Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PERFORMANCE ANALYSIS ON GPSR PROTOCOL IN VANETS ENVIRONMENT OF OVERLAY NETWORK AND FORWARDING NODE SELECTION METHODS Ahmad Faqih Habibi; Radityo Anggoro
Jurnal Teknologi Informasi Universitas Lambung Mangkurat (JTIULM) Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtiulm.v7i2.131

Abstract

VANETs are technology in Intelligent Transport Systems (ITS) in driving safety and convenient network services for vehicle users. However, the high mobility of VANETs makes the topology change frequently, resulting in the unavailability of routes and causing communication failures between nodes. Greedy Perimeter Stateless Routing (GPSR) is a routing protocol that solves communication problems in the VANETs environment. GPSR is a geographic routing protocol that uses information on the location of neighbouring nodes and the transmission range to the nearest destination node. But, GPSR does not always find the optimal route because not all nearby nodes can forward packets to their destination during heavy traffic and many intersections. In this research, the overlay network and forwarding node selection methods will be used to solve problems in the GPSR routing protocol related to communication instability because of changing node positions. Based on the results of testing and analysis that has been carried out on a grid scenario with 50 nodes, the Packet Delivery Ratio results are 32.60. In contrast, the results for the real scenario with the same nodes produce a value of 64. The analysis of End to End Delay in the 50-node grid scenario produces 5.64, while the real scenario results with 50 nodes yield the value of 24.11. The analysis Routing Overhead in the grid scenario with 50 nodes produces a value of 39,978, while the results of the real scenario with 50 nodes get a value of 10,239. With the result of these two analysis methods, it is expected to increase the average value of package delivery.
ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS COMMA BERBASIS ANDROID Kinanti Resmi Hayati; Tranggono Tranggono; Afita Dewi Prastiwi; Radityo Anggoro; Fitriatus Sholeha; Albertus A.S. Prakosa
Tekmapro : Journal of Industrial Engineering and Management Vol 18 No 1 (2023): TEKMAPRO
Publisher : UPN Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/tekmapro.v18i1.332

Abstract

Bahasa inggris merupakan salah satu bahasa internasional yang paling mendominasi komunikasi di seluruh dunia. Sebagaimana diatur dalam standar nasional pendidikan anak usia dini, bahasa merupakan salah satu kriteria pengukuran pada system pendidikan anak usia dini. Pengenalan dan pembelajaran bahasa inggris sejak usia dini dapat menanggulangi kesulitan dalam pemahaman dan peggunaan bahasa asing dalam keseharian. Aplikasi Comma sebagai media dalam Pembelajaran Bahasa Inggris dirasa sangat tepat dan efektif untuk digunakan dalam proses belajar mengajar di kelas terutama untuk jenjang pendidikan tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sebagaimana pada penelitian terdahulu bahwa Aplikasi Comma adalah aplikasi pembelajaan Bahasa Inggris untuk PAUD yang dikembangkan dengan metode pembelaaran TPR (Total Physical Rersponse). Kami dan mittra telah merancangan suatu Aplikasi program komputer berbasis android untuk pembelajaran bahasa inggris yakni Aplikasi Comma yang siap di terapkan pada proses belajar mengajar di kelas. Target dan luaran dari penelitian ini adalah produk dan KI, publikasi ilmiah di jurnal nasional terakreditasi atau internasional dan mengikuti seminar ISRM. Adapun luaran lainnya yakni peningkatan kualitas baik fasilitas maupun SDM dalam hal pengajaran bahasa inggris sehingga dapat menarik minat peserta didik
Pembuatan Website Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMA Provinsi Jawa Timur Ary Mazharuddin Shiddiqi; Tohari Ahmad; Bagus Jati Santoso; Hudan Studiawan; Baskoro Adi Pratomo; Radityo Anggoro
Sewagati Vol 7 No 3 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1698.491 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i3.241

Abstract

Internet telah menjadi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan dan menyebarkan informasi sehingga dapat mempercepat proses bisnis yang telah ada sebelumnya. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris SMA Provinsi Jawa Timur adalah lembaga non-profit yang menaungi guru-guru bahasa inggris tingkat SMA yang membutuhkan sarana untuk berinteraksi dengan anggotanya dan masyarakat. Kebutuhan ini disambut oleh Laboratorium Komputasi Berbasis Jaringan (KBJ) Departemen Teknik Informatika ITS dengan membangun website yang dapat membantu kebutuhan interaksi tersebut. Website ini memiliki tiga tingkat peran yang dapat digunakan untuk mengelola website tersebut yang disesuaikan dengan fungsi-fungsi yang tersedia. Pembagian peran ini dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan website dan menjaga keamanan data. Pembangunan website ini bertujuan untuk meningkatkan produktifitas pengurus MGMP Bahasa Inggris Jawa Timur dalam menjalankan tugasnya. Dengan fitur yang dibangun pada website tersebut, MGMP Bahasa Inggris dapat menjangkau anggotanya dan juga menyampaikan program-program dan capaiannya kepada masyarakat umum.
Penggunaan Teknologi Internet of Things untuk Membantu Proses Pembelajaran di Sekolah Tohari Ahmad; Waskitho Wibisono; Royyana M Ijtihadie; Supeno Djanali; Bagus J Santoso; Radityo Anggoro
Sewagati Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.086 KB)

Abstract

Perkembangan dan penggunaan teknologi informasi telah membantu manusia menyelesaikan pekerjaannya secara efisien. Teknologi ini telah diimplementasikan dan dipelajari di setiap jenjang pendidikan, mulai dari SD sampai dengan perguruan tinggi. Sehingga, untuk sebagian institusi, teknologi informasi bukan menjadi barang asing lagi. Akan tetapi, tidak semua sekolah mengenal teknologi informasi dengan baik. Sehingga, diperlukan pemahaman yang memadai agar bisa digunakan dan dikembangkan oleh mereka. Di dalam program pengabdian yang dikerjakan ini, kami berusaha untuk melakukan peningkataan pemahaman tersebut, khususnya teknologi yang berkaitan dengan Internet of Things (IoT). Hal ini dengan mempertimbangkan bahwa teknologi ini cukup bermanfaat, simpel dan relatif mudah diimplementasikan. Sebagai mitra pengabdian, kami bekerja sama dengan salah satu SD di Surabaya. Dalam program pengabdian ini, kami melibatkan mahasiswa sebagai pendukung. Seperti sebelumnya, sebagai kelanjutan program pengabdian ini setiap mahasiswa tersebut dijadwalkan mengusulkan topik/judul yang dapat diajukan untuk kegiatan PKM mahasiswa. Harapan secara umum, program pengabdian ini bermanfaat lebih luas, baik untuk dosen di laboratorium, mitra pengabdian, mahasiswa dan berbagai pihak yang ada. Di akhir program kegiatan ini, peralatan yang diperlukan telah selesai dibuat. Pelatihan terhadap staf dari mitra telah dilakukan, serta peralatan yang diperlukan telah diserahkan. Dengan demikian, diharapkan peralatan yang ada bisa digunakan dengan baik.
Penggunaan Internet dan Teknologi IoT untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Ary Mazharuddin Shiddiqi; Royyana Muslim Ijtihadie; Tohari Ahmad; Waskitho Wibisono; Radityo Anggoro; Bagus Jati Santos
Sewagati Vol 4 No 3 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.183 KB)

Abstract

Saat ini, jumlah pengguna Internet di Indonesia adalah sekitar 200 juta, setara ± 65 % jumlah total penduduk. Jumlah ini mungkin akan terus bertambah dari tahun ke tahun. Konsekuensinya, aktivitas kehidupan sangat bergantung kepada Internet, salah satunya adalah dalam menjalankan proses pendidikan. Mengingat besarnya potensi perkembangan tekonologi Internet of Things (IoT), maka sangat diperlukan pengetahuan tentang teknologi tersebut serta bagaimana pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari. SMPN 53 Surabaya memiliki potensi pengembangan dalam memanfaatkan teknologi IoT, namun membutuhkan pelatihan penggunaannya dalam pendidikan. Untuk itu, Laboratorium Komputasi Berbasis Jaringan di Teknik Informatika ITS berinisiatif untuk memberikan pelatihan tentang teknologi IoT kepada guru-guru di SMPN 53 Surabaya. Materi terkait dengan IoT diberikan secara bertahap dari pengenalan sampai dengan bagaimana penggunaan IoT secara praktis dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari pelatihan menunjukkan bahwa para guru mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana menggunakaan IoT dalam pendidikan.
Analisis Performa Link Stability dari Faktor Kecepatan untuk Dinamisasi Zona pada Zone Routing Protocol Muhsin Bayu Aji Fadhillah; Radityo Anggoro; Arif Mudi Priyatno
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 16, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.211 KB) | DOI: 10.17529/jre.v16i3.16502

Abstract

Zone dynamization is carried out in the Zone Routing Protocol to allow the adaptation of the routing protocol to VANET network conditions. Zone dynamization is accomplished by periodically updating the radius within a configured time period. The value of link stability from the factors that influence network conditions is used as a reference in the radius value’s renewal process. From the test and simulation results, speed is the most dominant factor in link stability composition. Comparison between ZRP and zone dynamics against traditional ZRP shows better performance than ZRP with zonal dynamics when measured from metric analysis of packet delivery ratio, delay, and routing overhead. The increase in ZRP performance can occur because the zoning dynamics carried out make ZRP more adaptive to network conditions so that it does not work too proactively or reactively. 
Analisis Performa Link Stability dari Faktor Kecepatan untuk Dinamisasi Zona pada Zone Routing Protocol Muhsin Bayu Aji Fadhillah; Radityo Anggoro; Arif Mudi Priyatno
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 16, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jre.v16i3.16502

Abstract

Zone dynamization is carried out in the Zone Routing Protocol to allow the adaptation of the routing protocol to VANET network conditions. Zone dynamization is accomplished by periodically updating the radius within a configured time period. The value of link stability from the factors that influence network conditions is used as a reference in the radius value’s renewal process. From the test and simulation results, speed is the most dominant factor in link stability composition. Comparison between ZRP and zone dynamics against traditional ZRP shows better performance than ZRP with zonal dynamics when measured from metric analysis of packet delivery ratio, delay, and routing overhead. The increase in ZRP performance can occur because the zoning dynamics carried out make ZRP more adaptive to network conditions so that it does not work too proactively or reactively. 
Pelatihan Deployment Aplikasi Berbasis Website SMK Pawiyatan Surabaya Pratomo, Baskoro Adi; Zaini, Alfa Fakhrur Rizal; Teja, Andika Rahman; Prinandika, Arya Gading; Fadhila, Farah Dhia; Arsyad, Hammuda; Fikriansyah, Irsyad; Al Kanza, Kalyana Putri; Vinorian, Muhammad Ersya; Diani, Nabila A'idah; Pramudya, Rafli Raihan; Ahmad, Tohari; Santoso, Bagus Jati; Studiawan, Hudan; Shiddiqi, Ary Mazharuddin; Alzamzami, Moch. Nafkhan; Anggoro, Radityo; Djanali, Supeno; Ijtihadie, Royyana Muslim; Suadi, Wahyu
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2091

Abstract

Permintaan akan tenaga kerja terampil di bidang pengembangan perangkat lunak dan website terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri teknologi informasi. Di tengah situasi ini, banyak sekolah yang berupaya memenuhi kebutuhan tersebut dengan membuka program-program pendidikan khusus dalam pengembangan perangkat lunak dan website . Salah satu contohnya adalah SMK Pawiyatan Surabaya. Sebagai respons terhadap kondisi ini, kami berencana untuk menyelenggarakan program pelatihan kompetensi yang fokus pada deployment aplikasi berbasis website . Strategi pelaksanaan program ini dirancang secara terstruktur, dimulai dari pembelajaran konsep dasar hingga penerapan praktis deployment aplikasi secara langsung. Selain itu, program ini akan dilengkapi dengan evaluasi progres berkala guna memantau dan meningkatkan pemahaman serta keterampilan peserta sepanjang program berlangsung. Output yang diharapkan dari program ini termasuk laporan kegiatan yang komprehensif, dokumentasi video untuk memperlihatkan tahapan pelaksanaan program, serta berita acara yang mencatat semua aspek terkait program pelatihan ini. Dengan mengimplementasikan program pelatihan kompetensi deployment aplikasi berbasis website ini, SMK Pawiyatan Surabaya diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten dan siap beradaptasi dengan dinamika industri teknologi informasi global.
Development of Comma 2.0 as an English learning application for early childhood using the Quality Function Deployment (QFD) method Hayati, Kinanti Resmi; Utomo, Heru Prasetiyo; Anggoro, Radityo; Tranggono, Tranggono; Prastiwi, Afita Dewi; Prakosa, Albertus Adriyanto Sakti; Nugroho, Aldi Pramoedya
EduLite: Journal of English Education, Literature and Culture Vol 10, No 2 (2025): August 2025
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/e.10.2.471-487

Abstract

Comma 2.0 is an English learning application for early childhood that is specifically created for TK Roudlotul Muttaqin Mojokerto. . The purpose of this research was to process user feedback regarding the comparison of the development of Comma 2.0 with the previous version by using the Quality Function Deployment method in order to provide more optimal development in accordance with the users' expectations. One of the methods proven to be effective in language learning was Total Physical Response (TPR), which emphasized learning English by using three important aspects: commands, speaking, and actions. The research employed an experimental design with 15 children aged 4–6 years as participants. Data were collected through structured observations and user feedback assisted by teachers and parents, and analyzed using the Quality Function Deployment (QFD). The analysis focused on five attributes: material comprehension, application usability, attractiveness of animated characters, clarity of sound and visuals, and ease of imitating animations and sounds. From the results of the research, it could be concluded that the Comma 2.0 application was easy to use, contained easy-to-understand materials, and featured attractive animated characters with clear images and sounds that were easy to imitate by the application users.
An Analysis of Kindergarten’s Conversation Skills Through Comma 2.0 Application as an Audio-Visual-Based Learning Medium Hayati, Kinanti resmi; tranggono, tranggono; Izzah, Navisatul; sholehah, fitriatus; Utomo, Heru Prasetiyo; Anggoro, Radityo
Tell : Teaching of English Language and Literature Journal Vol 13 No 1 (2025): APRIL
Publisher : English Department FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/tell.v13i1.24614

Abstract

This study aims to evaluate English conversational skills in early childhood through the use of the Comma 2.0 application as a learning medium. The research method follows an experimental approach, applying the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) in instructional design. In the analysis stage, we identified the needs and characteristics of early childhood learners in English language acquisition. We then designed the lessons by integrating the audio-visual-based Comma 2.0 application, adhering to instructional design principles that are engaging and suitable for early childhood development. The implementation was conducted with two groups: a control group using conventional learning methods and an experimental group using the Comma 2.0 application. Evaluation was performed before and after the intervention using English conversation skill tests. The results showed a significant improvement in the experimental group, validating the effectiveness of the Comma 2.0 application in enhancing English conversational skills in early childhood. These findings support the use of technology-based learning approaches in early childhood development, creating an interactive and engaging learning environment.