Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Development Diagnostik Of Three Tier Multiple Choice Diagnostic Test Instrument To Assess Learners' Ability On Static Electricity Material Astuti, Rika; Kadri, Muhammad
Journal of Learning and Technology in Physics Vol. 5 No. 1
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jltp.v5i1.56271

Abstract

This study aims to determine the feasibility and ability of learners to the instruments developed. This research was conducted at SMA Negeri 6 Pematangsiantarcarriedin the odd semester of the 2023/2024 academic year. The type of research used is R & D (Reaserch and Development) using 3D models. The study was conducted on students who have studied static electricity materials. The samples used in this study were 36 students from Class XII-IPA 3 taken byrandom sampling. Data collection techniques in this study is by way of interviews, tests, and provide a response questionnaire. Data analysis was performed using the person correlation equation with diagnostic tests. The results of this study is a test instrument to measure the ability of students in SMA Negeri 6 Pematangsiantar on static electricity as many as 20 items of diagnostic questionsthree tier multiple choice. The item is already valid measured by the estimated product moment, has a high level of reliability with a value of 0.712, the difficulty level of the item is good. The results of the analysis of the problem items and the analysis of the ability of students showed that the test instruments used are effective in measuring the ability of students in SMA Negeri 6 Pematangsiantar on static electricity.
THE INFLUENCE OF PROJECT BASED LEARNING MODEL USING KWL CHART ON STUDENT PROCESS SCIENCE SKILLS IN PHYSICS LEARNING AT SMA NEGERI 2 LUBUK PAKAM SHIDIQ, HANA SALSABILA; Kadri, Muhammad
Journal of Learning and Technology in Physics Vol. 5 No. 1
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jltp.v5i1.56274

Abstract

This study aims to determine the effect of the Project Based Learning model on high school students™ science process skills. The type of research used is a quasi experimental research design with a two group pretest posttest design. The population used was students of class XI MIA SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, totaling 2 classes. The research sample consisted of two classes, the class taken was XI MIA I as the experimental class and XI MIA III as the control class. The instrument used is a science process skills test in the form of an essay consisting of 10 questions that hav been declared valid by the validator. Based on the results of the study, the average pretest score for the experimental class was 20,68 and the pretest for the control class 18,85. The results of testing the hypothesis showed that a significant value of 0,411 >  0,05 otherwise  is accepted or both classes have the same initial abilities. After applying the Project Based Learning model, the average posttest score of the experimental class was 77,68 and that of the control class was 64,71. The results of testing the hypothesis showed that a significant value of 0,00 < = 0,05, it is stated that  is accepted, meaning that there is a significant influence of the Project Based Learning model on student™s science process skills.
Implementasi Jaminan Makanan Halal Pada Hotel Di Kota Kupang Kadri, Muhammad; Taqwa Sultan; Awan Sutrisno
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 5 No. 1 (2026): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol5.Iss1.2453

Abstract

Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar memiliki tanggung jawab menjamin ketersediaan produk halal, termasuk di sektor perhotelan. Penelitian ini mengkaji implementasi makanan halal di hotel-hotel Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, wilayah mayoritas non-Muslim namun menjadi pintu masuk pariwisata Indonesia Timur. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, telaah dokumen, dan wawancara dengan manajemen hotel.Hasil penelitian menunjukkan sebagian hotel sudah menyediakan menu halal, tetapi belum memiliki sertifikasi resmi BPJPH. Kendala utama meliputi keterbatasan bahan baku halal lokal, minimnya pemahaman staf, serta ketiadaan regulasi daerah yang mendukung. Meski demikian, sejumlah hotel berupaya memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim dengan bekerja sama dengan pemasok halal luar daerah, menyediakan dapur terpisah, dan memberi label halal pada menu.Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara regulasi nasional dan praktik lapangan. Dari perspektif Islam, penyediaan makanan halal merupakan kewajiban syar’i sebagaimana tercantum dalam QS. Al-Baqarah: 168. Penelitian ini menegaskan pentingnya dukungan kebijakan daerah, peningkatan kapasitas SDM, serta sinergi pemerintah, lembaga sertifikasi, dan industri perhotelan guna memperkuat daya saing halal tourism di Kupang.
Penegakan Hukum Electronic Traffic Law Enforcement Bagi Masyarakat Di Wilayah Provinsi Gorontalo. Kadri, Muhammad; Nur, Rafika; Insani, Nur
Law & Social Justice Journal Vol. 3 No. III (2025): Desember
Publisher : Lembaga Bantuan Hukum & Studi Publik Perlindungan Perempuan dan Anak (LBHSP3A) Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61121/ws9d0815

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat telah mengubah sistem penegakan hukum lalu lintas di Indonesia, termasuk di Provinsi Gorontalo. Metode tilang konvensional seringkali dianggap tidak efektif karena proses yang panjang, keterbatasan personel, dan rentan terhadap pungli. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, sistem Penegakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) diperkenalkan sebagai inovasi teknologi yang bertujuan untuk memperkuat transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam penegakan hukum lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi ETLE di Provinsi Gorontalo dan mengidentifikasi kendala yang menghambat optimalisasi pelaksanaannya. Dengan menggunakan pendekatan empiris kualitatif yang didukung oleh analisis perundang-undangan, konseptual, dan studi kasus, penelitian ini mengumpulkan data primer melalui wawancara dan observasi di Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Gorontalo, dilengkapi dengan data sekunder dari peraturan perundang-undangan dan literatur. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ETLE telah berkontribusi dalam mengurangi pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan kepatuhan masyarakat, sebagaimana tercermin dari penurunan pelanggaran yang tercatat secara signifikan dari tahun 2022 ke tahun 2024. Sistem ini juga telah meminimalkan interaksi langsung antara petugas dan pengguna jalan, sehingga mengurangi potensi praktik ilegal. Namun, masih terdapat beberapa tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur teknologi, data kepemilikan kendaraan yang tidak lengkap, rendahnya kesadaran masyarakat, dan tingginya biaya denda yang dianggap memberatkan oleh sebagian pengguna jalan. Kendala-kendala ini membutuhkan perbaikan infrastruktur, edukasi publik yang berkelanjutan, dan penguatan kebijakan untuk memastikan ETLE berfungsi secara efektif dan adil. Secara keseluruhan, ETLE merupakan langkah penting menuju modernisasi penegakan hukum lalu lintas dan mendorong budaya berkendara yang aman dan tertib di Provinsi Gorontalo.