Claim Missing Document
Check
Articles

MENERAPKAN MULTIPLE INTELLIGENCES DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Nurul Hidayati Rofiah
Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Dinamika Volume VIII, Nomor 1, Maret 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/dinamika.v8i1.937

Abstract

Kecerdasan adalah kemampuan yang dimiliki seseorang yang meliputi pengetahuan, keterampilan dan keahlian untuk menyelesaikan masalahnya.Pada hakikatnya setiap individu memiliki beberapa kecerdasan diantaranya kecerdasan bahasa/linguistik, logis-matematis, visual-spasial, kinestetik, interpersonal, intrapersonal, musikal, dan naturalis. Tetapi kombinasi dan porsi kecerdasan yang dimiliki tiap individu tidak sama tergantung pada bagaimana cara mengembangkan segala kecerdasan yang telah ada.Dengan memahami bahwa tiap individu terlahir dengan berbagai jenis kecerdasan, diharapkan para pendidik tidak hanya menganggap bahwa siswa yang cerdas dan berprestasi hanyalah siswa yang cerdas secara akademik. Karena ada berbagai potensi besar lainnya yang dimiliki siswa selain kemampuan dibidang akademik saja. Kedelapan kecerdasan dapat beroperasi dalam mendampingi secara independen satu sama lain. Berbekal teori kecerdasan majemuk seorang guru secara tidak langsung dapat menguasai dan belajar berbagai metode pembelajaran. Sehingga fungsi guru sebagai pendidik, pembimbing, pelatih, penasehat, pembaharu, pendorong kreativitas, pembangkit, evaluator sehingga anak didik dapat berhasil secara optimal
Akseptabilitas Orang Tua Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di Kota Yogyakarta (Studi Kasus Pada Lembaga Federasi Komunikasi Keluarga Penyandang Disabilitas) Erlita Normasari; Meita Fitrianawati; Nurul Hidayati Rofiah
WASIS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 2, No 2 (2021): WASIS: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : PGSD Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/wasis.v2i2.6927

Abstract

This study aims to determine the stages of acceptability, acceptability aspects, and acceptability factors of parents to children with special needs in the city of Yogyakarta.The subjects of this study were parents and families of children with special needs. Subject selection using purposive sampling. The object of the research is the acceptability of parents who have special needs and are members of the Federation of Family Communities with Disabilities (FKKPD). This research is a qualitative research with collection techniques through interviews and documentation, data credibility test using reference materials, and interactive model data analysis techniques (data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions).The results showed that parents had reached the stage of acceptability (accepting) their children with special needs, by going through several stages of denial (denial), anger (anger), bargaining (bargaining), depression (depression) and acceptance (acceptance). This can be seen from the acceptance aspects and is supported by the acceptance factors of parents. However, there is one parent who does not accept their child with special needs.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Kit untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Dasar IPA di MI/SD Nurul Hidayati Rofiah
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 6, No 2 (2014): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v6i2.145

Abstract

Selama ini proses pembe/ajaran IPA di SD belum memberi kesempatan yang optimal bagi peserta didik untuk meningkatkan keterampilan proses IPA. Kit IPA belum digunakan secara optimal karena guru belum mengembangkan LKPD berbasis kit IPA. Penelitian ini adalah penelitian R&D dengan hasil LKPD berbasis Kit IPA. Langkah-langkah pengembangan yang dilakukan adalah: (1) Ana/isis produk, (2) Pengembangan produk awal, (3) validasi dan revisi, (4) Uji coba lapangan skala kecil dan revisi. Hasil telaah kelayakan kualitas oleh ahli materi mendapat kategori "san gat baik ", oleh ahli media mendapat kategori "baik", oleh ahli bahasa mendapat kategori "baik". Hasil uji coba skala kecil menunjukkan terjadi peningkatan keterampilan proses dasar IPA di setiap aspek.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PESERTA DIDIK SLOW LEARNER Nurul Hidayati Rofiah; Ina Rofiana
NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2017): NATURALISTIC: Jurnal Kajian Penelitian dan Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal ini diterbitkan oleh: PGSD FKIP Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.934 KB) | DOI: 10.35568/naturalistic.v2i1.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendskripsikan penerapan metode pembelajaran untuk peserta didik slow learner. SD Negeri Wirosaban merupakan sekolah inklusi di Yogyakarta. Berdasarkan hasil asesmen, 10 dari 14 anak berkebutuhan khusus yang ada termasuk anak slow learner.jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini disebut penelitian deskiptif karena menghasilkan data studi kasus berupa gambaran mengenai metode pembelajaran anak lambat belajar kelas III di SD Negeri Wirosaban Yogyakata.Teknik pengumpulan data menggunakan observasi berperan serta, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data kualitatif: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan metode pembelajaran untuk anak slow learner di SD Negeri Wirosaban adalah dengan tanya jawab, ceramah dan diskusi dengan demonstrasi. Metode pembelajaran yang dipakai anak slow leaner dan peserta didik normal tidak ada perbedaanya hanya anak slow leaner dimodifikasi dengan tambahan waktu dan tambahan tugas khusus sebagai tindak lanjut. Kegiatan evaluasi seperti tambahan waktu mengerjakan soal untuk anak slow leaner sekarang tidak ada karena full day school.
DESAIN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI PERGURUAN TINGGI Nurul Hidayati Rofiah
FENOMENA Vol 8 No 1 (2016): FENOMENA Vol 8 No. 1, 2016
Publisher : LP2M UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.171 KB) | DOI: 10.21093/fj.v8i1.472

Abstract

Aqidah akhlak is one of the topics of Islamic education study program which is urgently and fundamentally importance since it explains and study the values of iman and akhlak. The values of iman and akhlak are fundamental values for student so that she/he could implement the appropriate good religious value and social value. The discussion of aqidah and akhlak becomes important in emerging the knowledge and understanding the iman, meanwhile at the same time the student enables to implement the iman values in his/her real life in the form of good akhlak. This is one of the urgencies of aqidah akhlak education which has a goal to collaborate the concept and the implementation of hablumminallah and hablum minannas fair and well. The pattern of the design and the development of aqidah akhlak teaching should be prepared and implemented well so that the teaching of it will be effective and efficient. By doing so, the goal of teaching will be achieved well.
Pola Penggunaan Internet di Lingkungan Sekolah Dasar Se-Kota Yogyakarta Muhammad Ragil Kurniawan; Nurul Hidayati Rofiah
Southeast Asian Journal of Islamic Education Vol 2 No 2 (2020): Southeast Asian Journal of Islamic Education, June 2020
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.157 KB) | DOI: 10.21093/sajie.v2i2.1930

Abstract

Era digital sudah merambah di berbagai lini kehidupan sehingga pendidikan juga layak untuk melakukan akselerasi pengembangan inovasi pembelajaran berbasis internet. Oleh karenanya perlu dilakukan pemetaan ilmiah terkait akselerasi sekolah dasar dalam mengikuti perkembangan zaman khususnya dalam penggunaan internet sebagai sumber belajar di lingkungan SD. Urgensi (keutamaan) penelitian ini adalah terpetakannya pola penggunaan internet oleh sekolah dasar baik dalam pembelajaran maupun non pembelajaran, serta terpetakannya pola penggunaan internet di sekolah dasar tersebut dapat digunakan sebagai pijakan akselerasi yang dilakukan sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan jenis survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sekolah dasar di Kota Yogyakarta dan sampel penelitian ini adalah 25 sekolah di Kota Yogyakarta. Metode pengambilan data yang digunakan adalah angket. Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menyebutkan: a) Mayoritas sekolah di KotaYogyakarta (84%) belum menjadikan lab komputer sebagai sumber belajar dalam pembelajaran, b) Seluruh (100%) sekolah di Kota Yogyakarta memiliki akun media sosial sebagai sarana sosialisasi sekolah, c) Hanya sebagian kecil sekolah di kota Yogyakarta (24%) yang memiliki e-learning sebagai sumber belajar berbasis Learning Management Sistem (LMS).
PELATIHAN GURU DALAM PENDIDIKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA YANG INKLUSIF DI SEKOLAH LUAR BIASA Nurul Hidayati Rofiah; Elli Nur Hayati; Satrianawati Satrianawati; Dira Ayunda; Adela Fianisa Shalihah
DedikasiMU : Journal of Community Service Vol 6 No 3 (2024): DedikasiMU September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/dedikasimu.v6i3.8336

Abstract

Guru memiliki peran kunci dalam memastikan keselamatan para siswa selama bencana, namun, untuk menjalankan peran ini dengan efektif, mereka memerlukan pemahaman mendalam tentang pendidikan pengurangan risiko bencana yang inklusif. Peserta didik berkebutuhan khusus dan disabilitas merupakan kelompok yang paling beresiko dalam bencana. Pelatihan pendidikan kesiapsiagaan bencana yang inklusif bagi guru bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang program pembelajaran yang inklusif terkait kesiapsiagaan bencana di Sekolah Luar Biasa. Melalui metode partisipatif dengan pendekatan andragogy, guru-guru dilatih untuk menyusun program pembelajaran individual, dan mengembangkan perangkat pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan peserta didik disabilitas. Pelatihan juga mencakup penyusunan skenario simulasi gempa bumi yang inklusif, di mana peserta belajar untuk merancang jalur evakuasi yang aman dan aksesibel serta merespon kebutuhan siswa dengan berbagai jenis disabilitas. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru terkait kesiapsiagaan bencana yang inklusif, dibuktikan dengan produk perangkat pembelajaran yang dihasilkan selama pelatihan. Pentingnya pelatihan berkelanjutan dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di sekolah.
Learning media using Pop-up Book "Variety of traditional houses in Indonesia" as alternative media in Pancasila Education for primary school Rofiah, Nurul Hidayati; Budiyono, Budiyono; Dewi, Rahmatika
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 21, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v21i1.66211

Abstract

The research process involved creating a pop-up book for Pancasila Education, explicitly focusing on the physical diversity of traditional Indonesian houses. The study used the comprehensive ADDIE model for research and development, involving thorough analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data collection techniques included qualitative and quantitative methods. The results showed that the pop-up books were of high quality, with media experts assessing them at 87.1, material experts at 83.3, learning experts at 73.3, and linguists at 81.7. Field-tested, the book received high scores from teachers and students at 98.0 and 93.3, respectively. The overall score was 91.0, indicating its high quality. The pop-up book can be a valuable tool for boosting students' enthusiasm and interest in learning and achieving goals optimally.
Promoting Digital Literacy: Assessing Teachers Readiness in Utilizing Information and Communication Technology for Learning in Rural Area Rofiah, Nurul Hidayati; Restiana, Restiana; Dewi, Rahmatika
Jurnal Prima Edukasia Vol. 12 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpe.v12i1.63968

Abstract

This research aims to evaluate and ascertain the readiness of teachers to utilize Information and Communication Technology (ICT) in educational settings, with a particular focus on rural environments. By examining teachers' preparedness in employing ICT, the study sheds light on the unique conditions and phenomena associated with technology use in learning activities in rural areas. The methodology adopted for this research was a descriptive qualitative approach, using a case study design focused on the island of Belitung. The study involved 12 classroom teachers from three elementary schools in Badau Village as research subjects. Data were gathered through interviews and document analysis, employing thematic analysis techniques for data interpretation. To ensure the validity of the data, techniques of technical and source triangulation were used. The findings indicate six themes regarding the teachers' readiness to use ICT, including teachers' proficiency in operating laptops/computers, and their capability to plan, select, and integrate ICT tools for educational and administrative purposes. Additionally, skills in collaboration, using the internet, and leveraging other advanced applications are deemed crucial. The study also reveals that teachers need to comprehend their roles and functions in adapting to ICT developments, thereby aligning their readiness with the standards of professional teacher competency. The study highlights the need for teachers to understand their roles in ICT adaptation, aligning with professional competency standards. These insights provide a framework for future research, policymaking, and practice enhancement in educational ICT, aiming to improve educational quality and effectiveness in the digital age.
PELATIHAN GURU MEMODIFIKASI DAN MEMBERIKAN AKOMODASI YANG LAYAK UNTUK PESERTA DIDIK BERKEBUTUHAN KHUSUS Rofiah, Nurul Hidayati; Satrianawati, Satrianawati; Hayati, Elli Nur
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v7i1.51531

Abstract

Guru berperan penting dalam keberhasilan Pendidikan inklusif. Salah satu kendala dalam pelaksanaan Pendidikan inklusif di sekolah adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan guru dalam memodifikasi dan mengakomodasi anak berkebutuhan khusus. Tujuan yang ingin dicapai guru mampu dan terampil melakukan akomodasi dan modifikasi pembelajaran di kelas inklusi. Metode yang digunakan dalam pencapaian tujuan tersebut adalah dengan model pembelajaran aktif dan partisipatif dengan dimulai dari persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evalusi, serta mentoring. Dalam pelaksanaannya digunakan pendekatan andragogik dan pembelajaran aktif. Pelaksanaan dilakukan di sekolah mitra yaitu SD Muhammadiyah Purbayan yang ada di wilayah kota Yogyakarta. Hasil pengabdian menunjukkan selama tahun pelaksanaan pengabdian, tim melakukan survei dan wawancara dengan guru-guru Sekolah Dasar Muhammadiyah Purbayan untuk mengidentifikasi kebutuhan mereka dalam memahami dan mendukung siswa berkebutuhan khusus. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan, kami mengembangkan materi pelatihan yang mencakup pemahaman tentang berbagai kebutuhan khusus, strategi modifikasi kurikulum, penggunaan teknologi pendidikan, dan manajemen kelas inklusif. Pelatihan intensif dilaksanakan dengan melibatkan 35 guru Sekolah Dasar Muhammadiyah Purbayan. Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang berhubungan dengan inklusi dan akomodasi untuk siswa berkebutuhan khusus. Teachers play a crucial role in the success of inclusive education. One of the challenges in implementing inclusive education in schools is the lack of knowledge and skills among teachers in modifying and accommodating students with special needs. The goal is for teachers to be capable and skilled in making accommodations and modifications in inclusive classrooms. The method used to achieve this goal is through an active and participatory learning model, starting from preparation, implementation, monitoring, and evaluation, to mentoring. The approach used involves andragogy and active learning. The implementation takes place in partner schools, namely SD Muhammadiyah Purbayan in the Yogyakarta city area. The results of the service show that during the service year, the team conducted surveys and interviews with teachers at SD Muhammadiyah Purbayan Elementary School to identify their needs in understanding and supporting students with special needs. Based on the results of the needs identification, we developed training materials covering an understanding of various special needs, curriculum modification strategies, the use of educational technology, and inclusive classroom management. Intensive training was conducted involving 35 teachers from SD Muhammadiyah Purbayan Elementary School. There was an improvement in knowledge and skills related to inclusion and accommodations for students with special needs.