Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Kelayakan Ekonomi Penggunaan Palet Plastik (Studi Kasus PT. Solusi Bangun Indonesia) Dolla, Mohammad; Pratama, Aiza Yudha
Jurnal TRINISTIK: Jurnal Teknik Industri, Bisnis Digital, dan Teknik Logistik Vol 1 No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : nter of Execellence (COE) ICT Infrastructure, Smart Manufacture and Digital Supply Chain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/trinistik.v1i1.486

Abstract

Di dunia perindustrian tidak lepas dari industri pergudangan (warehousing), palet menjadi salah satu equipment penting dalam mempermudah proses pengangkutan dan pemindahan dalam gudang. Palet merupakan alat bantu pengangkutan berbentuk kotak berongga yang digunakan sebagai alas barang. keberadaan palet sangat membantu proses pengangkutan dan pemindahan di pergudangan, sehingga banyak yang menggunakan palet dalam industri pergudangan di Indonesia. PT. Solusi Bangun Indonesia sampai saat ini mengelola 31000 palet yang berasal dari vendor (Silog), dengan rata-rata kerusakan per hari di bulan September terdapat 150 pcs. Palet kayu sangatlah rapuh, mudah rusak karena rayap, tidak tahan dengan cuaca yang ekstrem dan mudah rusak yang akhirnya apabila terjadi kerusakan palet, diganti dengan palet yang baru. Permasalahan tersebut bisa diminimalisir dengan melakukan perbandingan penggunaan alternatif penggunaan palet kayu menjadi palet plastik dengan melakukan analisa kelayakan dengan membandingkan palet plastik dan palet kayu dengan mempertimbangan aspek teknis palet, aspek lingkungan, dan aspek kelayakan investasi. Yang nantinya bisa dijadikan dasar pertimbangan penggantian palet kayu menjadi palet plastik bagi PT.Solusi Bangun Indonesia, dengan diketahui perbandingan aspek teknis, aspek lingkungan antara palet kayu dan palet plastik, nilai Net Present Value (NPV) palet plastik Rp. 47.964.909.063 atau NPV>0 dan nilai Internal of Return (IRR) sebesar 6.90%.
Analisis Beban Kerja Mental Pekerja Central Facilities Division Pada PT. Pertamina EP Asset-1 Field Jambi Pratama, Aiza Yudha; Haq, Muhammad Faizul
Jurnal TRINISTIK: Jurnal Teknik Industri, Bisnis Digital, dan Teknik Logistik Vol 1 No 2 (2022): September 2022
Publisher : nter of Execellence (COE) ICT Infrastructure, Smart Manufacture and Digital Supply Chain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/trinistik.v1i1.661

Abstract

PT. Pertamina EP Asset-1 Field Jambi merupakan sebuah perusahaan oil and gas services yang memiliki kegiatan inti berupa eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Indonesia. Central Facilities Division (CFD) menjadi sebuah satuan kerja yang penting dalam kegiatan eksplorasi dan produksi yang dilakukan perusahaan. Pengukuran beban kerja mental pada pekerja di CFD diperlukan untuk melihat seberapa besar beban kerja mental yang dirasakan karyawan dan mengetahui penyebab terjadinya beban kerja mental tersebut. Berdasarkan pengukuran beban mental yang telah dilakukan pada pekerja di CFD yang bekerja pada shift pagi dan malam, didapatkan bahwa beban kerja mental yang dirasakan pekerja cenderung tinggi dengan skor NASA-TLX berkisar antara 62,3 hingga 94,6. Dan dapat teridentifikasi bahwa penyebab utama dari tingginya beban kerja mental yang terjadi pada pekerja di CFD PT. Pertamina EP Asset-1 Field Jambi adalah faktor manusia, faktor lingkungan, dan faktor metode kerja.
Pengaruh Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Cahyaningtias, Prisilia Rahayu; Febiyani, Anastasia; Pratama, Aiza Yudha
Jurnal Teknik Industri Vol 3, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknologi Industri, UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jurti.3.1.27-35

Abstract

Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) adalah tempat yang menyediakan solusi pengelolaan sampah yang komprehensif dengan menangani seluruh siklus hidup sampah dari pengumpulan hingga pembuangan akhir. Namun, pekerja di TPST sering dihadapkan dengan beban kerja yang berlebihan dan lingkungan kerja yang tidak nyaman. Hal ini dapat mengakibatkan kelelahan kerja yang dapat berdampak negatif pada penurunan kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kelelahan kerja di TPST Karangklesem. Penelitian ini menggunakan uji regresi linier berganda dengan data yang dikumpulkan untuk beban kerja menggunakan metode beban kardiovaskular yaitu pengukuran denyut nadi, kebisingan menggunakan sound level meter, dan data kuesioner kelelahan kerja menggunakan uji penilaian diri subjektif. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji regresi linier berganda gagal menolak Ho karena signifikansi > 0,05, hal ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh antara beban kerja dan lingkungan kerja dengan kelelahan. Hal ini menunjukkan bahwa ada faktor lain yang mempengaruhi kelelahan pekerja TPST Karangklesem. Faktor-faktor yang mempengaruhi tidak terjadinya kelelahan pekerja seperti faktor individu, faktor psikologis, dan budaya kerja.  Kata kunci: Beban Kerja, Lingkungan Kerja, Kelelahan Kerja, TPST, Multiple Linear Regression 
Implementasi Internet of Things (IoT) Pada Proses Produksi Dage Tradisional Masyarakat Desa Untuk Menjaga Konsistensi Kualitas Produk Pratama, Aiza Yudha; Miftahol Arifin; Fikra Titan Syifa; Famila Dwi Winati; Gladi Pawestri Utami
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i3.1870

Abstract

Produk unggulan desa juga memiliki potensi untuk peningkatan kesejahteraan, penguatan identitas daerah, dan mendukung sustainable development. Pada umumnya,produk unggulan desa diproduksi dengan cara-cara tradisional, namun proses-proses tradisional mempengaruhi terjadinya keterbatasan hasil produksi, minimnya kualitas, dan minimnya perkembangan pola pikir masyarakat terkait implementasi teknologi pada proses produksi. Salah satunya pada produksi dage di Desa Ciberung, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada proses produksi tradisional yang dilakukan masyarakat untuk memproduksi dage seringkali mengakibatkan kegagalan. Sehingga suatu modul IOT yang terintegrasi dengan dashboard Antares dibuat untuk melakukan pemantauan suhu dan kelembaban udara secara aktual. Berdasarkan alat yang dibuat didapatkan bahwa suhu aktual saat proses fermentasi ada pada rentang 27oC – 28,5oC dan kelembaban udara pada rentang 81,9% – 83,3%, suhu dan kelembaban udara tersebut masih dalam batas aman untuk proses fermentasi produk dage. Pada program ini, masyarakat juga mendapatkan edukasi terkait teknologi IOT pada proses produksi UMKM.
Pendampingan Perancangan Identitas Visual dalam Upaya Pembentukan Citra Produk Dage Mekarsari Utami, Gladi Pawestri; Pratama, Aiza Yudha; Paradise, Paradise
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i3.1910

Abstract

Mekarsari is a group of dage craftsmen in Ciberung Village, Ajibarang District, Banyumas Regency. Dage itself is a superior product from Ciberung Village which is part of the One Village One Product (OVOP) program. However, Mekarsari's dage product is currently facing a major problem, namely low selling price. This problem is influenced by several factors, including the product's lesser-known image and traditional marketing techniques. To overcome these problems, community service activities are carried out that focus on creating a visual identity for Mekarsari dage, including logo design, which is expected to improve the image of Mekarsari dage products in the eyes of consumers. With a strong and attractive visual identity, Mekarsari dage products are expected to increase their selling value. This activity involves active participation from the Mekarsari Dage craftsmen group, to ensure that the designed visual identity is in accordance with local characteristics and values. The result of this service is the creation of a visual identity that is able to improve the product image. So as to have a positive impact on the local economy.
Upscaling Inovasi Produk Kerajinan Bambu sebagai Upaya Peningkatan Kemandirian Ekonomi Kreatif Desa Kemutug Kidul Setyoko, Adnan; Pratama, Aiza Yudha; Kusuma, Alfiandi Eka; Albertina, Claresta; Wijaksono, Tongat Setyo; Saputra, Adi Pratama; Mulyono, Nyimas Ananda Putri
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i1.2045

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai produk kerajinan bambu di Desa Kemutug Kidul melalui inovasi visual branding dan strategi promosi. Metode yang digunakan meliputi analisis situasi, pelatihan inovasi produk, formulasi identitas merek, dan promosi digital. Hasilnya, para pengrajin mendapatkan pengetahuan tentang perlakuan bahan bambu, penggunaan teknologi produksi modern, dan strategi pemasaran digital. Identitas visual “Bambutug” dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan daya tarik produk. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan, kualitas produk, dan eksposur pasar bagi pengrajin bambu di Desa Kemutug Kidul.
Increasing Awareness and Efficacy Regarding Farmer Occupational Safety and Food Safety in the Coconut Sugar Production Process at the Gendis Asri Farmer Group, Pernasidi Village Aiza Yudha Pratama; Faizah; Irwan Susanto; Farhat Huda; Muhammad Alim Safa’at
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2024): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/abdimas.v7i4.5502

Abstract

Coconut sugar production is one of the leading commodities in Kabupaten Banyumas that has great potential to improve the regional economy. However, the coconut sugar production process in Pernasidi Village, especially at the Gendis Asri Farmer Group, faces several issues related to work safety and food safety. This community service program aims to increase farmers' awareness and efficacy of work safety and food safety in the coconut sugar production process. The methods used include the provision of Personal Protective Equipment (PPE), occupational risk management training, and food safety training based on Hazard Analysis Critical Control Points (HACCP) principles. The results of the program showed an increase in farmers' knowledge and awareness of work safety and food safety. In addition, the replacement of production equipment with stainless steel pans successfully reduced metal contamination in coconut sugar products. Overall, this program has had a positive impact on improving the quality and safety of coconut sugar products, which is expected to improve the welfare of farmers in Pernasidi Village.
Scenario Analysis of Indonesian Ferronickel Supply Chain Resilience with System Dynamics Tul Munikhah, I Anna; Ramdhani, Ade Yanyan; Pratama, Aiza Yudha; Arini, Ratih Windu
Jurnal Teknik Industri: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknik Industri Vol. 24 No. 2 (2022): Dec 2022
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/jti.24.2.129-140

Abstract

This study aims to determine the impact of Indonesian government policies on the supply chain resilience of the ferronickel industry in Indonesia. The existing problem is that the law prohibits nickel ore exports, and the policy of industrial downstream causes delays in the process of nickel processing. The problems happen because Indonesia's nickel industry is still incapable of downstream. As a result, the nickel supply chain faces dynamic and complex events that can disrupt operational activities. At the same time, supply chains need to withstand and recover from disruptions quickly. Therefore, Supply Chain Resilience, which is the ability to survive, adapt, and recover from disruptions to meet customer needs, is needed. This study uses system dynamics to analyze complex and dynamic systems to provide more practical policy advice. The system dynamics model starts by building a conceptual model through a system diagram. Inside the model is a causal loop diagram, then proceeds with developing a quantitative stock flow diagram (SFD) model. Finally, this SFD model operated with several scenarios used as policy suggestions for the Indonesian government.
Analisis Pengambilan Keputusan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (Ahp) Dalam Penentuan Supplier Kedelai Halatua Tampubolon, Frido; Yudha Pratama, Aiza; Munang, Aswan
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Tahu Iput Sokaraja adalah usaha kecil dan menengah terkemuka di industri makanan, yang mengkhususkan diri dalam produksi tahu alami tanpa pengawet kimia. Terletak di Sokaraja, telahberoperasi sebagai produsen tahu yang signifikan selama dua puluh enam tahun. Perusahaan menghadapi tantangan terutama terkait dengan penundaan pengadaan kedelai, yang berdampak pada efisiensi produksi. Untuk mengatasi masalahini, UMKM Tahu Iput menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk pemilihan pemasok, dengan menekankankriteria seperti harga, kualitas, keandalan pengiriman, dan kapasitas pasokan. Melalui analisis AHP menggunakan alatalat seperti Microsoft Excel dan perangkat lunak Super Decisions, perusahaan memberikan bobot pada kriteria dan alternatif (pemasok), menentukan PT. Scoular (Pemasok X) sebagai pilihan optimal dengan bobot global tertinggi 0,5667. Pendekatan metode ini tidak hanya meningkatkan efisiensi pengadaan kedelai tetapi juga meningkatkan efektivitas operasional dan kualitas produk. Rekomendasi peningkatan mencakup kemahiran AHP yang berkelanjutan dan keterlibatan pemangku kepentingan untuk memastikan proses pengambilan keputusan yang transparan dan diterima secara luas dalam pemilihan pemasok untuk sumber kedelai.Kata Kunci: Pengambilan Keputusan, Usaha Mikro Menengah (UMKM), Analytical Hierarchy Process (AHP)
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Menggunakan Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) di CV. Karya Purabaya Kristian Dyandra, Reynara; Yudha Pratama, Aiza; Iqbal Faturohman, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi risiko kecelakaan kerja di CV. Karya Purabaya serta memberikan rekomendasi tindakan preventif guna mengurangi atau menghilangkan risiko tersebut. Dengan menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), penelitian ini mengevaluasi berbagai tahapan produksi berdasarkan tiga parameter utama: Severity (keparahan), Occurrence (kemungkinan), dan Detection (kemampuan deteksi). Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko tertinggi berasal dari kecelakaan akibat tertabrak forklift dengan Risk Priority Number (RPN) sebesar 315, diikuti oleh risiko tertimpa material dan paparan debu kayu yang dapat berdampak pada keselamatan dan kesehatan pekerja. Selain itu, paparan berulang terhadap bahaya mekanis dan zat kimia dapat menyebabkan penyakit akibat kerja dalam jangka panjang. Untuk mengurangi risiko ini, penelitian merekomendasikan penerapan hierarki pengendalian risiko, termasuk eliminasi forklift di area padat pekerja, pemasangan pembatas jalur, perbaikan tata letak produksi, penegakan prosedur keselamatan, serta peningkatan pelatihan K3 secara berkala. Selain itu, penggunaan alat pelindung diri (APD) yang tepat dan pemantauan kondisi kerja secara berkelanjutan sangat penting untuk meminimalkan bahaya. Implementasi langkah-langkah ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, mengurangi potensi kecelakaan, serta meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja.Kata kunci— Keselamatan kerja, Risiko kecelakaan, FMEA,Tindakan preventif