Claim Missing Document
Check
Articles

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN SAWO (Manilkara zapota L) PADA LUKA SAYAT PADA KELINCI JANTAN (Oryctolagus cuniculus) Agung Giri Samudra; Fathnur Sani K; Dara Permata Sari
Jurnal Ilmiah Pharmacy Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Kesehatan Al-Fatah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52161/jiphar.v6i1.21

Abstract

Daun sawo manila (Manilkara Zapota L) mengandung senyawa seperti, alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ekstrak etanol dari daun sawo (Manilkara Zapota L) dapat menyembuhkan luka sayatan pada kelinci jantan (Oryctolagus cuniculus). Hewan uji dibagi menjadi yaitu perlakuan I (kontrol positif), perlakuan II (kontrol negatif), Perlakuan III (Ekstrak 10%), perlakuan IV ( Ekstrak 7,5% ), Perlakuan V ( Ekstrak 5%), perlakuan VI ( Ekstrak 2,5%).  Konsentrasi ekstrak etanol daun sawo 10% memiliki efek penyembuhan yang paling besar dengan persentase penyembuhan 100% pada hari ke-17  dibandingkan dengan konsentrasi 7,5% , 5% dan 2,5% dengan tingkat kesembuhan 100% pada hari ke 18, 19 dan hari ke-20.
Effect Of Curcumin And Honey To Pharmacokinetics Of Paracetamol In Male Wistar Rats Dimas Adhi Pradana; Farida Hayati; Agung Giri Samudra; Amalinda Setya Kartika
EKSAKTA: Journal of Sciences and Data Analysis VOLUME 12, ISSUE 1, February 2011
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Honey and curcumin is widely consumed by children as food supplements. Honey is useful as an antioxidant and antibacterial, while curcumin  is useful as an antioxidant, antiinflammatory,  antibacterial,  antiviral. Both  health  supplements  are  not  infrequently used in conjunction with drugs, especially paracetamol. This study aims to determine the effect of curcumin and honey on the pharmacokinetic parameters of paracetamol in male rats.  In  this  study,  test  animals  were  divided  into  3  groups:  control,  treatment  I  and treatment  II.  In  the  control  group  mice  were  given  paracetamol  150mg  /  KgBW, treatment  group  I  rats  were  given  curcumin  18  mg  /  KgBW,  1  hour  and  then  given paracetamol 150mg  / KgBW whereas  the  treatment group  II  rats given a dose of honey 7.65 mL / KgBW along with giving paracetamol 150mg KgBB . The results showed that administration of curcumin on the pharmacokinetics of paracetamol in mice can decrease the  primary  parameters  of  the  elimination  phase  of  CLT  for  68.25%,  increasing  the secondary parameter t 1 / 2 at 193.72%, thus increasing the derivative parameters AUC0-inf for 88.36%, and MRT of 155.17% (p
Aktivitas Inhibisi A-Amilase Ekstrak Karagenan dan Senyawa Polifenol dari Eucheuma denticulatum Agung Giri Samudra; Agung Endro Nugroho; Amir Husni
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol 12, No 1: Maret 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.437 KB) | DOI: 10.12928/mf.v12i1.3023

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui kemampuan karagenan dan polifenol dariEucheuma denticulatum terhadap karbohidrat enzim α-amilase secara in vitro. Ekstrasi karagenan menggunakan larutan kalium hidroksida 0,5%. Polifenol diekstraksi dengan 50% (v/v) metanol. Identifikasi karagenan ditentukan dengan Fourier Transform Infrared (FTIR). Kandungan total fenol ekstrak ditentukan menurut metode Folin-Ciocalteu. Kemudian hasil ekstraksi diuji daya hambat aktivitas α-amilase. Ekstrak karagenan dan polifenol mempunyai kemampuan menghambat aktivitas IC50  α-amilase yaitu 12,16 dan  11,64 mg/mL. Ekstrak Polifenol   memiliki daya hambat α-amilase lebih tinggi dari pada ekstrak karagenan.Kata Kunci: Eucheuma denticulatum, karagenan, polifenol, α-amilase.
PENENTUAN AKTIVITAS ISOLAT ANDROGRAFOLID TERHADAP α-AMILASE DAN α-GLUKOSIDASE MENGGUNAKAN METODE APOSTOLIDIS DAN MAYUR Ichwan Ridwan Rais; Agung Giri Samudra; Sitarina Widyarini; Agung Endro Nugroho
Majalah Obat Tradisional Vol 18, No 3 (2013)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.049 KB) | DOI: 10.22146/tradmedj.8219

Abstract

Disorders of carbohydrate metabolism can lead to diabetes mellitus. Carbohydrates  are metabolized in the gastrointestinal tract  into simple glucose and absorbed into the bloodstream and affected blood glucose levels. The absorption process is catalyzed by α- 1 ,4 - glycoside breaking bond  enzyme , namely α - amylase and α -1 ,6 - glycoside breaking bond  enzyme, namely α – glucosidase. They are found in the intestinal cells. Research had been conducted in an effort to develop an alternative treatment of diabetes mellitus by testing the ability of isolates of andrographolide in inhibiting α-amylase activity and α-glucosidase in vitro. Andrographolide isolates showed fairly good activity in inhibiting α-amylase ( IC50 = 1,.49 mg/mL) and weak in inhibiting α-glucosidase (IC50 = 38,86 mg/mL). Inhibition of α-amylase activity is evidence of one mechanism of andrographolide in reducing carbohydrate metabolism that can affect blood glucose levels and indicates that andrographolide is  a potential alternative medicine in addressing diabetes mellitus .
IDENTIFIKASI SENYAWA EKSTRAK ETANOL DAUN MIMBA (Azadirachta indica A.Juss) SEBAGAI ANTIBAKTERI SECARA KLT-BIOAUTOGRAFI TERHADAP BAKTERI Stahpylococcus aureus DAN Escherichia coli Nurfijrin Nurfijrin Ramadhani; Agung Giri Samudra; Jimmy Armando
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2017): JIIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.24 KB) | DOI: 10.36387/jiis.v2i1.84

Abstract

Rendahnya kesadaran masyarakat dan kurangnya sarana kesehatan membuat penyakit infeksi semakin meningkat. Pengobatan secara alami sekarang menjadi pilihan baru sebagai antibakteri, salah satunya adalah mimba. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa daun mimba dapat menghambat pertumbuhan bakteri, akan tetapi belum diketahui senyawa apa yang berperan sebagai antibakteri tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui di dalam daun mimba senyawa yang berperan sebagai antibakteri. Penelitian dilakukan dengan metode KLT Bioautografi langsung, dimana hasil maserasi esktrak etanol daun mimba yang telah dielusi ditempelkan ke media yang telah ditanami bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Zona hambat yang terbentuk dilakukan identifikasi senyawa dengan menggunakan pereaksi semprot Dragendorf, FeCl3, Sitroborat, Lieberman Bouchardat, dan SbCl3. Hasil uji KLT-Bioautografi menunjukkan bahwa daun mimba dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang ditandai dengan terbentuknya zona bening masing-masing dengan Rf 0,4 pada bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Senyawa yang berperan sebagai antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli diduga adalah senyawa saponin dimana terbentuk warna ungu dengan pereaksi SbCl3.
PENGARUH AIR REBUSAN DAUN SUKUN ((Artocarpus altilis) TERHADAP KADAR GULA DARAH MENCIT PUTIH JANTAN YANG DIINDUKSI GLUKOSA Fathnur Sani K; Agung Giri Samudra; Widiawati Oktarina
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2017): JIIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.188 KB) | DOI: 10.36387/jiis.v2i1.92

Abstract

Air rebusan daun sukun (Artocarpus altilis) merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk pengobatan diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek hipoglikemik air rebusan daun sukun pada mencit putih jantan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode glucose oral test pada kelompok mencit yang mendapatkan perlakuan air rebusan daun sukun (dosis I 300mg/ Kg BB; dosis II 600 mg / KgBB), kelompok kontrol positif (glibenklamid) dan kontrol negatif. Hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan Anova Satu Arah yang kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa air rebusan daun sukun (Artocarpus altilis) memiliki efek antihiperglikemia (p<0,05) jika di bandingkan dengan kontrol negatif. Adapun dosis 2 (600mg/ Kg BB) merupakan dosis terbaik dengan efek antihiperglikemik secara statistik sama dengan efek antihiperglikemik glibenklamid.
UJI EFEK ANTIHIPERGLIKEMIK AIR SEDUHAN SERBUK BIJI KEBIUL (Caesalpinia bonduc (L)Roxb) PADA MENCIT JANTAN YANG TERBEBANI GLUKOSA Fathnur Sani K.; Agung Giri Samudra
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 2 No 2 (2017): JIIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.847 KB) | DOI: 10.36387/jiis.v2i2.101

Abstract

Serbuk biji kebiul (Caesalpinia bonduc (L).Roxb) merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk pengobatan diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek hipoglikemik air seduhan serbuk biji kebiul (Caesalpinia bonduc (L).Roxb) pada mencit putih jantan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode glucose oral test pada kelompok mencit yang mendapatkan perlakuan air seduhan biji kebiul (dosis I 25,4 gr/ 20 gr BB mencit; dosis II 51 mg / 20 gr BB mencit; dan dosis III 76,4 mg / 20 gr BB mencit), kelompok kontrol positif (glibenklamid) dan kontrol negatif. Hasil penelitian dianalisa dengan menggunakan Anova Satu Arah yang kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa serbuk biji buah kebiul (Caesalpinia boduc L) memiliki efek antihiperglikemia (p<0,05) jika di bandingkan dengan kontrol negatif. Adapun dosis 2 (51 mg/ 20 gr BB mencit) merupakan dosis terbaik dengan efek antihiperglikemik secara statistik sama dengan efek antihiperglikemik glibenklamid.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS GEL LENDIR BELUT (Monopterus albus) SEBAGAI PENYEMBUH LUKA BAKAR Fathnur Sani K.; Agung Giri Samudra; Enda Oktri Mayora
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 3 No 2 (2018): JIIS
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.646 KB) | DOI: 10.36387/jiis.v3i2.129

Abstract

Lendir belut (Monopterus albus) mengandung senyawa bioaktif seperti glikoprotein, lectin, hemaglutinin dan hemolysin yang dikeluarkan melalui kelenjar mucus dari kulit belut. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi gel lendir belut serta menguji efektivitasnya. Metode penelitian ini adalah eksperimental laboratorik rancangan acak terkontrol menggunakan 5 hewan uji kelinci jantan (Orytolagus cuniculus) dengan 5 kelompok perlakuan, yaitu pengolesan gel lendir belut (Monopterus albus) konsentrasi 2,5%, 5% dan 7,5%, kontrol negatif menggunakan aquadest, kontrol positif menggunakan bioplacenton 0,1 gram. Data diameter luka dianalisa secara statistik menggunakan Anova satu arah. Hasil penelitian telah didapatkan empat fomula yaitu F0, F1, F2, F3. Setelah dilakukan uji evaluasi pada sediaan gel, hasil yang terbaik yaitu pada F3, karena memiliki daya sebar yang lebih luas dibandingkan formula lainnya. Hasil uji Anova didapatkan nilai yang signifikan antara kelompok perlakuan yang dibandingkan dengan kontrol negatif (p<0,005), dimana F3 merupakan dosis terbaik dengan persentase penyembuhan luka 94,79%, diikuti dengan F2 dan F1.
Pengaruh Pemberian Perasan Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) Terhadap Kemampuan Fisik Mencit (Mus musculus) Yang Dipapar Asap Rokok Agung Giri Samudra; Sari Yanti; Dwi Ani Wijayanti
Jurnal Farmasi dan Ilmu Pengobatan Vol 2 No 2 (2017): JPMS
Publisher : STIFA Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.752 KB)

Abstract

One of the plants that are often used to maintain of our healthy body is the star fruit (Averrhoa bilimbi L.), that high contains vitamin C. Cigarette smoke contains harmful substances such as nicotine, tar, and carbon monoxide are the trigger free radicals. The purpose of this study to evaluate the effect of star fruit juice to physical ability of male mice (Mus musculus) against cigarette smoke-induced. Mice were divided into five groups (n=5/group): standard group where Garcia (1.04 mg /20 g BW), was used as standard drug and 3 test groups were given fresh juice of star fruit (0.2 mL, 0,4 mL, 0,6 mL/ 20gram BW) was used for 14 days via gavage through oral route. All groups were exposed to cigarette smoke during treated (1 cigarette per day). The physical ability was assessed on day 15-forced swimming test (FST) has been done in mice. The results showed a strong and dose-dependent prevention effect and significantly exhibited an increase in mean swim endurance time on day 15 compared to baseline (p <0.05). In conclusion, the star fruit juice possesses a protective effect.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG MALARIA DENGAN PEMILIHAN TERAPI DAUN SUBANG-SUBANG DI KEPULAUAN ENGGANO Fathnur Sani K; Agung Giri Samudra; Nurwani Purnama Aji
BORNEO JOURNAL OF PHARMASCIENTECH Vol 4 No 1 (2020): Borneo Journal of Pharmascientech
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Borneo Lestari Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/bjp.v4i1.275

Abstract

the population of Indonesian in 20 provinces in Indonesian was infectes with malaria. In the Enggano Islands, malaria outbreaks are still a fairly large disease in community. This research was conducted in three villages in Enggano namely: Malakoni, Meok and Apoho Village. Respondents were randomly taken, amounting to 40 families, where the data taken is primary data that is data taken directly from community through questionnaires and interviews. The data uses bivariate analysis which is Chi Square. The results of the research that have been carried out can be concluded that there is a significant relationship (p<0,05) between the level of knowledge of malaria and the use of eardrops as an antimalarial drug. The better community’s knowledge, the more people will understand about malaria and the choice of therapy to choose from. The results also showed that 25% of the people in the Enggano Island used subang-subang leaf (Scaevola taccada) therapy treat malaria.