Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Memahami Keterbukaan Komunikasi Antar Pribadi Dalam Percakapan Online Kasanah, Uswatun
Jurnal The Messenger Vol. 3 No. 1 (2011): January-June
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/themessenger.v3i1.194

Abstract

The study aims to find the openness of interpersonal communication and process of exchange of stimulation in online conversation of Facebook social network Sites among students of Communication Science Semarang of University. The theory used in the study is Technological Determinism Theory which states that the changes that occur in a variety of ways to communicate will also make up the existence of mankind itself. The study can it is concluded that the openness of interpersonal communication in online conversation is open wide among students of Communication Science. Since Facebook overcomes the limitations of distance and physical and it is possible to the conversations is far more familiar than the face to face communication. It means that the users of chatting facility do not hesitate to open their selves and talk about serious matter of their lives.
The Effectiveness of the Seven Habits Program to Enhance Elementary Students’ Character in the Digital Era Damayanti, Anggun Dwi; Widiyono, Dwi; Kasanah, Uswatun
Lectura : Jurnal Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2025): Lectura: Jurnal Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/gb3pbf52

Abstract

In response to the growing challenges of character development in the digital era, this study investigates the effectiveness of implementing the Seven Habits of Great Indonesian Children program in enhancing the character of elementary school students. This qualitative case study was conducted at SD Negeri 9 Purwodadi and involved 15 purposively selected participants, including one principal, four teachers, and ten upper-grade students (grades 4–6) who were actively engaged in the program. Data collection methods included interviews, classroom observations, and documentation of relevant school activities. The data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, which comprises data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings demonstrate that the Seven Habits program was effectively implemented and significantly contributed to students’ character development, particularly in fostering independence, active learning, collaboration, leadership, and responsibility. Supporting factors included structured routines, motivational strategies, creative teaching methods, and positive reinforcement. However, several challenges were also identified, such as limited instructional time, insufficient learning media, varying levels of student motivation, and weak parental involvement. These results suggest the need for enhanced school–parent collaboration, increased access to creative educational resources, and targeted teacher training in character education. Future research is recommended to assess the program’s long-term impact and its applicability across different educational contexts.
Inovasi Briket Durian untuk Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Desa Blimbing Kabupaten Kediri dengan Berbasis Digital Marketing Rahayuningtyas, Tri Esti; Himawan, Mahadika Pradipta; Negara, Wana Pramudyawardana Kusuma; Madany, Alek Zain; Kasanah, Uswatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/abdimas45.v4i2.5029

Abstract

Blimbing Village, located in Mojo District, Kediri Regency, possesses superior horticultural potential in the form of durian. However, its utilization is still limited, which prevents it from generating a significant economic impact for the community. One of the main problems is the suboptimal management of the abundant durian peel waste after harvest, which leads to environmental issues. In reality, this waste has economic potential to be processed into environmentally friendly charcoal briquettes with broad market prospects. On the other hand, the limited use of digital technology prevents the marketing of local products from reaching a wider consumer base.This community service program aims to enhance the capacity of the Blimbing Village Youth Organization (Karang Taruna) in two main aspects: (1) production of charcoal briquettes based on durian peel waste, and (2) product marketing through a digital marketing strategy.The methods used include socialization, technical training on briquette production, entrepreneurship and digital marketing training (Instagram, TikTok, and Shopee), and implementation assistance in the field. The results of the activity show a significant increase in production skills, evidenced by the briquette quality being denser, more uniform, and having a longer burn time compared to wood charcoal. From a marketing perspective, the Youth Organization successfully created digital business accounts, uploaded educational content, and began marketing the product via Shopee.Overall, this program successfully integrated innovation based on local potential with a digital marketing strategy, thereby increasing the community's knowledge, skills, and entrepreneurial spirit.
Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Deteksi Dini Kanker Payudara Cara Sadari pada Remaja Kasanah, Uswatun; Sulistiyaningsih, Sri Hadi; Fakhiroh, Nurul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara adalah suatu penyakit dimana terjadi pertumbuhan berlebihan atau perkembangan tidak terkontrol dari sel-sel atau jaringan payudara, hal ini bisa terjadi di seluruh wanita penjuru dunia. Pemeriksaan sederhana untuk mendeteksi secara dini kanker payudara yaitu dengan memeriksa payudara sendiri atau disebut dengan istilah sadari. Berdasarkan survei pendahuluan yang dilakukan pada 20 responden, sebagian besar sudah melakukan sadari dengan benar dan juga sudah mendapat cukup dukungan dari keluarga, namun masih ada responden yang tidak melakukan sadari dan juga tidak mendapat dukungan dari keluarga. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan deteksi dini kanker payudara cara sadari pada remaja dengan desain penelitian analitik korelatif dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas XII MA YSPIS Gandrirojo Kabupaten Rembang yaitu 101 orang. Sampel sebanyak 50 siswi. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua responden yang melakukan sadari dengan kurang baik adalah responden yang kurang mendapat dukungan keluarga sebanyak 14 siswi (100,0%). Sedangkan responden yang melakukan sadari kategori cukup sebagian besar mendapat dukungan keluarga yang cukup pula yaitu 16 siswi (76,2%). Sadari dalam kategori baik, semuanya mendapat dukungan keluarga yang baik sebanyak 15 siswi (100,0%). Berdasarkan hasil uji korelasi kendal Tau-b diperoleh hasil ada hubungan antara dukungan keluarga dengan deteksi dini kanker payudara cara sadari dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,906 dan nilai signifikan 0,000. Disarankan kepada anggota keluarga, dinas pendidikan, maupun dinas kesehatan untuk lebih meningkatkan promosi kesehatan menggunakan media massa maupun media sosial tentang pemeriksaan payudara sendiri dengan cara sadari agar masyarakat khususnya remaja putri dapat menerapkan sadari dengan rutin dalam kehidupan sehari-hari untuk mendeteksi dan mencegah kanker payudara.
Hubungan Dukungan Suami dengan Perilaku Penerimaan Diri Wanita Hamil Usia Dini dalam Menghadapi Kehamilan Sulistiyaningsih, Sri Hadi; Kasanah, Uswatun; Sholikah, S
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umur mempunyai pengaruh terhadap kehamilan dan persalinan. Ibu yang berumur (<20 tahun) atau berusia dini belum siap secara fisik maupun mental dalam menghadapi kehamilan maupun persalinan. Dari segi fisik rahim dan panggul ibu belum tumbuh mencapai ukuran dewasa, sehingga kemungkinan akan mendapat kesulitan dalam persalinan. Sedangkan mental ibu belum siap untuk menerima tugas dan tanggung jawab sebagai orang tua sehingga diragukan ketrampilan perawatan diri dan bayinya. Dukungan suami juga merupakan andil yang besar dalam menentukan status kesehatan ibu. Jika suami mengharapkan kehamilan, mendukung bahkan memperlihatkan dukungannya dalam berbagai hal, maka ibu hamil akan merasa lebih percaya diri, lebih bahagia dan siap dalam menjalani kehamilan, persalinan maupun masa nifas. Hasil survey terhadap 10 ibu hamil usia dini bahwa 6 orang tidak mendapatkan dukungan dari suami sehingga ibu merasa tidak mampu merawat dan tidak siap dengan kehamilan saat ini, dan 4 orang mendapatkan dukungan dari suami sehingga ibu merasa mampu merawat dan siap menghadapi kehamilannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan perilaku penerimaan diri wanita usia dini dalam menghadapi kehamilan. Jenis penelitian adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel yang digunakan sebanyak 42 ibu hamil usia dini dengan teknik total sampling. Uji statistik menggunakan Chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa responden tidak mendapat dukungan suami sebanyak 24 orang (57,1%) dan responden yang mendapatkan dukungan suami sebanyak 18 orang (42,9%). Sedangkan responden yang tidak menerima kehamilannya sebanyak 23 orang (54,8%) dan responden yang menerima kehamilannya sebanyak 19 orang (45,2%). Hasil uji statistic dengan Chi square diperoleh adanya hubungan dukungan suami dengan perilaku penerimaaan diri wanita usia dini dalam menghadapi kehamilan (Chi square hitung 9.259 dan Pvalue 0,002). Diharapkan suami memberikan dukungan penuh selama kehamilan supaya wanita hamil usia dini siap dan menerima kehamilannya.
Waspada Pornografi Seksting dan Pengaruh Gadget pada Remaja Wijayanti, Irfana Tri; Marfuah, Siti; Kasanah, Uswatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v1i1.87

Abstract

Studi yang dilakukan oleh Kemenkominfo dan UNICEF tahun 2014, berdasarkan komposisi usia presentase pengguna telepon genggam di kalangan remaja Indonesia mencapai 84 persen dari total penduduk. Hal ini dapat diamati melalui tingginya tingkat akses anak terhadap tayangan pornografi. Data lebih lanjut menyebutkan bahwa terdapat 25.000 anak Indonesia yang mengakses tayangan pornografi setiap harinya (Saputra, 2016). SMPIT Insan Mulia merupakan SMP swasta yang tergabung dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Kebijakan terkait penggunaan gadget sangat ketat dimana siswa/i bila ketahuan membawanya ke sekolah maka akan disita dan dihancurkan. Dalam 1 tahun terakhir, ditemukan 2 alat komunikasi genggam saat inspeksi mendadak. Kegiatan edukasi yang direncanakan ini sebagai bentuk maintenance agar siwa/i meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan terhadap bahaya gadget termasuk seks dan teksting.Kegiatan edukasi seks remaja: Waspada Pornografi Seksting dan Pengaruh Gadget di SMPIT Insan Mulia Pati dilaksanakan pada 2 kali pertemuan sesuai hari yang ditentukan oleh pihak sekolah. Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan baik, siswa yang aktif mendapat door prize dan untuk selanjutnya mitra berharap ada keberlanjutan dengan topik-topik lain yang menjadi kebutuhan remaja.