Anderson G. Kumenaung, Anderson G.
Unknown Affiliation

Published : 41 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Ketimpangan Pendapatan di Kabupaten Minahasa, Kota Tomohon dan Kota Manado Mangundap, Vinsensius; Kumenaung, Anderson G.; Siwu, Hanly F. Dj.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 2 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketimpangan pendapatan merupakan salah satu fenomena yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Provinsi Sulawesi Utara juga tidak terlepas dari masalah ketimpangan pendapatan ini. Permasalahan ketimpangan pendapatan ini terjadi akibat adanya distribusi pendapatan diantara berbagai rumah tangga yang tidak merata pada suatu negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh produk domestik regional bruto (PDRB) dan pengeluaran pemerintah terhadap ketimpangan pendapatan di Kabupaten Minahasa, Kota Tomohon, dan Kota Manado. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder pada tahun 2010-2022. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak yaitu Eviews 9. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa produk domestik regional bruto dan pengeluaran pemerintah secara bersama-sama tidak berpengaruh secara signifikan terhadap ketimpangan pendapatan di Kabupaten Minahasa, Kota Tomohon, dan Kota Manado. Produk domestik regional bruto berpengaruh negatif dan kurang signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, sedangkan pengeluaran pemerintah berpengaruh positif dan kurang signifikan terhadap ketimpangan pendapatan di Kabupaten Minahasa, Kota Tomohon, dan Kota Manado. Kata Kunci: Ketimpangan Pendapatan; Produk Domestik Regional Bruto; Pengeluaran Pemerintah; Data Panel
Analisis Overlay Perekonomian Kota Bitung Loleng, Ridho; Kumenaung, Anderson G.; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 3 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan pembangunan ekonomi di Kota Bitung memerlukan pemahaman dan pengenalan yang baik dan tepat mengenai potensi sektoral dari perekonomian. Oleh karena itu perlu dilakukan identifikasi tentang sektor unggulan di Kota Bitung agar pelaksanaan pembangunan dapat terfokus pada sektor unggulan dan potensial yang menjadi prioritas pendanaan pembangunan agar efisien sehingga dapat menciptakan multiplier ekonomi di Kota Bitung. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga konstan Kota Bitung dan Propins Sulawesi Utara. Metode analisis yang digunakan adalah metode LQ Statis, LQ Dinamis, Model Rasio Pertumbuhan dan Analisis Overlay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya terdapat satu sektor unggulan yakni sektor transportasi dan pergudangan.Empat sektor yang potensial yakni sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan bengkel sepeda motor, sektor informasi dan komunikasi, sektor jasa keuangan dan asuransi, dan sektor real estate. Lima sektor yang kurang potensial yakni sektor pertambangan dan penggalian sektor industri pengolahan, sektor pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang, sektor konstruksi, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum. Tujuh sektor terbelakang yakni sektor tersebut adalah sektor pertanian,kehutanan, dan perikanan, sektor pengadaan listrik dan gas, sektor jasa perusahaan, sektora administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, sektor jasa pendidikan, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, sektor jasa lainnya. Kata kunci : Sektor Unggulan; Sektor Basis; Potensi Sektoral; Pembangunan Ekonomi.
Pengaruh Jumlah Wisatawan Mancanegara, Jumlah Wisatawan Domestik Terhadap PAD Kota Bitung Melalui Pajak Hotel Saturuma, Josua Mardi; Kumenaung, Anderson G.; Tolosang, Krest D.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 3 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pariwisata merupakan sektor perekonomian yang dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Pendapatan Asli Daerah di Kota Bitung dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik melalui pajak hotel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah wisatawan mancanegara dan domestik terhadap pendapatan asli daerah kota Bitung melalui pajak hotel. Penelitian ini menggunakan metode analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah wisatawan mancanegara dan jumlah wisatawan domestik memiliki pengaruh langsung yang tidak signifikan terhadap pajak hotel. jumlah wisatawan mancanegara, jumlah wisatawan domestik, dan pajak hotel memiliki pengaruh langsung yang tidak signifikan terhadap pendapatan asli daerah. Pengaruh tidak langsung jumlah wisatawan mancanegara terhadap pendapatan asli daerah melalui pajak hotel adalah sebesar 20,98 %, dimana nilai pengaruh ini tergolong rendah sebab 79,02 % justru dipengaruhi oleh faktor lain. Pengaruh tidak langsung jumlah wisatawan domestik terhadap pendapatan asli daerah melalui pajak hotel adalah sebesar 1,79 %, dimana nilai pengaruh ini jauh lebih rendah dari pengaruh tidak langsung jumlah wisatawan mancanegara terhadap pendapatan asli daerah. Kata kunci: Wisatawan; Pajak Hotel; Pendapatan Asli Daerah
Pengaruh Jumlah Penduduk, Tingkat Pendidikan Dan Tingkat Pengangguran Terhadap Kemiskinan Di Kabupaten Minahasa Kumayas, Feronika; Kumenaung, Anderson G.; Siwu, Hanly F. Dj.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 4 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kemiskinan merupakan salah satu masalah dalam pembangunan ekonomi, tinggi rendahnya tingkat kemiskinan dalam suatu wilayah berkaitan erat dengan keberhasilan pembangunan ekonomi diwilayah tersebut. Kemiskinan di anggap sebagai kondisi yang menggambarkan ketidakmampuan dari sisi ekonomi dan di ukur dari sisi pengeluaran untuk pemenuhan kebutuhan dasar makanan dan non makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk, tingkat pendidikan dan tingkat pengangguran terhadap kemiskinan di Kabupaten Minahasa. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan periode pengamatan sebelas tahun dari tahun 2011-2023. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan analisis adalah Eviews 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bawah Jumlah Penduduk berpengaruh positif dan sangat signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Minahasa. Tingkat Pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupten Minahasa. Tingkat Pengangguran berpengaruh Negatif dan Tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Minahasa. Jumlah Penduduk, Tingkat Pendidikan dan Tingkat pengangguran secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di kabupaten minahasa. Kata Kunci : Kemiskinan; Jumlah Penduduk; Tingkat Pendidikan; Tingkat Pengangguran
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengangguran Di Kota Manado Maun, Rezza; Kumenaung, Anderson G.; Siwu, Hanly F. Dj.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 5 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pengangguran memang kini belum bisa terlepaskan dari salah satu bagian masalah yang dihadapi oleh negara– negara berkembang di dunia, termasuk bangsa Indonesia. Pengangguran dinegeri ini, masih menjadi masalah aktual yang menjadi bahasan panjang sejak orde baru tumbang dan Indonesia dicap sebagai negara yang cukup terganggu perkembangan perekonomiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh upah,minimum, inflasi dan PDRB terhadap tingkat pengangguran terbuka di Kota Manado. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi linear Berganda.hasil penelitian a) Upah minimum berpengaruh positif sesuai teori dan signifikan secara statistik terhadap Terhadap Pengangguran di Kota Manado. b)Inflasi berpengaruh negatif sesuai teori dan signifikan secara statistik terhadap Terhadap Pengangguran di Kota Manado. c) PDRB berpengaruh negatif sesuai teori dan signifikan secara statistik terhadap Terhadap Pengangguran di Kota Manado. d) Upah Minimum, Inflasi dan PDRB secara bersama sama atau simultan berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di Kota Manado Kata kunci: Tingkat Pengangguran Terbuka;Upah Minimum; Inflassi; PDRB
Pengaruh Jumlah Penduduk, Tingkat Pengangguran Terbuka Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara Kansil, Febrisa T.; Kumenaung, Anderson G.; Siwu, Hanly F. Dj.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 6 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan menjadi salah satu penyakit dalam perekonomian suatu negara, terlebih lagi pada negara-negara yang masih berkembang, dimana masalah kemiskinan bersifat kompleks dan multidimensional. Masalah Kemiskinan ini berkaitan dengan beberapa faktor yaitu Jumlah Penduduk, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Tingkat Pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel- variabel tersebut pada Tingkat Kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumlah Penduduk secara parsial memiliki tanda positif tetapi secara statistik berpengaruh, Tingkat Pengangguran Terbuka secara parsial memiliki tanda positif secara statistik pengaruh terhadap tingkat kemiskinan, dan tingkat pendidikan secara parsial memiliki tanda negatif berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan. Jumlah Penduduk, tingkat pengangguran terbuka dan tingkat pendidikan secara simultan berpengaruh positif terhadap tingkat kemiskinan Di Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara. Kata kunci : Jumlah Penduduk; Tingkat Pengangguran Terbuka; Tingkat Pendidikan
Analisis Pengaruh Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah (Kurs) Per Dollar Amerika Serikat (USD) Terhadap Tingkat Inflasi Di Indonesia Tahun 2007-2021 Paat, Kevin Evendy; Kumenaung, Anderson G.; Mandeij, Dennij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 7 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi merupakan salah satu masalah yang menjadi perhatian oleh para pemikir ekonomi yaitu salah satunya inflasi karena inflasi digunakan untuk mengukur atau melihat stabilitas perekonomian pada suatu negara. salah satu faktor yang mengakibatkan gejolak perekonomian yang penting dan ditakuti oleh pemerintah yaitu inflasi, karena dapat berpengaruh buruk pada struktur biaya produksi dan tingkat kesejahteraan Salah satu yang menjadi dasar penyebab inflasi dikarenakan kesenjangan antara kelebihan permintaan agregat dalam perekonomian yang tidak mampu diimbangi penawaran agregat dalam perekonomian tersebut. bagi Indonesia, inflasi yang tinggi harus dihindari agar momentum pembangunan yang sehat dan semangat dalam dunia usaha dapat tetap terpelihara. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fluktuasi nilai tukar rupiah (kurs) per dollar amerika serikat (usd) terhadap tingkat inflasi di Indonesia tahun 2007-2021. jenis data yang di gunakan dalam penelitian ini data sekunder berupa time series dari tahun 2007-2021, model yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis data adalah regresi linear sederhana dengan menggunakan alat analisis SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fluktuasi nilai tukar rupiah per dollar amerika serikat berpengaruh dan signifikan terhadap tingkat inflasi di Indonesia tahun 2007-2021. koefisien determinasi (R2 ) menjelaskan bahwa variabel bebas yang di teliti mampu menjelaskan secarah lemah terhadap tingkat inflasi sedangkan sisanya secara sedang dipengaruhi oleh factor-faktor lain yang tidak masuk dalam model penelitian. Kata kunci : Tingkat Inflasi; Nilai Tukar; Indeks Harga Konsumen
Analisis Efektivitas Alokasi Dana Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Fisik Desa Mokupa Kecamatan Tombairi Kabupaten Minahasa Nababan, Anastasya; Kumenaung, Anderson G.; Tumangkeng, Steeva Y.L
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 7 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan pemerintah terus meningkat dala pelaksanaan pembangunan nasional untuk menciptakan lajupembangunan daerah dan laju pembangunan pedesaan dan perkotaan agar lebih seimbang. Pembangunan desamerupakan Pembangunan yang dibuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup yanglebih bail. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat efektivitas pengelolaan alokasi dana desaterhadap tingkat kesejahteraan masyarakat yang ada di Kecamatan Pineleng. Data yang di gunakan dalam penelitianini adalah berupa data sekunder Dana Desa Tahun 2019 sampai Tahun 2023 dan data primer yang di ambil secaralangsung melalui kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis statistic deskriptif. Berdasarkan hasil penelitianini menunjukkan bahwa Dana Desa yang ada di Desa Mokupa berkembang secara efektif dengan nilai 100 persenyang menyatakan bahwa Dana Desa di Desa Mokupa memiliki tingkat Efektivitas.Kata Kunci: Efektivitas; Alokasi Dana Desa; Pembangunan Fisik
Analisis Pengaruh E-Money, Inflasi dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode 2013-2023 Lomboan, Gloria Tesalonika; Kumenaung, Anderson G.; Maramis, Mauna Th. B.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 24 No. 7 (2024)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi Indonesia terus meningkat setiap tahun, dipengaruhi oleh perkembangan teknologi yang membawa inovasi di berbagai bidang ekonomi. Transaksi e-money meningkatkan inklusi keuangan dan berdampak positif pada perekonomian, sementara inflasi, seperti saat krisis ekonomi 1998, dapat menghambat pertumbuhan ekonomi jika jumlah uang beredar tidak seimbang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan periode pengamatan 10 tahun yaitu tahun 2013-2023. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda. Perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan analisis adalah eviews 10. E-money memiliki hubungan positif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Inflasi memiliki hubungan positif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jumlah uang beredar hubungan positif dan berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. E-money, Inflasi, Jumlah uang beredar, secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Kata kunci: E-Money; Inflasi; Jumlah Uang Beredar; Pertumbuhan Ekonomi  
Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Stabilitas Pasar Keuangan di Indonesia Periode 2016:TW.I - 2023:TW.IV Kawilarang, Wulan; Kumenaung, Anderson G.; Mandeij, Dennij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 25 No. 1 (2025)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem keuangan merupakan bagian penting dari kebijakan bank sentral untuk menjaga stabilitas makroekonomi. Indeks Stabilitas Pasar Keuangan (ISPK) dibentuk dari faktor-faktor seperti risiko likuiditas, obligasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dan nilai tukar, yang bertujuan untuk memonitor serta mengidentifikasi pengaruh terhadap stabilitas sistem keuangan. Kelebihan likuiditas perbankan yang persisten dapat melemahkan kebijakan moneter dan mengancam stabilitas harga. IHSG dan pasar obligasi memiliki peran utama dalam menjaga likuiditas serta stabilitas pasar, sedangkan fluktuasi nilai tukar, khususnya terhadap dolar AS, memengaruhi kemampuan perbankan dalam menyalurkan kredit. Ketidakpercayaan terhadap stabilitas sistem keuangan dapat mendorong pelepasan mata uang lokal, menyebabkan tekanan nilai tukar dan ketidakstabilan ekonomi. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan periode pengamatan selama delapan tahun, yaitu dari triwulan pertama tahun 2016 hingga triwulan keempat tahun 2023. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak Eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko likuiditas, IHSG, nilai obligasi, dan nilai tukar memiliki hubungan positif dan pengaruh signifikan terhadap ISPK di Indonesia, baik secara individual maupun simultan. Kata kunci : Stabilitas Sistem Keuangan; ISPK; Risiko Likuiditas; IHSG; Obligasi; Nilai Tukar