Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pemberdayaan Warga Desa Mandong melalui Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Multikultural Terhadap Keberagaman Budaya Yuliansyah, Aqis; Thamimi, Muhammad; Hariyadi, Hariyadi; Sulastri, Saptiana; Zikri Wiguna, Muhammad
Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : SMART SCIENTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70427/smartdedication.v2i2.228

Abstract

Pemberdayaan warga Desa Mandong menjadi fokus utama kegiatan ini, yang didasari oleh masalah rendahnya kesadaran multikultural, minimnya ruang ekspresi budaya, menurunnya partisipasi generasi muda dalam kegiatan budaya, belum adanya identitas visual seperti plang nama gang dan plang budaya, serta lemahnya semangat gotong royong. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran multikultural warga terhadap keberagaman budaya serta memperkuat semangat kebersamaan melalui kegiatan kolaboratif dan edukatif berbasis budaya lokal. Metode yang diterapkan bersifat partisipatif dan edukatif, mencakup sosialisasi nilai multikultural, pentas budaya, gotong royong lingkungan, serta pemasangan plang nama gang dan plang budaya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga terhadap keberagaman, munculnya ruang ekspresi budaya, dan tumbuhnya kembali semangat gotong royong. Lebih dari 40 warga mengikuti sosialisasi multikultural , pentas budaya desa berhasil menampilkan kesenian lokal , 10 plang nama gang dan 5 plang budaya telah terpasang , dan lebih dari 60 warga terlibat dalam kegiatan gotong royong. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil memperkuat kohesi sosial dan membangun identitas kultural desa Mandong, serta diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan desa berbasis budaya dan multikultural yang berkelanjutan.
SOSIALISASI DAN PENINGKATAN PEMAHAMAN KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Thamimi, Muhammad; Hariyadi; Wulansari, Fitri; Yuliansyah, Aqis; Alimin, Al Ashadi
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v1i3.176

Abstract

Perubahan kebijakan pendidikan tinggi, khususnya implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM), menuntut pemahaman yang komprehensif dari sivitas akademika agar pelaksanaan pembelajaran berjalan secara optimal. Namun demikian, hasil observasi awal menunjukkan masih terbatasnya pemahaman dosen dan mahasiswa terhadap struktur dan implementasi kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Pontianak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan kurikulum serta meningkatkan pemahaman dosen dan mahasiswa terhadap kebijakan, struktur, dan implementasi kurikulum program studi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, diskusi interaktif, dan pendampingan pemahaman dokumen kurikulum. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan angket sebelum dan sesudah kegiatan serta observasi partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dan kebijakan kurikulum, struktur kurikulum, capaian pembelajaran lulusan, keterkaitan mata kuliah dengan profil lulusan, serta implementasi MBKM. Rata-rata tingkat pemahaman peserta mengalami peningkatan yang signifikan setelah kegiatan dilaksanakan. Selain itu, peserta menunjukkan respons positif dan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Dapat disimpulkan bahwa sosialisasi dan pendampingan kurikulum efektif dalam meningkatkan literasi kurikulum sivitas akademika dan mendukung peningkatan mutu pembelajaran di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas PGRI Pontianak.
OPTIMALISASI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MEMBACA PUISI DI SMP NEGERI 1 TAYAN HULU inneke vonny; Muhammad Thamimi; Saptiana Sulastri
WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 7 No. 02 (2025): WAHANA PEDAGOGIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisda Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/wp.v7i02.10138

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran membaca puisi, kendala dalam pembelajaran membaca puisi, dan upaya guru dalam mengoptimalkan pembelajaran membaca puisi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tayan Hulu dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bentuk kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumen. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran membaca puisi dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kendala yang dihadapi guru dan siswa dalam pembelajaran membaca puisi berasal dari faktor internal, seperti rendahnya minat dan pemahaman siswa terhadap puisi, serta faktor eksternal seperti keterbatasan media pembelajaran dan waktu yang tersedia. Upaya yang dilakukan guru untuk mengoptimalkan pembelajaran membaca puisi yaitu dengan menggunakan media pembelajaran yang bervariasi, melibatkan siswa dalam kegiatan praktik pembacaan puisi, serta memberikan motivasi dan bimbingan secara intensif.
Variasi Bahasa Melayu Dialek Pontianak dan Ragam Bahasa Gaul Dalam Tuturan Generasi Z Di Coffee Shop Kota Pontianak : Kajian Sosiolinguistik Rebriliandra Mayriadi; Muhammad Thamimi; Eti Ramaniyar
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/774wm176

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk variasi bahasa yang digunakan oleh Generasi Z serta mengidentifikasi faktor sosial yang memengaruhi pemilihan bahasa dalam interaksi sehari-hari di coffee shop Kota Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data berupa tuturan lisan yang diperoleh melalui observasi nonpartisipatif, teknik simak dan catat, perekaman, serta wawancara semi-terstruktur terhadap Generasi Z yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan Generasi Z mengandung dua bentuk variasi bahasa, yaitu variasi dialek dan variasi sosiolek. Variasi dialek ditunjukkan oleh penggunaan 19 kosakata khas Melayu Dialek Pontianak yang masih bertahan dalam komunikasi sehari-hari. Variasi sosiolek diwujudkan melalui ragam bahasa gaul yang terdiri atas 8 bentuk pemendekan, 15 singkatan, 10 akronim, dan 15 bentuk kreatif. Temuan yang paling dominan adalah campur kode antara Melayu Dialek Pontianak dan bahasa Inggris yang digunakan sebagai strategi komunikasi sekaligus penanda identitas generasional. Penggunaan bahasa tersebut dipengaruhi oleh faktor partisipan, setting, solidaritas kelompok sebaya, media sosial dan budaya populer, serta topik dan tujuan komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z mampu memadukan identitas lokal dan identitas generasional secara adaptif melalui penggunaan bahasa dalam interaksi sehari-hari. Kata kunci: Bahasa Melayu, ragam bahasa gaul, tuturan Gen Z.
Semiotics in the Poem Derai-Derai Cemara by Chairil Anwar Gregorius Jonathan; Dara Tarigas; Salma Fauziah; Septiana Sulastri; Muhammad Thamimi
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2026): Maret 2026
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i2.1327

Abstract

Poem is a literary work rich in symbolic meanings and signs that represent the inner experiences of the poet. One poem that contains profound meaning is Derai-Derai Cemara by Chairil Anwar. This research aims to analyze the meanings of signs contained in the poem through a semiotic approach. The method used in this research is a qualitative descriptive method with text analysis techniques. The data collection tools in this research include the text of the poem Derai-Derai Cemara and an observation guide in the form of a checklist instrument to identify and record the lines of the poem that contain signs, symbols, signifiers, and signifieds. The process of data analysis is carried out systematically through stages of identifying sign elements, classifying based on the concept of signifier and signified, and interpreting the symbolic meaning of each identified sign. Research data consists of the lines of the poem that contain signs, symbols, and meanings representing the poet’s existential experience. The results of the analysis show that the poem Derai-Derai Cemara contains various signs that represent the poet’s awareness of the journey of life, solitude, and reflections on death and human limitations. The symbol of falling cypress leaves is interpreted as a symbol of time that continuously passes and life that moves toward mortality. Through a semiotic approach, this poem demonstrates how linguistic signs are used by the poet to convey philosophical meanings about human life. Therefore, semiotic analysis helps readers understand the deeper meaning of the poem and enriches the interpretation of literary works.
MODEL SELF-DIRECTED LEARNING (SDL) BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN TEKS BERITA Saptiana Sulastri; Muhammad Thamimi
Journal of Educational Review and Research Vol 8, No 2 (2025): VOLUME 8 NUMBER 2 DECEMBER (2025)
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/jerr.v8i2.8368

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan melimpahnya arus berita digital menuntut peserta didik memiliki kemampuan literasi informasi, berpikir kritis, dan kemandirian belajar dalam memahami teks berita. Namun, pembelajaran teks berita di sekolah masih cenderung berorientasi pada penguasaan struktur dan kebahasaan, serta belum secara optimal mendorong pembelajaran mandiri dan penguatan nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model pembelajaran Self-Directed Learning (SDL) pada materi teks berita dengan mengintegrasikan kearifan lokal sebagai konteks pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan sintesis teoretis terhadap konsep SDL, pembelajaran teks berita, serta integrasi kearifan lokal dalam pendidikan. Analisis data dilakukan dengan teknik content analysis terhadap literatur utama yang relevan. Hasil penelitian menghasilkan model pembelajaran SDL yang terdiri atas lima tahapan inti, yaitu kesadaran diri, manajemen diri, pemilihan strategi belajar, pelaksanaan pembelajaran, dan refleksi diri. Integrasi kearifan lokal dilakukan secara tematik dan metodologis melalui pemanfaatan sumber berita lokal, keterlibatan masyarakat sebagai sumber belajar, serta pengangkatan isu sosial dan budaya lokal sebagai konten pembelajaran teks berita. Model pembelajaran yang dirancang memberikan kerangka operasional bagi guru dalam memfasilitasi pembelajaran teks berita yang berorientasi pada penguatan literasi informasi, kemandirian belajar, dan pembentukan karakter berbasis nilai-nilai lokal. Dengan demikian, model SDL ini berpotensi menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan peserta didik
Pelatihan Pembuatan dan Pengelolaan Website Desa: Mewujudkan Akses Informasi Transparan dan Responsif di Desa Kalimas Thamimi, Muhammad; Hariyadi, Hariyadi; Sulastri, Saptiana; Hajjafiani, Dini; Yuliansyah, Aqis; Zikri Wiguna, Muhammad
Smart Dedication: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Smart Dedication : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : SMART SCIENTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70427/smartdedication.v3i2.308

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan kualitas layanan publik di Desa Kalimas melalui pelatihan pembuatan dan pengelolaan website desa. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi belum adanya website resmi desa, rendahnya literasi digital perangkat desa, belum terdokumentasikannya potensi lokal, serta belum tersedianya layanan publik berbasis daring. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, pelatihan berbasis praktik langsung menggunakan CMS (OpenSID/WordPress), serta pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa website resmi desa berhasil dibangun dan dioperasikan dengan fitur informasi publik dan layanan sederhana. Selain itu, terjadi peningkatan kemampuan perangkat desa dalam pengelolaan konten digital dengan capaian 80% peserta mampu mengelola website secara mandiri. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan transparansi informasi, efisiensi layanan publik, serta promosi potensi desa secara digital. Dengan demikian, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital pemerintahan desa
Pendampingan Pembuatan Buku Antologi Puisi Siswa Di Smp Negeri 3 Sungai Kakap HARIYADI, HARIYADI; Thamimi, Muhammad; Ashadi Alimin, Al; Sulastri, Saptiana
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v2i1.269

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kegiatan mengamati sekaligus menjawab keluhan-keluhan SMP Negeri 3 Sungai Kakap khususnya pada topik bahasa Indonesia yang berkaitan dengan keterampilan menulis puisi di sekolah. Keterampilan menulis puisi di sekolah relatif rendah. Hal ini ditunjukkan dengan tugas yang diberikan guru kepada siswa yang berada di bawah standar ketuntasan minimal. Berdasarkan permasalahan di atas, tentu mempengaruhi kompetensi yang diperoleh siswa. Untuk mengatasi masalah ini, tim membuat pendampingan pembuatan buku antologi puisi dengan tujuan siswa yang dapat menulis puisi secara kreatif. Metode pembelajaran yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah ceramah, diskusi, metode tanya jawab, dan pembelajaran berbasis proyek yang menggunakan media visual sebagai bentuk imajinasi untuk membangkitkan kreativitas puisi. Hasil dari kegiatan ini siswa siswa sangat antusias dalam menulis puisi dan nilai mereka meningkat hingga 80%.
Asesmen Diagnostik Kognitif dan Nonkognitif pada Pembelajaran Teks Deskripsi Siswa Kelas VIII Nisa Nur Anis Wara Nisa; Muhammad Thamimi; Mesterianti Hartati; Endah Cahyaning Ratri; Resti Cahyani; Windi Atika Yulianti Rista; Sheren Gustaviani; Jelpa Kurnila Sari
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v15i1.11162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan karakteristik kognitif dan non-kognitif murid kelas VIII pada pembelajaran teks deskripsi mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagai dasar perencanaan pembelajaran berdiferensiasi. Asesmen diagnostik dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu tes kesiapan belajar sebagai aspek kognitif, serta angket minat dan angket gaya belajar sebagai aspek non-kognitif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes tertulis, pengisian angket, dan observasi perilaku belajar di kelas, dengan alat pengumpulan data berupa lembar soal tes diagnostik (pilihan ganda dan uraian) untuk mengukur kesiapan belajar, lembar angket berskala Likert untuk menjaring minat belajar, serta lembar angket dan pedoman observasi untuk memetakan gaya belajar peserta didik. Subjek penelitian berjumlah 30 murid kelas VIII. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase. Hasil menunjukkan murid terbagi ke dalam tiga kelompok kesiapan belajar, yaitu mahir (30%), sedang (43,3%), dan berkembang (26,7%). Minat murid paling banyak mengarah pada topik tempat wisata alam (33,3%), sedangkan gaya belajar didominasi oleh gaya visual (40%) dan kinestetik (33,3%). Temuan ini menegaskan perlunya diferensiasi konten, proses, produk, dan lingkungan belajar, misalnya melalui model Station Rotation, agar pembelajaran teks deskripsi lebih responsif terhadap kebutuhan individual murid.
Ecocriticism in the Novel Jejak Balak by Ayu Welirang and its Relevance in Literature Learning Pujiwati; Saptiana Sulastri; Muhammad Thamimi
Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2026): Juli 2026
Publisher : Raja Zulkarnain Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55909/jpbs.v5i4.1625

Abstract

later