Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Korelasi Antara Pola Tidur Dan Konsentrasi Belajar Peserta Didik Di SMA Tunas Gajah Mada Medan Muhammad Ilham; Nurhadida Nasution
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2573

Abstract

Pola tidur memiliki peran yang sangat penting bagi Peserta didik sekolah Menengah Atas karena berpengaruh terhadap perkembangan, pertumbuhan, serta produktivitas dalam belajar. Jika siswa mengalami kantuk, kelelahan, atau gangguan pikiran, maka konsentrasi belajar mereka akan terganggu. Pola tidur yang tidak teratur dapat menyebabkan menurunnya tingkat konsentrasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 65 responden yang terdiri dari siswa kelas XI dan XII di SMA Tunas Gajah Mada . Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 26 for Windows. Pengujian statistik dilakukan dengan Uji Chi-Square pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 31 siswa (50,8%) memiliki pola tidur yang kurang baik, sementara 34 siswa (52,3%) mengalami tingkat konsentrasi belajar yang rendah. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pola tidur dan konsentrasi belajar siswa di SMA Tunas Gajah Mada, dengan nilai P-Value 0,001 < 0,05.
Korelasi Antara Pola Tidur Dan Konsentrasi Belajar Peserta Didik Di SMA Tunas Gajah Mada Medan Muhammad Ilham; Nurhadida Nasution
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6776

Abstract

Pola tidur memiliki peran yang sangat penting bagi Peserta didik sekolah Menengah Atas karena berpengaruh terhadap perkembangan, pertumbuhan, serta produktivitas dalam belajar. Jika siswa mengalami kantuk, kelelahan, atau gangguan pikiran, maka konsentrasi belajar mereka akan terganggu. Pola tidur yang tidak teratur dapat menyebabkan menurunnya tingkat konsentrasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melibatkan 65 responden yang terdiri dari siswa kelas XI dan XII di SMA Tunas Gajah Mada . Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 26 for Windows. Pengujian statistik dilakukan dengan Uji Chi-Square pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 31 siswa (50,8%) memiliki pola tidur yang kurang baik, sementara 34 siswa (52,3%) mengalami tingkat konsentrasi belajar yang rendah. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pola tidur dan konsentrasi belajar siswa di SMA Tunas Gajah Mada, dengan nilai P-Value 0,001 < 0,05.
Pengaruh penjualan Pakaian Bekas Terhadap Tingkat Pendapatan Pedagang Di Pasar Sambu Kota Medan Muhammad Ilham; Nurhadida Nasution
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6984

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat, termasuk dalam hal pembelian pakaian. Munculnya platform penjualan online mendorong meningkatnya minat konsumen terhadap produk pakaian bekas impor (thrift) karena dianggap lebih murah, unik, dan sesuai dengan tren mode. Kondisi ini menimbulkan tantangan bagi pedagang tradisional di Pasar Sambu Kota Medan yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan pakaian bekas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penjualan pakaian bekas melalui media online terhadap tingkat pendapatan pedagang di Pasar Sambu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan penjualan pakaian bekas secara online memberikan dua implikasi utama. Pertama, munculnya persaingan harga yang lebih ketat, yang berpengaruh pada penurunan pendapatan sebagian pedagang tradisional. Kedua, terdapat pedagang yang mampu memanfaatkan platform digital sebagai media pemasaran tambahan sehingga berhasil mempertahankan bahkan meningkatkan pendapatan. Dengan demikian, penjualan pakaian bekas online tidak hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga membuka peluang bagi pedagang Pasar Sambu untuk beradaptasi dengan strategi pemasaran berbasis digital. tradisional di Pasar Sambu Kota Medan yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan pakaian bekas.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penjualan pakaian bekas melalui media online terhadap tingkat pendapatan pedagang di Pasar Sambu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan penjualan pakaian bekas secara online memberikan dua implikasi utama. Pertama, munculnya persaingan harga yang lebih ketat, yang berpengaruh pada penurunan pendapatan sebagian pedagang tradisional. Kedua, terdapat pedagang yang mampu memanfaatkan platform digital sebagai media pemasaran tambahan sehingga berhasil mempertahankan bahkan meningkatkan pendapatan. Dengan demikian, penjualan pakaian bekas online tidak hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga membuka peluang bagi pedagang Pasar Sambu untuk beradaptasi dengan strategi pemasaran berbasis digital.
PEMBUATAN PERATURAN DESA UNTUK KETAHANAN IKLIM DAN KETAHANAN PANGAN DI DESA DENAI KUALA DUSUN III KECAMATAN PANTAI LABU DELI SERDANG M. Hendra Pratama Ginting; Muzwar Irawan; Muhammad Ilham; Rica Gusmarani; Laili Zailani; Erwita poetri annisa
Pengabdian Deli Sumatera Vol 2 No 2 (2023): Artikel Riset Pengabdian vol. 2 no. 2 Juli 2023
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahwa pentingnya ketersediaan pangan akibat perubahan iklim atau cuaca ekstrim yang tidak terduga sangat berpengaruh langsung pada kapasitas produksi pertanian sekaligus ketersediaan pangan yang masih ketergantungan pada iklim. Maka dari itu, dipandang perlu mewujudkan penyusunan program/kegiatan ketahanan pangan di Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara yang berbasis potensi lokal agar dalam pelaksanaannya tepat sasaran dan tidak menyimpang dari amanah peraturan desa yang telah dibuat. Sebagai ujung tombak pembangunan masyarakat adil, makmur dan sejahtera. Desa harus berpedoman pada UU No 6 tahun 2014 tentang Desa dan UU No 13 tahun 2022 tentang perubahan kedua atas UU No 12 tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Metode normatif digunakan dalam karya Tulis ini, sehingga dapat mengetahui bagaimana pola hubungan kewenangan antara Kepala Desa dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pembuatan suatu peraturan desa yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Seingga dengan demikian dapat menjawab bagaimana Kedudukan Peraturan Desa dalam Sistem Hukum Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia, bagaimana proses BPD dalam penyusunan dan penetapan peraturan desa, apakah berjalan secara konferensif/menyeluruh. Maka dapat disimpulkan, bahwa esensi dari pengabdian kepada masyarakat ini, kegiatan sosialisasi tentang pembentukan peraturan desa dalam proses penyelenggaraan pemerintahan desa, baik tentang bagaimana teknis perancangan suatu aturan, pengajuan serta proses legislasi aturan tersebut. Sehingga anggpan masyarakat tidak lagi berfikir bahwasanya peraturan desa itu tidak penting dan tidak bermanfaat bagi masyarakat sehingga menimbulkan kurangnya antusias masyarakat terhadap pengawasan terhadap kinerja pemerintahan desa tersebut. Keywords: Peraturan Desa, Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi di SMA Tunas Gajah Mada Medan Muhammad Ilham; Rica Gusmarani
Pengabdian Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 01 (2025): Artikel Periode April 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ppi.v3i01.5806

Abstract

Korupsi merupakan salah satu permasalahan bangsa yang berdampak sistemik terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk memutus mata rantai praktik korupsi, diperlukan upaya preventif melalui pendidikan karakter sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan dalam membentuk integritas peserta didik sebagai bekal dalam membangun jiwa dan raga yang siap beraksi melawan korupsi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan anti korupsi efektif jika diterapkan secara holistik, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta ditanamkan melalui pembelajaran yang kontekstual dan keteladanan nyata. Dengan membangun kesadaran kritis dan moralitas siswa, diharapkan tercipta generasi yang tidak hanya menolak korupsi, tetapi juga aktif dalam menciptakan budaya antikorupsi di lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, membangun jiwa dan raga yang berintegritas menjadi fondasi utama dalam menciptakan bangsa yang bebas dari korupsi.
Kajian Yuridis Normatif terhadap Harmonisasi Revitalisasi dan Hilirisasi Kelapa Rakyat dalam Konteks Proyek Strategis Nasional di Bidang Ketahanan Pangan Muhammad Ilham
Indonesia of Journal Business Law Vol. 5 No. 1 (2026): Artikel Riset Volume 5 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ijbl.v5i1.7654

Abstract

Kebijakan revitalisasi lahan dan hilirisasi kelapa rakyat telah ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional. Namun, dalam praktiknya kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai persoalan hukum, khususnya terkait kepastian dan perlindungan hukum bagi pekebun kelapa rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaturan hukum revitalisasi lahan dan hilirisasi kelapa rakyat dalam kerangka PSN serta menilai implikasinya terhadap perlindungan hukum pekebun. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, melalui studi terhadap peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum revitalisasi dan hilirisasi kelapa rakyat masih bersifat terfragmentasi dan belum terintegrasi dalam satu regulasi yang komprehensif, sehingga belum memberikan kepastian dan perlindungan hukum yang optimal bagi pekebun. Selain itu, masih terdapat kesenjangan antara norma hukum dan pelaksanaan di lapangan, terutama dalam aspek kelembagaan dan pola kemitraan usaha. Oleh karena itu, diperlukan penguatan dan harmonisasi regulasi agar kebijakan tersebut dapat mendukung ketahanan pangan nasional secara berkeadilan.
Tinjauan Hukum terhadap Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Industri dan Dampaknya terhadap Lingkungan: Legal Review of the Management of Industrial Hazardous and Toxic Waste (B3) and its Impact on the Environment Irgi Dwi Fahrezi; Muhammad Ilham
Jurnal Hukum Bisnis Vol. 15 No. 03 (2026): Artikel Riset Edisi Mei 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jhb.v15i03.8477

Abstract

The issue of environmental pollution has become an important topic in global discussions regarding ecosystem sustainability. The main problem is the management of industrial waste, especially Hazardous and Toxic Materials (B3) waste, which has been stated in Law No. 32 of 2009 concerning Environmental Protection and Management (PPLH). Article 1, paragraph 22 states: Hazardous and toxic waste, hereinafter referred to as B3 Waste, is the residue of a business and/or activity that contains B3. If not managed properly, it can cause serious impacts on the environment. This type of research uses a normative juridical research type, using a descriptive analytical statutory approach, data sources using secondary data, and data collection tools using literature studies, then analyzed using qualitative methods. The results of the study found that legal regulations in the management of B3 waste in industry have experienced quite good development in Indonesia. However, the implementation of this regulation still faces various challenges, including inadequate infrastructure, high costs, and weak supervision and law enforcement. Improvements in the law enforcement system are expected to create a balance between industrial growth and environmental sustainability. The government's efforts in managing hazardous and toxic waste have had significant positive impacts, particularly in reducing pollution, increasing industry awareness, and protecting public health. However, challenges in infrastructure and technology implementation still need to be addressed for this policy to be more effective.