Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGGUNAAN TEKNOLOGI LISTRIK SEDERHANA BOLA LAMPU UNTUK MENGETAHUI KUALITAS PUPUK ORGANIK DAN ANORGANIK DI DESA BENTENG JAYA Hasibuan, Syafrizal; Ningsih, Sri Susanti; Harmayani, Harmayani; Wibowo, Fachrina; Armaniar, Armaniar; Zulia, Cik
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.42080

Abstract

Pupuk merupakan bahan yang sangat diperlukan tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangan dari tanaman.  Kebutuhan pupuk terus meningkat seiring dengan peningkatan hasil produksi tanaman.  Permintaan akan kebutuhan pupuk meningkat maka produsen penghasil pupuk tidak menutup kemungkinan membuat pupuk yang tidak memiliki kualitas atau tidak memliki manfaat untuk tanaman.  Dengan menggunakan teknologi sederhana menggunakan bola lampu yaitu menggunakan sistem kerja bersumber dari muatan elektron terdiri dari muatan positif dan negatif yang dapat menghidupkan bola lampu.  Semakin terang bola lampu menyala semakin banyak muatan elektron yang terdapat pada suatu larutan pupuk tersebut dan dapat dinyatakan pupuk tersebut banyak mengandung unsur hara yang berguna pada tanaman untuk pertumbuhan dan perkembang.
KAJIAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PAKCHOY (BRASSICA RAPA L.) AKIBAT PERLAKUANOLAH TANAH DAN POC PATEN Zulia, Cik; Gustinty, Lanna Reni; Pranoto, Erdi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31818

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kajian pertumbuhan dan produksi tanaman pakchoy (Brassica rapa L.) akibat perlakuan olah tanah dan POC Paten. Penelitian dilaksanakan di lahan penelitian Fakultas Pertanian UNA, Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara dengan dengan tife iklim Oldeman (E1), dengan ketinggian 23 m dpl, termasuk ordo tanah regosol dan jenis tanah hidromorfik kelabu, pH tanah 6 – 6,5 dan rH 30%. Sejarah lahan sebelumnya merupakan lahan kelapa sawit, kemudian dialih fungsi menjadi lahan penelitian. Pelaksanaan penelitian pada bulan Desember 2023 – Februari 2024. Penelitian ini disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah perlakuan Faktor sistem olah tanah (T), terdiri dari 3 taraf yaitu T0 = Zero tillage, T1 = Minimum tillage, T2 = Maximum tillage. Faktor pemberian POC Paten (P), terdiri dari 4 taraf, yaitu yaitu P0 = 0 ml (Kontrol), P1 = 2,2 ml POC Paten/2 liter air (0,11%), P2 = 4,4 ml POC Paten/2 liter air (0,22%), P3 = 6,6 ml POC Paten/2 liter air (0,33%). Perlakuan olah tanah berpengaruh nyata terhadap parameter amatan tinggi tanaman umur 4 minggu setelah pindah tanam, jumlah daun umur 4 minggu setelah pindah tanam, luas daun, panjang akar per tanaman sampel, bobot basah per tanaman sampel, dan bobot basah tanaman per plot. Tinggi tanaman umur 4 minggu setelah pindah tanam menunjukkan tinggi tanaman tertinggi 22,74 cm, jumlah daun umur 4 minggu setelah pindah tanam dengan jumlah daun terbanyak yaitu 10,38 helai, luas daun terluas yaitu 105,02 cm2, panjang akar per tanaman sampel terpanjang yaitu 13,88 cm, bobot basah per tanaman sampel terberat yaitu 105,81 g, dan bobot basah tanaman per plot terberat yaitu 0,95 kg. Perlakuan POC Paten berpengaruh nyata terhadap parameter amatan tinggi tanaman umur 4 minggu setelah pindah tanam, jumlah daun umur 4 minggu setelah pindah tanam, bobot basah per tanaman sampel, dan bobot basah tanaman per plot. Tinggi tanaman umur 4 minggu setelah pindah tanam tertinggi yaitu 22,80 cm, jumlah daun umur 4 minggu setelah pindah tanam terbanyak yaitu 10,31 helai, bobot basah per tanaman sampel yaitu terberat 99,08 g, dan bobot basah tanaman per plot terberat yaitu 0,98 kg. Interaksi perlakuan olah tanah dan POC Paten tidak berpengaruh terhadap semua parameter pengamatan.
PENGAPLIKASIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM MENINGKATKAN MUTU PROSES BELAJAR MENGAJAR (STUDI SDN 010053 SEI KAMAH II) Dailami, Dailami; Rahmayanti, Sri; Zulia, Cik; Gustianty, Lanna Reni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengulas lebih dalam mengenai bagaimana pengaplikasian sistem informasi manajemen  terutama dalam proses belajar mengajar dengan siswa/siswi di SDN 010053 Sei Kamah II. Sehingga dapat memeberikan manfaat berupa memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai peran dan manfaat SIM di sekolah, dan bermanfaat  dalam memberikan kontribusi nyata terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui penerapan teknologi informasi dan sistem manajemen yang lebih baik. Banyak guru senior di sekolah SDN 010053 yang tidak memilii kemampuan bahkan tidak memahami tentang SIM sehingga menyebabkan para guru masih menggunakan cara yang lama dalam belajar di kelas dan membuat siswa menjadi cepat bosan atau jenuh. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terhadap Kepala Sekolah di sekolah tersebut, juga dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 1 orang, yaitu Kepala Sekolah SDN 010053 Sei Kamah II. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru SDN 010053 Sei kamah II yang berjumlah 8 orang dan 3 tenaga pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dalam meningkatkan mutu proses belajar mengajar dinilai lemah, karena sebagian besar guru yang mengajar di sekolah SDN 010053 Sei Kamah II kurang ahli bahkan tidak bisa dalam menggunakan teknologi komputer atau laptop. 2) Dalam peningkatan mutu proses belajar mengajar di SDN 010053 Sei Kamah II dengan mengaplikasikan SIM masih belum optimal dilakukan sesuai dengan tahapan manajemen pendidikan. Hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran guru akan pentingnya penggunaan SIM di sekolah. 3)  Pernah menerapkan SIM dengan adanya suatu website yang berhubungan tentang sekolah, tetapi sekarang ini tidak digunakan lagi dikarenakan tidak adanya kemampuan dan pengetahuan para sebagian guru tentang SIM