Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan Vokasional sebagai Bimbingan Keterampilan bagi Penyandang Disabilitas di Sentra Wyata Guna Bandung Ningsih, Mirna Purnama; Nastia, Gina Indah Permata; Ana; Achdiani, Yani; Fatimah, Sarah Nurul
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i3.18448

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan judul “Pelatihan Vokasional sebagai Bimbingan Keterampilan bagi Penyandang Disabilitas di Sentra Wyata Guna Bandung”. Tujuan utama kegiatan adalah memberikan keterampilan vokasional melalui pelatihan pembuatan bouquet bunga dan gantungan kunci makrame kepada penyandang disabilitas, khususnya penyandang tunanetra usia produktif, tunanetra yang berminat mengembangkan wirausaha, serta penyandang disabilitas dengan kondisi ODGJ ringan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Sentra Wyata Guna Bandung sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Metode yang digunakan berupa praktik langsung dengan pendampingan intensif, penjelasan berbasis verbal dan sentuhan (tactile learning), serta bimbingan bertahap untuk mempermudah peserta dalam memahami keterampilan baru. Hasil kegiatan menunjukkan capaian sekitar 70% dari target yang direncanakan. Peserta mampu menghasilkan karya sederhana, menunjukkan peningkatan keterampilan, serta memperoleh manfaat berupa peningkatan kreativitas, rasa percaya diri, peluang usaha mandiri, dan dukungan terapi psikososial. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan penglihatan, kesulitan konsentrasi, keterbatasan waktu, serta kebutuhan sarana tambahan, kendala tersebut dapat diminimalisir melalui strategi pendampingan, penyesuaian bahan, serta motivasi berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis bagi penyandang disabilitas, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan melalui wirausaha berbasis keterampilan tangan.
PELATIHAN KETERAMPILAN MAKRAME SEBAGAI UPAYA REHABILITASI SOSIAL KELUARGA TERDAMPAK GEMPA CIANJUR Achdiani, Yani; Widiaty, Isma; Ningsih, Mirna Purnama; Arlianty, Lia Shafira; Anggraeni, Aprellia; Amelia, Listi; Mudi, Machicha Putri; Karoniawati, Neneng Rena; Wulandari, Wulandari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20223

Abstract

Abstrak: Gempa bumi mengakibatkan keluarga terdampak gempa mengalami dampak fisik dan sosial sehingga memerlukan pendampingan rehabilitasi sosial untuk memulihkan kehidupannya. Salah satu bentuk kegiatan pendampingan yang dapat diberikan yaitu pelatihan keterampilan makrame. Tujuan pelatihan ini untuk memberikan keterampilan makrame kepada keluarga terdampak gempa di Cianjur. Metode yang digunakan pada kegiatan pelatihan ini adalah ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik. Partisipan pada kegiatan pelatihan ini berjumlah 20 orang perwakilan keluarga terdampak gempa di Desa Warungkondang Cianjur. Monitoring dan evaluasi dilakukan observasi dan wawancara untuk mengetahui umpan balik dari peserta pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan persentase peningkatan hasil kegiatan pelatihan sebesar 85%. Sehingga pada akhir kegiatan, seluruh peserta mengetahui dan mempraktikkan pembuatan makrame strapbag dan keychain. Saran keberlanjutan kegiatan pelatihan ini dapat dilanjutkan pemberikan pelatihan mengenai pemasaran produk.Abstract: The earthquake resulted in earthquake-affected families experiencing physical and social impacts that require social rehabilitation assistance to restore their lives. One form of assistance that can be provided is macrame skills training. The purpose of this training is to provide macrame skills to earthquake-affected families in Cianjur. The methods used in this training activity are lectures, discussions, demonstrations, and practices. The participants in this training activity amounted to 20 representatives of earthquake-affected families in Warungkondang Village, Cianjur. Monitoring and evaluation were carried out by observation and interviews to find out feedback from training participants. The results of the activity found that all participants were able to participate in the activity and practice making strapbag and keychain macrame. Suggestions for the sustainability of this training activity can be continued by providing training on product marketing.