Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN TEKNIK DASAR DAN SOSIALISASI PERATURAN PERMAINAN OLAHRAGA KURASH PADA PENGURUS BELA DIRI KURASH KOTA MAKASSAR Juhanis Juhanis; Irvan Irvan; Agus Sutriawan; Muhammad Akbar Syafruddin; M.Imran Hasanuddin; Haeril Haeril; Sufitryono Sufitryono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i3.17061

Abstract

Tujuan PKM ini adalah untuk membantu mitra yakni Pengurus Cabang Kurash Kota Makassar mengatasi permasalahan yang ada.Kegiatan tim sosialisasi mengadakan sosialisasi dan dilanjutkan dengan kegiatan coaching clinic. Adapun permasalahan mitra dalam kegiatan PKM adalah kurangnya Pemahaman tentang teknik dasar dan peraturan dalam permainan olahraga kurash karena banyak pengurus yang baru mengenal olahraga kurash ini. Berdasarkan permasalahan mitra maka solusi yang ditawarkan adalah (1) Memberikan pengetahuan dan penjelasan tentang peraturan permainan dan teknik dasar olahraga kurash secara sistematis bagi Pengurus Cabang Kurash kota Makassar, metode yang digunakan: ceramah dan tanya jawab.(2) Memperkenalkan aturan permainan dan teknik dasar olahraga Kurash bagi Pengurus Cabang Kurash Kota Makassar, metode yang digunakan demonstrasi atau praktek.(3) Menyediakan alat dan perlengkapan untuk melakukan praktek kepada Pengurus Cabang Kurash Kota Makassar untuk melakukan gerakan demontrasi. Pengurus Cabang Kurash Kota Makassar nantinya diharapkan bisa melaksanakan pembinaan untuk mencari atlit-atlit Kurash berbakat yang nanti agar bisa bersaing dengan Pengcab lain yang ada di Sulawesi Selatan
Sosialisasi Integrasi Pembelajaran Literasi Jasmani untuk Guru dan Siswa Sekolah Dasar di Kota Makassar Muhammad Zulfikar; Haeril; Muhammad Harliawan; Akbar Sudirman; Nur Indah Atifah Anwar
Jurnal Dharma Pendidikan dan Keolahragaan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dharmapendidikan.v3i2.30600

Abstract

Literasi jasmani merupakan konsep baru yang menekankan pentingnya motivasi, kepercayaan diri, kompetensi jasmani, dan pengetahuan serta pemahaman untuk terlibat dalam aktivitas jasmani seumur hidup. Kegiatan sosialisasi literasi jasmani ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan memberikan pemahaman teoritis dan praktis literasi jasmani kepada para guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan di sekolah serta urgensi literasi jasmani itu sendiri. Permasalahan yang diangkat pada mitra kegiatan sosialisasi ini adalah pemahaman para guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan yang masih minim terkait literasi jasmani dan penerapannya ke dalam pembelajaran. Mitra yang dilibatkan pada kegiatan sosialisasi ini yaitu SDN Unggulan Monginsidi 1 Makassar. Sosialisasi ini terbagi ke dalam 4 tahap kegiatan yaitu: (1) Pemberian materi tentang urgensi literasi jasmani, (2) Penyajian materi tentang landasan monisme, eksistensialisme, dan fenomenologi literasi jasmani (3) Penyajian materi terkait integrasi pembelajaran literasi jasmani ke dalam pembelajaran pendidikan jasmani, dan (4) Praktik penerapan pembelajaran literasi jasmani kepada siswa. Sosialisasi ini menghasilkan pemahaman komprehensif literasi jasmani secara teoritis. Konsep literasi jasmani kemudian diimplementasikan ke dalam contoh bentuk penerapan praktik pembelajaran pendidikan jasmani dan memberikan pengalaman serta pemahaman literasi jasmani kepada siswa.
PENGARUH PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN GIZI PADA ANAK USIA DINI TERHADAP PENURUNAN ANGKA KEJADIAN STUNTING Haeril Haeril
KORSA: Jurnal Kajian Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2023): November
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research is to determine the level of knowledge of physical education and nutritional health education in Polman Regency. The research method used is survey or observation with a cross-sectional research design with a quantitative approach. The population in this study is the community or residents of Polman district with the research sample criteria being selected using the criteria 1) adult age; 2) have children at an early age; 3) can access questionnaires online and offline; and 4) willing to participate in research. Based on the research results, the level of physical education knowledge is 63% in the poor category, 33% in the medium category, and 3% in the good category. Meanwhile, the level of nutritional education knowledge was 83% in the poor category, 17% in the moderate category, and 0% in the good category.
Korelasi Panjang Lengan Dan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Passing Bawah Dalam Permainan Bola Voli Pada Murid SD Inpres Tebbakang Gowa Ikadarny; Retno Farhana Nurilita; Haeril
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 4 No 1 (2023): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v4i1.1601

Abstract

Penelitain ini adalah jenis penelitian deskriptif Kuantitatif yang menggunakan rancangan penelitian “korelasional”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Adakah hubungan antara panjang lengan terhadap passing bawah dalam permainan bola voli pada murid SD Inpres Tebbakang, (2) Adakah hubungan kekuatan otot lengan terhadap passing bawah dalam permainan bola voli pada murid SD Inpres Tebbakang. (3) Adakah hubungan antara panjang lengan dan kekuatan otot lengan secara bersama-sama terhadap passing bawah dalam permainan bola voli pada murid SD Inpres Tebbakang. Populasinya adalah seluruh murid SD Inpres Tebbakang. Sampel yang digunakan adalah murid SD Inpres Tebbakang sebanyak 30 orang. Teknik penentuan sampel adalah dengan pemilihan secara acak dengan cara undian (Simple Random Sampling). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial melalui program SPSS 25 pada taraf signifikan α 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Ada hubungan antara panjang lengan terhadap passing bawah dalam permainan bola voli pada murid SD Inpres Tebbakang, sebesar 37,8% dengan nilai R yaitu 0,615 (Pvalue= 0.000<α 0,05); (2) Ada hubungan kekuatan otot lengan terhadap passing bawah dalam permainan bola voli pada murid SD Inpres Tebbakang, sebesar 39,5% dengan nilai R yaitu 0,629 (Pvalue= 0.000<α 0,05); dan (3) Ada hubungan antara panjang lengan dan kekuatan otot lengan secara bersama-sama terhadap passing bawah dalam permainan bola voli pada murid SD Inpres Tebbakang, sebesar 53,9% dengan nilai R yaitu 0,734 (Pvalue= 0.000<α 0,05); dan nilai Fhitung sebesar 15,763.
Tingkat Kemampuan Teknik Dasar Servis Pendek Pada Permainan Bulutangkis Ikadarny; Fahrizal; Haeril
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 4 No 2 (2024): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v4i2.2393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan servis pendek dalam permainan bulutangkis siswa kelas V UPT SPF SD Negeri Mangkura I. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif menggunakan metode survey dengan teknik tes dan pengukuran. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa di UPT SPF Negeri Mangkura I. Sampel data penelitian ini berjumlah 20 murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keterampilan servis pendek dalam permainan bulutangkis siswa UPT SPF SD Negeri Mangkura I, untuk hasil kategori baik sekali memiliki 3 murid dengan persentase 15%, kategori baik memiliki 5 murid dengan persentase 25%, kategori sedang memiliki 11 murid dengan persentase 55%, kategori kurang memiliki 1 murid dengan persentase 5% dan kategori kurang sekali memiliki 0 murid dengan persentase 0%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan teknik dasar servis pendek pada permainan bulutangkis murid UPT SPF SD Negeri Mangkura I berkategori “Sedang” dengan 55%.
Sosialisasi Permainan Sepakbola Modern untuk Menambah Pemahaman Bermain Sepakbola Masyarakat Kampung Saohiring Juhanis; Ilham Azis; Muhammad Kamal; Ikadarny; Haeril
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v4i2.2582

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman bermain sepakbola era modern kepada masyarakat di Kampung Saohiring. Metode kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah dan praktek. Peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini berjumlah 30 orang masyarakat Kampung Saohiring. Dengan adanya kegiatan pengabdian berupa sosialisasi permainan sepakbola moder kepada masyarakat ini diharapkan akan menambah wawasan dan mampu memunculkan atlet-atlet sepakbola potensial dari daerah Kampung Saohiring yang dapat mengukir prestasi di kancah internasional dan memiliki keterampilan sepakbola yang sesuai dengan kebutuhan atau tuntutan era. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini telah membawa perubahan yang signifikan dalam komunitas Kampung Saohiring. Pertama, peningkatan pengetahuan dan keterampilan bermain sepakbola di kalangan peserta sangat terlihat. Mereka menjadi lebih menguasai teknik dasar dan strategi bermain sepakbola modern. Kedua, kegiatan ini juga berhasil menumbuhkan minat dan motivasi peserta, khususnya generasi muda, untuk lebih serius dalam menekuni sepakbola. Beberapa peserta yang menunjukkan bakat istimewa telah mulai mendapatkan pelatihan lebih lanjut dengan klub-klub sepakbola lokal. Dampak sosial ini menunjukkan bahwa sepakbola bisa menjadi alat yang efektif untuk membawa perubahan sosial dan mengembangkan potensi individu serta komunitas. Diharapkan, dengan berlanjutnya dukungan dan pelatihan, Kampung Saohiring akan mampu menghasilkan atlet-atlet yang dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi dan membawa nama baik daerah dalam kancah olahraga nasional dan internasional.
Hambatan Akses Pelayanan Kesehatan bagi Kelompok Marginal: Literature Review Andi Atssam Mappanyukki; Haeril
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akses terhadap pelayanan kesehatan merupakan hak dasar setiap individu. Namun, kenyataannya tidak semua kelompok masyarakat memiliki akses yang sama terhadap layanan kesehatan. Kelompok marginal seperti masyarakat miskin, suku minoritas, kelompok disabilitas, dan kelompok rentan lainnya seringkali menghadapi berbagai hambatan dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas. Hambatan-hambatan ini dapat berupa faktor sosial, ekonomi, geografis, budaya, hingga kebijakan publik yang tidak inklusif. Ketidaksetaraan akses pelayanan kesehatan bagi kelompok marginal merupakan isu global yang kompleks dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Permasalahan ini tidak hanya merugikan individu tetapi juga berpotensi memperburuk kesenjangan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, penting untuk memahami secara mendalam berbagai hambatan yang dihadapi oleh kelompok marginal dalam mengakses pelayanan kesehatan. Penelitian ini merupakan tinjauan literatur yang mengidentifikasi berbagai faktor yang berkontribusi terhadap terbatasnya akses pelayanan kesehatan bagi kelompok marginal. Faktor sosial ekonomi seperti kemiskinan, tingkat pendidikan rendah, dan pekerjaan informal seringkali dikaitkan dengan akses yang terbatas terhadap layanan kesehatan. Selain itu, faktor geografis juga menjadi kendala, seperti jarak yang jauh dari fasilitas kesehatan, infrastruktur yang buruk, dan terbatasnya transportasi umum, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil. Faktor budaya, seperti norma sosial, kepercayaan, dan praktik budaya yang berbeda, juga dapat mempengaruhi keputusan seseorang untuk mencari perawatan medis. Lebih lanjut, faktor kebijakan seperti kebijakan publik yang tidak inklusif, kurangnya koordinasi antar sektor, dan alokasi anggaran yang tidak merata juga dapat menjadi hambatan dalam mengakses pelayanan kesehatan. Untuk mengatasi permasalahan terbatasnya akses pelayanan kesehatan bagi kelompok marginal, diperlukan pendekatan multisektoral yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, sektor swasta, dan masyarakat. Beberapa pendekatan yang dapat dipertimbangkan antara lain penguatan sistem rujukan untuk memastikan pasien dapat memperoleh layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Selain itu, peningkatan aksesibilitas fasilitas kesehatan melalui pembangunan atau perbaikan fasilitas di daerah yang kurang terlayani, serta penyediaan transportasi yang terjangkau, juga merupakan langkah penting. Upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, seperti pelatihan bagi tenaga kesehatan, peningkatan ketersediaan obat-obatan, dan penerapan standar pelayanan yang lebih tinggi, turut berkontribusi dalam mengatasi permasalahan ini. Selanjutnya, pengembangan program-program kesehatan yang inklusif dengan mempertimbangkan kebutuhan khusus kelompok marginal juga perlu dilakukan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pemahaman yang lebih mendalam tentang hambatan akses pelayanan kesehatan bagi kelompok marginal di Indonesia. Temuan-temuan penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk merumuskan kebijakan dan program yang lebih efektif dalam mengatasi permasalahan tersebut. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya yang ingin mendalami isu yang sama.Kata Kunci: Aktivitas Olahraga, Indeks Massa Tubuh, Ekstermitas Tubuh Bagian Bawah.
PENYULUHAN AKTIVITAS FISIK DAN KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA PUTRI Zulfikar, Muhammad; Husnul, Darul; Ikadarny; Haeril; Awal, Asri
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 06 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama tiga dekade terakhir, terdapat tren global yang besar dalam kesehatan remaja. Hampir satu dari lima remaja di seluruh dunia kini mengalami kelebihan berat badan atau obesitas dan terdapat peningkatan beban kesehatan mental remaja (termasuk depresi dan kecemasan. Remaja putri di Kab. Polewali Mandar sebagian besar belum pernah mendapatkan informasi mengenai aktivitas fisik dan kesehatan mental melalui kegiatan edukasi yang terstruktur dan sistematis. Mereka hanya mendapat informasi tersebut melalui media sosial yang tentunya tidak menyeluruh dan kurang lengkap. Para remaja putri belum menganggap bahwa kesehatan mental adalah suatu hal yang penting. Oleh karena itu kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus mengisi kekosongan tersebut dengan menyajikan pemahaman terkait pentingya aktivitas fisik dan kesehatan mental bagi remaja putri melalui kegiatan penyuluhan aktivitas fisik dan kesehatan mental. Kegiatan ini akan dilaksanakan dengan pemberian materi-materi terkait aktivitas fisik dan kesehatan mental. Kegiatan penyuluhan pola hidup sehat ini terbagi atas empat rangkaian kegiatan yaitu pemberian Ice breaking, penyampaian materi penyuluhan yang dilakukan oleh tim pengabdian, focus group discussion, dan evaluasi. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan menghasilkan beberapa dampak positif bagi mitra. Penyuluhan meningkatkan pengetahuan tentang pentingya pemahaman aktivitas fisik dan kesehatan mental untuk membentuk kesehatan menyeluruh bagi mereka beserta penerapannya dalam kegiatan mereka sehari-hari dalam mempertahankan kesehatan secara menyeluruh.
ANALISIS DAMPAK DESA WISATA RAMMANG-RAMMANG TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT Ikadarny, Ikadarny; Haeril, Haeril; Muh.Ilham Aksir; Suparman, Suparman; Nur Indah Atifah Anwar; Nurul Fadilah Aswar
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 7: Desember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i7.9257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekonomi keberadaan Desa Wisata Rammang-Rammang terhadap perekonomian masyarakat lokal di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengukuran multiplier effect menggunakan Keynesian Income Multiplier dan Ratio Income Multiplier tipe I dan II. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan survei terhadap pelaku usaha lokal, tenaga kerja, serta wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wisata Rammang-Rammang memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan terhadap masyarakat sekitar dengan Nilai Keynesian Income Multiplier sebesar 8,385 menunjukkan bahwa setiap peningkatan pengeluaran wisatawan sebesar satu rupiah akan berdampak terhadap perekonomian lokal sebesar 8,385. Sementara itu, nilai Ratio Income Multiplier tipe I sebesar 1,162 dan tipe II sebesar 1,171 mengindikasikan peningkatan pendapatan tenaga kerja dan pemilik usaha. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata mampu menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan aktivitas usaha produktif. Oleh karena itu, pengembangan infrastruktur dan dukungan kebijakan berkelanjutan sangat diperlukan untuk memaksimalkan potensi ekonomi kawasan wisata tersebut
Training Methods for Javelin Throwing Skills : Literature Review Mappanyukki, Andi Atssam; Haeril, Haeril; Aksir, Muh Ilham
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 17, No 1 (2025): February
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v17i1.70882

Abstract

This study aims to explore various effective training methods for improving javelin-throwing skills. Through a literature review, it was found that methods such as strength training, plyometric, and automatic recognition techniques showed positive results in improving athlete performance. Additionally, factors such as flexibility and muscle strength also contribute significantly to javelin throwing ability. The results of this study are expected to provide guidance for coaches and athletes in designing more effective training programs, as well as be the basis for further research on the development of javelin throwing training methods in the future.