Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Kecerdasan Emosional dan Efikasi Diri terhadap Resiliensi pada Mahasiswa Universitas Udayana yang Sedang Menyusun Skripsi Mahesti, Ni Putu Ridha Eka; Rustika, I Made
Jurnal Psikologi Udayana Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2020.v07.i02.p06

Abstract

Resiliensi merupakan kemampuan yang dimiliki individu untuk bangkit dari permasalahan atau kesulitan yang dihadapi dengan berbagai cara yang produktif. Resiliensi dipengaruhi oleh kemampuan untuk mengendalikan diri sehingga individu dapat bersikap tenang dan fokus menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi. Resiliensi juga dipengaruhi oleh keyakinan akan kemampuan yang dimiliki untuk dapat menyelesaikan suatu permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kecerdasan emosional dan efikasi diri terhadap resiliensi pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui peran kecerdasan emosional dan efikasi diri terhadap resiliensi pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi. Subjek dalam penelitian ini adalah 149 orang Mahasiswa Universitas Udayana yang sedang menyusun skripsi. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala resiliensi, skala kecerdasan emosional, dan skala efikasi diri. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil uji regresi berganda menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 0,552, nilai koefisien determinasi sebesar 0,305 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0.05) dengan koefisien beta terstandarisasi pada variabel kecerdasan emosional sebesar 0,362 dan efikasi diri sebesar 0,355. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan efikasi diri secara bersama-sama berperan meningkatkan taraf resiliensi pada Mahasiswa Universitas Udayana yang sedang menyusun skripsi.
Peran kontrol diri dan pola asuh autoritatif terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Putra, Anak Agung Made Teguh Ananta Sukarena; Rustika, I Made
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 02 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.581 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i02.p04

Abstract

Masalah yang dapat dialami mahasiswa terkait dengan tugas akademik adalah mahasiswa sering menunda-nunda untuk mengerjakan tugas. Perilaku menunda-nunda dalam mengerjakan sesuatu disebut dengan istilah prokrastinasi. Prokrastinasi akademik dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang dapat memengaruhi prokrastinasi akademik adalah kemampuan individu dalam mengendalikan perilakunya agar terhindar dari tindakan yang berdampak negatif seperti prokrastinasi akademik. Kemampuan mengendalikan perilaku merupakan salah satu aspek dari kontrol diri. Faktor eksternal yang dapat memengaruhi prokrastinasi akademik adalah pengawasan yang diberikan orangtua kepada anak agar anaknya tidak melakukan perilaku negatif seperti prokrastinasi akademik. Peran orangtua dalam memberikan pengawasan kepada anak merupakan salah satu aspek dari pola asuh autoritatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kontrol diri dan pola asuh autoritatif terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa. Subjek dalam penelitian ini adalah 96 mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kontrol diri, skala pola asuh autoritatif dan skala prokrastinasi akademik. Analisis data dilakukan teknik regresi berganda. Hasil uji regresi berganda menunjukan nilai koefisien regresi sebesar 0,760, nilai koefisien determinasi sebesar 0,577, nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), nilai koefisien beta terstandarisasi variabel kontrol diri sebesar -0,569 dan nilai koefisien beta terstandarisasi variabel pola asuh autoritatif sebesar -0,277. Hasil tersebut menunjukan bahwa kontrol diri dan pola asuh autoritatif berperan terhadap tingkat prokrastinasi akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Hasil tersebut juga menunjukan bahwa kontrol diri memiliki peran lebih besar terhadap tingkat prokrastinasi akademik dibandingkan dengan pola asuh autoritatif. Kata kunci: Kontrol diri, mahasiswa, pola asuh autoritatif, prokrastinasi akademik.
PERAN POLA ASUH AUTORITATIF DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PROBLEM FOCUSED COPING PADA REMAJA AKHIR DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FK UNUD Larashati, Made Ayu Praditya; Rustika, I Made
Jurnal Psikologi Udayana Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.572 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2017.v04.i01.p15

Abstract

Problem focused coping adalah usaha yang digunakan individu untuk mengurangi stres yang dihadapi dalam mengatasi masalah secara langsung dengan mengelola masalah tersebut. Taraf problem focused coping dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman usia dini seperti pola pengasuhan orang tua. Di samping itu kemampuan berpikir jernih dan bersikap tenang membantu individu untuk mengendalikan diri dalam menghadapi masalah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran pola asuh autoritatif dan kecerdasan emosional terhadap problem focused coping pada remaja akhir. Subjek penelitian ini adalah 156 remaja akhir di Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Instrumen penelitian ini adalah skala problem focused coping, skala kecerdasan emosional, dan skala pola asuh autoritatif. Hasil yang diperoleh dari analisis regresi ganda menunjukkan nilai R=0,510 (p<0,05) dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,260, dengan demikian dapat disebutkan bahwa pola asuh autoritatif dan kecerdasan emosional secara bersama-sama berperan sebesar 26% terhadap problem focused coping pada remaja akhir. Koefisien beta terstandarisasi kecerdasan emosional sebesar 0,484 dan signifikansi 0,000 (p<0,05) menunjukkan kecerdasan emosional berperan terhadap problem focused coping. Koefisien beta terstandarisasi pola asuh autoritatif sebesar 0,084 dan signifikansi 0,240 (p>0,05) menunjukkan pola asuh autoritatif tidak berperan terhadap problem focused coping.   Kata Kunci: problem focused coping, kecerdasan emosional, pola asuh autoritatif, remaja akhir
Peran harga diri dan efikasi diri terhadap social loafing pada mahasiswa preklinik Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Narotama, Ida Bagus Indra; Rustika, I Made
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.243 KB)

Abstract

Social loafing merupakan pengurangan motivasi dan usaha ketika individu bekerja secara bersama-sama dibandingkan dengan ketika mereka bekerja secara individual. Social loafing memberikan dampak buruk bagi sebuah kelompok. Social loafing dapat dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang dapat memengaruhi social loafing adalah penilaian individu tentang diri dan keyakinan individu untuk mencapai suatu tujuan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui peran harga diri dan efikasi diri terhadap social loafing. Subjek dalam penelitian ini adalah 85 orang Mahasiswa Preklinik Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala social loafing, skala harga diri dan skala efikasi diri. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil uji regresi berganda menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 0,757, nilai koefisien determinasi sebesar 0,572 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0.05) dengan koefisien beta terstandarisasi pada variabel harga diri sebesar -0,520 dan efikasi diri sebesar -0,308. Hasil tersebut menunjukkan bahwa harga diri dan efikasi diri secara bersama-sama berperan menurunkan taraf social loafing pada Mahasiswa Preklinik Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Kata Kunci: Efikasi diri, harga diri, mahasiswa, social loafing
Peran self regulated learning dan task commitment terhadap prestasi akademik remaja akhir yang kuliah dan bekerja paruh waktu di Denpasar dan Badung Rastafary, Ni Luh Kade Nadia; Rustika, I Made
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 01 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.309 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i01.p17

Abstract

Prestasi akademik merupakan indikator utama keberhasilan sebuah proses pendidikan, utamanya bagi remaja akhir. Manfaat prestasi akademik yang tinggi bagi remaja yaitu mempermudah dalam mendapatkan pekerjaan yang layak, meningkatkan kematangan karier, meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan karier secara optimal, mempercepat masa studi dan membuka kesempatan penerimaan beasiswa. Namun tidak semua remaja mampu meraih prestasi akademik tinggi, salah satunya disebabkan oleh rutinitas lain di luar jam perkuliahan yakni bekerja. Keberhasilan remaja yang menjalankan perkuliahan sambil bekerja dalam meraih prestasi akademik tinggi tidak terlepas dari pengaturan strategi belajar yang baik dan komitmen yang tinggi terhadap tugas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran self regulated learning dan task commitment terhadap prestasi akademik remaja akhir yang kuliah sambil bekerja di Denpasar dan Badung. Subjek dalam penelitian ini adalah 185 orang mahasiswa yang sedang menjalankan kegiatan perkuliahan sambil bekerja di Denpasar dan Badung. Pengumpulan data dilakukan dengan arsip Indeks Prestasi Kumulatif, skala Self Regulated Learning dan skala Task Commitment. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi berganda. Hasil uji regresi berganda menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 0,353, nilai koefisien determinasi sebesar 0,125 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), dengan koefisien beta terstandarisasi pada variabel self regulated learning sebesar 0,354 dan task commitment sebesar -0,001. Hasil tersebut menunjukkan bahwa self regulated learning dan task commitment secara bersama-sama berperan terhadap prestasi akademik remaja akhir yang kuliah sambil bekerja di Denpasar dan Badung. Kata kunci: remaja akhir, self regulated learning, task commitment, prestasi akademik
Peran Efikasi Diri dan Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Penyesuaian Diri Mahasiswa Tahun Pertama Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Sasmita, Ida Ayu Gede Hutri Dhara; Rustika, I Made
Jurnal Psikologi Udayana Vol 2 No 2 (2015)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.289 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2015.v02.i02.p16

Abstract

Adjustment is an important mental aspects that determine a person's success in dealing with various problems in his life. The mental aspect is related to one's belief in the ability to control various obstacles and use your own potential. In addition, the mental aspect is also strongly associated with a positive response from the environment.The purpose of this research is to find out the role of self efficacy and peers social support toward personal adjustment in Medical School Udayana University. Subjects in this research were 137 first-year students Medical School Udayana University. The instruments in this research were self-efficacy scale, peers social support scale and personal adjustment scale. The result of multiple regression analysis shows R=0,605 (F=38,776; p<0,05) thus it can be stated that both self-efficacy and peers social support together contributes to personal adjustment. Determination coefficient = 0,367, which means the effective contribution of self-efficacy and peers social support to personal adjustment is 36,7%. Standardized beta coefficient of self-efficacy is 0,457 (t=5,935; p<0,05) thus it can be stated self-efficacy contribute to personal adjustment. Standardized beta coefficient of peers social support is 0,242 (t=3,141; p<0,05) thus it can be stated peers social support contribute to personal adjustment.   Keywords: self-efficacy, peers social support, personal adjustment, first-year student.
PERAN KEMANDIRIAN DAN EFIKASI DIRI TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI PADA SISWA KELAS UNGGULAN SMA DWIJENDRA DENPASAR Dharma Putri, Kadek Ayu Ratih; Rustika, I Made
Jurnal Psikologi Udayana Vol 5 No 01 (2018)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.886 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2018.v05.i01.p02

Abstract

Motivasi berprestasi sangatlah penting pada siswa yang menduduki kelas unggulan. Siswa pada kelas unggulan memiliki kurikulum pelajaran yang sedikit berbeda dari kelas reguler pada umumnya, baik jam pelajaran yang lebih panjang maupun tuntutan wajib agar lebih unggul dibandingkan dengan kelas reguler. Motivasi berprestasi bukanlah aspek mental yang dibawa sejak lahir. Motivasi berprestasi sangat dipengaruhi oleh aspek mental yang memacu penggunaan potensi diri secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran dari kemandirian dan efikasi diri terhadap motivasi berprestasi pada siswa kelas unggulan. Subjek pada penelitian ini berjumlah 376 siswa kelas kelas unggulan SMA Dwijendra Denpasar. Alat ukur penelitian yang digunakan adalah skala motivasi berprestasi, skala kemandirian dan skala efikasi diri. Hasil dari uji analisis regresi berganda menunjukkan nilai R=0,576 (p<0,05) dan R2=0,331 sehingga dapat disimpulkan bahwa kemandirian dan efikasi diri secara bersama-sama berperan sebesar 33,1% terhadap motivasi berprestasi pada siswa kelas unggulan. Koefisien beta terstandarisasi dari kemandirian menunjukkan nilai sebesar 0,053 dan memiliki taraf signifikansi sebesar 0,310 (p>0,05) yang berarti bahwa kemandirian tidak berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi berprestasi. Koefisien beta terstandarisasi dari efikasi diri menunjukkan nilai sebesar 0,543 dan memiliki taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) yang berarti bahwa efikasi diri berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi berprestasi. Kata Kunci: Kemandirian, efikasi diri, motivasi berprestasi, dan siswa kelas unggulan
Peran Kontrol Diri dan Intensitas Mengakses Pornomedia terhadap Perilaku Seksual Pranikah Remaja Madya di SMK N 1 Denpasar Ginting, Dara Dagita; Rustika, I Made
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.471 KB)

Abstract

Perilaku seksual pranikah diartikan sebagai tingkah laku yang berhubungan dengan dorongan seksual dengan lawan jenis maupun sesama jenis yang dilakukan sebelum adanya tali perkawinan yang sah baik secara hukum maupun agama. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perilaku seksual pranikah remaja yang akhir-akhir menjadi isu yang sering diperbincangkan. Perilaku seksual pranikah dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Salah satu faktor internal yang berperan adalah kontrol diri. Perilaku seksual pranikah dapat digolongkan sebagai kenakalan remaja sebagai akibat gagalnya sistem kontrol diri terhadap pengaruh eksternal. Hal ini memperlihatkan bahwa kemampuan seseorang dalam mengendalikan diri berperan penting menurunkan perilaku seksual pranikah. Perilaku seksual pranikah juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti media yang menyajikan hal-hal yang berbau seksualitas atau disebut juga dengan pornomedia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran kontrol diri dan intensitas mengakses pornomedia terhadap perilaku seksual pranikah remaja madya SMK N 1 Denpasar. Alat ukur penelitian yang digunakan adalah skala kontrol diri, skala intensitas mengakses pornomedia, dan skala perilaku seksual pranikah. Hasil dari uji analisis regresi berganda menunjukkan R=0,789 (p<0,05) dan R²=0,623 sehingga dapat disimpulkan bahwa kontrol diri dan intensitas mengakses pornomedia bersama-sama berperan sebesar 62,3% terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja madya SMK N 1 Denpasar. Koefisien beta terstandarisasi dari kontrol diri menunjukkan nilai sebesar -0,349 (p<0,05) yang berarti bahwa kontrol diri berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku seksual pranikah. Koefisien beta terstandarisasi dari intensitas mengakses pornomedia menunjukkan nilai sebesar 0,484 (p<0,05) yang berarti bahwa intensitas mengakses pornomedia berpengaruh secara signifikan terhadap perilaku seksual pranikah. Kata kunci: Kontrol diri, mengakses pornomedia, perilaku seksual pranikah, remaja madya.
Peran Hardiness dan Kecerdasan Emosional terhadap Burnout pada Penyidik Direktorat Reserse Polda Bali Tias Sastia, I Gusti Ayu Putu; Rustika, I Made
Jurnal Psikologi Udayana Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JPU.2021.v08.i01.p02

Abstract

Setiap individu pernah mengalami tantangan dalam pekerjaannya, yang tak jarang menyebabkan stres kerja. Jika stres berlangsung dalam jangka waktu lama dan menetap akan menyebabkan burnout. Burnout dipengaruhi oleh kemampuan mengelola emosi dan mengendalikan diri sehingga individu dapat mengelola stres yang dialami. Burnout juga dipengaruhi oleh ketangguhan individu untuk bertahan dalam kondisi stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran hardiness dan kecerdasan emosional terhadap burnout. Subjek dalam penelitian ini adalah 100 orang penyidik Direktorat Reserse Polda Bali. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala burnout, skala hardiness dan skala kecerdasan emosional. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi berganda. Hasil uji regresi berganda menunjukkan nilai koefisien regresi sebesar 0,791 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) dengan koefisien beta terstandarisasi pada variabel hardiness sebesar -0,404 dan kecerdasan emosional sebesar -0,455. Hasil tersebut menunjukan bahwa hardiness dan kecerdasan emosional secara bersama-sama berperan menurunkan taraf burnout pada penyidik Direktorat Reserse Polda Bali.
PERAN POLA ASUH AUTORITATIF DAN KONSEP DIRI TERHADAP KECERDASAN SOSIAL REMAJA AWAL SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI DENPASAR Pratiwi, Kadek Indah; Rustika, I Made
Jurnal Psikologi Udayana Vol 4 No 02 (2017)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.031 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2017.v04.i02.p19

Abstract

Kecerdasan sosial merupakan kemampuan yang dimiliki individu untuk menjalin hubungan dan kerjasama, mengorganisir, peka membaca reaksi dan perasaan orang lain, serta mampu menangani perselisihan yang muncul. Kecerdasan sosial merupakan aspek mental yang berkembang karena dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pola asuh dan konsep diri. Pola asuh autoritatif berperan dalam meningkatkan kecerdasan sosial karena orangtua lebih hangat, menunjukkan penerimaan yang positif, menerapkan komunikasi dua arah, dan tanggap terhadap anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pola asuh autoritatif dan konsep diri terhadap kecerdasan sosial pada remaja awal. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah remaja awal yang sedang menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Pertama Negeri di Denpasar. Sampel pada penelitian ini berjumlah 100 orang. Hasil uji regresi berganda menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,559 dan koefisien determinasi sebesar 0,312, dengan signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), dengan demikian terdapat peran pola asuh autoritatif dan konsep diri terhadap kecerdasan sosial remaja awal. Koefisien beta terstandarisasi dari pola asuh autoritatif menunjukkan nilai sebesar 0,388, dan signifikansi 0,001 (p<0,05), sehingga pola asuh autoritatif berperan secara signifikan terhadap kecerdasan sosial remaja awal. Koefisien beta terstandarisasi dari konsep diri menunjukkan nilai sebesar 0,223, dan signifikansi 0,047 (p<0,05), sehingga konsep diri berperan secara signifikan terhadap kecerdasan sosial remaja awal. Kata Kunci: Kecerdasan sosial, pola asuh autoritatif, konsep diri, remaja awal.
Co-Authors A.A. Ayu Trisna Dewi Adijanti Marheni Aitama, Yolanda Budi Aldilla Rumintang Amanda Sari Anak Agung Made Teguh Ananta Sukarena Putra Ayu Ratna Tri Utari Dara Dagita Ginting Dewi, A.A. Ayu Trisna Dewi, Ni Luh Mirah Laksmi Dharma Putri, Kadek Ayu Ratih Fardana, Nur Ainy Ginting, Dara Dagita I Dewa Gede Udayana Putra I Gusti Ayu Putu Tias Sastia Ida Ayu Gede Hutri Dhara Sasmita Ida Bagus Indra Narotama Kadek Ayu Ratih Dharma Putri Kadek Indah Pratiwi Kurniawan, I Gde Yudhi L.M.K.S. Suarya Larashati, Made Ayu Praditya Lely Setiawati Liana Puspita, Syntia Agung Luh Bella Pradnyaswari Luh Kadek Pande Ary Susilawati Luh Nya Suardiantari Luh Nyoman Alit Aryani M.D. Lestari Made Ayu Praditya Larashati Mahesti, Ni Putu Ridha Eka N.K. Ekawati Narotama, Ida Bagus Indra Natassa R. Tejena Ni Kadek Sri Wahyuni Pradnyawati Ni Kadek Wulandari Ni Luh Kade Nadia Rastafary Ni Luh Mirah Laksmi Dewi Ni Luh Putu Nina Idelia Aryantha Putri Ni Made Witami Ni Putu Ridha Eka Mahesti Pradnyaswari, Luh Bella Pradnyawati, Ni Kadek Sri Wahyuni Pratiwi, Kadek Indah Purwarini, Putu Deasytha Putra, Anak Agung Made Teguh Ananta Sukarena Putra, I Dewa Gede Udayana Putri, Ni Luh Putu Nina Idelia Aryantha Putri, Putu Novia Arya Putri, Putu Riana Artyanti Putu Deasytha Purwarini Putu Novia Arya Putri Putu Nugrahaeni Widiasavitri Rastafary, Ni Luh Kade Nadia Rumintang, Aldilla Sang Ayu Ketut Tri Semaraputri Sari, Amanda Sasmita, Ida Ayu Gede Hutri Dhara Syntia Agung Liana Puspita Tias Sastia, I Gusti Ayu Putu Tri Semaraputri, Sang Ayu Ketut Vita Sunarto Witami, Ni Made Wulandari, Ni Kadek Yolanda Budi Aitama