Yayi Arsandrie
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 64 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Desain Koridor Jalan terhadap Peningkatan Risiko Genangan Air di Kawasan Nologaten, Kabupaten Sleman Mala Himmatul Ulya; Yayi Arsandrie
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan genangan air di kawasan perkotaan sering kali berkaitan erat dengan desain koridor jalan yang kurang adaptif terhadap kondisi hidrologi. Koridor Jalan Nologaten, Kabupaten Sleman, merupakan salah satu kawasan yang mengalami peningkatan frekuensi genangan air, terutama saat curah hujan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain koridor jalan terhadap peningkatan risiko genangan air serta mengidentifikasi elemen desain yang paling berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis hidrologi dan hidrolika, melalui observasi lapangan, dokumentasi, serta analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi material permukaan kedap air, keterbatasan ruang resapan, kondisi kemiringan jalan yang kurang optimal, serta kapasitas drainase yang tidak memadai menjadi faktor utama penyebab genangan, khususnya pada segmen dengan kontur relatif datar. Selain itu, keterbatasan lebar bahu jalan dan trotoar turut memperparah akumulasi limpasan air permukaan. Penelitian ini merekomendasikan penataan ulang desain koridor jalan melalui penerapan material permeabel, optimalisasi drainase, penambahan ruang terbuka hijau, serta pelebaran dan peningkatan kualitas trotoar yang terintegrasi dengan prinsip Transit Oriented Development (TOD) dan Water Sensitive Urban Design (WSUD) guna mengurangi risiko genangan dan meningkatkan kualitas lingkungan kawasan.
Evaluasi Desain Bantaran Sungai Cisadane Tangerang Berdasarkan Teori Placemaking: Project for Public Spaces Meta Aulia Sofiani; Q Qomarun; Yayi Arsandrie
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bantaran Sungai Cisadane Jalan Benteng Jaya Kota Tangerang, memiliki potensi sebagai ruang publik tepi sungai yang dapat mendukung aktivitas sosial, rekreasi dan budaya masyarakat. Akan tetapi, pemanfaatan kawasan tersebut belum optimal karena keterbatasan fasilitas dan kualitas kenyamanan ruang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas placemaking kawasan tersebut yang mengacu pada teori Project for Public Spaces (PPS) yang fokus pada dua indikator yaitu Comfort and Image dan Uses and Activities. Penggunaan metode dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, dokumentasi, wawancara pengguna, dan studi literatur. Penelitian ini menghasilkan bahwa kawasan memiliki potensi visual dan aktivitas yang cukup beragam, namun masih terkendala oleh minimnya fasilitas pendukung, pencahayaan, kebersihan dan keamanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan placemaking telah terbentuk secara parsial, tetapi belum sepenuhnya memenuhi kriteria great place menurut Project for Public Spaces (PPS), sehingga diperlukan peningkatan kenyamanan dan pengelolaan aktivitas yang berkelanjutan.
Kajian Sirkulasi Efisiensi pada Desain Warehouse Farmasi Pratama Yogyakarta dengan Analisis Space Syntax Zaki Ari Muhammad; Yayi Arsandrie
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warehouse farmasi memiliki peran strategis dalam menjamin kelancaran distribusi obat, sehingga membutuhkan sistem sirkulasi dan keterhubungan ruang yang efisien serta sesuai dengan ketentuan regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan sistem sirkulasi pada desain eksisting Warehouse Farmasi Pratama Yogyakarta yang belum beroperasi menggunakan pendekatan Space Syntax melalui aplikasi DepthmapX. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan analisis spasial, yang meliputi kajian denah perancangan, identifikasi alur sirkulasi distribusi obat dan pergerakan staf, serta analisis keterhubungan ruang menggunakan pendekatan Space Syntax dengan bantuan aplikasi DepthmapX Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan prinsip Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) BPOM telah tercermin melalui pembagian zona utama, namun efisiensi sirkulasi belum terbentuk secara optimal. Pada lantai satu, sistem sirkulasi relatif efisien karena didukung oleh tingkat keterhubungan ruang yang tinggi dan alur pergerakan yang jelas, sehingga mendukung proses distribusi obat. Sebaliknya, pada lantai dua dan lantai tiga, pola sirkulasi menunjukkan ketidakseimbangan akibat keterputusan hubungan antar ruang, yang berpotensi menimbulkan pergerakan tidak efektif, ruang terisolasi, serta keterbatasan akses antara area gudang dan ruang kerja staf. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efisiensi sirkulasi dalam desain warehouse farmasi sangat bergantung pada konfigurasi ruang serta hubungan antar fungsi. Selain itu, analisis Space Syntax berperan sebagai alat bantu yang efektif dalam mengidentifikasi masalah dan potensi perbaikan sistem sirkulasi agar desain warehouse farmasi lebih efisien dan sesuai dengan standar distribusi obat.
Evaluasi Aksesibilitas dan Prinsip Desain Inklusif pada Desain Lapangan Padel di Bintaro Lasalina Zerlindah Mufarihana; Yayi Arsandrie
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan fasilitas olahraga modern di kawasan perkotaan mendorong meningkatnya kebutuhan akan rancangan yang tidak hanya fungsional dan komersial, tetapi juga mampu memenuhi keberagaman pengguna. Salah satu fasilitas yang berkembang pesat adalah lapangan padel, termasuk di kawasan Bintaro, Kota Tangerang Selatan. Namun, penerapan aksesibilitas dan prinsip desain inklusif pada fasilitas ini masih jarang dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian rancangan lapangan padel di Bintaro terhadap standar aksesibilitas dan prinsip desain inklusif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan evaluatif berbasis desain melalui studi literatur, studi tapak, dan analisis dokumen rancangan. Parameter evaluasi mengacu pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 14 Tahun 2017 dan prinsip Universal Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan lapangan padel belum sepenuhnya memenuhi standar aksesibilitas dan prinsip desain inklusif, terutama pada aspek perbedaan elevasi, ketiadaan ramp, keterbatasan ruang manuver, serta fasilitas pendukung yang belum aksesibel. Temuan ini menegaskan perlunya integrasi desain inklusif sejak tahap perancangan agar fasilitas olahraga dapat digunakan secara setara dan ramah oleh seluruh pengguna.