Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Periodontal Splinting Choises For Patient With Edentulous Adisty Restu Poetri; Helmi Fathurrahman; Anggun Amanda Saveria
Denta Journal Kedokteran Gigi Vol 15 No 2 (2021): August
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/denta.v15i2.4

Abstract

Background: Mobile tooth  is a problem that often occurs and result in tooth loss. It caused by disease or periodontal tissue’s injury. Splint is a device that is made to stabilize or tighten mobile tooth due to a trauma or disease. It works by distribute the occlusion pressure to reduce tooth mobility. Removable partial denture frame is one treatment for missing teeth and permanent splints. Objective: The aim of this treatment is to explained effect of periodontal splints for edentulous patient. Case: First case: A woman complained mobile teeth on the incisors. Intraoral examination showed remaining teeth couldn’t be abutment. Second case: A woman complained mobile teeth on the incisors. Intraoral examination showed remaining teeth could be abutment. Case management: First case: Patient was given initial therapy and continued with rehabilitative therapy by removable partial denture metal frame. Second case: Patient was given initial therapy splinting using fiber reinforced composite. A week post treatment patient felt comfortable. Conclusion: It can be concluded periodontal splinting reduced teeth mobility and prevent further damage to the periodontal tissue og Edentulous patient.
EDUKASI TEKNOLOGI IMPLAN GIGI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA SMK AL-SYAIRIYAH LIMPUNG KABUPATEN BATANG Helmi Fathurrahman; Shella Indri Novianty; Muhammad Dian Firdausy
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i5.2139-2148

Abstract

Implan gigi merupakan kemajuan signifikan dalam perawatan prostodonsia untuk menggantikan gigi yang hilang, menawarkan fungsi dan estetika yang lebih baik dibandingkan gigi tiruan konvensional. Namun demikian, kesadaran masyarakat mengenai teknologi ini masih terbatas, terutama pada remaja di komunitas pedesaan yang sebenarnya dapat memperoleh manfaat dari pengetahuan awal tentang pilihan perawatan gigi modern. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang teknologi implan gigi pada siswa SMK Al-Syairiyah Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode ceramah interaktif dengan dukungan media visual meliputi diagram anatomi, foto klinis, dan infografis yang menjelaskan proses osseointegrasi serta komponen implan. Pengetahuan diukur menggunakan instrumen pre-test dan post-test tervalidasi yang terdiri dari pertanyaan pilihan ganda mencakup indikasi, kontraindikasi, prosedur, dan pemeliharaan implan. Data dari 25 siswa yang berpartisipasi dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank karena distribusi data tidak normal. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor median pengetahuan dari 25,0±7,1 pada pre-test menjadi 74,0±9,4 pada post-test (p0,001), merepresentasikan peningkatan substansial sebesar 49 poin. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa intervensi edukasi dengan media visual efektif meningkatkan pengetahuan siswa tentang teknologi implan gigi, yang berpotensi memengaruhi perilaku pencarian layanan kesehatan mereka di masa depan.