Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN DOSEN DALAM TRANSFER INFORMASI PADA PERKULIAHAN MAHASISWA ANGKATAN 2012: STUDI KASUS PROGRAM STUDI ILMU PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG Ningsih, Nellia; Christiani, Lydia
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 4, No 2 (2015): April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.379 KB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Peran Dosen dalam Transfer Informasi pada Perkuliahan Mahasiswa Angkatan 2012 Studi Kasus Jurusan Ilmu Perpustakaan Universitas Diponegoro Semarang”. Tujuan dari penelitian ini adalah berupaya untuk menunjukkan peran dosen sebagai agen komunikasi ilmiah dalam perkuliahan, sehingga dapat diperoleh gambaran ataupun pola-pola komunikasi instruksional untuk perkuliahan mahasiswa ilmu perpustakaan angkatan 2012. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Informan dalam penelitian ini merupakan mahasiswa ilmu perpustakaan angkatan 2012 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dosen ilmu perpustakaan yang dipilih dengan teknik snowball sampling. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Teknik analisis data menggunakan model Stake. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dosen dalam impelementasi teori Berlo berperan sebagai sumber informasi yang dilihat dari persepsi sikap, pengetahuan, kemampuan komunikasi, budaya, dan sistem sosial. Persepsi sikap menyatakan bahwa dosen ilmu perpustakaan memilki sikap yang beraneka ragam dalam transfer informasi. Segi pengetahuan, dosen ilmu perpustakaan menguasai materi perkuliahan yang diampu dan metode instruksional yang paling sering digunakan dalam transfer informasi adalah ceramah. Sementara untuk kemampuan komunikasi, dosen ilmu perpustakaan sudah bagus dan berdasarkan indikator budaya dan sistem sosial dapat disimpulkan culture ataupun domisili dosen tidak memengaruhi komunikasi. Komponen kedua adalah pesan yang diartikan sebagai materi perkuliahan, dibagi berdasarkan indikator elemen dan struktur dengan hasil bentuk materi yang paling sering digunakan dalam perkuliahan adalah powerpoint. Indikator kode, sumber referensi atau rujukan selalu disertakan dalam materi perkuliahan. Selanjutnya mengenai content, dosen ilmu perpustakaan selalu memberikan materi perkuliahan dengan porsi yang berbeda antara dosen satu dengan lainnya. Sementara untuk treatment, dosen ilpus selalu memberikan materi perkuliahan berdasarkan rujukan dari buku, jurnal, dan sumber lain. Komponen selanjutnya adalah media instruksional yang dominan dengan menggunakan LCD. Komponen terakhir dari komunikasi instruksional ialah penerima (mahasiswa) yang dilihat dari indikator sikap disimpulkan bahwa mahasiswa ilmu perpustakaan angkatan 2012 memiliki karakteristik yang berbeda-beda setiap kelas. Indikator communication skills, mahasiswa ilmu perpustakaan mengalami peningkatan dalam hal kemampuan komunikasi. Selanjutnya tentang knowledge mahasiswa ilmu perpustakaan mengalami peningkatan dan berdasarkan indikator culture dan social system mahasiswa ilmu perpustakaan lebih dominan menggunakan Bahasa Indonesia ketika berkomunikasi.
PERAN PENYUSUTAN ARSIP BALIK NAMA KENDARAAN BERMOTOR (BNKB) BAGI KINERJA KANTOR SAMSAT SLAWI Utomo, R. Dhani Akbar Suryo; Christiani, Lydia
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.996 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyusutan arsip dinamis inaktif bagi kinerja KantorSamsat Slawi.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatifdeskriptif dengan pendekatan studi kasus.Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi,wawancara, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kinerja Kantor Samsat Slawididukung dengan adanya Peran Penyusutan Arsip Dinamis Inaktif karena membantu keefektifan kerjakaryawan. Kegiatan Penyusutan arsip dinamis inaktif dimanfaatkan Kantor Samsat Slawi sebagai upayasistem pengelolaan arsip yang mengacu pada standar nasional yang diwajibkan oleh Arsip NasionalRepublik Indonesia dengan minimal cakupan informasi arsip berupa kode, judul, tanggal pembuatan,tingkat penataan, jumlah fisik, dan pemusnahan arsip non aktif hasil kegiatan Balik Nama KendaraanBermotor (BNKB). Penyusutan Arsip Dinamis Inaktif dilakukan menurut Jadwal Retensi Arsip (JRA)yang sesuai kebijakan Kantor Samsat Slawi.Penyusutan Arsip Dinamis Inaktif memberikan kemudahandalam kinerja karyawan dalam pencarian informasi yang dibutuhkan. Tolak ukur Peran Penyusutan ArsipDinamis Inaktif didasarkan oleh responsibilitas, responsivitas, dan akuntabilitas kinerja Kantor SamsatSlawi.
DAMPAK PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS AKTIF PROYEK PEKERJAAN BAGI KINERJA GENERAL PROJECT PT. WAHANA ELEKSIA TECHNOLOGY Islami, Astri Nur; Christiani, Lydia
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.037 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengelolaan arsip dinamis aktif proyek pekerjaan bagi kinerjaGeneral Project PT. Wahana Eleksia Technology. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaituobservasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan arsip dinamis aktifberdampak pada kinerja General Project PT. Wahana Eleksia Technology. Pengelolaan dokumen proyek pekerjaanGeneral Project PT. Wahana Eleksia Technology sebagai arsip dinamis aktif berdampak pada kinerja organisasi yangdapat dilihat dari kuantitas dari hasil, kualitas dari hasil, ketepatan waktu dari hasil, kehadiran, dan kemampuan untukbekerja sama. Kuantitas dari hasil merupakan jumlah dokumen proyek pekerjaan yang merupakan arsip dinamis aktifyang dihasilkan General Project PT. Wahana Eleksia Technology dalam pengelolaan arsip dinamis aktif. Kualitas darihasil dalam pengelolaan arsip dinamis aktif General Project PT. Wahana Eleksia Technology telah mampu mengelolaarsip dinamis aktif dengan memberikan titik perhatian pada nilai informasi arsip dinamis aktif sebagai alat bukti.Perhatian tersebut juga ditunjukkan melalui tolak ukur kehadiran administrator sebagai penananggungjawab sertapengelola arsip dinamis aktif yang memiliki tugas utama untuk menyelesaikan arsip dinamis aktif secara tepat waktu.Administrator PT. Wahana Eleksia Technology telah memenuhi kehadiran yang ditetapkan. Administrator GeneralProject PT. Wahana Eleksia Technology saling bekerjasama dalam mengelola arsip dinamis aktif General Project PT.Wahana Eleksia Technology demi terwujudnya kinerja General Project PT. Wahana Eleksia Technology denganmaksimal.
SISTEM PENGELOLAAN PERSONAL RECORDS MANUAL DAN ELEKTRONIK (STUDI KOMPARASI DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH) Khairunnisa, Arum Wasistiana; Christiani, Lydia
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.843 KB)

Abstract

Skripsi berjudul “Sistem Pengelolaan Personal Records Manual dan Elektronik (Studi Komparasidi Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Tengah)” bertujuan untuk mengetahui perbedaansistem pengelolaan personal records manual dengan elektronik dilihat dengan teori reliabel,sistematis, utuh, menyeluruh dan sesuai aturan oleh Azmi. Penelitian ini menggunakan metodekuantitatif dengan jenis penelitian komparatif deskriptif. Teknik pengumpulan data denganmenggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah user administrator pegawai negerisipil pada lingkup provinsi Jawa Tengah. Teknik sampel yang digunakan adalah sampling jenuhyaitu user administrator sebagai responden yang memiliki wewenang dalam mengakses personalrecords pada bidang kepegawaian untuk setiap 40 OPD lingkungan pemerintah Provinsi JawaTengah. Hasil dari penelitian ini adalah dengan menggunakan uji beda Wilcoxon Matched Pairstotal beda x1 dan x2 0,001 < α 0,05 sehingga pada uji hipotesis H1 diterima dan H0 ditolak. Makadisimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara sistem pengelolaan personal recordsmanual dengan elektronik.
MOTIVASI PEMUSTAKA REMAJA DALAM MEMANFAATKAN KOLEKSI DI KANTOR PERPUSTAKAAN DAN ARSIP DAERAH KABUPATEN KEBUMEN Fakhrunnisa, Afina; Rukiyah, Rukiyah; Christiani, Lydia
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 4, No 2 (2015): April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.989 KB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Motivasi Pemustaka Remaja dalam Memanfaatkan Koleksi di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kebumen”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi pemustaka remaja dalam memanfaatkan koleksi di Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Kebumen terkait dengan motivasi intrinsik dan ekstrinsik dalam memanfaatkan koleksi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus. Informan dalam penelitian ini merupakan pemustaka remaja yang memanfaatkan koleksi dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi pemustaka remaja dalam memanfaatkan koleksi dipengaruhi oleh keadaan pemustaka remaja untuk memenuhi kebutuhan dalam proses perkembangan dirinya. Motivasi intrinsik dalam memanfaatkan koleksi berupa emotional self, reflective self, creative self, cognitive self, dan sexual self. Sedangkan motivasi ekstrinsik pemustaka remaja berkaitan dengan physical self dan social self. Tanpa memiliki motivasi yang kuat serta minat yang muncul sebagai pendorong, pemustaka remaja tidak akan memanfaatkan koleksi perpustakaan terlebih pada masa perkembangan teknologi seperti sekarang ini yang banyak dipengaruhi oleh fasilitas internet untuk mempermudah memenuhi kebutuhan mereka.
PEMANFAATAN JARINGAN INFORMASI KEARSIPAN STATIS DALAM MENDUKUNG AKSES DAN LAYANAN ARSIP STATIS DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI JAWA TENGAH Tarigan, Egiana Alemina; Christiani, Lydia
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 2 (2017): April 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Jaringan Informasi Kearsipan Statisdalam mendukung akses dan layanan arsip di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan ProvinsiJawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitiankualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukanyaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaDinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah memanfaatkan Jaringan InformasiKearsipan Statis sebagai suatu sistem pengelolaan arsip statis secara elektronik. JaringanInformasi Kearsipan Statis dimanfaatkan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan ProvinsiJawa Tengah sebagai suatu sistem pengelolaan arsip statis berbasis teknologi informasi (online)mengacu pada standar nasional yang diwajibkan oleh Arsip Nasional Republik Indonesiadengan minimal cakupan informasi arsip berupa kode, judul, tanggal pembuatan, tingkatpenataan, jumlah fisik, dan pengelola arsip statis. Akses arsip statis dengan memanfaatkanJaringan Informasi Kearsipan Statis dapat dikontrol berdasarkan empat tingkatan akses untukmengatur pemanfataan sistem oleh pengguna, yaitu super administrator, administrator, userfront, dan user. Jaringan Informasi Kearsipan Statis sudah berbasis web dan online sehinggapengguna dapat mengakses arsip statis tanpa dibatasi waktu dan jarak dengan jaringaninternet. Penyediaan layanan arsip dapat dilakukan dengan melakukan pencarian arsipmenggunakan kata kunci berdasarkan masalah, indeks, dan isi informasi arsip. JaringanInformasi Kearsipan Statis mudah dimanfaatkan oleh pengguna karena telah diberikanbimbingan teknis dan pedoman penggunaan sistem bagi Lembaga Kearsipan Kabupaten/ Kotasebagai anggota jaringan. Pemanfaatan Jaringan Informasi Kearsipan Statis didasarkan olehkebutuhan pengguna dalam mengakses dan menyediakan layanan arsip statis untuk kepentinganpemerintahan dan penelitian.
TINGKAT PEMANFAATAN E-JOURNAL OLEH PEMUSTAKA UPT PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS DIPONEGORO Kamim, Ronal; Christiani, Lydia
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.754 KB)

Abstract

Penelitian berjudul “Tingkat Pemanfaatan E-journal oleh Pemustaka UPT Perpustakaan UniversitasDiponegoro” bertujuan untuk mengetahui tingkat pemanfaatan e-journal oleh pemustaka UPTPerpustakaan Universitas Diponegoro berdasarkan 16 indikator pemanfaatan e-journal yang dikemukakanoleh Jamal Qozim dan Abdul Mannan Khan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif jenis deskriptifdengan pendekatan survey. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Populasi dalampenelitian ini adalah seluruh pemustaka UPT Perpustakaan Universitas Diponegoro dengan sampelsebanyak 269 responden yang ditentukan secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwamayoritas responden (45,4%) jarang memanfaatkan e-journal. Pemanfaatan e-journal sebatas sumberreferensi (32,3%) yang merujuk pada tujuan penelitian (49,8%). Open access e-journal dimanfaatkan(82,6%) dengan lokasi akses di kos, sehingga frekuensi kunjung ke UPT perpustakaan UniversitasDiponegoro jarang (41,3%). Pemanfaatan e-journal dibanding jurnal tercetak (94,4%) dilakukan denganmembaca dan men-download (66,2%) dalam pdf (93,7%) dengan Science Direct sebagai e-journal yangpaling sering digunakan (39,4%). Hal ini menunjukkan adanya kesadaran konsorsium e-journal (52,4%).Tingkat kepuasan memanfaatkan e-journal dengan (83,3%) puas melalui penggunaan strategi pencariankata kunci (64,3%), sehingga kendala terbesar pemanfaatan e-journal tidak berasal dari segi teknis namunpada bahasa (21,2%). Hal ini selaras dengan pernyataan responden (58%) yang tidak membutuhkanpelatihan teknis dalam memanfaatkan e-journal. Hal yang perlu ditingkatkan terkait layanan e-journalterletak pada kesadaran layanan CAS/ SDI bagi pemustaka (91,8%).
TATA KELOLA PENYIMPANAN ARSIP DINAMIS AKTIF DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFISIENSI PENEMUAN KEMBALI ARSIP DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN PATI Fitriana, Ervana Dwi; Christiani, Lydia
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 7, No 3 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.835 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata kelola penyimpanan arsip dalam upaya meningkatkan efisiensipenemuan kembali arsip di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Pati. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan datayang dilakukan yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tata kelola penyimpanan arsipdinamis aktif merupakan upaya untuk meningkatkan efisiensi penemuan kembali arsip di Dinas Kearsipan danPerpustakaan Kabupaten Pati. Implementasi pengelolaan arsip dinamis aktif di Dinas Kearsipan dan PerpustakaanKabupaten Pati dimulai dari tahap penciptaan, penggunaan, pemeliharaan serta penyusutan arsip yang telahdilakukan secara tertib dan berurutan. Tata kelola penyimpanan arsip dinamis aktif di Dinas Kearsipan danPerpustakaan Kabupaten Pati mengacu pada faktor-faktor kearsipan yang baik yaitu penggunaan sistem penyimpananyang tepat, fasilitas kearsipan dan petugas kearsipan yang memenuhi syarat. Upaya yang dilakukan terkait dengan segisistem penyimpanan dalam meningkatkan efisiensi penemuan kembali arsip belum maksimal, hal ini disebabkan olehpenggunaan sistem penyimpanan arsip dinamis aktif secara manual dengan asas desentralisasi berdasarkan sistemsubjek dan sistem nomor. Selain itu, fasilitas kearsipan yang belum memadai juga menjadi penyebab belummaksimalnya upaya dalam meningkatkan efisiensi penemuan kembali arsip. Sementara dari segi petugas kearsipanjuga belum sepenuhnya secara signifikan memberikan kontribusi dalam upaya meningkatkan efisiensi penemuankembali arsip sebab meski telah terdapat pembagian tanggung jawab masing-masing personil, akan tetapi personilyang ditugaskan belum memiliki latar belakang keilmuan bidang kearsipan.
KEBUTUHAN DAN PERILAKU PENCARIAN INFORMASI WISATAWAN DI TOURIST INFORMATION CENTER PEMUDA SEMARANG Sunaki, Fadia; Rukiyah, Rukiyah; Christiani, Lydia
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 4, No 2 (2015): April 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.428 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan jenis informasi yang dibutuhkan wisatawan dan perilaku pencarian informasi wisatawan di Tourist Information Center Pemuda Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Peneliti melakukan wawancara mendalam terhadap enam wisatawan dan satu petugas layanan informasi berdasarkan purposive sampling. Penelitian yang dilakukkan di Tourist Information Center Pemuda Semarang menghasilkan tiga hal yang menjadi poin penting. Pertama, kebutuhan informasi wisatawan dapat dilihat dari jenis dan bentuk. Kedua, perilaku pencarian informasi yang dilakukan wisatawan menunjukkan kesamaan dengan model Gursoy. Ketiga, wisatawan membutuhkan informasi terbaru yang dapat diakses dengan mudah  
ANALISIS KNOWLEDGE SHARING DALAM ALUR INFORMASI PT. BARATA INDONESIA CABANG TEGAL SEBAGAI STRATEGI COMPETITIVE ADVANTAGE Saputra, Muchammad Hijrianto Gagah; Christiani, Lydia
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 6, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.285 KB)

Abstract

Pada zaman globalisasi seperti sekarang knowledge sudah menjadi kebutuhan yang penting bagimanusia. Hal ini membuat manusia mau tidak mau harus mengikuti perkembangan pengetahuanyang ada. Dengan banyaknya pengetahuan baru yang ada manusia dituntut untuk menguasaipengetahuan baru untuk menunjang skill mereka dalam dunia kerja. Dalam ruang lingkupperusahaaan, pengetahuan dan wawasan yang dimiliki oleh setiap sumber daya manusianyamenjadi sangat penting untuk kemajuan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui bagaimana peran knowledge sharing dalam alur informasi di PT. Barata IndonesiaCabang Tegal dalam memperoleh dan mempertahankan competitive advantage. Metode penelitianyang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif denganpendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi sertawawancara kepada informan yang ditentukan dengan metode purposive sampling. Hasilpenelitian ini menunjukan bahwa alur informasi yang ada di PT. Barata sudah dilakukan, PT.Barata menggunakan penyebaran berurutan dalam proses alur informasi perusahaan. Upayauntuk melancarkan alur informasi tersebut dilakukan dengan cara formal maupun informal gunamenyesuaikan dengan karakteristik pegawai dalam ruang lingkup implementasi knowledgesharing serta alur informasi di PT. Barata yang menjadikan PT. Barata memiliki nilai competitiveadvantage.