Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Development of big book media on songket weaving activities in Riau for elementary school Ayu Nur Umiroh; Laili Rahmi
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 3 (2025): Inovasi Kurikulum, August 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i3.66

Abstract

The lack of engaging learning media is one of the challenges in the teaching and learning process. This study aims to describe the development process and produce a Big Book themed on weaving songket fabric from Riau, integrated into the lesson on muscle force and friction for fourth-grade elementary students. This research uses the 4D development model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The subjects involved six validators: two material experts, two language experts, and two design experts. Data collection was conducted through validation sheets for each expert field. The data were analyzed using qualitative and quantitative methods. The results showed that the developed Big Book media is highly valid and suitable for use in IPAS learning. Material experts confirmed that the content is appropriate and relevant to the curriculum, language experts stated that the language is clear and easy for students to understand, and design experts noted that the visuals are attractive and support the learning objectives. Overall, the Big Book was assessed as interesting, communicative, and easy to follow. Additionally, it effectively connects the science concepts of muscle and friction forces with local cultural wisdom through the traditional activity of songket weaving, making learning more contextual and meaningful for students.   Abstrak Kurangnya media pembelajaran yang menarik menjadi salah satu kendala dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan menghasilkan media Big Book bertema kegiatan menenun kain songket Riau pada materi gaya otot dan gaya gesek untuk peserta didik kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan model 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Subjek penelitian meliputi enam validator, yaitu dua ahli materi, dua ahli bahasa, dan dua ahli desain. Teknik dan instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini berupa lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli bahasa dan lembar validasi ahli desain. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif dan analisis data kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media big book dinyatakan sangat valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran IPAS. Hasil validasi menunjukkan bahwa media dinilai sangat valid oleh para ahli. Ahli materi menilai isi sudah sesuai dan layak, ahli bahasa menyatakan bahasanya mudah dipahami peserta didik, dan ahli desain menilai tampilannya menarik serta mendukung pembelajaran. Media big book ini dinilai menarik, komunikatif, mudah dipahami, dan mampu mengaitkan materi pembelajaran gaya gesek dan gaya otot dengan kearifan lokal melalui kegiatan menenun kain songket Riau. Kata Kunci: gaya gesek; gaya otot; media big book; menenun kain songket
Influence of Wordwall educational games on learning motivation in elementary Pancasila education Alfitri Rahmadhani; Laili Rahmi
Inovasi Kurikulum Vol. 22 No. 4 (2025): Inovasi Kurikulum, November 2025
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v22i4.170

Abstract

This research is motivated by the low motivation of students to learn and participate in Pancasila Education, particularly in the material on rights and obligations. This is due to the use of learning methods that are less varied and less engaging, involving less active participation from students. To overcome these problems, innovative and interactive learning media are needed, one of which is the use of digital-based educational games, such as Wordwall. The purpose of this study is to determine the effect of the use of Wordwall educational games on the learning motivation of grade IV A SDN 49 Mandau students, Bengkalis Regency. The method used is a pre-experiment with a one-group pretest-posttest design. The research sample consisted of 31 students from Grade IV of SDN 049 Mandau. The research instrument consists of test question sheets administered before and after treatment. Data were analyzed using normality, homogeneity, and a paired sample t-test. The test results showed that the data was distributed normally and homogeneously. The paired sample t-test showed a significant increase in learning motivation after the use of the Wordwall game. The average learning motivation score increased from before to after treatment. Thus, it can be concluded that the use of Wordwall educational games has a positive and significant effect on increasing students' learning motivation in Pancasila Education subjects.   Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar peserta didik dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya pada materi hak dan kewajiban. Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif dan kurang melibatkan partisipasi aktif peserta didik. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan inovasi media pembelajaran yang menarik dan interaktif, salah satunya melalui penggunaan gim edukasi berbasis digital seperti Wordwall. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan gim edukasi Wordwall terhadap motivasi belajar peserta didik kelas IV A SDN 49 Mandau Kabupaten Bengkalis. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 31 peserta didik dari kelas IV SDN 049 Mandau. Instrumen penelitian berupa lembar soal tes yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan paired sample t-test. Hasil uji menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Uji paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar yang signifikan setelah penggunaan gim Wordwall. Rata-rata skor motivasi belajar meningkat dari sebelum ke sesudah perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan gim edukasi Wordwall berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran pendidikan Pancasila. Kata Kunci: gim edukasi; motivasi belajar; sekolah dasar; Wordwall
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V di SD Negeri 76 Pekanbaru Haykal Adith; Laili Rahmi
Journal of Law, Education and Business Vol. 4 No. 2 (2026): Oktober 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v4i2.8969

Abstract

Rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 76 Pekanbaru masih menjadi permasalahan yang dipengaruhi oleh pembelajaran yang berpusat pada guru, kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, serta minimnya penerapan model pembelajaran yang mendorong aktivitas berpikir dan kolaborasi. Kondisi tersebut mengakibatkan siswa kurang aktif dalam memahami konsep-konsep IPAS sehingga hasil belajar belum optimal. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 76 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental melalui desain One Group Pretest–Posttest Design. Metode ini dipilih karena sesuai untuk mengukur perubahan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada satu kelompok sampel. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa kelas V yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah memenuhi kriteria kelayakan dengan validitas isi sebesar 95%, sebanyak 24 butir soal dinyatakan valid, serta memiliki reliabilitas sangat tinggi dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,935. Hasil uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal (Sig. pretest = 0,071; Sig. posttest = 0,200) dan homogen (Sig. = 0,837). Hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,042 (<0,05) sehingga terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) terhadap hasil belajar IPAS siswa. Selain itu, aktivitas pembelajaran juga meningkat dari 58,33% pada pertemuan pertama menjadi 91,67% pada pertemuan keempat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) efektif meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 76 Pekanbaru. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain eksperimen dengan kelompok kontrol, melibatkan jumlah sampel yang lebih besar, serta mengkaji pengaruh TPS terhadap aspek lain seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan kolaborasi siswa.
ANALISIS PENERAPAN ICE BREAKING UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR PADA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 139 PEKANBARU Rinda Putri Rahmawati; Laili Rahmi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18247

Abstract

Learning concentration is one of the important factors that influence the success of the learning process. However, during the learning process in the fifth grade of SDN 139 Pekanbaru, there were still students who paid less attention to the teacher's explanation, easily lost their focus, were less active during learning activities, and showed low enthusiasm in participating in classroom learning. One of the efforts made by the teacher to overcome these problems was implementing ice breaking activities during the learning process. This study aimed to describe the implementation of ice breaking in improving the learning concentration of fifth-grade students at SDN 139 Pekanbaru. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects consisted of the fifth-grade teacher and fifth-grade students at SDN 139 Pekanbaru. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman model, which included data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that ice breaking activities were implemented through Tepuk Semangat and the 7 Habits of Great Indonesian Children song, which were carried out at the beginning, middle, or end of the lesson according to the students' learning conditions. The implementation of ice breaking improved students' attention during learning, encouraged them to participate actively in asking and answering questions, increased their compliance with the teacher's instructions, helped them maintain focus during the learning process, enhanced their learning enthusiasm, and improved their ability to complete assigned tasks. Therefore, it can be concluded that the implementation of ice breaking plays an important role in creating an enjoyable and conducive learning atmosphere, thereby improving the learning concentration of fifth-grade students at SDN 139 Pekanbaru.