Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Perbaikan Stasiun Kerja Terhadap Keluhan Pekerja Penjahit di Merry Konveksi Untuk Mengurangi Risiko Musculoskeletal Disorder Nur Aprian, Fadli; Yudha Pratama, Aiza; Rachmawati, Dina
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas menjahit yang dilakukan secaraberulang dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkankeluhan fisik, terutama bila lingkungan kerja tidakergonomis. Merry Konveksi di Lampung Utara mengalamikondisi tersebut, ditandai dengan tingginya keluhan fisikpada penjahit. Penelitian ini menggunakan pendekatandeskriptif kuantitatif dengan metode Rapid Entire BodyAssessment (REBA) dan Maynard Operation SequenceTechnique (MOST). REBA digunakan untuk menilai risikopostur kerja, sedangkan MOST untuk mengukur efisiensiwaktu kerja. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesionerNordic Body Map, dan pengukuran antropometri padasepuluh pekerja. Hasil awal menunjukkan skor REBA ratarata 10 (kategori risiko tinggi) dan ditemukannya waktu tidakproduktif akibat gerakan tidak efisien. Setelah dilakukanredesain stasiun kerja berdasarkan data antropometri danpengaturan ulang alat, skor REBA menurun menjadi 4 danefisiensi waktu meningkat sebesar 14,91%. Kesimpulanmenunjukkan bahwa perbaikan postur kerja melaluipendekatan ergonomi mampu menurunkan keluhan fisik danmeningkatkan efektivitas kerja. Temuan ini menekankanpentingnya ergonomi dalam desain stasiun kerja, terutamabagi usaha kecil, untuk mendukung produktivitas sekaligusmenjaga kesehatan jangka panjang pekerja.Kata kunci— Desain Ulang Stasiun Kerja, Ergonomi, IndustriKonveksi, MOST, REBA.
Evaluasi Kinerja Organisasi Perusahaan Hospitality Menggunakan Pendekatan Balance Scorecard Setianingsih, Ratna Sulis; Faturohman, Muhammad Iqbal; Pratama, Aiza Yudha
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13409

Abstract

Industri bidang perhotelan berkontribusi secara signifikan pada ekonomi suatu negara, baik dalam hal Industri perhotelan secara signifikan mendorong perekonomian suatu negara melalui peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja. Namun, di tengah meningkatnya persaingan global, standarisasi produk, dan tuntutan konsumen yang terus berkembang, daya saing sebuah organisasi bergantung pada kualitas produk dan layanan yang unggul di semua aspek industri perhotelan. Manajemen hotel memainkan peran penting dalam inovasi, pemecahan masalah, dan merancang strategi untuk meningkatkan kinerja organisasi, sehingga meningkatkan daya saing dan kepuasan pelanggan. Manajemen sumber daya yang efektif adalah kunci untuk mencapai kualitas layanan yang unggul dan mengatasi hambatan pertumbuhan. Di PT Aksara Semesta Propertindo, kinerja organisasi dinilai dengan menggunakan Balanced Scorecard di seluruh perspektif keuangan, pelanggan, proses internal, dan pertumbuhan. Hasil dari pengukuran kinerja organisasi yang dilakukan diperoleh perspektif keuangan dengan persentase 75% dengan kategori baik. Perspektif pelanggan berkategori sangat baik dengan persentase 78%. Perspektif proses bisnis internal dikatakan dalam kategori cukup baik dengan persentase 50%. Perspektif pengembangan dan pertumbuhan dikatakan dalam kategori sangat baik dengan persentase 80% Hasil menunjukkan kinerja yang kuat dalam kepuasan pelanggan dan pertumbuhan, sementara proses internal menunjukkan peningkatan yang moderat. Secara keseluruhan, PT Aksara Semesta Propertindo mencapai peringkat yang baik sebesar 71% di semua perspektif yang diukur
Penerapan Sistem Penjaminan Mutu untuk Meningkatkan Kualitas dan Daya Saing Produk Gula Kelapa di Desa Pernasidi Widya Anggraeni Sanggalangi; Merliana Cahya Amalia; Enjeli Intan Fadila; Anugrah Niken Rahmadani; Nunjilatul Rahmah; Reno Sudarno Putra; Dionysius Alfredo Sinaga; Pratama, Aiza Yudha; Miftahol Arifin; Yusup Kurnia
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2840

Abstract

The coconut sugar industry in Banyumas Regency, particularly in the Gendis Asri Farmer Group in Pernasidi Village, has great potential but faces obstacles in terms of production quality and business management. The main problems include unstable product quality, non-standard production equipment, and weak quality control and logistics management systems. Through the Student Community Empowerment Program (PMM), the concepts of Total Quality Management (TQM), the use of stainless steel equipment, a digital stock recording system, and training in management and digital marketing were implemented. The results showed improvements in efficiency, product quality, and the independence of the farmer group. This program supports the achievement of SDGs 8 and 9 and strengthens the agro-industry-based rural economy.