Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS PENERIMAAN SISTEM E-LEARNING INFORMATIKA MENGGUNAKAN MODEL INTEGRASI TAM DAN EUCS Iskandar, Joko; Rozi, Fahrur; Kusumaningtyas, Cecilia Putri; Panggayuh, Vertika
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 9, No 4 (2024)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v9i4.7063

Abstract

Pentingnya sebuah sistem dilakukan evaluasi penerimaan pengguna untuk mengidentifikasi user satisfaction, sehingga pengembang dalam melakukan update dan system maintenance yang sesuai dengan harapan penggunanya. Sistem e-learning Informatika (ELEARIF) sebagai salah satu media pembelajaran bagi mahasiswa Program Studi Informatika yang sangat penting untuk meningkatkan minat dan hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan sistem e-learning Informatika menggunakan model integrasi Technology Acceptance Model (TAM) dan End User Computing Satisfaction (EUCS). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif menggunakan model integrasi TAM dan EUCS. Populasi pada penelitian ini ialah mahasiswa aktif Prodi Informatika angkatan 2020-2023 sebanyak 587 orang dan sampelnya sebanyak 85 orang dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah Software SmartPLS 3.3.3. Hasil pada penelitian ini terdapat 4 hipotesis yang diterima yaitu perceived of usefullness, per-ceived ease of use, content, dan attitude toward using dengan masing-masing nilai yakni 2.972, 2.480, 2.848 dan 20.951 1.96. Pada variabel yang ditolak terdapat pada variabel accuracy, format, ease dan timeless, dengan masing-masing nilai yaitu t-statistic masing-masing sebesar 0.657, 1.614, 1.261, dan 0.316 1.96.
SISTEM DIGITAL DALAM PENGEMBANGAN KAPASITAS SDM BERBASIS GENDER MENGGUNAKAN SKEMA REMOTE MODERATED USABILITY TESTING Iskandar, Joko; Panggayuh, Vertika; Putri, Diana
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.9656

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi dalam pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), terutama melalui platform pembelajaran daring yang lebih fleksibel dan mudah diakses. Namun demikian, masih terdapat kesenjangan dalam pengalaman pengguna yang dipengaruhi oleh faktor gender, khususnya ketika sistem digital tidak dirancang secara inklusif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat usability sistem digital pengembangan SDM berbasis gender menggunakan metode Remote Moderated Usability Testing (RMUT). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 20 partisipan (10 laki-laki dan 10 perempuan) yang dipilih melalui simple random sampling. Proses pengujian dilakukan secara daring melalui aplikasi Zoom, di mana partisipan diminta menyelesaikan enam skenario tugas: login dan navigasi, mengikuti pelatihan, mengerjakan evaluasi, mengunggah tugas, mengakses sertifikat, dan memberikan umpan balik. Data dikumpulkan melalui observasi interaksi, rekaman layar, dan kuesioner SUS serta UEQ, kemudian dianalisis menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usability sistem secara umum berada pada kategori baik, ditunjukkan dengan skor SUS rata-rata di atas 70. Namun, ditemukan perbedaan signifikan berbasis gender. Partisipan laki-laki menunjukkan performa penggunaan yang lebih lancar dengan skor SUS dan UEQ lebih tinggi pada sebagian besar dimensi, seperti daya tarik, efisiensi, kejelasan, keandalan, stimulasi, dan kebaruan. Sebaliknya, partisipan perempuan mengalami lebih banyak hambatan, terutama pada aspek desain antarmuka mobile, keterbacaan teks, dan fleksibilitas fitur unggah file. Metode RMUT terbukti efektif dalam mengungkap perbedaan pengalaman pengguna secara lebih mendalam dibandingkan penggunaan kuesioner semata, karena mampu menangkap proses interaksi dan kendala aktual yang dialami pengguna. 
MODEL DAN FAKTOR PENERIMAAN MOBILE WEBSITE UNTUK E-GOVERNMENT: LITERATURE REVIEW Taufiq Agung Cahyono; Joko Iskandar
JoEICT (Jurnal of Education And ICT) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/joeict.v6i2.4115

Abstract

Inovasi dan kemudahan penggunaan (perceived ease of use or usability) e-Government merupakan faktor yang menyebabkan rendahnya penerimaan e-Government di kalangan masyarakat, baik pengguna internal pemerintahan maupun masyarakat pada umumnya. Mengingat pesatnya perkembangan teknologi mobile, pengembangan website dalam versi mobile merupakan inovasi dalam upaya meningkatkan keterlibatan dan keinginan masyarakat untuk menggunakan website e-Government. Selain itu, berdasarkan aspek kemudahan, penting bagi desainer atau developer mobile website untuk memahami dan menyesuaikan desain mobile website dengan target pengguna. Dalam merancang desain visual, perancang juga diminta untuk mempertimbangkan aspek psikomotorik, kognitif, dan afektif pengguna untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi. Ketiga aspek tersebut biasa digunakan oleh pengguna untuk menilai apakah suatu inovasi teknologi mudah diterima atau tidak oleh pengguna
ANALISA METODE FUZZY C MEANS UNTUK KLASTERISASI KINERJA TEKNISI CCAN TELKOM KEDIRI Yayak Kartika Sari; Joko Iskandar; Agung Prasetya
JoEICT (Jurnal of Education And ICT) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/joeict.v6i1.1208

Abstract

PT. Telkom akses membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan berkompetensi baik dalam aspek skill maupun aspek knowledge. Dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas diperlukan penilaian pekerjaan para teknisi khususnya pada divisi CCNA PT. Telkom akses Kediri. Penilaian tersebut penting dilakukan karena berkaitan dengan prestasi yang dicapai oleh setiap teknisi. Penilaian tersebut dilakukan dengan memberikan nilai terhadap setiap teknisi berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh perusahaan menggunakan sistem manual, sehingga suatu manager membutuhkan waktu yang lama dalam melakukan penilaian karena berkaitan dengan jumlah teknisi PT. TELKOM Akses di Kediri relative banyak sebesar 37 teknisi selain itu juga setiap karyawan memiliki kompetensi yang hampir sama. Maka dari itu perlunya Klasterisasi karyawan PT. Telkom akses agar memudahkan manager dalam mengambil sebuah keputusan. Pada penelitian ini menggunakan Fuzzy C-Means dalam teknik klasterisasi. Dari data teknisi diproses menggunakan metode fuzzy c means dengan pendefinisian parameter awal yaitu max iter sebesar 100, bobot sebesar 2, target error sebesar 0,001 dan fungsi objektif awal yaitu 0, dan diperoleh cluster 1 sebanyak 8 karyawan, cluster 2 sebanyak 22 karyawan, dan cluster 3 sebanyak 7 karyawan.
Analysis of Pieces in The Application of Extreme Programming (XP) Methods in Laravel-Based Website Development Luthfiana, Tias Hafidzotul; Iskandar, Joko; Sari, Yayak Kartika
Jurnal Teknologi Informasi Universitas Lambung Mangkurat (JTIULM) Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jtiulm.v11i1.507

Abstract

This research focuses on developing a website that can facilitate students, lecturers, heads of study programs, and study program staff in accessing relevant and up-to-date information. The problem experienced by the Informatics Study Program is the unavailability of a functional and informative website to support academic needs in the Informatics Study Program. The method used in this research uses the Extreme Programming (XP) approach with the stages of planning, designing, coding, testing which involves data collection through interviews, observations, and literature studies. The results of the analysis using the PIECES (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, and Service) method show the need for a website that meets user needs and is responsive to requests. The results of website development using the extreme programming method show that the website built is able to increase efficiency and effectiveness in providing services on demand. The development was carried out through four iterations, each of which included system analysis, system creation, and system testing. In each iteration process, improvements and enhancements were made to the website in accordance with the needs identified in the testing process and feedback from users. This truly reflects that the website has successfully met user needs and is responsive.
Implementation of Integrated Virtual Counseling in a Laravel-Based E-Learning System Alifdyani, Nawang Rimarsha; Iskandar, Joko; Sari, Yayak Kartika
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v12i1.3427

Abstract

The use of digital technology is one way to improve effectiveness, efficiency, and broaden service reach. One example of this technology is e-learning, which allows for flexible learning without the constraints of time and space. The development of information technology is not only having a national impact but is also a global phenomenon, driving digital transformation across various sectors, including education. The development of information technology encourages government institutions to transform educational and counseling services into digital platforms. BNN Kabupaten Tulungagung requires a system capable of integrating online learning with counseling services within a single integrated platform. This study aims to implement virtual counseling in a Laravel-based e-learning system using the Prototype method and to conduct functional testing using Black Box Testing. The Prototype method was applied through several stages including requirement communication, system design, prototype development, and iterative evaluation. The system developed includes pretest, learning materials, posttest, digital certificates with QR Code, an admin dashboard, and virtual counseling features that allow users to conduct online consultations with BNN officers, as well as an FAQ feature for additional information. The testing results indicate that the system functions according to the required specifications and can be used effectively by both users and administrators. The implementation of this system supports the digital implementation of the P4GN education program and provides a more accessible counseling service for the community at BNN Kabupaten Tulungagung.
Analysis of Acceptance of E-Learning Users of Universitas Bhinneka PGRI Using the UTAUT Method Renzy Praha Nandiva Renzy; Yayak Kartika Sari; Joko Iskandar
Reputasi: Jurnal Rekayasa Perangkat Lunak Vol. 7 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/reputasi.v7i1.12641

Abstract

The development of educational technology encourages the application of digital learning systems to support learning activities to take place more optimally and save time. Universitas Bhinneka PGRI has implemented the Learning Management System (LMS) as a means of supporting the digital learning system. A study of the level of user acceptance needs to be carried out to identify various influential factors so that they can be used for development according to developments based on the UTAUT method. This study aims to analyze the factors that affect LMS acceptance in users at Bhinneka PGRI Tulungagung University using the UTAUT method. This study uses a quantitative approach with a survey research type involving 95 users as a sample selected by purposive sampling technique. Data were collected through questionnaires with a likert scale of 1-5 and analyzed using the SEM-PLS method which included outer model test, inner model, and hypothesis test. This research resulted in LMS acceptance at UBHI which was quite good. This is shown by Performance Expectancy having a positive and significant influence on Behavioral Intention of 0.235. Effort Expectancy was 0.298, and Social Influence was 0.445. In addition, Behavioral Intention had a positive and significant effect on Use Behavior with a value of 0.673. Meanwhile, Facilitating Conditions had a positive but insignificant effect on Use Behavior with a coefficient value of 0.134. This study concludes that the use of LMS is influenced by the perception of benefits, ease of use, and social environmental support, compared to supporting facilities. This research contributes theoretically to the development of the UTAUT model and practically as an evaluation of improving the quality of LMS in universities. 
Mobile JKN User Experience and Quality in Karangtalun Using Heart Framework and Mars  Nurwiyati Prihandari; Yayak Kartika Sari; Joko Iskandar
Reputasi: Jurnal Rekayasa Perangkat Lunak Vol. 7 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/reputasi.v7i1.12642

Abstract

Transformasi digital melalui aplikasi Mobile JKN bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan BPJS Kesehatan. Namun, penguna di Desa Karangtalun masih menghadapi berbagai kendala teknis dan kompleksitas antarmuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengelaluasi pengalaman pengguna dan kualitas aplikasi Mobile JKN guna mengidentifikasi elemen yang memerlukan optimalisasi. Metode yang digunakan adalah HEART Framework dengan pendekatan Goals-Signals-Metrics (GSM) untuk mengukur aspek emosional dan perilaku pengguna, dan Mobile Application Rating Scale (MARS) untuk kualitas teknis secara objektif melalui nilai mean. Target keberhasilan pada dimensi HEART Framework ditetapkan sebesar 80% untuk setiap metrik utama. Hasil penelitian menunjukkan seluruh dimensi HEART Framework berhasil melampaui target dengan capaian tertinggi pada dimensi Engagement sebesar 86% dan terendah pada Adoption sebesar 81,4%. Sementara itu, hasil MARS menunjukkan kualitas aplikasi berada pada kategori sangat baik dengan total skor 4,253, di mana dimensi Functionality memperoleh nilai terendah sebesar 3,984. Temuan ini menjadi landasan strategis bagi BPJS Kesehatan dalam meningkatkan adopsi dan kepuasan layanan digital bagi masyarakat dengan tingkat literasi digital yang beragam.