Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA SARI BUAH MATOA DI KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN PASURUAN Fijri Dita Nuralamika; Rahayu Relawati; Istis Baroh
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 18 No 1 (2021): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v18i1.1361

Abstract

Olahan produk buah matoa menjadi minuman dalam kemasan sari buah yang belum banyak dikenal oleh masyarakat secara luas masih terbilang usaha yang baru di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan sehingga kelayakan finansial usaha masih perlu dikaji. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kelayakan finansial dan sensitivitas sari buah matoa. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Metode analisis data yang digunakan adalah kelayakan finansial menggunakan kriteria investasi. Jenis data dalam penelitian adalah data primer yang diolah diperoleh langsung melalui wawancara dan observasi kepada produsen home industry sari buah matoa.Teknik pengambil responden dilakukan secara purposive di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai NPV positif sebesar Rp.16.984.566, IRR sebesar 11.46%, Gross B/C sebesar 1.05, Net B/C sebesar 1.36, Payback Period sebesar 5 bulan, dan hasil analisis sensitivitas menunjukkan kelayakam finansial terhadap kenaikan maupun penurunan sebesar 10% pada usaha sari buah matoa adalah komponen benefit menunjukkan sensitif terhadap kenaikan harga bahan baku buah matoa dengan nilai 13.34% sedangkan penurunan benefit sensitif terhadap penurunan kuantitas produksi dengan nilai -5.9%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa usaha sari buah matoa dikatakan layak dikembangkan dari hasil perhitungan kriteria finansial dan sensitivitas usaha, namun apabila terjadi penurunan sebesar 10% usaha mengalami kerugian maka pengusaha sari buah matoa agar dapat meningkatkan kuantitas produksi, memperhatikan harga jual produk, ketersediaan bahan baku, dan melakukan promosi penjualan untuk meningkatkan pendapatan usaha.
ANALISIS LOYALITAS KONSUMEN "PENTOL KALANGAN" Febri Eka Kurniasari; Gumoyo Mumpuni Ningsih; Istis Baroh
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 19 No 1 (2022): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v19i1.1980

Abstract

Pentol merupakan makanan ringan/jajanan yang dimodifikasi dari makanan bakso yang memiliki akar dari seni kuliner Tionghoa-Indonesia. Jajanan ini digemari oleh anak-anak dan orang dewasa. Pedagang pentol banyak dijumpai, dengan bermacam varian pentol dan trade mark/branding masing-masing penjual. Salah satunya “pentol kalangan” di Tulung Agung. Tujuan dari penelitian ini, pertama untuk menganalisis loyalitas konsumen terhadap “pentol kalangan”, kedua menganalisis pengaruh kualitas produk, harga, tempat, dan pelayanan terhadap loyalitas konsumen pada produk “pentol kalangan”di Tulungagung. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Penentuan responden sebanyak 122 orang dilakukan dengan menggunakan metode accintdental sampling. Indikator yang digunakan untuk mengukur loyalitas konsumen adalah pembelian secara berulang, setia/kebal terhadap daya tarik pesaing, dan merekomendasikan pada konsumen lain. Pengaruh variabel kualitas produk, harga, tempat, dan pelayanan terhadap loyalitas konsumen dianalisis dengan uji regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan loyalitas konsumen pentol kalangan tergolong dalam loyalitas yang lemah (inersia). Pengaruh hasil uji simultan kualitas produk, harga, tempat, dan pelayanan berpengaruh signifikan, secara parsial kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan, harga berpengaruh positif dan signifikan, tempat berpengaruh negatif dan pelayanan tidak berpengaruh.
Analisis Kelayakan Finansial dan Sensitivitas UKM Kue Kering “Loyang Ncim” di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang Sutraning Nurahmi; Rahayu Relawati; Istis Baroh
AGRIBEST Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agribest.v5i2.5827

Abstract

Usaha Kecil Menengah merupakan salah satu bentuk usaha yang mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan perekonomian, namun manajemennya masih konfensional. Kinerja finansial yang dilakukan belum dikaji secara komprehensif untuk meningkatkan kinerjanya. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis kelayakan finansial dan sensitivitas usaha industri Loyang Ncim yang bergerak di bidang pengolahan makanan yaitu kue kering. Industri tersebut terletak di Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2020 hingga Januari 2021. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Data primer diperoleh dengan wawancara dengan pemilik usaha. Wawancara dilakukan karena industri tersebut memiliki keterbatasan pencatatan biaya dan penerimaan usaha. Data sekunder diperoleh dari berbagai sumber literatur. Data yang diperoleh disusun dalam cashflow dengan periode selama 18 bulan. Kriteria investasi yang digunakan yaitu NPV, Gross B/C, Net B/C, IRR, Payback Period, dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai NPV sebesar Rp 36.396.296; Net B/C 2,29; Gross B/C 1,19; IRR sebesar 7,4% per bulan. Angka-angka pada berbagai kriteria investasi tersebut menunjukkan bahwa industri Loyang Ncim layak secara finansial dan layak untuk dijalankan. Payback Period terjadi pada bulan ke 18, yang menunjukkan masih dalam umur proyek. Periode setelah Payback Period maka perusahaan tinggal memperoleh benefit proyek tanpa harus mengembalikan investasi. Komponen yang paling sensitif adalah benefit dengan angka sensitivitas sebesar 30%. Industri Loyang Ncim harus menjaga agar benefit tidak mengalami penurunan. Upaya peningkatan benefit dilakukan dengan cara promosi penjualan dan stabilitas harga jual. Jika memungkinkan ada kenaikan harga jual secara bertahap dengan tetap memperhatikan kompetisi harga.
ANALISIS SWOT UNTUK PENGEMBANGAN STRATEGI PEMASARAN PRODUK OLAHAN APEL DI MALANG RAYA Rahayu Relawati; Istis Baroh; Bambang Yudi Ariadi
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 12, No 1 (2015): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sepa.v12i1.14202

Abstract

This  study  aimed  to  carry  out  a  SWOT  analysis  and  formulate  marketing strategies  of  processed  apple  products.  Primary  data  were  obtained  from  producers and  consumers.  Producers  were  selected  purposively,  while  consumers  were selected by  accidental  sampling  when  they  bought the  product  at  souvenirs  shops  of Malang. SWOT analysis was used to analyze the data taken from both producers and consumers, as  well  as  to  formulate  marketing  strategies.  The  results  showed  that  in  general  the products of apple chips, porridge and cider have the strength on products, especially in terms  of  taste.  Meanwhile,  the  weaknesses  are  less  durable  products,  however, consumers also do not want any preservatives  added.  Moreover, the opportunities  are the high interest of consumers, many souvenir shops and bank credit offered.  On the other  side,  the  threats  consists  of  unhealthy  business  competition  and  weakness  of consumer purchasing power even though they are interested  in the products. Based on the results of the SWOT  analysis, marketing strategies recommended to  the products  of apple  chips  and  apple  porridge  is  aggressive  strategy,  because  they  are  in  the  first quadrant  of SWOT  diagram.  Apple cider, however,  is  recommended to run a defensive strategy, because this product  is located  in quadrant III  of  the same diagram. Related promotions, various media information such as local television and  internet should be used optimally to promote the  products. Consumers should receive the correct and fare information, so that producers must conduct a responsible business ethics.
Analisis Kepuasan Konsumen Sayur dalam Sistem Pembelian Online di CV. Kira Ermina Tulungagung Siti Mua Fika Rohmah; Istis Baroh; Bambang Yudi Ariyadi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.01.22

Abstract

Hortikultura terutama sayuran merupakan hasil pertanian yang mudah rusak apabila setelah dipanen tidak ditangani dengan baik. Saat ini pemasaran hasil pertanian dapat dilakukan dengan penjualan secara online, dimana perusahaan harus memahami kebutuhan dan keinginan konsumen untuk mencapai kepuasan konsumen. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepuasan konsumen antara lain  produk, harga, dan kualitas pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui karakteristik konsumen sayur dalam sistem pembelian online; (2) Mengetahui pengaruh produk, harga, kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen sayur dalam sistem pembelian online di CV. Kira Ermina. Teknik pengambilan sampel yang digunakan peneliti adalah non probability sampling dengan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebesar 75 responden. Pengukuran variabel menggunakan skala likert, serta teknik analisis data menggunakan Structural Equation Model dengan bantuan software warpPLS 6.0.  Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan konsumen adalah variabel produk, harga, dan kualitas pelayanan dengan R² sebesar 0.779.
Forecasting Produksi dan Konsumsi Daging Ayam Broiler di Provinsi Jawa Timur Masyithah Hanni; Istis Baroh; Bambang Yudi Ariadi
Jurnal Peternakan Sriwijaya Vol 11, No 1 (2022): JURNAL PETERNAKAN SRIWIJAYA
Publisher : Department of Animal Sciences, Faculty of Agriculture, Sriwijaya University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/JPS.11.1.2022.15835

Abstract

Forecasting produksi dan konsumsi daging ayam broiler sangat penting untuk dilakukan agar menghindari defisit atau kekurangan ketersediaan daging ayam broiler, sehingga dapat terpenuhinya gizi pada masyarakat terutama di Provinsi Jawa Timur. Tujuan penelitian yakni menganalisis trend produksi dan konsumsi daging ayam broiler selama tahun 2011-2020 dan forecasting pada tahun 2021-2025 serta mengidentifikasi dampak yang ditimbulkan dari produksi dan konsumsi daging ayam broiler di Provinsi Jawa Timur. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2011-2020 di Provinsi Jawa Timur, produksi dan konsumsi daging ayam broiler mengalami trend meningkat atau positif, namun pada tahun 2012-2013 daging ayam broiler mengalami defisit/kekurangan. Tahun 2021-2025 di Provinsi Jawa Timur menunjukkan bahwa hasil forecasting produksi dan konsumsi juga mengalami peningkatan dengan perbedaan yang sangat signifikan. Dengan demikian, karena adanya perkembangan dari produksi dan konsumsi daging ayam broiler ini maka dapat menimbulkan beberapa dampak yang dapat merugikan ataupun memberikan keuntungan dari segi aspek lingkungan maupun ekonomi di Provinsi Jawa Timur.Kata kunci: Daging Ayam Broiler, Forecasting, Trend, Produksi, Konsumsi.
Analisis Kelayakan Finansial Pabrik Penggilingan Beras Organik “BOTANIK” (Studi Kasus Unit Processing Padi Organik Tani Mandiri I di Desa Lombok Kulon Kecamatan Wonosari Kabupaten Bondowoso) Iftitah Hevi Riyanti; Jabal Tarik Ibrahim; Istis Baroh
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 1 No. 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.Vol1.No1.01-08

Abstract

Organic rise is a rice which produce organically from paddy without using fertilizer and chemical perticides. The market demand on organic rice has increased drastically and effected on promising market prospect. Lombok Kulon village is one of the area di Bondowoso district has been applied organic farming on organic rice. Tani mandiri 1 is one of farmer group who are cultivating organic rice with the certificate. The subject of research was taken at Lombok Kulon village, Wonosari regency, Bondowoso district. The method of research was descriptive qualitative with purposive sampling. The objectives of the research are: (1) to analyze the financial structure; (2) To know the criteria of financial feasibility. The quantitave analysis is purposed to analyze the aspects of financial which are cash flow, NPV (Net Present Value), IRR  (Internal Rate of Return), Net B/C Ratio, Payback Period and sensitivity analysis financial. The research showed that Unit Processing Padi Organik Tani Mandiri I was a viable unit based on the result of financial analysis. It was proved by NPV score which was Rp. 1.456.180.006 with 6 % of discount rate, the score of Net B/C Ratio was 1,65 or more than (>) 1, and IRR score was 23,80% or more than (>) 6% of bank interest rate.Organic rise is a rice which produce organically from paddy without using fertilizer and chemical perticides. The market demand on organic rice has increased drastically and effected on promising market prospect. Lombok Kulon village is one of the area di Bondowoso district has been applied organic farming on organic rice. Tani mandiri 1 is one of farmer group who are cultivating organic rice with the certificate. The subject of research was taken at Lombok Kulon village, Wonosari regency, Bondowoso district. The method of research was descriptive qualitative with purposive sampling. The objectives of the research are: (1) to analyze the financial structure; (2) To know the criteria of financial feasibility. The quantitave analysis is purposed to analyze the aspects of financial which are cash flow, NPV (Net Present Value), IRR  (Internal Rate of Return), Net B/C Ratio, Payback Period and sensitivity analysis financial. The research showed that Unit Processing Padi Organik Tani Mandiri I was a viable unit based on the result of financial analysis. It was proved by NPV score which was Rp. 1.456.180.006 with 6 % of discount rate, the score of Net B/C Ratio was 1,65 or more than (>) 1, and IRR score was 23,80% or more than (>) 6% of bank interest rate.
Analisis Trend Ekspor Teh Indonesia Yusrizal Ari Andi; Istis Baroh; Jabal Tarik Ibrahim
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 2 No. 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.Vol2.No1.%p

Abstract

Tea is one of Indonesia's leading plantation commodities exported to the international market. Indonesia itself is the sixth largest exporter of tea in the world. The Indonesian tea market tends to decline and impact on the decline of tea export. The decline in Indonesian tea exports is due to many factors. This study aims to (1) Analyze the trend of Indonesian tea exports and (2) Analyze what factors may affect Indonesian tea exports. The data used in this study is secondary data in the form of time series data (time series data) from 2006-2015. The analysis method used is trend analysis method and continued by ordinary least square method (OLS). The results of this research are (1) the trend of Indonesian tea export is declining because the amount of tea export volume keeps decreasing and the export value of tea also decreases and does not increase. (2) volume of Indonesian tea production (), domestic prices (), export prices (), the rupiah exchange rate against the dollar () simultaneously affect the export of Indonesian tea (Y). while the factors that affect Indonesian tea exports individually and the most influential are export prices (), and the rupiah exchange rate against the dollar ().
Analisis Daya Saing Kopi Indonesia di Pasar Internasional Yogaswara IG Hamzah; Jabal Tarik Ibrahim; Istis Baroh; Fithri Mufriantie
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 3 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.Vol3.No1.17-21

Abstract

Based on coffee export data 2008-2017, the index value of Indonesia's coffee trade specialization is positive (0-1). The average value of ISPs of Indonesian coffee for 10 years is 0.91, meaning that Indonesia tends to be a coffee exporter country. Indonesian coffee has competitiveness  in the international market with an acceleration ratio value between 10.66 in 2012 to 53.76 in 2008. The always positive acceleration ratio (AR) value shows that Indonesian coffee is able to win the world coffee market. Indonesian coffee also has a comparative advantage with the value of Revealed Comparative Advantages (RCA) which is always positive. The highest RCA value of Indonesian coffee occurred in 2008 at 5.26 and the lowest RCA value in 2011 was 2.60, while the average RCA value of Indonesia was 3.93.
Kepuasan Kerja Karyawan di Unit Usaha Milik Kampus Livia Windiana; Anas Ta'in; Istis Baroh
Agriecobis : Journal of Agricultural Socioeconomics and Business Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/agriecobis.Vol3.No2.87-92

Abstract

Kepuasaan kerja karyawan dapat diartikan sebagai cara pandang/ sikap emosional karyawan baik yang menyenangkan atau tidak menyenangkan pada pekerjaan mereka. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana tingkat kepuasaan kerja karyawan di Unit Usaha Fakultas Pertanian Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dengan cara interview, dokumentasi dan kuisioner. Analisis yang digunakan adalah tabel distribusi frekuensi relatif, dengan jumlah sampel 35 karyawan. secara umum kepuasan kerja karyawan diukur melalui 40 indikator yang menyakut kepuasan kerja terhadap: gaji, promosi, atasan, rekan kerja dan pekerjaan itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepuasan sedang, dan terdapat penyebaran skor kepuasan kerja dengan deviasi yang tinggi. Dari rentang skor tiap responden 40 – 200, diperoleh nilai skor minimal 115, skor maximal 188, rata-rata skor 148,6 dan standar deviasi 13,829.