Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SUKU BUNGA KREDIT, DANA PIHAK KETIGA (DPK), DAN GIRO WAJIB MINIMUM TERHADAP PENYALURAN KREDIT PADA PT. BANK CENTRAL ASIA, TBK. DI INDONESIA TAHUN 2001-2015 Fitri, Lailatul; Maulida, Yusni; Indrawati, Toti
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2017): Wisuda Februari
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how the effect of interest rates on loans , Third Party Fund ( TPF ) and Reserve Requirement (RR) against lending of Bank Central Asia.In this study using secondary data obtained from financial data publication of Bank Central Asia from 2001 to 2015 time span The analytical method used is the Multiple Linear Regression Analysis . Tests conducted on the hypothesis and the reliability of the data (classical assumption) using significant rate of 5 %. From the results of tests performed on the simultaneous study showed that the level of mortgage interest rate , Third Party Funds (TPF)and Reserve Requirement (RR) by F test significant influence is 0.000 .The results partially by t test , to see the test results significant independent variable on the analysis of multiple factors affecting the loan portfolio in the Government -owned banks in Indonesia , it can be seen that the Third Party Funds variables are variables that significantly influence against lending at Bank Central Asia 0.000 By looking at the results of the coefficient of the independent variable interest rates ,Requirement (RR) is a variable that does not significantly influence lending at Bank Central Asia in Indonesia.Keyword : Interest Rate Loans , TPF ( third party funds ), Reserve Requirement (RR)and Lending
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA TERDIDIK DI KOTA PEKANBARU TAHUN 2005-2016 G, Karno Kristanto; Ningsih, Rahmita B; Indrawati, Toti
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2018): Wisuda Februari 2018
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the factors that affect the absorption of educated workers in Pekanbaru City, the development of educated labor absorption in Pekanbaru City and to find out the absorption of educated workers in Pekanbaru City. The target area of research is Pekanbaru City Riau Province. The type of data in this study is secondary obtained from the Central Statistics Agency, the Department of Labor and so on. While the data collection technique of this research is research library (library research) and field research (field research). The method of analysis used in this study is multiple linear regression. From the result of research known that the variable of PDRB (X1), UMK (X2) and investment (X3) tcount is bigger than t-table. This means that PDRB (X1), UMK (X2) and investment (X3) each have partial effect on employment in Pekanbaru (Y). All independent variables, PDRB (X1), MSE (X2) and investment (X3) together contributed to the absorption of manpower in Pekanbaru (Y) of 61.60%. This means that PDRB (X1), MSE (X2) and investment (X3) affect employment in Pekanbaru City. The remaining 38.40% influenced other factors not examined in this study. It is recommended that local governments should seek to expand employment opportunities, especially in sectors that can absorb more labor, pay attention to regulations in the process of developing new business that is easy, transparent and mutually beneficial to the government and investors. And create socio-economic and political stability that can affect the size of the investment.Keyword: Employment Absorption, Educated Labor
Analisis Tingkat Upah Pekerja Kebersihan Di Kecamatan Siak Kabupaten Siak Indrawati, Toti
Jurnal Ekonomi Vol 17, No 01 (2009)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.809 KB) | DOI: 10.31258/je.17.01.p.%p

Abstract

Penilitian ini menganalisis tingkat upah pekerja kebersihan di Kecamatan Siak. Data yang digunakanterdiri dari data sekunder dari Dinas Kebersihan dan Pasar Kabupaten Siak, Dinas Tenaga Kerja dandata primer yang diperoleh dari para pekerja kebersihan. Dari data 70 orang pekerja kebersihandiperoleh rata-rata upah pekerja sebesar Rp.882.142/bulan. Jika dibandingkan dengan UpahMinimum Kabupaten Siak maka upah telah memenuhi (diatas) Standar Upah Minimum KabupatenSiak yaitu sebesar Rp.838.000/bulan. Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Kabupaten Siak SebesarRp.1.211.000/bulan, jika dibandingkan dengan upah rata-rata pekerja tersebut dengan banyaknyatanggungan keluarga maka masih dibawah standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL).Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, para pekerja dan anggota keluarga mengerjakanpekerjaan sampingan, dimana pendapatan rata-rata keluarga sebesar Rp.1.551.428/bulan, sedangkanpengeluaran keluarga pekerja kebersihan sebesar Rp.1.569.428/bulan. Jadi dapat disimpulkan bahwapekerja kebersihan di Kecamatan Siak belum dapat memenuhi pengeluaran konsumsi keluarganya dantergolong berpendapatan rendah.
ANALISIS PERILAKU PEDAGANG DALAM PEMBENTUKKAN HARGA BARANG KEBUTUHAN POKOK DI KOTA PEKANBARU Indrawati, Toti
Jurnal Ekonomi Vol 21, No 01 (2013)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.75 KB) | DOI: 10.31258/je.21.01.p.%p

Abstract

Analisis Perilaku Pedagang Dalam Pembentukan Harga Barang KebutuhanPokok di Kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanaperilaku dari para pedagang dalam pembentukan harga sebelum barangkebutuhan pokok tersebut dijual ke konsumen (pembeli). Harga ditingkatkonsumen juga dipengaruhi oleh pola distribusi barang di suatu daerah. Hargabeli rata-rata pedagang tradisional dipengaruhi oleh harga pembelian komoditasdari pemasok/pengepul dan kondisi pasokan barang pada saat normal, pasokanbarang banyak dan pasokan barang sedikit. Pada saat kondisi pasokan masing-masing komoditas sedikit harga beli pedagang mengalami kenaikan dan padasaat pasokan masing-masing komodtas banyak harga beli pedagang akan turun.Harga jual rata-rata pedagang pasar untuk masing-masing komoditas jugatergantung dari keadaan pasokan barang sedikit dan banyak dibandingkanpasokan barang normal. Pada saat kondisi pasokan barang sedang sedikit hargajual pedagang akan mengalami kenaikan dan pada saat pasokan barang banyakharga jual pedagang akan mengalami penurunan.Secara umum, harga beli rata-rata pedagang lima macam kebutuhan pokok padasaat pasokan barang sedikit naik sebesar 63,78% dari pasokan barang normal,pada saat pasokan barang banyak dibandingkan harga normal harga beli rata-rata pedagang turun sebesar sebesar 28,13%. Harga jual rata-rata pedaganglima macam kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Pekanbaru pada kondisisedikit dibandingkan normal naik sebesar 50%, jika kondisi pasokan barangbanyak dibandingkan pasokan barang normal harga jual rata-rata pedaganguntuk kelima macam kebutuhan pokok turun sebesar 17,1%.Faktor yang dominan dalam menentukan harga jual pedagang yaitu harga pasartertinggi sebesar 50% dan harga pesaing atau penjual lain sebesar 40% dan lainlain sebesar 10%.Kata Kunci : Harga, Perilaku Pedagang
Analisis Valuasi Ekonomi Lingkungan Kesediaan Membayar Masyarakat Sekitar Sungai Siak ', Eriyati; Indrawati, Toti; Anggreina, Jimmi
Jurnal Ekonomi Vol 18, No 01 (2010)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.566 KB) | DOI: 10.31258/je.18.01.p.%p

Abstract

Artikel ini bertujuan mengidentifikasi kesediaan membayar nilai ekonomilingkungan dan faktor-faktor yang berhubungan dengannya. Kajian inimerupakan kajian eksploratif dengan pengambilan sampel secara Master.Sampel pada kawasan dekat sungai sebariyak 41 rumah tangga, kawasanberjarak menengah 42 rumah tangga dan kawasan jauh dari sungai 23 rumahtangga. Data dikumpulkan dari responden melalui wawancara menggunakankuesioner. Besamya kesediaan membayar nilai lingkungan masyarakatKecamatan Tualang Kabupaten Siak berbeda-beda, semakin dekat jarak tempattinggal masyarakat ke sungai, semakin besar kesediaan membc^amya. Variabelpendidikan, pendapatan dan kualitas air sungai kurang erat hubungannyadengan kesediaan membayar masyarakat
Fiscal Stimulus and Micro and Small Enterprise Resilience during the Covid19 Pandemic in Riau Mardiana, Mardiana; Eriyati, Eriyati; Iyan, Ritayani; Indrawati, Toti; Tampubolon, Dahlan
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 5, No 1 (2022): Budapest International Research and Critics Institute February
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i1.3615

Abstract

This article aims to obtain an overview of the fiscal stimulus and conditions of micro and small businesses in Riau. Field research for 4 (four) months, from June 2021 to September 2021. This study uses primary data obtained from distributing questionnaires to micro and small businesses in Riau. This study purposively selected 75 respondents with equal proportions in all districts and cities. In Riau, in 2020, micro-enterprise financing reached Rp. 23.7 billion, the most in Pekanbaru City and the least in Kuantan Singingi. Most of the micro and small business actors who received a fiscal stimulus from the government did not have other jobs and had been in business for more than one year. The main business carried out is the trade sector and services, with the most places of business being at home. Generally, small and micro business actors do not get bank loans and KUR. They use their capital and informal loans. They obtained information on stimulus assistance from the government and its officials, the media, banks, and cooperatives. Most of the stimulus assistance proponents came from the offices, cooperatives, and banks.
KAJIAN TENTANG KEBERADAAN BADAN USAHA MILIK DESA SEBAGAI PENGUATAN EKONOMI DESA LIMAU MANIS DI KECAMATAN KAMPAR Toti Indrawati; Rahmat Richard
Jurnal Ekonomi Vol 24, No 3 (2016)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.862 KB) | DOI: 10.31258/je.24.3.p.43

Abstract

Kehadiran Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa diharapkanmampu memaksa seluruh pihak terkait untuk konsisten memberikan peran yanglebih besar kepada Pemerintah Desa didalam penyelenggaraan PemerintahanDesa, pelaksanaan Pembangunan Desa, Pembinaan Kemasyarakatan Desa, danPemberdayaan Masyarakat Desa berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asalusul, dan adat istiadat Desa. Termasuk dalam memberikan peran yang maksimalkepada BUMDesa dalam mengembangkan kegiatan ekonomi perdesaan.Hasil peneiltian menunjukkan bahwa, sejak berdirinya ( 4 tahun), keberadaanBUMDesa Limau Manis secara umum telah mampu berperan cukup baik dalammengumpulkan dana sebagai modal untuk disalurkan kepada masyarakat bawahyang memerlukan sebagai modal usaha, agar bisa meningkatkan taraf hidup dankesejahteraan hidupnya. Begitupula peran BUMDesa Limau Manissebagaipenyedia layanan terhadap masyarakat desa utamanya mengenai bidang usaha,untuk mencapai tingkat kesejahteraan sebagian masyarakat telah tercapai cukupbaik.
Analisis Sektor Unggulan Dengan Pendekatan Location Quation Kabupaten Pelalawan Anthoni Mayes; Yusni Maulida; Toti Indrawati
Jurnal Ekonomi Vol 18, No 04 (2010)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.456 KB) | DOI: 10.31258/je.18.04.p.%p

Abstract

Kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah memberikan kesempatan/peluang bagi pemerintah danmasyarakat di daerah untuk berkembang secara mandiri. Potensi ekonomi dan keuangan perlu digalidan diolah, sehingga menghasilkan real output yang memiliki nilai tambah, laku dijual dan diekspor,yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di KabupatenPelalawan secara luas. Meskipun beberapa sektor ekonomi yang bersifat strategis masih dikendalikanoleh pusat, sesuai dengan amanat UUD 45, namun manfaat ekonomis dari sektor tersebut jugadinikmati oleh daerah dan masyarakatnya di sekitarnya baik secara lokal maupun secara regional.Perekonomian regional dapat dibagi menjadi dua sektor yaitu kegiatan-kegiatan basis dan kegiatan-kegiatan bukan basis. Dengan menggunakan pendekatan Location Quation (LQ) sektor yang dianggapbasis (LQ >1) untuk Kabupaten Pelalawan adalah sektor pertanian dengan sub sektor tanamanperkebunan, kehutanan dan tanaman bahan makanan serta sektor industri pengolahan tanpa migas.
Penyeimbangan Lingkungan Akibat Pencemaran Karbon Yang Ditimbulkan Industri Warung Internet Di Kota Pekanbaru Nobel Aqualdo; Eriyati '; Toti Indrawati
Jurnal Ekonomi Vol 20, No 03 (2012)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.046 KB) | DOI: 10.31258/je.20.03.p.%p

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kota Pekanbaru, bertujuan untuk mengukur kebutuhan pohon yang perlu ditanam untuk menyeimbangkan lingkungan akibat pencemaran karbondioksida yang ditimbulkan oleh aktivitas industry warung internet (warnet), khususnya penyalaan komputer di warnet-warnet pada 3 kecamatan yang dijadikan sampel, Kecamatan Tampan, Kecamatan Sukajadi, dan Kecamatan Tenayan Raya. Dari penelitian terdahulu diketahui bahwa penyalaan komputer selama 100 jam akan menghasilkan emisi karbondioksida sebanyak 9 kg. Hasil analisis menemukan bahwa untuk menyeimbangkan lingkungan akibat pencemaran karbon dari industry warnet ini memerlukan penanaman sebanyak 24 pohon Trembesi di Kecamatan Tampan, 12 pohon Trembesi di Kecamatan Sukajadi, dan 4 pohon Trembesi di Kecamatan Tenayan Raya.  
ANALISIS SUMBER MODAL PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DI KOTA PEKANBARU Toti Indrawati; Indri Yovita
Jurnal Ekonomi Vol 22, No 01 (2014)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.089 KB) | DOI: 10.31258/je.22.01.p.1-8

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber modal pedagang pengecerpada pasar tradisonal Kota Pekanbaru. Responden dari penelitian yaitupedagang pengecer tradisional Pasar Sail, Pasar Kodim dan Pasar Dupa, yangmenyalurkan komoditas pertanian, komoditas peternakan, komoditas perikanandan komditas industri. Metode Analisis yang digunakan metode deskriptif.Berdasarkan hasil survei diperoleh Sumber modal pedagang pengecer padapasar tradisional Pasar Sail, Pasar Dupa pada umumnya pengecer tradisionaluntuk komoditas pertanian, perikanan dan peternakan pada umumnyamenggunakan modal sendiri. Pengecer tradisional Pasar Sail secara keseluruhanmenggunakan modal sendiri. Sedangkan sumber modal pedagang pengecer PasarKodim bervariasi, sebagian besar menggunakan modal sendiri sedangkan untukkomoditas industri sudah menggunakan modal perbankan sebagai pelengkap.Kata Kunci : Pedagang Pengecer, sumber modal, komoditas