Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL PADA PRODUK BERAS DI LUMBUNG MASDENASA, DESA JENANGAN, KEC. SAMPUNG, KAB. PONOROGO Palmadi Putri Surya Negara; Arief Rahmawan; Agung Dwicahyo; Astari Ratnaduhita
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i7.9009

Abstract

Industri pangan halal saat ini menjadi tren di pasaran. Karenanya, banyak industri pangan yang segera mengurus sertifikasi label halal untuk memberikan kepercayaan terhadap konsumen. Sejalan pula dengan Badan Pangan Nasional RI mengeluarkan aturan untuk perlu ada label sertifikasi halal pada produk pangan. Beras yang merupakan makanan pokok dan produk hulu dari segala industri pangan pun turut memerlukan perhatian terkait sertifikasi label halal. Informasi terkait aturan ini belum meluas sehingga diperlukan adanya penyuluhan dan pendampingan sertifikasi label halal pada produk pangan, khususnya beras pada Gapoktan. Peran Gapoktan sebagai produsen beras pada hulu industri pangan menjadi poin penting dalam program ini. Selain itu, dengan adanya program ini, diharapkan anggota Gapoktan, khususnya Lumbung MASDANESA di Desa Jenangan, Kec. Sampung, Kab. Ponorogo mendapatkan ilmu baru untuk menghasilkan produk beras yang aman, halal dan terjangkau. Hasil dari program pengabdian ini, para peserta memiliki pemahaman terkait persyaratan, mekanisme dan alur proses sertifikasi label halal pada produk beras.
Diversifikasi pangan beras analog berbahan dasar gatot (singkong fermentasi) dan jagung : formulasi dan kualitas fisikokimia Ratnaduhita, Astari; Kholis, Muhammad Nur; Dwicahyo, Agung

Publisher : Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Yudharta, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/tp.v16i1.5778

Abstract

The number of rice imports in Indonesia is increasing every year, so efforts to diversify food are needed to achieve the Nusantara's food security by making alternative rice or analog rice. The basic ingredients chosen utilize corn commodities from Ponorogo and gathot (fermented cassava) production from DIY which is less than optimal in processing and utilization so far. This study aims to design an analog rice formulation with gathot and corn as the basic ingredients and evaluate the physicochemical quality of the analog rice. This research used gathot (fermented cassava) from Gunungkidul sub-district, Yogyakarta and corn from Siman sub-district, Ponorogo which were processed into analog rice using the experimental method. This research was designed using a Completely Randomized Design (CRD) with the treatment of variations in the concentration of gathot flour (TG) and corn flour (TJ), namely: TJ 100% (T0); TJ 75%: TG 25% (T1); TJ 50% : TG 50% (T2); TG 100% (T3). Research data were analyzed using ANOVA with a significance level of 5% for testing variables including water content, water absorption and cooking time. The results showed that variations in the combination of corn flour and gathot flour in this analog rice had a significant effect (<0.00) on the value of moisture content (0.39-3.86%); water absorption (1.08-2.51%) and cooking time (14 minutes 14 seconds to 29 minutes 30 seconds). The treatment with a combination of 75% corn flour and 25% gathot flour became the best treatment of analog rice in this study because it showed similar quality to the standard analog rice.Â
Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer Lidah Buaya (Aloe vera) pada Ibu-Ibu PKK di Desa Pendem Kecamatan Ngaringan Agustina, Lina; Oktavia, Wahyuningtyas; Arini, Lisa Hilma; Fikri, Arfian Zainul; Aji, Ganno Tribuana; Ratnaduhita, Astari; Nurtanti, Ina
Buletin KKN Pendidikan Vol. 4, No. 1, Juni 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bkkndik.v4i1.19182

Abstract

Pandemi Covid-19 belum berakhir dan saat ini muncul varian virus baru Omicron. Masyarakat diwajibkan melakukan tindakan preventif untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan virus tesebut. Salah satu tindakan tersebut yaitu dengan menggunakan hand sanitizer. Masyarakat di desa Pendem sebenarnya telah memiliki tempat cuci tangan di depan rumah dan tempat-tempat umum, tetapi jarang digunakan sehingga banyak yang terbengkalai. Berdasarkan permasalahan tersebut, Tim KKN-DIK Universitas Muhammadiyah Surakarta mengadakan pelatihan pembuatan hand sanitizer Lidah buaya (Aloe vera) pada ibu-ibu PKK desa Pendem kecamatan Ngaringan. Tujuan dari kegiatan ini sebagai edukasi masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman Lidah buaya sebagai bahan hand sanitizer dan melatih masyarakat terutama ibu-ibu PKK untuk dapat membuat hand sanitizer secara mandiri dari bahan alami yang mudah ditemukan dan harganya terjangkau seperti hand sanitizer yang terbuat dari Lidah buaya. Tahapan kegiatan yang dilakukan yaitu koordinasi dan izin kepada kepala desa Pendem, observasi dan wawancara terkait masalah yang ada di desa Pendem, tahap persiapan dan pelaksanaan pelatihan pembuatan hand sanitizer. Pelatihan pembuatan hand sanitizer dilakukan bersama ibu-ibu PKK desa Pendem yang diawali dengan pemaparan materi, mendesmonstrasikan pembuatan hand sanitizer dan praktek pembuatan hand sanitizer Lidah buaya oleh ibu-ibu PKK. Hasil kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa ibu-ibu PKK telah memahami bahan dan prosedur pembuatan hand sanitizer lidah buaya beserta manfaat dari bahan-bahan yang telah digunakan di dalamnya.
Diversifikasi pangan beras analog berbahan dasar gatot (singkong fermentasi) dan jagung : formulasi dan kualitas fisikokimia: Food diversification of analog rice based of gathot (fermented cassava) and corn : formulation and physicochemical quality Ratnaduhita, Astari; Kholis, Muhammad Nur; Dwicahyo, Agung
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 16 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Yudharta, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/tp.v16i1.5778

Abstract

The number of rice imports in Indonesia is increasing every year, so efforts to diversify food are needed to achieve the Nusantara's food security by making alternative rice or analog rice. The basic ingredients chosen utilize corn commodities from Ponorogo and gathot (fermented cassava) production from DIY which is less than optimal in processing and utilization so far. This study aims to design an analog rice formulation with gathot and corn as the basic ingredients and evaluate the physicochemical quality of the analog rice. This research used gathot (fermented cassava) from Gunungkidul sub-district, Yogyakarta and corn from Siman sub-district, Ponorogo which were processed into analog rice using the experimental method. This research was designed using a Completely Randomized Design (CRD) with the treatment of variations in the concentration of gathot flour (TG) and corn flour (TJ), namely: TJ 100% (T0); TJ 75%: TG 25% (T1); TJ 50% : TG 50% (T2); TG 100% (T3). Research data were analyzed using ANOVA with a significance level of 5% for testing variables including water content, water absorption and cooking time. The results showed that variations in the combination of corn flour and gathot flour in this analog rice had a significant effect (<0.00) on the value of moisture content (0.39-3.86%); water absorption (1.08-2.51%) and cooking time (14 minutes 14 seconds to 29 minutes 30 seconds). The treatment with a combination of 75% corn flour and 25% gathot flour became the best treatment of analog rice in this study because it showed similar quality to the standard analog rice.Â
ANALYSIS SWOT OF COFFEE AT CV FRINSA AGROLESTARI Rosalinda, S; Salsabila, Rike; Sumirat, Riska; Ratnaduhita, Astari
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 8 No. 1 (2024): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v8i1.5363

Abstract

Coffee (Coffea L.) is one of the plantation commodities that has a high economic value in Indonesia. One of the coffee producers in Indonesia is CV Frinsa Agrolestari in Pangalengan, West Java. CV Frinsa Agrolestari is a family company engaged in the coffee business, starting from nursery, planting, and processing coffee beans to breeding coffee varieties. The purpose of this research is to identify internal and external environmental factors to obtain alternative strategies for CV Frinsa Agrolestari. The research method used is the survey method with Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT) analysis. Data on strengths, weaknesses, opportunities, and threats were obtained from the internal and external environment of CV Frinsa Agrolestari. Based on the analysis, it shows that CV Frinsa Agrolestari is in quadrant I (positive, positive). This position signifies a strong company. So the strategic recommendation given for CV Frinsa Agrolestari is progressive, meaning that the company is in prime and steady condition to continue to expand, enlarge growth, and achieve maximum progress. Keywords: CV Frinsa Agrolestari, External, Internal, Coffee, Quadrant I, SWOT.