Anderson G. Kumenaung, Anderson G.
Unknown Affiliation

Published : 43 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Challenges and Opportunities in Accessing Subsidized Home Ownership Credit for Informal Sector Workers (Case Study at Bank Tabungan Negara, Bitung City) Caerol Runtu, Tonny Chrishard; Kumenaung, Anderson G.; Rorong, Ita Pingkan
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 2 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i2.991

Abstract

This study examines the challenges and opportunities for informal sector workers in accessing subsidized mortgages (KPR) in Bitung City, focusing on Bank Tabungan Negara (BTN). The research method used was a qualitative approach. The results indicate that the main obstacles faced by informal sector workers include income instability, limited official documents, and strict banking regulations. However, opportunities exist through financing innovation, the role of fintech, and government financial inclusion policies. Based on these findings, the study recommends more flexible policies and the use of financial technology to increase the accessibility of subsidized mortgages for informal sector workers.
Analisis Strategi Pengembangan Agribisnis Kopi Arabika (Coffea Arabica) di Kecamatan Sesean Suloara’ Kabupaten Toraja Utara Entong; Kumenaung, Anderson G.; Rompas, Wensy F. I.
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 26 No. 1 (2026): Jurnal Berkalah Ilmiah Efisiensi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kopi Arabika merupakan komoditas unggulan yang berperan penting bagi perekonomian masyarakat Toraja Utara, baik sebagai sumber pendapatan petani maupun produk ekspor daerah. Namun, pengembangan agribisnis kopi Arabika masih menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga, keterbatasan akses pasar, dan pengelolaan pascapanen yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan agribisnis kopi Arabika serta merumuskan strategi pengembangannya. Data yang digunakan meliputi data primer yang diperoleh melalui wawancara dan kuesioner kepada petani, serta data sekunder dari instansi terkait. Analisis dilakukan dengan metode SWOT melalui penyusunan matriks IFAS, EFAS, IE, dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor IFAS sebesar 3,200 dan skor EFAS sebesar 3,723, yang menempatkan posisi pengembangan agribisnis kopi Arabika pada Kuadran I Matriks IE. Posisi tersebut merekomendasikan strategi pertumbuhan (growth strategy) melalui penetrasi pasar dan pengembangan produk. Strategi SO (Strengths–Opportunities) atau strategi agresif menjadi prioritas untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing kopi Arabika Sesean Suloara’ di pasar domestik maupun internasional. Kata Kunci: Agribisnis, Kopi Arabika, SWOT, Grow and Build, Toraja Utara.
Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara Dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Sulawesi Utara Bella, Sherina F.; Kumenaung, Anderson G.; Mandeij, Dennij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 26 No. 1 (2026): Jurnal Berkalah Ilmiah Efisiensi
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyerapan tenaga kerja merupakan kemampuan suatu perekonomian untuk menyediakan kesempatan kerja bagi penduduk usia produktif, sehingga menjadi indikator penting dalam menilai keberhasilan pembangunan ekonomi di suatu daerah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sulawesi Utara selama periode 2004–2020. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dianalisis dengan metode regresi linier berganda menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Dan IPM berpengaruh negatif dan tidak signifikan. Ketidaksignifikanan ini berkaitan dengan dimensi penyusun IPM yaitu pendidikan, Dimensi pendidikan cenderung meningkatkan pencapaian pendidikan formal tanpa keterampilan yang sesuai kebutuhan industri, sehingga terjadi mismatch antara kompetensi tenaga kerja dan permintaan sektor ekonomi lokal. Selain itu, peningkatan kualitas SDM juga mendorong migrasi keluar daerah (brain drain), sehingga manfaat peningkatan IPM tidak tercermin dalam angka penyerapan tenaga kerja lokal. Kata Kunci: Penyerapan Tenaga Kerja, Wisatawan Mancanegara, Indeks Pembangunan Manusia, Brain Drain, mismatch.