Reviva Safitri
Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA DAN BUDI PEKERTI Afdhal Ilahi; Nurbaiti Nurbaiti; Reviva Safitri; Isba Triyani Sitompul
Ambarsa : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2025): Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/abs.v5i1.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain regresi linier sederhana. Sampel penelitian berjumlah 10 siswa, yang dipilih melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan angket untuk mengukur motivasi belajar dan dokumentasi nilai untuk hasil belajar. Analisis deskriptif menunjukkan rata-rata skor motivasi belajar sebesar 43,9 dan rata-rata hasil belajar sebesar 84,7. Analisis inferensial menggunakan uji regresi linier sederhana memperoleh nilai thitung sebesar 2,915 lebih besar dari ttabel 2,306 pada taraf signifikansi 5% (p = 0,019 < 0,05). Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA MATERI BANGUN DATAR SEDERHANA MENGGUNAKAN MODEL MATEMATIKA REALISTIK KELAS III SD NEGERI 100105 AEK LUBUK Jefri Faizal; Reviva Safitri; Rahma Hidayanthi; Chantika Nadenggan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.3222

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh proses pembelajaran matematika di SD Negeri 100105 Aek Lubuk, Kabupaten Tapanuli Selatan. Pembelajaran kurang berhasil karena keterlibatan siswa yang rendah dan penggunaan model serta metodologi yang kurang bervariasi sehingga pembelajaran menjadi membosankan. Hasil belajar siswa pada pembelajaran matematika dengan standar kompetensi minimal 75 masih kurang memuaskan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas kualitatif. Penelitian ini melibatkan 17 siswa kelas III. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah tes dan analisis data dilakukan dengan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran matematika realistik dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bangun datar sederhana di kelas III SD Negeri 100105 Aek Lubuk, Kabupaten Tapanuli Selatan yang dibuktikan dengan hasil observasi siswa sebesar 81,8% dan hasil observasi guru sebesar 89,4%. Dampak pendidikan peserta didik kelas III S Negeri 100105 Aek Lubuk Kabupaten Tapanuli Selatan terhadap materi bangun datar sederhana dengan menggunakan model matematika sebenarnya ditunjukkan dengan tingkat ketuntasan sebesar 89,4%.
ANALISIS PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 101880 AEK GODANG Eko Sucahyo; Reviva Safitri; Alwi Syazali
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.3949

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) peran guru dalam mengajarkan keterampilan berbicara, dan 2) faktor-faktor yang menghambat peran guru dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas IV di SD Negeri 101880 Aek Godang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Uji validitas dilakukan melalui triangulasi sumber. Informan dalam penelitian ini adalah guru wali kelas IV dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) guru berperan sebagai fasilitator, motivator, pengajar, dan pembimbing dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa, terutama melalui metode interaktif seperti diskusi kelompok dan latihan bercerita yang menumbuhkan keberanian, kelancaran, dan intonasi siswa dalam berbicara, serta 2) faktor penghambat peran guru meliputi kurangnya kepercayaan diri siswa, dominasi penggunaan bahasa daerah dalam lingkungan keluarga, serta keterbatasan media pembelajaran. Pembelajaran keterampilan berbicara di kelas IV SD Negeri 101880 Aek Godang merupakan upaya strategis dalam membangun kemampuan komunikasi siswa secara terstruktur dan adaptif dalam konteks pendidikan dasar.
ANALISIS KESULITAN MEMBACA (READING DIFFICULTIES) PADA SISWA SEKOLAH DASAR Eko Sucahyo; Rani Kusuma Ningtyas; Reviva Safitri; Muhammad Syahril Harahap
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca (reading difficulties) pada siswa kelas III di SDN 200208 Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam fenomena kesulitan membaca yang dialami siswa. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 9 Februari hingga 16 Maret 2026. Subjek penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria siswa yang mengalami kesulitan membaca. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, tes membaca, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami berbagai bentuk kesulitan membaca, yaitu kesulitan mengenali huruf, menggabungkan suku kata, membaca secara lancar, kesalahan dalam membaca kata, serta rendahnya pemahaman terhadap isi bacaan. Faktor penyebab kesulitan membaca meliputi faktor internal seperti rendahnya minat dan motivasi membaca, serta faktor eksternal seperti kurangnya dukungan keluarga dan penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini menegaskan bahwa kesulitan membaca merupakan permasalahan kompleks yang memerlukan penanganan secara komprehensif melalui strategi pembelajaran yang tepat dan dukungan lingkungan yang memadai.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA DI KELAS V DI SD NEGERI 101340 BATANG BARUHAR JULU Afdhal Ilahi; Reviva Safitri; Sofiah Harahap
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.5027

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gambaran motivasi belajar, mengetahui hasil belajar, serta menganalisis hubungan keduanya pada mata pelajaran Pendidikan Agama siswa kelas V SD Negeri 101340 Batang Baruhar Julu. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan populasi seluruh siswa kelas V yang berjumlah 30 orang dari 2 kelas. Data dikumpulkan melalui instrumen observasi untuk mengukur motivasi dan tes untuk mengetahui hasil belajar, yang kemudian diuji validitas, reliabilitas, dan dianalisis menggunakan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan motivasi belajar siswa mencapai 66%, masuk dalam kualifikasi “Cukup Baik”. Berdasarkan perhitungan statistik, diperoleh nilai koefisien korelasi (rxy) sebesar 0,478. Pada taraf kepercayaan 5% dengan derajat kebebasan 28, nilai tabel korelasi adalah 0,361. Karena nilai hitung lebih besar dari nilai tabel, disimpulkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar Pendidikan Agama siswa kelas V di SD Negeri 101340 Batang Baruhar Julu.
PEMBINAAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Marzuki Ahmad; Rahmat Afandi Dongoran; Sabri Sabri; Reviva Safitri
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1491

Abstract

Motivasi belajar merupakan keseluruhan daya yang memberi pengaruh pada peserta didik baik dari eksternal maupun internal pada diri peserta didik untuk menimbulkan semangat dalam belajar sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Motivasi belajar ini sangat diperlukan peserta didik dari berbagai tingkatan, terlebih lebih pada peserta didik sekolah dasar. Peserta didik sekolah dasar perlu memiliki motivasi belajar yang tinggi sehingga pembelajaran dapat terlaksana dengan efektif. Suatu pendekatan pembelajaran yang memberi rangsangan terhadap motivasi belajar peserta didik adalah pendekatan kontekstual. Pembelajaran kontekstual merupakan suatu pendekatan pembelajaran dengan mengaitkan materi pelajaran dengan situasi dunia nyata yang dekat dengan peserta didik dan mendorong peserta didik membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya serta menerapkannya dalam kehidupan. Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan pembinaan terhadap motivasi belajar peserta didik melalui pembelajaran kontekstual. Kegiatan dilaksanakan meliputi tahapan Pra pelaksanaan, Pelaksanaan dan Evaluasi. Subjek kegiatan pengabdian melibatkan melibatkan peserta didik kelas V-A dan V-B peserta didik Sekolah dasar Negeri 100206 Padangsidimpuan. Melalui pemberian angket motivasi belajar setelah pelaksanaan kegiatan diperoleh skor rata rata hasil angket motivasi belajar siswa sebesar 3,23. Perolehan nilai rata rata motivasi belajar tersebut berada dalam kategori efektif. Dengan demikian disimpulkan bahwa pembinaan motivasi belajar peserta didik dengan penerapan pembelajaran kontekstual adalah efektif. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Peserta Didik, Sekolah Dasar, Pembelajaran Kontekstual
SOSIALISASI CARA PEMBELAJARAN MENYENANGKAN DI SD AGAR HASIL EVALUASI NILAI SISWA BAIK Afdhal Ilahi; Reviva Safitri; Nurbaiti Nurbaiti; Mira Yanti Siregar
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1533

Abstract

Sosisalisasi di sekolah ini telah dilaksanakan pada bulan Mei 2023, yang berlokasi di SD N 200209/25 sitamiang, padang sidempuan. bertujuan untuk melaksanakan sosialisasi terkait cara pembelajaran yang menyenangkan di sd dengan menggunakan model pembelajaran talking stick. Yang dimana kami menggunakan model pembelajaran talking stick pada mata pelajaran ipa tentang energi alternatif. Metode pengabdian di sekolah ini dilakukan untuk melihat dan menilai sejauh mana siswa memahami materi yang telah dipelajari dikelas yang dijelaskan oleh guru dengan menggunakan model talking stick . Menurut guru yang mengajar dengan adanya kegiatan ini sedikit membantu untuk mempermudah siswa dalam memahami materi yang dipelajari dengan adanya model pembelajaran yang menarik sehingga menarik minat siswa dalam belajar. Selama berlangsungnya kegiatan, pengabdian dilakukan dalam bentuk sosialisasi cara pembelajaran menyenangkan di sd agar hasil evaluasi nilai siswa baik oleh karena itu adapun metode talking stick ini agar mempermudah siswa dalam mengerti dan memahami pembelajaran yang telah di pelajari. Setelah pengabdian selesai, siswa jadi tahu bahwa belajar bukan hanya memperhatikan , menulis dan mendengarkan saja ,tetapi dengan adanya permainan belajar menjadi lebih menyenangkan dan lebih mudah di pahami dan diingat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan peran aktif dan antusiasme mereka dalam melaksanakan kegiatan. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian di sekolah ini di antara nya: 1) untuk mengajarkan dan mengajak siswa belajar agar lebih santai dengan menggunakan model talking stick.
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS III PERSIAPAN MIN 5 PADANGSIDIMPUAN Reviva Safitri; Rahma Hidayanthi; Suryani Suryani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 4 (2024): Vol. 4 No. 4 Edisi November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i4.1959

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas III Persiapan MIN Padangsidimpuan. Metode yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif jenis korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh kelas III di Persiapan MIN 5 Padangsidimpuan yang berjumlah 60 orang. jumlah sampel diambil berdasarkan teknik sampling nonprobability yaitu sampling purpoisive di peroleh 30 orang siswa. Pengujian hipotesis menggunakan rumus korelasi product moment dengan nilai koefisien korelasi rhitung = 0,428 dengan rhitung> rtabel yaitu 0,374 dengan nilai N 30-2=28 (dengan taraf 5%). Maka dapat diterima (Ha) kebanarannya, dari rtabel tersebut dapat dilihat bahwa rhitung lebih besar dari rtabel dengan taraf kesalahan 5% yaitu 0.428>0,374, maka dikatakan bahwa adanya hubungan antara minat belajar terhadap hasil belajar matematika kelas III Persiapan MIN 5 Padangsidimpuan. Jadi hipotesis alternative(Ha) pada penelitian ini diterimadan hipotesis nihil (Ho) pada penelitian ini di tolak.
PENERAPAN KARAKTER DISIPLIN MELALUI PEMBIASAAN PADA SISWA KELAS II SD NEGERI 0909 HURISTAK Afdhal Ilahi; Rolia Siregar; Reviva Safitri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 4 No 4 (2024): Vol. 4 No. 4 Edisi November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v4i4.1974

Abstract

Abstract This study aims to understand the implementation of discipline character through habituation among second-grade students at SD Negeri 0909 Huristak in the 2023/2024 academic year. The habituation program is designed to develop students' discipline in adhering to school rules, completing tasks, and taking responsibility for classroom cleanliness. The research method used is qualitative, involving interviews, observations, and documentation. The findings show very positive results: 85% of students arrive on time, 100% comply with uniform regulations, 100% demonstrate social responsibility by correcting peers who break rules, and 100% maintain cleanliness by disposing of trash properly. Additionally, 95% of students are disciplined in completing homework and assignments, 90% actively participate in evaluations and discussions, and 100% effectively carry out classroom cleaning duties. The impact of this habituation is highly positive on students' attitudes and behaviors, with 95% understanding the importance of classroom cleanliness and 85% actively participating in cleaning. Teachers play a crucial role in implementing effective discipline approaches. The quality of students' work and active participation indicate a good understanding of educational values. Ongoing efforts from teachers and parents are needed to ensure consistent and effective discipline. Overall, the implementation of discipline character through habituation has significantly improved students' attitudes and behaviors, with opportunities for further improvement. Keywords: Discipline Habituation, Discipline Character, students Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui penerapan karakter disiplin melalui pembiasaan pada siswa kelas II SD Negeri 0909 Huristak tahun ajaran 2023/2024. Program pembiasaan ini mengembangkan kedisiplinan siswa dalam ketaatan tata tertib sekolah, penyelesaian tugas, dan tanggung jawab kebersihan kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan hasil yang sangat positif: 85% siswa datang tepat waktu, 100% mematuhi aturan seragam rapi, 100% menunjukkan tanggung jawab sosial dengan menegur teman yang melanggar, dan 100% menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, 95% siswa disiplin mengerjakan PR dan tugas, 90% aktif dalam penilaian dan diskusi tugas, dan 100% melaksanakan piket kebersihan kelas dengan baik. Dampak pembiasaan ini sangat positif terhadap sikap dan perilaku siswa, dengan 95% memahami pentingnya kebersihan kelas dan 85% aktif membersihkannya. Guru berperan penting dalam menerapkan pendekatan efektif untuk disiplin. Kualitas pekerjaan siswa dan partisipasi aktif menunjukkan pemahaman baik terhadap nilai-nilai pendidikan. Upaya berkelanjutan dari guru dan orang tua diperlukan untuk memastikan disiplin yang konsisten dan efektif. Secara keseluruhan, penerapan karakter disiplin telah berhasil meningkatkan sikap dan perilaku siswa secara signifikan, dengan peluang untuk peningkatan lebih lanjut. Kata Kunci: Pembiasaan Disiplin, Karakter Disiplin, Peserta Didik