Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

THE INFLUENCE OF PROJECT BASED LEARNING MODEL USING KWL CHART ON STUDENT PROCESS SCIENCE SKILLS IN PHYSICS LEARNING AT SMA NEGERI 2 LUBUK PAKAM SHIDIQ, HANA SALSABILA; Kadri, Muhammad
Journal of Learning and Technology in Physics Vol. 5 No. 1
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jltp.v5i1.56274

Abstract

This study aims to determine the effect of the Project Based Learning model on high school students™ science process skills. The type of research used is a quasi experimental research design with a two group pretest posttest design. The population used was students of class XI MIA SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, totaling 2 classes. The research sample consisted of two classes, the class taken was XI MIA I as the experimental class and XI MIA III as the control class. The instrument used is a science process skills test in the form of an essay consisting of 10 questions that hav been declared valid by the validator. Based on the results of the study, the average pretest score for the experimental class was 20,68 and the pretest for the control class 18,85. The results of testing the hypothesis showed that a significant value of 0,411 >  0,05 otherwise  is accepted or both classes have the same initial abilities. After applying the Project Based Learning model, the average posttest score of the experimental class was 77,68 and that of the control class was 64,71. The results of testing the hypothesis showed that a significant value of 0,00 < = 0,05, it is stated that  is accepted, meaning that there is a significant influence of the Project Based Learning model on student™s science process skills.
Implementasi Jaminan Makanan Halal Pada Hotel Di Kota Kupang Kadri, Muhammad; Taqwa Sultan; Awan Sutrisno
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2453

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar memiliki tanggung jawab menjamin ketersediaan produk halal, termasuk di sektor perhotelan. Penelitian ini mengkaji implementasi makanan halal di hotel-hotel Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, wilayah mayoritas non-Muslim namun menjadi pintu masuk pariwisata Indonesia Timur. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, telaah dokumen, dan wawancara dengan manajemen hotel.Hasil penelitian menunjukkan sebagian hotel sudah menyediakan menu halal, tetapi belum memiliki sertifikasi resmi BPJPH. Kendala utama meliputi keterbatasan bahan baku halal lokal, minimnya pemahaman staf, serta ketiadaan regulasi daerah yang mendukung. Meski demikian, sejumlah hotel berupaya memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim dengan bekerja sama dengan pemasok halal luar daerah, menyediakan dapur terpisah, dan memberi label halal pada menu.Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara regulasi nasional dan praktik lapangan. Dari perspektif Islam, penyediaan makanan halal merupakan kewajiban syar’i sebagaimana tercantum dalam QS. Al-Baqarah: 168. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan kebijakan daerah, peningkatan kapasitas SDM, serta sinergi pemerintah, lembaga sertifikasi, dan industri perhotelan guna memperkuat daya saing halal tourism di Kupang.
Penegakan Hukum Electronic Traffic Law Enforcement Bagi Masyarakat Di Wilayah Provinsi Gorontalo. Kadri, Muhammad; Nur, Rafika; Insani, Nur
Law & Social Justice Journal Vol. 3 No. III (2025): Desember
Publisher : Lembaga Bantuan Hukum & Studi Publik Perlindungan Perempuan dan Anak (LBHSP3A) Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61121/ws9d0815

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat telah mengubah sistem penegakan hukum lalu lintas di Indonesia, termasuk di Provinsi Gorontalo. Metode tilang konvensional seringkali dianggap tidak efektif karena proses yang panjang, keterbatasan personel, dan rentan terhadap pungli. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sistem Penegakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) diperkenalkan sebagai inovasi teknologi yang bertujuan untuk memperkuat transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam penegakan hukum lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi ETLE di Provinsi Gorontalo dan mengidentifikasi kendala yang menghambat optimalisasi pelaksanaannya. Dengan menggunakan pendekatan empiris kualitatif yang didukung oleh analisis perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data primer melalui wawancara dan observasi di Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Gorontalo, dilengkapi dengan data sekunder dari peraturan perundang-undangan dan literatur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ETLE telah berkontribusi dalam mengurangi pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan kepatuhan masyarakat, sebagaimana tercermin dari penurunan pelanggaran yang tercatat secara signifikan dari tahun 2022 ke tahun 2024. Sistem ini juga telah meminimalkan interaksi langsung antara petugas dan pengguna jalan, sehingga mengurangi potensi praktik ilegal. Namun, masih terdapat beberapa tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur teknologi, data kepemilikan kendaraan yang tidak lengkap, rendahnya kesadaran masyarakat, dan tingginya biaya denda yang dianggap memberatkan oleh sebagian pengguna jalan. Kendala-kendala ini membutuhkan perbaikan infrastruktur, edukasi publik yang berkelanjutan, dan penguatan kebijakan untuk memastikan ETLE berfungsi secara efektif dan adil. Secara keseluruhan, ETLE merupakan langkah penting menuju modernisasi penegakan hukum lalu lintas dan mendorong budaya berkendara yang aman dan tertib di Provinsi Gorontalo.
Utilizing of Geophysical Methods for Geothermal Exploration at Guru Kinayan Village, Tanah Karo Regency Kadri, Muhammad; Tampubolon, Togi; Hutahaean, Juniar; Muztaza, Nordiana Mohd; Nordin, Mohd Nawawi Mohd
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 1 (2025): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i1.9881

Abstract

Guru Kinayan, located at the foothills of mount Sinabung in Karo regency, is characterized by several geothermal manifestations, highlighting the necessity of studying its geothermal potential. This research aims to assess the geothermal prospects of the area through 2-D electrical resistivity, geomagnetic surveys, and (XRD) methods. To acquire 2-D resistivity data, a Wenner Schlumberger array with a 5-meter electrode spacing was utilized, and the data were processed using Res2Dinv. Geomagnetic surveys were conducted using a PPM, with the results analyzed using Mag2dc and Surfer 13 to determine susceptibility results. The analysis of rock composition was performed using XRD. The 2-D resistivity results indicated resistivity values ranging from 1 to 1250 Ωm. Values between 1 and 20 Ωm indicated as alluvium, indicating a reservoir for geothermal, while resistivity values >1000 indicates as limestone, which indicated as a heat conductor. The magnetic residual map shows geomagnetic values (20 to 380 nT), suggesting a geothermal source, and the susceptibility values ranging (0.0013 x 10³ to 0.0088 x 10³) indicates the presence of igneous rocks, specifically andesite lava and pyroclastic rocks. The XRD results show arsenopirit and quartz in the geothermal area. Based on the integrated results, the study area has significant geothermal potential.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY DAN VIRTUAL REALITY PADA METODE GEOLISTRIK Ramadhan, Gilang; Kadri, Muhammad
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i2.10283

Abstract

Students’ understanding of geoelectrical concepts remains limited, particularly in terms of fundamental principles and practical skills in operating field equipment. Limited field practice opportunities and the lack of interactive learning media further constrain the learning process. This study aims to develop a learning media based on Augmented Reality (AR) and Virtual Reality (VR) to enhance the visualization and simulation of geoelectrical concepts. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The resulting product is an interactive application integrating AR and VR technologies. Feasibility was evaluated by media experts, material experts, and field experts, while practicality was assessed through user response questionnaires. The validation results indicate average scores of 4.76 (media experts), 4.71 (material experts), and 4.86 (field experts), all categorized as very feasible. The practicality test yielded an average score of 4.23, categorized as very practical. These findings suggest that the developed media is effective as an alternative learning tool that is interactive, contextual, and capable of improving students’ understanding of geoelectrical concepts. ABSTRAK Pemahaman mahasiswa terhadap materi geolistrik masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada aspek konsep dasar dan keterampilan penggunaan alat di lapangan. Keterbatasan praktik serta minimnya media pembelajaran yang interaktif menjadi faktor utama yang menghambat proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) untuk mendukung visualisasi dan simulasi konsep geolistrik secara lebih konkret. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Produk yang dihasilkan berupa aplikasi pembelajaran interaktif berbasis AR dan VR. Uji kelayakan dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan ahli lapangan, sedangkan kepraktisan diukur melalui angket respon pengguna. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh nilai rata-rata 4,76 dari ahli media, 4,71 dari ahli materi, dan 4,86 dari ahli lapangan, yang seluruhnya termasuk kategori sangat layak. Sementara itu, hasil uji kepraktisan menunjukkan nilai rata-rata sebesar 4,23 dengan kategori sangat praktis. Temuan ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan mampu membantu mahasiswa dalam memahami konsep geolistrik.