Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search
Journal : BIMASTER

SIFAT-SIFAT HIPERMATRIKS BERUKURAN n_1×n_2×n_3 Rizky Oktaviani; Mariatul Kiftiah; Fransiskus Fran
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 2 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v10i2.45587

Abstract

Ukuran pada matriks tidak hanya terbatas pada  saja, tetapi ada juga yang berukuran . Untuk matriks yang berukuran  dinamakan dengan hipermatriks. Pada penelitian ini dibahas tentang operasi pada hipermatriks, sifat-sifat aritmatika pada hipermatriks terkait operasi penjumlahan, perkalian skalar dan perkalian, transpos hipermatriks dan sifatnya, identitas hipermatriks dan invers hipermatriks serta salah satu jenis hipermatriks yang dinamakan dengan hipermatriks transisi. Berdasarkan penelitian diperoleh ada operasi pada hipermatriks ada yang sama dengan operasi pada matriks dan ada yang berbeda yaitu pada operasi perkalian, pada transpos ada salah satu sifat yang tidak berlaku pada hipermatriks yaitu pada operasi perkalian. Penelitian ini juga diperolah salah satu jenis hipermatriks yaitu hipermatriks transisi. Hipermatriks dikatakan sebagai hipermatriks transisi jika entri pada hipermatriks  lebih besar atau sama dengan dan penjumlahan lapisan-lapisan pada setiap baris dan kolom yang sama adalah  dan hasil kali transisi dari dua hipermatriks transisi adalah hipermatriks transisi.   Kata Kunci : matriks, hipermatriks transisi, hasil kali transisi.
BILANGAN TERHUBUNG TITIK PELANGI PADA GRAF KUADRATIK DAN GRAF GARIS DARI GRAF KEMBANG API Brella Glysentia Vilgalita; Yundari Yundari; Fransiskus Fran
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 9, No 2 (2020): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.589 KB) | DOI: 10.26418/bbimst.v9i2.40221

Abstract

Pewarnaan titik pada graf  dikatakan terhubung titik pelangi, jika untuk setiap dua titik  dan  di  terdapat lintasan  dengan semua titik internal memiliki warna berbeda. Bilangan terhubung titik pelangi  dinotasikan dengan , adalah minimal banyaknya warna yang dibutuhkan untuk membuat  terhubung titik pelangi. Pada penelitian ini dibahas tentang bilangan terhubung titik pelangi pada graf kuadratik dari graf kembang api  dan graf garis dari graf kembang api  dengan . Graf kembang api  merupakan graf yang dibentuk dari graf lintasan dan graf bintang dengan  dan . Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bilangan terhubung titik pelangi pada graf kuadratik dari graf kembang api adalah  dan graf garis dari graf kembang api adalah . Kata Kunci: pewarnaan titik pelangi, terhubung titik pelangi, titik internal.
BILANGAN DIACHROMATIC PADA GRAF BINTANG Raventino Raventino; Nilamsari Kusumastuti; Fransiskus Fran
Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya Vol 10, No 3 (2021): Bimaster : Buletin Ilmiah Matematika, Statistika dan Terapannya
Publisher : FMIPA Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/bbimst.v10i3.47401

Abstract

Pewarnaan lengkap pada suatu graf G adalah pewarnaan titik dengan syarat setiap pasangan warna muncul minimal satu kali pada G. Maksimum banyaknya warna yang digunakan pada pewarnaan lengkap suatu graf tidak berarah G yang dinotasikan dengan ψ(G) disebut bilangan achromatic. Pada penelitian ini dibahas perluasan dari bilangan achromatic yaitu bilangan diachromatic, khususnya bilangan diachromatic graf bintang berarah K1,n. Graf bintang K1,n adalah graf yang memuat satu titik pusat yang berderajat n dan bertetangga dengan n daun. Bilangan diachromatic yang dinotasikan dengan dac(G), adalah maksimum banyaknya warna yang digunakan pada pewarnaan lengkap suatu graf berarah G. Pada penelitian ini diperoleh bahwa banyaknya warna (dinotasikan w) yang dapat digunakan dalam pewarnaan lengkap graf berarah G adalah bilangan bulat yang memenuhi permutasi  dari w (P2w) yang tidak lebih dari atau sama dengan banyaknya sisi di graf G. Selain itu didapat bahwa bilangan diachromatic pada graf bintang berarah K1,n  adalah dac(K1,n ) = 2.Kata Kunci: pewarnaan titik, pewarnaan lengkap, maksimum banyaknya warna.