Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penggunaan Metode Drill pada Ekstrakurikuler Ansambel Gitar di SMK Negeri 1 Tulung Selapan Pratama, Andre; Firmansyah, Feri; Firmansyah, Dedy
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.1889

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah tentang bagaimana kegiatan ekstrakurikuler ansambel gitar di SMK Negeri 1 Tulung Selapan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk Menganalisis penggunaan metode drill pada ekstrakurikuler ansambel gitar di SMK Negeri 1 Tulung Selapan. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi dari tiga sumber data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa kegiatan ekstrakurikuler ansambel gitar di SMK Negeri 1 Tulung Selapan sudah berjalan cukup baik, namun untuk siswa yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler ansambel gitar ini, hal tersebut di sebabkan oleh kurangnya motivasi dalam mempelajari musik daerah itu sendiri, serta tingkat kesulitan siswa dalam mengikuti proses kegiatan ekstrakurikuler ansambel gitar bermacam-macam seperti kesulitan dalam mempelajari teknik-teknik dasar bermain gitar terutama gitar klasik, serta sulitnya untuk mempelajari notasi balok bagi para siswa.
Pendidikan Islam Berbasis Hakikat Agama sebagai Upaya untuk Menanamkan Keimanan dan Ketakwaan di Era Modern Putri, Dinda Nauly; Firmansyah, Feri; Wibowo, Ksatria Mahardika Dwi Putra; Farhan, M.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam berbasis hakikat agama memainkan peran yang krusial dalam menanamkan keimanan dan ketakwaan pada generasi muda di era modern yang kompleks. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip-prinsip pendidikan Islam yang menekankan pada pemahaman mendalam tentang hakikat agama sebagai dasar pembentukan karakter individu. Melalui pendekatan studi literatur, analisis data dan sistematis temuan penelitian ini mengeksplorasi relevansi pendidikan Islam dalam membentuk nilai-nilai moral dan etika di tengah tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam yang berfokus pada hakikat agama mampu menciptakan keseimbangan antara aspek spiritual dan intelektual. Hal ini dicapai melalui integrasi metode pembelajaran inovatif, serta penguatan peran keluarga dan komunitas dalam mendukung pendidikan agama. Artikel ini juga menyoroti pentingnya adaptasi kurikulum pendidikan Islam untuk menjawab kebutuhan zaman dan memastikan bahwa nilai-nilai keislaman tetap relevan dan aplikatif.Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa revitalisasi pendidikan Islam yang berfokus pada hakikat agama merupakan strategi efektif untuk membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga ketahanan iman dan ketakwaan dalam menghadapi tantangan modern.
Implementasi Kebijakan Pendidikan Merdeka Belajar Rahma, Haifa Auliya; Novianti, Novianti; Qolbiyah, Aini; Firmansyah, Feri; Nurdin, Nurdin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan Merdeka Belajar merupakan pendekatan transformatif dalam sistem pendidikan Indonesia, yang bertujuan untuk mendorong lingkungan belajar yang lebih fleksibel, inklusif, dan berpusat pada peserta didik. Studi ini mengidentifikasi tantangan dan peluang seputar implementasi kebijakan ini, dengan fokus pada perspektif pendidik dan kesiapan institusi. Dengan menggunakan metodologi tinjauan pustaka sistematis, analisis teori dasar digunakan untuk mengungkap kesenjangan dan mengusulkan intervensi strategis. Temuan penelitian mengungkapkan tantangan yang signifikan, termasuk kesiapan guru yang terbatas, kesenjangan dalam fasilitas pendidikan, beban administratif, dan implementasi yang tidak merata karena koordinasi yang tidak memadai antara otoritas pusat dan daerah. Selain itu, masalah akses teknologi, terutama di daerah terpencil, menghambat efektivitas kebijakan. Terlepas dari tantangan ini, Merdeka Belajar menunjukkan potensi substansial dalam memberdayakan guru, meningkatkan keterlibatan siswa, dan mengurangi beban kurikulum. Reformasi utama meliputi penyederhanaan kurikulum, mengganti sistem ujian nasional dengan penilaian yang lebih berbasis kompetensi, dan memberikan otonomi kepada pendidik dalam perencanaan pelajaran. Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi Merdeka Belajar yang sukses memerlukan pelatihan berkelanjutan bagi guru, peningkatan infrastruktur, strategi inklusif untuk menjembatani kesenjangan regional, dan kolaborasi yang kuat di antara para pemangku kepentingan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kebijakan pendidikan yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan di Indonesia, yang membuka jalan bagi sistem pendidikan yang lebih adil dan berfokus pada mutu.
Penanaman Karakter Percaya Diri Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Tari Siswa Menengah Pertama Kelas VII di SMP Negeri 46 Palembang Pebriyanti, Alda; Wardiah, Dessy; Firmansyah, Feri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 1 No 5 (2022): Vol 1 No 5. Page: 240 - 293
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v1i5.55

Abstract

The background of this research is the growth of self-confidence character is very important and needs special attention because it is one of the preventive efforts to overcome the character crisis that occurred in Indonesia, so it is hoped that the activities that have been carried out must continue to be strengthened and further developed in order to produce the seeds of the nation's generation who have a strong self-confident character. The problem for this researcher is how is the process of instilling a confident character through dance extracurricular activities at SMP Negeri 46 Palembang, the background of this research is therefore the purpose of this study to find out and describe the process of instilling a confident character through dance extracurricular activities in junior high schools. Negeri 46 Palembang. Data collection techniques used in this study are observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, and conclusions based on research results instilling a confident character through dance extracurricular activities at SMP Negeri 46 Palembang which uses the drill method in itslearning process. The results of this study are included in the good category because they can find out the various characteristics of students when doing dance movements. This can be seen from the observations of students who achieve well and students who are able to learn traditional dance movements very well. This study takes one character in traditional dance extracurriculars, namely the confident character and does not take all characters.
Implementasi Metode Demonstrasi dalam Pembelajaran Ekstrakurikuler Tari Cublak-Cublak Suweng di SMK Negeri 1 Belida Darat Oktarina, Dwi Septi; Diah, Naomi; Firmansyah, Feri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 4 No 1 (2025): Anthor 2025
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v4i1.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran ekstrakurikuler tari Cublak-Cublak Suweng di SMK Negeri 1 Belida Darat serta mengkaji implementasi metode demonstrasi dalam membentuk keterampilan dan karakter peserta didik. Tari Cublak-Cublak Suweng merupakan tari kreasi yang diadaptasi dari lagu dolanan tradisional Jawa Tengah dan memiliki nilai-nilai edukatif serta estetika yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran tari dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu kegiatan awal, inti, dan akhir. Setiap tahapan mencerminkan penguatan karakter disiplin, toleransi, dan tanggung jawab siswa. Guru menerapkan metode demonstrasi secara konsisten, di mana siswa menirukan gerakan yang dicontohkan dengan bimbingan langsung. Meskipun terdapat keterbatasan sarana seperti ruang tari yang belum memadai, semangat dan antusiasme siswa tetap tinggi. Pembelajaran tari ini tidak hanya mengembangkan kemampuan motorik dan artistik siswa, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kecintaan terhadap budaya lokal.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING MELALUI GOOGLE CLASSROOM TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 35 KOTA MAKASSAR Firmansyah, Feri; Hamid, Sundari; St. Muriati, St. Muriati
KLASIKAL : JOURNAL OF EDUCATION, LANGUAGE TEACHING AND SCIENCE Vol 4 No 3 (2022): Klasikal: Journal of Education, Language Teaching and Science
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52208/klasikal.v4i3.1149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar IPA Siswa Kelas VII SMP Negeri 35 Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen yang melibatkan dua kelompok dimana salah satu berperan sebagai kelompok eksperimen dan yang lain sebagai kelompok kontrol. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 35 Kota Makassar Tahun Pelajaran 2020/2021, dan dipilih dua kelas sebagai sampel penelitian secara purposive sampling. Kelas yang dipilih sebagai sampel penelitian adalah kelas VII.1 sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII.2 sebagai kelompok kontrol. Data penelitian dikumpulkan dengan lembar observasi dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif serta tes hasil belajar sebelum dan sesudah pembelajaran dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa nilai signifikansi hasil belajar lebih kecil dari 0,05 (α <0,05). Sehingga berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji paired sample t-test diperoleh thitung lebih besar dari ttable (19,121 > 2,055), dengan taraf signifikan kurang dari 5% (0,000 < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 35 Kota Makassar.
Penanaman Karakter Percaya Diri Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Tari Siswa Menengah Pertama Kelas VII di SMP Negeri 46 Palembang Pebriyanti, Alda; Wardiah, Dessy; Firmansyah, Feri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 1 No 5 (2022): Vol 1 No 5. Page: 240 - 293
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.677 KB) | DOI: 10.31004/anthor.v1i5.55

Abstract

The background of this research is the growth of self-confidence character is very important and needs special attention because it is one of the preventive efforts to overcome the character crisis that occurred in Indonesia, so it is hoped that the activities that have been carried out must continue to be strengthened and further developed in order to produce the seeds of the nation's generation who have a strong self-confident character. The problem for this researcher is how is the process of instilling a confident character through dance extracurricular activities at SMP Negeri 46 Palembang, the background of this research is therefore the purpose of this study to find out and describe the process of instilling a confident character through dance extracurricular activities in junior high schools. Negeri 46 Palembang. Data collection techniques used in this study are observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, and conclusions based on research results instilling a confident character through dance extracurricular activities at SMP Negeri 46 Palembang which uses the drill method in itslearning process. The results of this study are included in the good category because they can find out the various characteristics of students when doing dance movements. This can be seen from the observations of students who achieve well and students who are able to learn traditional dance movements very well. This study takes one character in traditional dance extracurriculars, namely the confident character and does not take all characters.
Implementasi Metode Demonstrasi dalam Pembelajaran Ekstrakurikuler Tari Cublak-Cublak Suweng di SMK Negeri 1 Belida Darat Oktarina, Dwi Septi; Diah, Naomi; Firmansyah, Feri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 4 No 1 (2025): Anthor 2025
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v4i1.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran ekstrakurikuler tari Cublak-Cublak Suweng di SMK Negeri 1 Belida Darat serta mengkaji implementasi metode demonstrasi dalam membentuk keterampilan dan karakter peserta didik. Tari Cublak-Cublak Suweng merupakan tari kreasi yang diadaptasi dari lagu dolanan tradisional Jawa Tengah dan memiliki nilai-nilai edukatif serta estetika yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran tari dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu kegiatan awal, inti, dan akhir. Setiap tahapan mencerminkan penguatan karakter disiplin, toleransi, dan tanggung jawab siswa. Guru menerapkan metode demonstrasi secara konsisten, di mana siswa menirukan gerakan yang dicontohkan dengan bimbingan langsung. Meskipun terdapat keterbatasan sarana seperti ruang tari yang belum memadai, semangat dan antusiasme siswa tetap tinggi. Pembelajaran tari ini tidak hanya mengembangkan kemampuan motorik dan artistik siswa, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kecintaan terhadap budaya lokal.