Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan antara Strategi Koping dengan Kesejahteraan Subjektif pada Perawat di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta Nabilla Yovanca; Evanytha; Puti Febrayosi
Jurnal Ilmiah Psikologi MIND SET Vol 10 No 02 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Pancasila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35814/mindset.v10i02.854

Abstract

This research aimed to find the correlation between problem-focused coping and emotion-focused coping with subjective well-being among oncology nurses at the Dharmais Cancer Hospital Jakarta. The subjects in this study amounted to 204 people were oncology nurse at Dharmais Cancer Hospital Jakarta. The type of research is a correlation quantitative approach with a non-probability sampling technique which is purposive sampling. The instrument of this research used to Satisfaction with Life Scale (SWLS), Scale of Positive and Negative Experience (SPANE), and Ways of Coping Questionnaire (WCQ). The result of this research shows that problem-focused coping and subjective well-being had a positive correlation. Then, emotion-focused coping and subjective well-being had a positive correlation. The most coping strategies used among oncology nurse is problem-focused coping.
Pengaruh perspektif waktu (time perspective) terhadap kualitas relasi sosial Evanytha Evanytha
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu20

Abstract

Salah satu pengalaman subyektif terpenting bagi manusia adalah waktu. Para eksistensialis menyatakan bahwa manusia adalah makhluk (being) yang ada dalam hubungannya dengan waktu dan tempat tertentu, serta makna tertentu. Waktu merupakan elemen dari eksistensi manusia, yang mendasari dan mengatur perilaku sosial individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perspektif waktu (time perspective) terhadap kualitas relasi sosial. Partisipan penelitian ini adalah 96 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan skala Zimbardo Time Perspective Inventory dan Positive Relations with Others. Perspektif waktu meliputi lima dimensi, yaitu Past-Positive, Past-Negative, Present-Hedonistic, Present-Fatalistic dan Future. Analisis data menggunakan multiple regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima dimensi perspektif waktu secara bersama-sama berpengaruh terhadap kualitas relasi sosial. Secara parsial, dimensi Past- Positive dan Future berpengaruh signifi kan terhadap kualitas relasi sosial.
Hubungan problematic online game use dengan pola asuh pada remaja Juandika Tri Sulistyo; Evanytha Evanytha; Vinaya Vinaya
Jurnal Psikologi Ulayat Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24854/jpu31

Abstract

Fitur hiburan yang berkembang seiring dengan perkembangan internet memberikan dampak positif dan negatif terhadap penggunanya. Salah satu dampak negatifnya ialah munculnya perilaku bermain game online sampai batas ia menciptakan dampak psikologis, sosial, sekolah, dan bekerja sehingga menimbulkan kesulitan dalam kehidupan seseorang dikenal dengan istilah Problematic Online Game Use (POGU). Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan antara pola asuh yang diberikan orang tua pada remaja dengan Problematic Online Game Use (POGU). Partisipan penelitian ini adalah remaja Indonesia yang berusia 14-24 tahun, sebanyak 200 orang. POGU dalam penelitian ini dilihat dari sudut pandang teori Kim & Kim (2010). Alat ukur yang digunakan adalah Problematic Online Game Use Scale yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia serta alat ukur pola asuh yang diadopsi dari penelitian Chandi (2007). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh authoritative dan POGU, sedangkan tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara tiga tipe pola asuh lainnya yaitu authoritarian, permissive, dan neglected dengan POGU. Penelitian ini menunjukkan tingginya kecenderungan Problematic Online Game Use pada remaja dengan pola asuh authoritative, dibandingkan dengan pola asuh authoritarian, permissive, dan neglected.
Pengaruh Resiliensi Terhadap Depresi Pada Emerging Adulthood Sabila, Shania; Evanytha, Evanytha; Paramita, Anindya Dewi
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 8 No. 2 November 2023
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/schema.v8i2.12249

Abstract

Individu dengan usia 16 – 24 tahun merupakan kelompok dengan tingkat depresi tertinggi di Indonesia. Depresi terbukti memiliki dampak negatif bagi individu yang mengalaminya, sehingga perlu ditelusuri hal apa yang dapat menekan angka depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh resiliensi terhadap depresi pada emerging adulthood dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 165 partisipan berusia 18-29 tahun di Jabodetabek. Instrumen yang digunakan yaitu Beck Depression Inventory-II (BDI-II) dan The Connor Davidson Resilience scale (CD-RISC). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa resiliensi berpengaruh secara signifikan terhadap depresi pada emerging adulthood. Resiliensi juga berpengaruh negatif terhadap depresi pada emerging adulthood. Semakin tinggi resiliensi maka semakin rendah depresi, dan semakin rendah resiliensi maka semakin tinggi depresi pada emerging adulthood. Oleh karena itu dengan adanya kaitan antara resiliensi dan penurunan tingkat depresi menjadikan individu harus melakukan upaya dalam mengembangkan resiliensinya dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan yang dapat menimbulkan depresi pada masa transisi ini.
HUBUNGAN ANTARA GRIT DENGAN RESILIENSI AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG KULIAH SAMBIL BEKERJA Grace Trixie Joceline Putri; Evanytha, Evanytha; Aini, Farida
Jurnal Psimawa : Diskursus Ilmu Psikologi dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2025): EDISI 14
Publisher : Prodi Psikologi- Fakultas Psikologi & Humaniora - Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36761/jp.v8i2.6299

Abstract

Education is an important thing that can improve and develop individual potential, so it takes an effort to achieve everything. If students who study while working do not have good grit skills, it will have a negative impact on their academic resilience. This study aims to determine the relationship between grit and academic resilience in students who study while working. This research adopts a quantitative method involving 379 respondents in the JABODETABEK area. The measuring instrument used in this study were the grit scale and the academic resilience scale (ARS-30). The analysis method in this study uses the Spearman rank-order correlation test, because the data obtained in this study were not normally distributed. The research findings indicate a significant positive correlation between grit and academic resilience (p = 0.000) with a correlation coefficient of r = 0.496. Thus, it can be concluded that higher levels of grit correspond to increased academic resilience among students who study while working.