungkinkan terjadinya komunikasi jaringan tanpa ketersediaan infrastruktur jaringan yang tetap. Ada beberapa macam protokol routing pada MANET salah satunya adalah AOMDV. AOMDV merupakan pengembangan dari AODV. Perbedaan antara AODV dengan AOMDV adalah jumlah rute yang ditemukan dalam setiap proses pencaria rute. Dalam Tugas Akhir ini, dilakukan penelitian terhadap kinerja AOMDV menggunakan Network Simulator 2 (NS-2). Uji coba dilakukan dengan membuat pola traffic koneksi dan pola pergerakan node yang kemudian disimulasikan dengan menggunakan script tcl protokol routing AOMDV. Proses tersebut akan menghasilkan file otuput berupa trace file. Trace file hasil dari simulasi akan dianalisis untuk menghitung Packet Delivery Ratio (PDR), Routing Overhead (RO), dan End-to-End Delay. Dari hasil uji coba yang dilakukan, menunjukkan nilai PDR dari AOMDV mengalami penurunan berdasarkan perubahan kecepatan node. Untuk nilai RO dan End-to-End Delay mengalami kenaikan berdasarkan perubahan kecepatan node. Kecepatan node sangat mempengaruhi kinerja AOMDV. Kecepatan node yang tinggi, menyebabkan performa kinerja AOMDV menjadi buruk.