Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Science Process Skills: Exploring Students' Interpretation Skills Through Communication Skills Novitasari, Ika; Astuti, Yuni; Safahi, Luthpi; Rakhmawati, Ismi
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 14 No 1 (2023): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v14i1.17860

Abstract

Students must be taught science process skills as a prerequisite for studying the scientific process characteristic of biology. In conveying the practicum outcomes, students employ clear and detailed interpretation and communication skills. This research aims to determine the relationship between communication skills and the development of interpretation skills of the eleventh-grade students of senior high school. The descriptive correlation research method employs test instruments and interviews to collect data. The samples of 54 students were determined using the cluster random sampling technique. The linear regression test was used to analyze the data. According to the findings, communication skills contribute 36% to developing interpretation skills. This study demonstrates that there is a strong relationship between communication skills and interpretation skills. ABSTRAK: Keterampilan proses sains perlu dilatihkan kepada siswa sebagai bekal dalam mempelajari proses ilmiah yang menjadi karakteristik Biologi. Dalam menyampaikan hasil praktikum, siswa menggunakan kemampuan interpretasi dan komunikasi secara jelas dan detail. Penelitian ini bermaksud mempersepsikan hubungan antara keterampilan komunikasi dan pembentukan keterampilan interpretasi siswa SMA kelas XI IPA. Metode penelitian korelasi deskriptif memanfaatkan instrumen tes dan wawancara untuk pengambilan data. Teknik cluster random sampling digunakan untuk penentuan jumlah sampel sebanyak 54 siswa. Data dianalisis dengan uji regresi linier. Berdasarkan hasil yang ditemukan, ada kontribusi keterampilan komunikasi terhadap pembentukan keterampilan interpretasi sebesar 36%. Penelitian ini membuktikan bahwa hubungan antara keterampilan komunikasi dan keterampilan interpretasi berada dalam kategori yang kuat.
PENGARUH GREEN MARKETING TERHADAP GREEN BEHAVIOUR PADA PENGGUNA FITUR POHON KOLEKTIF GOGREENER GOJEK DENGAN MINAT KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MODERATING Novitasari, Ika; Marlena, Novi
Jurnal Pendidikan Tata Niaga (JPTN) Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Tata Niaga Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jptn.v13n2.p1-9

Abstract

The purpose of this study is to determine the effect of green marketing, green behavior, and consumer interest in users of Gojek's GoGreener Collective Tree Feature. The population in this study were all users who had used Gojek's GoGreener Collective Tree Feature. The sample consists of 120 respondents. The sampling technique uses a non-probability sampling technique with purposive sampling. The data collection technique uses an online questionnaire via the Google form. Data analysis used Moderated Regression Analysis (MRA) processed with SPSS 25. The results of this study prove that green marketing influences green behavior, and consumer interest can strengthen the influence of green marketing on green behavior. Keywords: Green Marketing, Green Behavior, and Consumer Interest
Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Pengguna Aplikasi Shopee Paylater Di Kabupaten Majene Novitasari, Ika; Sulaeman, Sulaeman; Pratiwi, Andi Dewi; Aisyah, Nur
Fawaid : Sharia Economic Law Review Vol 5 No 1 (2023): Fawaid: Sharia Economic Law Review
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/flr.v5i1.5836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap konsumen pengguna Aplikasi Shopee Paylater di Kabupaten Majene. Dalam penerapan Spaylater banyak ditemukan kekurangan dan kerugian bagi pengguna diantaranya mengenai cara pengihan DC Shopee yang tidak sesuai dengan etika sebagai depkolektor dan pengaksesan kontak tanpa izin, serta pembobolan akun pengguna hingga mengalami kerugian materil. Berdasarkan atas kronologi dan bukti-bukti yang diperoleh oleh penulis pada pengguna/konsumen pengguna Spaylater.Jelas bahwa dalam penerapannya banyak ditemukan ketidak sesuaian dan tidak sejalan dengan Undang-undang no 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, dimana banyak hak konsumen yang dilanggar. Secara khusus mengenai perlindungan hukum dan sanksi pelanggaran data pribadi dalam layanan pinjaman onlinetercantum dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi, sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 26 bahwa pihak penyelenggara bertanggung jawab menjaga kerahasiaan, keutuhan dan ketersediaan data pribadi pengguna serta dalam pemanfaatannya harus memperoleh persetujuan dari pemilik data pribadi kecuali ditentukan lain oleh ketentuan peraturan perundang-undangan. Adapun sanksi terhadap pelanggaran data pribadi mengacu pada Pasal 47 ayat (1), yaitu sanksi administratif terhadap penyelenggara yakni; peringatan tertulis, denda yaitu kewajiban untuk membayar sejumlah uang tertentu; pembatasan kegiatan usaha dan pencabutan izin. Namun hal itu masih lemah dan konsumen masih banyak dirugikan, karena sanksi terhadap penyelenggara atau perusahaan fintech masih sebatas sanksi administratif.
Registration and Labeling of Product Brands as an Effort to Increase Legal Awareness of Micro, Small, and Medium Enterprises in Majene Regency Novitasari, Ika; Wulan, Retno; Anwar, Desi Amalia
Abdi Masyarakat Vol 7, No 2 (2025): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/abdi.v7i2.9897

Abstract

This community service activity aims to increase legal awareness among Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Majene Regency through product brand registration and labeling. Based on local data, the majority of MSMEs have not registered their trademarks, making them vulnerable to piracy and difficult to penetrate the modern market. The program is implemented through five stages: observation, needs analysis, training, implementation, and evaluation. The training covers understanding trademark law, the importance of labeling, and technical assistance for trademark registration with the Directorate General of Intellectual Property Rights (DJKI). The results of the activity indicate an increase in MSMEs' knowledge and skills in legal protection of product identity and label quality, which impacts business competitiveness and sustainability. This activity also strengthens collaboration between academics, government, and the community in supporting the legality and professionalism of local MSMEs.