p-Index From 2021 - 2026
7.174
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Union: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Beta: Jurnal Tadris Matematika Teorema: Teori dan Riset Matematika JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Jurnal Ilmiah Dikdaya MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling JISAE (Journal of Indonesian Student Assesment and Evaluation) JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) Media Manajemen Pendidikan JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) ADI Journal on Recent Innovation (AJRI) Jurnal Educatio FKIP UNMA Bulletin of Counseling and Psychotherapy Wahana Karya Ilmiah Pendidikan Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar (JP3D) Abdimas Singkerru PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dikmas: Jurnal Pendidikan Masyarakat dan Pengabdian International Journal of Learning and Instruction (IJLI) Jurnal Didactical Mathematics Prosiding Sesiomadika National Conference on Applied Business, Education & Technology (NCABET) Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Prosiding Sesiomadika

ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DILIHAT DARI HASIL BELAJAR PADA MATERI TRIGONOMETRI Yayu Risah; Sutirna Sutirna
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1a (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa tingkat Sekolah Menengah Atas dalam pembelajaran materi Trigonometri. Populasi dalam penelitian ini adalah  siswa kelas XI SMA Negeri di salah satu Kabupaten Karawang pemilihan sampel dilakukan dengan cara purpossive sampling dan diperoleh kelas XI IPA 6 dengan jumlah 34 siswa, soal yang diberikan merupakan hasil adopsi dari Waode Listiani yang sudah tervalidasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, pengambilan data diperoleh dengan cara tes uraian. Berdasarkan hasil pengolahan data, penelitian ini disimpulkan bahwa persentase siswa yang mampu mengidentifikasi sebsear 63.24%, menghubungkan masalah sebesar 61.03%, menganalisis masalah sebesar 14.71%, dan memecahkan masalah sebsear 8.09%. Sehingga, didapatkan rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa sebsear 36,76% yang memiliki kriteria kurang, hal ini menunjukan bahwa masih kurangnya kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas XI IPA 6 disalah satu SMA Negeri  Kabupaten Karawang
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMP KELAS VIII PADA MATERI RELASI DAN FUNGSI Fadhillah Melani; Sutirna Sutirna
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1a (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan penalaran matematis siswa SMP kelas VIII pada materi Relasi dan Fungsi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN di Kabupaten Karawang Tahun Pelajaran 2019/2020, sedangkan sampelnya yaitu 37 siswa kelas VIII I. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Untuk memperoleh data penelitian digunakan instrumen berupa tes soal uraian kemampuan penalaran metematis yang diberikan kepada sampel penelitian tanpa mengadakan perlakuan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan ketercapain indikator  kemampuan penalaran matematis siswa kelas VIII I pada materi relasi dan fungsi dengan rincian sebagai berikut: pada soal no. 1 dengan indikator menyajikan pernyataan matematika secara lisan, tertulis, gambar, dan diagram sebesar 28,11% kriteria lemah, soal no. 2 dengan indikator megajukan dugaan sebesar 25,54% kriteria lemah, soal no. 3 dengan indikator melakukan manipulasi matematika sebesar 4,59% kriteria sangat lemah, soal no. 4 dengan indikator menemukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalisasi sebesar 3,37%  kriteria sangat lemah. Dan soal no. 5 dengan indikator menemukan pola atau sifat dari gejala matematis untuk membuat generalisasi sebesar 0,54% kriteria sangat lemah. Dengan rata-rata persentase kemampuan penalaran matematis siswa keseluruhan hanya mencapai 12% (sangat lemah) yang artinya kemampuan penalaran matematis siswa masih sangat lemah.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Pada Materi Luas dan Volume Kubus Balok Fitri Amaliah; Sutirna Sutirna
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1a (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi luas dan volume kubus balok. Indikator kemampuan pemecahan masalah matematis pada penelitian ini meliputi memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan pemecahan masalah, dan memeriksa kembali jawaban. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX di salah satu SMP di Kabupaten Karawang. Sampel yang dipilih adalah kelas IX B dengan  teknik random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah berupa tes soal uraian kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi luas dan volume kubus balok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 38 orang siswa, presentase siswa yang mampu memahami masalah adalah sebesar 69%, merencanakan pemecahan masalah sebesar 23%, melaksanakan pemecahan masalah sebesar 39%, dan memeriksa kembali jawaban sebesar 25%. Sehingga, didapat hasil rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa sebesar 39% yang memiliki kriteria lemah. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa siswa hanya mampu memahami masalah yang ada pada soal, namun belum mampu merencanakan pemecahan masalah dan melaksanakan pemecahan masalah dengan baik, serta kurang teliti dalam memeriksa kembali jawaban
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMP TERHADAP MATERI STATISTIKA Dede Kisma; Sutirna Sutirna
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mendeskripsikan indikator kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII di SMPN 1 Pamanukan  pada materi statistika. Teknik pengambilan sampelnya adalah purposive sampling, dengan pertimbangan guru mata pelajaran matematika kelas VIII sehingga diperoleh sampel  siswa kelas VIII D sebanyak 38 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan sejauh mana pencapaian dari indikator kemampuan komunikasi matematis di kelas VIII D. Sedangkan instrumen penelitiannya menggunakan soal tes kemampuan komunikasi matematis berupa 3 butir soal tes dengan indikator sebagai berikut; (1) Menyatakan situasi, gambar, diagram ke dalam bentuk matematika; (2) Menjelaskan ide, situasi dan relasi matematika baik secara lisan maupun tulisan; (3) Menyatakan penyelesaian model matematika bentuk gambar denga n ide penyelesaian yang tepat. Hasil tes yang telah dilaksanakan pada 3 soal komunikasi matematis di kelas VIII D diperoleh persentase tiap indikator yaitu pada indikator (1) ) Menyatakan situasi, gambar, diagram ke dalam bentuk matematika sebesar 70% (Baik), pada indikator (2) Menjelaskan ide, situasi dan relasi matematika baik secara lisan maupun tulisan sebesar 45,50% (Cukup), serta pada indikator (3) Menyatakan penyelesaian model matematika bentuk gambar dengan ide penyelesaian yang tepat sebesar 26,75% (Kurang). Untuk rata-rata keseluruhan indikator kemampuan komunikasi matematis didapat presentase 47,42% (Cukup) . Berdasarkan hasil analisis di atas didapat kesimpulan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII D di SMPN 1 Pamanukan berada pada kategori cukup.
Pembelajaran Matematika Berbasis Wirausaha Fadilla Alifah; Sutirna Sutirna
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1d (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan artikel ini menyajikan tentang pembelajaran matematika yang didalamnya berbasis indikator wirausaha. Metode yang digunakan dalam artikel ini menggunakan metode kajian pustaka, sedangkan pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dan/atau mengekplorasi beberapa jurnal, buku, dan dokumen-dokumen (baik yang berbentuk cetak maupun elektronik) serta sumber-sumber data atau informasi lainnya yang dianggap relevan dengan kajian. Temuan dalam kajian ini adalah pembelajaran matematika berbasis wirausaha dapat dijadikan sebagai referensi atau alternatif dalam pelaksanakan pembelajaran matematika agar pembelajaran menjadi bermakna, inovatif, dan menarik sehingga siswa akan merasakan senang belajar matematika, baik di tahap awal pembelajaran, inti pembelajaran, dan akhir pembelajaran. Selain itu, dengan pembelajaran matematika berbasis wirausaha siswa dilatih untuk percaya diri, bertanggung jawab, kreatif dan dapat bekerjasama dengan tim sehingga akan berdampak pada hasil belajar dan tumbuhnya karakter kewirausahaan siswa. Kajian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika berbasis wirausaha merupakan suatu strategi yang efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan hasil belajar dan mengembangkan keterampilan siswa. Dengan proses pembelajaran matematika berbasis wirausaha siswa dapat terampil mempraktekan langsung materi yang dipelajarinya, tidak hanya sekadar memahami materi saja sehingga tujuan pembelajaran matematika dapat tercapai.
ANALISIS TINGKAT MISKONSEPSI MATEMATIS SISWA PADA SOAL ALJABAR novita sari; Sutirna Sutirna
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1d (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi miskonsepsi matematis siswa pada materi aljabar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII disalah satu SMP Swasta di Kabupaten Karawang Tahun Pelajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas VIII B yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes uraian sebanyak 2 soal pada indikator sistematis dan konsisten. Hasil penelitian persentase rata-rata tes uraian keseluruhan siswa sebesar 29,80% diperoleh dari indikator sistematis sebesar 28,65% dan indilator konsisten sebesar 30,96%. Artinya hasil dari interpretasi kedua indikator tersebut masih kurang. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah diuraikan di atas dapat disimpulkan bahwa miskonsepsi matematis siswa masih tinggi. 
ANALISIS TINGKAT MISKONSEPSI MATEMATIS SISWA PADA SOAL ALJABAR novita sari; Sutirna Sutirna
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1d (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi miskonsepsi matematis siswa pada materi aljabar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII disalah satu SMP Swasta di Kabupaten Karawang Tahun Pelajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas VIII B yang berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes uraian sebanyak 2 soal pada indikator sistematis dan konsisten. Hasil penelitian persentase rata-rata tes uraian keseluruhan siswa sebesar 29,80% diperoleh dari indikator sistematis sebesar 28,65% dan indilator konsisten sebesar 30,96%. Artinya hasil dari interpretasi kedua indikator tersebut masih kurang. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah diuraikan di atas dapat disimpulkan bahwa miskonsepsi matematis siswa masih tinggi. 
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Annisa Kurniawati; Sutirna Sutirna
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1b (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan serta menganalisis aspek kemampuan komunikasi siswa SMP pada materi sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV). Metode penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan populasi adalah siswa kelas VIII SMP di Karawang sedangkan sampelnya diambil satu kelas dengan sistem sampel kluster, yaitu dengan masing-masing 5 siswa yang memiliki kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Hasil analisis bagi siswa yang kemampuannya tinggi untuk kemampuan komunikasi matematisnya termasuk pada katogori tinggi (83,33%), siswa yang kemampuannya sedang untuk kemampuan komunikasi matematisnya termasuk pada kategori sedang (65,00%) dan siswa yang kemampuannya rendah untuk kemampuan komunikasi matematisnya termasuk pada kategori rendah (26,70%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi siswa kelas IX SMP di Karawang pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel termasuk dalam katagori sedang (58,34 %). Kata kunci: Kemampuan, Komunikasi matematika, sistem persamaan linear dua variabel
Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Annisa Kurniawati; Sutirna Sutirna
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1b (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan serta menganalisis aspek kemampuan komunikasi siswa SMP pada materi sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV). Metode penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan populasi adalah siswa kelas VIII SMP di Karawang sedangkan sampelnya diambil satu kelas dengan sistem sampel kluster, yaitu dengan masing-masing 5 siswa yang memiliki kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Hasil analisis bagi siswa yang kemampuannya tinggi untuk kemampuan komunikasi matematisnya termasuk pada katogori tinggi (83,33%), siswa yang kemampuannya sedang untuk kemampuan komunikasi matematisnya termasuk pada kategori sedang (65,00%) dan siswa yang kemampuannya rendah untuk kemampuan komunikasi matematisnya termasuk pada kategori rendah (26,70%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi siswa kelas IX SMP di Karawang pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel termasuk dalam katagori sedang (58,34 %). Kata kunci: Kemampuan, Komunikasi matematika, sistem persamaan linear dua variabel
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Berdasarkan Taksonomi SOLO (Structure of Observed Learning Outcomes) pada soal materi Himpunan di SMP N 2 Karawang Barat Woro Anglia Banda Sutomo; Sutirna Sutirna
Prosiding Sesiomadika Vol 2 No 1e (2020)
Publisher : Prosiding Sesiomadika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian artikel ini merupakan studi pendahuluan yang bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematika berdasarkan taksonomi SOLO pada soal materi himpunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui 3 alur yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengambilan sampel dengan simple random sampling. Populasi dari penelitian adalah siswa kelas VII-F SMP Negeri 2 Karawang Barat dengan sampel sepuluh siswa yang mencapai KKM dan sepuluh siswa yang tidak mencapai KKM. Data dikumpulkan dengan metode tes, wawancara, observasi kriteria ketuntasan mi nimum. Hasil dari penelitian ini (1) siswa yang memperoleh skor diatas KKM termasuk (a) 0% level prastruktural, (b) 20% level unistruktural,(c) 70% level multistruktural, (d) 90% level relasional, (e) 20% level extended abstract dengan rata- rata indikator sebesar 40% dan (2) siswa yang memperoleh skor dibawah KKM yiatu (a) 40% level prastruktural, (b) 70% level unistruktural,(c) 10% level multistruktural, (d) 0% level relasional, (e) 0% level extended abstract dengan rata-rata indikator sebesar 24%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan siswa memiliki kemampuan pemahaman konsep matematika berdasarkan taksonomi SOLO pada materi himpunan (1) siswa yang memperoleh skor di atas KKM termasuk dalam kategori kurang baik (rata- rata indikator sebesar 40% ,(2) siswa yang memperoleh skor dibawah KKM termasuk dalam kategori tidak baik(rata- rata indikator sebesar 24%). Kata kunci: level prastruktural, level unistruktural, level multistruktural, level relasional dan level extended abstract.