Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Penerapan Jaringan Distribusi Sistem District Meter Area (DMA) SPAM Semarang Barat dalam Optimalisasi Penurunan Kehilangan Air Ditinjau dari Aspek Teknis dan Finansial (Studi Kasus : Area Pelayanan Reservoir Manyaran 1) Bagus Tri Buko; Anik Sarminingsih; Budi Prasetyo Samadikun
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 20, No 4 (2022): October 2022
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.20.4.872-879

Abstract

Drinking water is one of basic human needs that is very important to  improve the quality of human life and economic growth of a region. PDAM Tirta Moedal, Semarang City developed “SPAM Semarang Barat”  1,000 liters/sec to serve water demand in West Semarang, Ngaliyan and Tugu sub-districts. Water losses in PDAM Kota Semarang is still at 40.10%, indicating that water distribution is not optimal. DMA is a strategy in managing water loss, especially real water loss, by dividing an open water supply network into isolated zones with smaller water meter. In this study, a technical and financial study was conducted regarding the implementation of DMA in the SPAM Semarang Barat distribution specifically for the Manyaran 1 Reservoir service area . The real water loss is caused by visible or invisible leakage of distribution pipes (background leakage). The billed authorized consumption is estimated at 4,189,607 m3/year, the unbilled authorized consumption is 7,361 m3/year. Apparent water loss is estimated at 147,455 m3/year or about 2%, while real water loss is around 2,172,896 m3/year or about 34%. The Infrastructure Leakage Index or ILI for the Manyaran 1 Reservoir distribution is 49. It means that PDAM is wasting some resource, which caused losses.  Epanet 2.0 shows that peak hours pressure is between 30 – 70 m, there is no pressure below 10 m. Velocity at peak hours is in the range of 0.1 – 1.0 m/s. The investment requirement for DMA development in the Manyaran 1 service area Rp. 18,786,292,828, - for development of services as much as 5,843 SR. District Meter Area in distribution system is estimated to reduce the leakage rate by up to 20%, so that the potential revenue will increase by Rp. 26,083,764,633,-. It means that DMA is one of ways to solve water leakage problem.
Analisis Metode Penggunaan Beton Fast Track Ditinjau dari Segi Biaya & Waktu Proyek Rusun Rawabuntu Rusdianto, Danang Arip; Sarminingsih, Anik; Hardyanti, Nurandani
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 2, No 1 (2024): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2024.24114

Abstract

Penggunaan material kayu pada bekisting konvensional akan semakin terbatas karena sumber bahan baku yang semakin berkurang. Pada Proyek Pembangunan Rumah Susun Rawabuntu Mahata Serpong, metode pelaksanaan pekerjaan bekisting pada lantai 1 sampai dengan lantai 4 menggunakan konvensional, sementara pada lantai 5-32 menggunakan bekisting aluminium. Sebagai salah satu dasar pertimbangan pemilihan metode bekisting harus mengetahui dahulu keunggulan dari masing-masing metode yang akan digunakan. Analisa metode pekerjaan bekisting dapat dijadikan sebagai keputusan dalam menentukan pemilihan metode bekisting, sehingga pelaksanaan pekerjaan struktur tersebut dapat dilaksanakan secara efisien. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penggunaan bekisting aluminium efisien dari segi biaya, mutu dan waktu pekerjaan. Harga satuan pekerjaan bekisting konvensional sebesar Rp152.000.00 per m2 dengan pemakaian maksimal bekisting sebanyak 3 kali, sementara bekisting aluminium dapat diefisiensi pada pemakaian sebanyak 30 kali dengan harga satuan sebesar Rp149.000,00 per m2 dengan pemakaian maksimal sebanyak 300 kali. Segi mutu pelaksanaan bekisting aluminium lebih unggul karena bekisting dalam dikerjakan secara bersamaan untuk kolom, dinding, balok dan pelat lantai. Waktu pelaksanaan lebih cepat 3 hari jika menggunakan bekisting aluminium dengan durasi selama 13 hari, sementara bekisting konvensional selama 16 hari pekerjaan per 1 lantai. Kata kunci: bekisting konvensional, bekisting aluminium
Pelaksanaan Erection Jembatan Pipa Pada Proyek Pembangunan Spam Regional Kartamantul Tahap II Kapasitas 300 L/Detik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Noviyanto, Sigit; Sarminingsih, Anik; Widayat, Widayat
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 1, No 7 (2023): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2023.23861

Abstract

Daerah Istimewa Yogyakarta diperlukan pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum. Untuk mengalirkan distribusi air bersih dibutuhkan jalur pipa transmisi dari hulu ke hilir yang beberapa titik dilalui sungai. Jembatan pipa adalah bangunan yang berfungsi untuk menyebrangkan aliran air antara dua titik berbeda. Perkembangan teknologi yang pesat menyebabkan banyak metode pelaksanaan erection jembatan. Hasil observasi studi kasus ini dari awal produksi, pengiriman sampai dengan proses perakitan sudah memenuhi Standar Operasi Prosedur (SOP). Metode erection yang digunakan terdiri dari 2 unit crane 5 ton, dan pemasangan perancah scaffolding. Pemilihan metode erection crane lebih cepat sebanyak 1 bulan dan biaya pelaksanaan dari rencana awal Rp1.237.075.915,00 turun menjadi Rp1.099.075.915,00. Analisa biaya tersebut didapat efisiensi biaya sebesar Rp138.000.000,- dengan persentase 11,15%. Kata kunci: metode erection, jembatan pipa, baja IWF 500, crane
Pemanfaatan Lumpur Limbah Tahu di Dusun Sugihmanik sebagai Upaya Konservasi Air untuk Mewujudkan Green Econom Ramadan, Bimastyaji Surya; Sarminingsih, Anik; Elawati, Nunung Eni
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 6 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v6i1.1127

Abstract

Sugihmanik Village in Grobogan Regency, Central Java, has many people who work as tofu producers. However, this village is experiencing an environmental management crisis, one of which is the management of sludge resulting from the liquid waste processing process at their wastewater treatment plant (IPAL). One of the proposed solutions is the use of tofu waste sludge as maggot feed, which can provide economic benefits and reduce environmental pollution. The Krida Manik Waste Bank is expected to be a pioneer in managing and utilizing tofu mud to feed maggots which can later be used as animal feed. This study uses a qualitative descriptive method where data is extracted as much as possible to obtain information regarding program management. The results of the activity show that there is potential for managing IPAL sludge using maggots. With the abundant potential of mud, people can use it as a renewable resource. However, capacity development and ongoing assistance need to be carried out to get maximum results.
Application of Local Microorganisms in the Composting Process using the Biopori Absorption Hole Method on the Content of Macro and Micronutrients Aeni, Qurotul; Sumiyati, Sri; Sarminingsih, Anik
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 21, No 3 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v21i3.759-772

Abstract

Organic waste can be used to make compost. One method of composting is by using Biopore Absorption Holes. Processing organic waste into compost can be done by adding local microorganisms (MOL) as bioactivators with varying MOL doses (0,25,50,175,100,125) % for every 5kg of food waste and vegetable waste categories. Composting process uses biopori absorption hole method with a depth of 80cm and diameter of 6 inches. MOL can be made from vegetable or fruit waste because the materials used are simple and easy to obtain. In the composting process, addition of MOL can increase the content of macro and micro nutrients. This research aims to determine the effect of reducing volume of compost and analyze the content of C, N, P, K, Fe, and Zn, from the composting process with different MOL doses and types of waste that have been determined. The research results showed that C, P, Fe and Zn tests had met the quality standards, while N and K tests had not met the quality standards. It can be concluded that the most effective activator dose is 25ml/L in food waste category because the compost produced meets the quality standards of SNI 19-7030-2004 concerning Compost Specifications from Organic Waste. 
Optimizing Nutrient Removal in Agriculture Wastewater Using Electrocoagulation Technology Oktiawan, Wiharyanto; Sarminingsih, Anik; Hadiwidodo, Mochtar; Purwono, Purwono
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 22, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v22i3.1028-1038

Abstract

Water pollution exacerbates global water crises by reducing freshwater availability and quality. Agricultural wastewater, containing pesticides, herbicides, fertilizers, and organic matter, can contaminate water bodies if untreated. This study optimizes electrocoagulation (EC) parameters—voltage, time, and calcium concentration—to maximize nitrogen compound removal using response surface methodology (RSM). Results show a nitrate reduction of 88.37% (2.960 mg/L) at 45 V, 15 minutes, and 7 mg/L calcium, while ammonia was reduced by 99.37% (0.016 mg/L) at 30 V, 1.5 minutes, and 4.5 mg/L calcium. Calcium enhances coagulation by forming calcium hydroxide. The optimal conditions for nitrate and ammonia removal (3.709 mg/L and 1.338 mg/L) were 45 V, 15 minutes, and 5.09 mg/L calcium. EC also removed 96.73% of iron, with magnesium concentrations remaining very low (0.001 mg/L).
Spatial Modeling for River Quality Assessment to Enhance Sustainable Water Resource Management Regulations Syafrudin, Syafrudin; Sarminingsih, Anik; Juliani, Henny; Sejati, Anang Wahyu; Budihardjo, Mochamad Arief; Sani, Muhammad Thariq; Wati, Hessy Rahma; A'yun, Husnul Karimah Qurrata
Jurnal Presipitasi : Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan Vol 22, No 1 (2025): March 2025
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/presipitasi.v22i1.183-195

Abstract

Water is a crucial asset and serves as a significant factor in the quality of life, especially in supporting key sectors such as agriculture, energy, industry and conservation of natural ecosystems. Water quality can be significantly affected by pollution from effluents, especially in developing countries such as Indonesia which faces the added challenge of rapid population growth. This research focuses on monitoring water quality in the Garang River Sub-region, Semarang, by utilizing Internet of Things (IoT) technology for real-time monitoring. The methods used include the Storm Water Management Model (SWMM) model and an IoT-based monitoring system to measure important parameters such as temperature, pH, turbidity, Dissolved Oxygen (DO), Chemical Oxygen Demand (COD), and nitrate and phosphate concentrations. The results showed that the Chemical Oxygen Demand (COD) parameter often exceeded quality standards, especially in areas with domestic and industrial activities. The IoT monitoring system facilitates precise and instantaneous data gathering., supporting sustainable water resources management. This research emphasizes the need for evaluation and adjustment of policies related to waste management and spatial planning to reduce pollution and improve water quality.
Implementasi Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah Kampus Dipo Waste Bank Universitas Diponegoro Menuju Green Campus Sumiyati, Sri; Budiharjo, M Arief; Sarminingsih, Anik; Ramadhan, Bima Setyadi; Destiasari, Ajeng; Anwar, Norrisal Fuade; Imani, Shabrina Putri; Aldela, Eriza Salsa; Prasasty, Ghina Azlia; Ramadhan, Hafidz Ismu; Firdausy, Asteria Marsha; Zayanah, Nurul Fadhilah
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 23, No 2 (2025): March 2025
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.23.2.500-506

Abstract

Universitas Diponegoro merupakan salah satu universitas di Semarang yang menerapkan kampus hijau yang artinya Universitas Diponegoro memperhatikan permasalahan lingkungan. Dengan banyaknya jumlah civitas akademika serta kegiatan lingkungan kampus, menjadikan UNDIP menghasilkan sampah yang banyak setiap tahunnya. Untuk mendukung implementasi UNDIP dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan, UNDIP memiliki bank sampah bernama Dipo Waste Bank yang bertujuan untuk mengelola dan menangani sampah dengan prinsip 3R. Universitas Diponegoro menciptakan Dipo Waste Bank juga bertujuan untuk melayani kontribusi aktif Civitas Akademika Universitas Diponegoro (CAK UDI) dalam pengelolaan sampah di dalam kampus. Dengan berjalannya Dipo Waste Bank selama 3 tahun, diperlukan peninjauan seberapa efektif Dipo Waste Bank dalam menjalankan kegiatan bank sampah di UNDIP. Metode yang dilakukan untuk meninjau Dipo Waste Bank adalah dengan observasi, literatur terkait dan wawancara dengan pengurus Dipo Waste Bank dengan hasil yang diperoleh berupa adanya peningkatan persentase sampah yang dikelola oleh Dipo Waste Bank terhadap timbulan sampah anorganik yang dihasilkan UNDIP didukung dengan meningkatnya kesadaran civitas akademika UNDIP dalam mengelola sampah.
Analisis Penggunaan Switch Layer 3 Untuk Keandalan Perangkat Telekomunikasi Gardu Induk Andreanto, Stefanus Kristian; Priastiwi, Yulita Arni; Sarminingsih, Anik
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 2 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2025.26840

Abstract

Keandalan perangkat telekomunikasi pada gardu induk merupakan faktor krusial dalam menjaga kontinuitas operasi sistem kelistrikan. Dalam konteks ini, penggunaan switch layer 3 menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan kualitas jaringan dan mengoptimalkan performa sistem telekomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan switch layer 3 dalam meningkatkan keandalan perangkat telekomunikasi di gardu induk, yang meliputi aspek pemilihan perangkat, konfigurasi jaringan, serta kemampuan routing dan manajemen trafik data. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada beberapa gardu induk dengan implementasi switch layer 3, di mana dilakukan evaluasi terhadap kinerja, kestabilan jaringan, serta deteksi dan pemulihan dari gangguan. Hasil analisis menunjukkan bahwa switch layer 3 dapat meningkatkan efisiensi komunikasi antar perangkat, mengurangi downtime dan meningkatkan toleransi terhadap kesalahan pada jaringan telekomunikasi gardu induk. Dengan demikian, penerapan teknologi ini terbukti efektif dalam mendukung keandalan dan kinerja perangkat telekomunikasi di lingkungan industri kelistrikan. Kata kunci: switch layer 3, keandalan, perangkat telekomunikasi, gardu induk, jaringan, routing
Aplikasi Metode DRASTIC untuk Analisis Kerentanan Air Tanah terhadap Pencemaran di Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Banjar, dan Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan Putranto, Thomas Triadi; Budihardjo, Mochamad Arief; Sarminingsih, Anik
TEKNIK Vol. 43, No. 1 (2022): May 2022
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v43i1.42660

Abstract

In 2017-2019, the Tanah Laut Regency, Banjar Regency, Banjarbaru City population was relatively high and continued to increase every year. The increase in the population reaches 1.39% to 2.92%. Along with population growth, the human need for clean water also increases, especially from groundwater. The study aims to assess the vulnerability of groundwater to contamination. The method used for the analysis of groundwater vulnerability to contamination is the DRASTIC method. It refers to seven parameters, namely groundwater depth (D), net recharge (R), aquifer media (A), soil layer (S), topography (T), impact to vadose zone (I) and hydraulic conductivity (C) by using geospatial analysis to calculate the DRASTIC Index/DI. From the results of geospatial analysis, there are three zones of groundwater vulnerability to contamination based on DI values, namely low vulnerability (95-106), medium vulnerability (106-146), and high vulnerability (146-186). The distribution of high zones dominates in the research area around of 75, 8%. The DRASTIC method requires a lot of data to provide an accurate analysis of groundwater vulnerability zone maps. This method has excellent accuracy and more effective in producing a map of the groundwater vulnerability zones to contamination.
Co-Authors . Widayat A'yun, Husnul Karimah Qurrata Aeni, Qurotul Aini, Afifah Nadya Aldela, Eriza Salsa Alinda Astriani Alma, Georgia Alya Karmilia Anang Wahyu Sejati Andreanto, Stefanus Kristian Anggraini, Fanny Ardanti Annisa Sila Puspita Anwar, Norrisal Fuade Arya Rezagama Axelino Farrell Andika Badrus Zaman Bagus Tri Buko Bernadinus Gunawan Broto Miseno Bimastyaji Surya Ramadan Budi Prasetyo Samadikun Budi Prasetyo Samadikun Budiharjo, M Arief Destiasari, Ajeng Dhea Fitria Dwi Siwi Handayani Elawati, Nunung Eni Endro Sutrisno Fajar N. Utomo Filial Dhiya Thifalina Firdausy, Asteria Marsha Frisky Sustiawan Henny Juliani Henny Juliani, Henny Ika Bagus Priyambada Ikviy Ya’azzan Nabila Imani, Shabrina Putri Irfan Alfarisi Junaidi Junaidi Kusumastuti, Dyah Pratiwi Mahfud Afandi, Mahfud Mochamad Arief Budihardjo Mochamad Arief Budihardjo Mochtar Hadiwidodo Mustika Balqis Novianti Novianti Noviyanto, Sigit Nurandani Hardyanti Prasasty, Ghina Azlia Prasetyo, Febrianto Ardhi Pratiwi, Lisa Cahya Purwono Purwono, Purwono Putri, Wimanda Novita Rahadianto, Muhammad Arsyad Dwi Rahmadani, Ajeng Yasinta Ramadan, Bimastyaji Surya Ramadhan, Bima Setyadi Ramadhan, Hafidz Ismu Risky Setiawan Rizkita, Lale Tania Rusdianto, Danang Arip Sani, Muhammad Thariq Sejati, Anang Wahyu Sri Sumiyati Suci, Nadia Maharani Eka Syafrudin Syafrudin Syafrudin Syafrudin Syafrudin Syahla, Alkha Nayla Thomas Triadi Putranto, Thomas Triadi Wati, Hessy Rahma Wiharyanto Oktiawan Winardi Dwi Nugraha Yosua Alvin Adi Soetrisno Yulita Arni Priastiwi ZAMAN, Badrus Zayanah, Nurul Fadhilah