Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Alat Jilid Buku Berbasis Rumahan Aswar Aswar; Agussalim Djirong; Fauziah Fauziah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.963 KB)

Abstract

Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada alumni di Fakultas Seni dan Desain, bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan kompetensi pada bidang praktik khususnya pembuatan Alat Jilid Buku Berbasis Rumahan. Metode dalam pelatihan ini dilaksanakan secara tutorial dengan pendekatan terbimbing dengan cara menjelaskan, memperaktikkan dan merakit produk serta mengevaluasi. Kompetensi utama yang diharapkan dalam pelatihan ini ialah kemapuan praktik kerja alumni melalui: kemampuan menerjemahkan prototype benda kerja (contoh produk), kemampuan menggunakan alat semi masinal pada setiap bagian produk, kemampuan kerja pada setiap bagian produk dan kemampuan melakukan finising dengan menggunakan lapisan pinil. Proses pelatihan dilakukan dengan cara pembuatan pola, memotong pola produk, pengamplasan dan perakitan produk. Adapun proses evaluasi yang dilakukan ialah setiap peserta melakukan perakitan produk melalui rangkaian satu, dua, dan tiga sesuai desain produk alat jilid buku, kemudian dinilai dengan menggunakan indikator produk yang sudah ditentukan sebelumnya yakni: ketepatan bentuk, tingkat presisi produk dan kehalusan dalam menggunakan pinil. Kesimpulan yang didapatkan dari pelatihan ini ialah peserta pelatihan pembuatan alat jilid buku secara umum berjalan dengan baik sesuai yang diharapkan yakni peserta melakukan kerja praktik dan menghasilkan produk alat jilid buku secara individu, adanya produk alat jilid buku yang dibuat secara semi-masinal dan masih terdapatnya kekurangan dari sisi tingkat ketepan dimensi produk alat jilid buku. Kata Kunci: Teknik Produksi, Alat jilid buku, Fungsi, Alumni
Implementation and Training of a VBA for Service Information System using Waterfall Model: A Case Study of Laundry Hasanah Zulfahmi Noor; Lintang Puja Prameswarie; Siti Irma Fadilla; Sheila Carol Dorothy Kemur; Arif Mustakim; Nur Ainun Musvirah; Nurmasitya Kemalaintan; Fauziah Fauziah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i5.2335

Abstract

The advancement of information technology has driven the digitalization of the MSME sector; however, most businesses still rely on manual systems that are inefficient and prone to errors. This issue is also encountered by Laundry Hasanah MSME in Berau Regency in managing its service operations. Therefore, this study aims to develop and implement a service information system based on Visual Basic for Applications (VBA) to improve data processing efficiency and enhance service quality, which is expected to have a significant impact on the business sustainability of Laundry Hasanah. The development and design method employed in this study and community service activity is the Waterfall model, consisting of the stages of analysis, design, implementation, and testing. The implementation results indicate that the system is capable of accelerating the recording process, reducing errors, and improving service quality in a more effective and accurate manner. Based on the design and implementation of the VBA based laundry service information system, it can be concluded that the application was systematically designed and developed in accordance with the Waterfall model. Each stage, from requirements analysis to maintenance, was carried out sequentially and consistently, ensuring that the development process was structured, controlled, and capable of minimizing potential errors.
SHARING SESSION PENDIDIKAN ANAK DI ERA DIGITAL: MEMBANGUN SIKAP BIJAK DALAM PENGGUNAAN TEKNOLOGI Andromeda Valentino Sinaga; Rimma Sianipar; Muhammad Isnawan Syafir; Kartini Kartini; Fauziah Fauziah
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 5 No. 1 (2026): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Maret 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v5i1.5708

Abstract

The rapid growth of digital technology has profoundly influenced children, shaping their cognitive, social, and emotional development. Technology offers many benefits, such as greater access to information and learning opportunities. However, poor supervision can lead to numerous problems, including screen addiction, social issues, and mental health disorders. This community service project was designed to educate parents on both the positive and negative impacts of digital technology in children's lives and to equip them with the skills needed to guide their children toward healthy technology use. Teaching sessions, case-based training, and interactive forums formed the core of the program's curriculum. To evaluate the program’s effectiveness, we conducted interviews and surveys with participants to assess changes in their knowledge and how effectively they applied the strategies taught. The results were encouraging: parents showed increased awareness of the impact of digital media on their children's lives and gained better control over the amount of screen time their children spent. Overall, the program successfully raised parental awareness about the importance of actively assisting and guiding children in the use of technology.
EDUKASI MANAJEMEN STRES UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL DAN FISIK Andromeda Valentino Sinaga; Rimma Sianipar; Ulfah Widyastuti Arsal; Fauziah Fauziah; Arini Anestesia Purba
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres merupakan bagian dari kehidupan yang jika tidak dikelola dengan baik dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik. Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya manajemen stres mendorong perlunya edukasi yang tepat guna. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola stres melalui sosialisasi daring. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi, diskusi interaktif, dan pelatihan teknik manajemen stres seperti relaksasi dan mindfulness. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap dampak stres serta cara efektif mengatasinya. Diskusi mengungkapkan bahwa penerapan strategi ini dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis dan keseimbangan hidup. Kesimpulannya, edukasi manajemen stres berperan penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.
Pelatihan ergonomi kognitif sebagai upaya pencegahan beban mental berlebih pada siswa SMK Negeri 6 Bulukumba Erniyani Erniyani; Amiruddin Amiruddin; Fauziah Fauziah; Irin Ramdhani; Iswahyudi Indra Putra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.40538

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi, tuntutan akademik, pembelajaran praktik, dan penggunaan perangkat digital membuat siswa SMK berhadapan dengan aktivitas belajar semakin kompleks. Kondisi ini dapat meningkatkan beban mental, terutama ketika siswa harus menjaga konsentrasi dalam ruang belajar yang panas, jadwal padat, instruksi berlapis, serta tekanan penyelesaian tugas. Permasalahan tersebut menjadi urgen pada siswa SMK Negeri 6 Bulukumba karena lingkungan sekolah berada di kawasan pesisir dengan suhu udara relatif panas dan sirkulasi ruang belum sepenuhnya optimal. Siswa sering mengalami lelah, mengantuk, sulit fokus, dan mudah terdistraksi, sementara pemahaman mereka tentang ergonomi masih terbatas pada aspek keselamatan fisik dan penggunaan alat pelindung diri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai ergonomi kognitif sebagai upaya pencegahan beban mental berlebih dalam proses pembelajaran teori dan praktik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui observasi kebutuhan mitra, penyusunan materi, pemberian pre-test, penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi strategi pengelolaan fokus, serta post-test dan evaluasi. Kebaharuan kegiatan terletak pada pengaitan ergonomi kognitif dengan konteks belajar siswa SMK di wilayah pesisir, meliputi suhu lingkungan, posisi duduk, pencahayaan, penggunaan gawai, manajemen waktu, tekanan tugas, dan teknik relaksasi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari rata-rata 51% pada pre-test menjadi 94% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 43%. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan ergonomi kognitif efektif membantu siswa mengenali faktor penyebab kelelahan mental dan menerapkan kebiasaan belajar lebih sehat, fokus, nyaman, dan aman secara mental. Program ini juga memberi arah praktis bagi sekolah dalam membangun budaya belajar dengan memperhatikan kesiapan kognitif, bukan hanya pencapaian akademik dan keselamatan fisik. Kata kunci: ergonomi kognitif; beban mental; siswa SMK; konsentrasi belajar; pelatihan partisipatif. Abstract Technological development, academic demands, practical learning, and the use of digital devices mean that SMK students face increasingly complex learning activities. This can increase mental strain, especially when students have to maintain concentration in hot learning environments, with busy schedules, layered instructions, and pressure to complete tasks. This issue is particularly urgent for students at SMK Negeri 6 Bulukumba, as the school is located in a coastal area with relatively high temperatures and poor air circulation. Students often experience fatigue, drowsiness, difficulty focusing, and distraction, while their understanding of ergonomics is limited to physical safety and the use of personal protective equipment. The purpose of this community service activity is to increase students' understanding of cognitive ergonomics a prevent excessive mental strain in both theoretical and practical learning. The implementation method uses an educational-participatory approach by observing partners' needs, preparing materials, administering a pre-test, delivering the materials, holding interactive discussions, simulating focus management strategies, and administering a post-test and evaluation. The novelty of the activity lies in linking cognitive ergonomics with the learning context of SMK students in coastal areas, including environmental temperature, seating position, lighting, mobile device use, time management, task pressure, and simple relaxation techniques. The results of the activity showed an increase in participants' understanding from an average of 51% on the pre-test to 94% on the post-test, a 43% increase. These findings demonstrate that cognitive ergonomics training effectively helps students to recognise the causes of mental fatigue and to develop healthier learning habits that are more focused, comfortable and mentally safe. The programme also provides practical guidance for schools in developing a learning culture that considers cognitive readiness, not just academic achievement and physical safety. Keywords: cognitive ergonomics; cognitive load; vocational students; focused learning; participatory training.